Anda di halaman 1dari 19

Oleh : Yongwan Nyamin.SKM.,MM.

Pendahuluan :
 Peningkatan derajat kesehatan masyarakat
membutuhkan pelayanan kesehatan (Health
service)
 Pelayanan Kesehatan . ; upaya pelkes dapat
diselenggarakan secara sendiri dan bersama
sama dlm memelihara kesehatan, mencegah dan
mengobati penyakit, memulihkan kesehatan
perorangan, kelompok dan masyarakat.
 Pel.kes.masy.(public health service) pelkes yang
dikelola organisasi. terutama ditujukan untuk
memelihara & meningkatkan kes serta mencegah
penyakit dengan sasaran masyarakat
 Praktek pelkes sehari-hari tidak mudah,
dengan pokok masalah dihadapi yakni
sulit merumuskan kebutuhan kesehatan
masyarakat sebagai akibat kehidupan,
kebutuhan kesehatan amat berbeda-beda.
 Disepakati perumusan kebutuhan
kesehatan dilakukan jika diketahui masalah
kesehatan dimasyarakat yg dikaitkan
dengan frekwensi, distribusi dan faktor-
faktor penyebabnya.
Batasan Epidemiologi :

 Asal kata Epidemiologi, berasal dari kata(Yunani) Epi ; pada


/tentang, demos = penduduk, Logos = ilmu.
jadi Epidemiologi Ilmu yang mempelajari tentang penduduk.
 Definisi Baru (Epidemiologi) : sebagai ilmu yang mempelajari
tentang prekwensi, dan penyebaran masalah kesehatan pada
kelompok masy serta faktor-faktor yang mempengaruhinya.
 W.H.Welch, Epid adalah suatu ilmu yang mempelajari
timbulnya, perjalanan dan pencegahan penyakit, terutama
penyakit infeksi menular
 Mausner dan Kramer, Epid,; studi tentang distribusi dan
determinan dari penyakit dan kecelakaan pada pupolasi
manusia.
 Last, Epid adalah studi tentang distribusi dan determinan
kejadian yang berkaitan dengan kes ehatanpada pupolasi
tertentu dan aplikasi studi untuk menanggulangi masalah
kesehatan
 Mac Mahon dan Pugh, Epid, : sebagai cabang ilmu yang
mempelajari penyebaran penyakit dan faktor-faktor yang
menentukan terjadinya penyakit pada manusia.
 Omran, Epid, : suatu studi tentang distribusi keadaan
kesehatan, penyakit dan perubahan pada penduduk.
 W.H.Frost, Epid ; suatu ilmu yang mempelajari timbulnya,
distribusi dan jenis penyakit pada manusia menurut waktu
dan tempat,.
Epidemiologi ( Azrul Azwar )
 Epidemiologi : sebagai ilmu yang mempelajari
tentang prekwensi, dan penyebaran masalah
kes pada kelompok masyarakat serta faktor-
faktor yang mempengaruhinya.
 Dapat ditarik kesimpulan bahwa ada 3
komponen penting yang ada dalam pengertian
epidemiologi sebagai berikut :
1. Prekuensi masalah kesehatan
2. Penyabaran masalah kesehatan
3. Faktor yang mempengaruhi terjadinya
masalah kesehatan
Frekuensi masalah Kesehatan
 Frekuensi masalah kesehatan menunjukan kepada besarnya
masalah kesehatan yang terdapat pada sekelompok manusia
/masyarakat. Artinya bila dikaitkan dengan masalah penyakit
menunjukan banyaknya kelompkk masy yang terserang
penyakit. Untuk mengetahui frekuensi masalah kes yang terjadi
pada sekelompok masy /orang harus dilakukan langkah -
langkah sbb :
1. Menentukan masalah kesehatannmelalui cara :
a. penderita yang datang berobat ke Puskesmas, terutama
penyakit menular yang dapat menimbulkan wabah.
b. Laporan dari masy yang datang ke Puskesmas
c. Kunjungan rumah dalam rangka perawatan keluarga.
2. Penelitian/survei kesehatan
3. Studi kasus
Penyebaran masalah kesehatan
 Penyebaran masalah kesehatan menunjukan pada
pengelompokan masalah menurut keadaan ; waktu (variabel
time) tempat (variabel place), orang (variabel man)
 Mempelajari penyebaran penyakit berarti mencari jawaban atas
pertanyaan-pertanyaan sbb :
1. Siapa yang terserang? … keadaan orang : orang tua, anak-
anak, wanita.
2. Dimana serangan itu terjadi ? Keadaan tempat, daerah
perkotaaan, pedesaan pantani, gunung dsbnya
3. Kapan /bilamana serangan itu terjadi … keadaan waktu
apakah pada musim hujan, musim panas, atau periode
tertentu.
Variabel-variabel Epidemiologi :
1. Orang ( Man ) : umur, jenis kelamin, jenis pekerjaan,
penghasilan, gol. etnik, status perkawinan, besar dan
struktur keluarga.
2. Tempat (Place): batas daerah pemerintahan, kota dan
pedesaan, batas-batas alam, negara dan regional,
lingkungan fisik, karakteristik penduduk, kebudayaan,
hygiene sanitasi dan tersedianya unit-unit pelayanan
kesehatan.
3. Waktu (time) hub waktu & penyakit untuk analisa epid :
fluktuasi jangka pendek, perubahan-perubahan secara
siklus, perubahan-perubahan angka kesakitan yang
berlangsung dengan periode panjang (sekular trends)
Faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan

 Faktor-faktor yang mempengaruhi masalah


kesehatan disini menunjukan kepada faktor
penyebab dari suatu masalah kes, baik yang
menerangkan frekuensi, penyebaran atau yang
menerangkan penyakit dari suatu masalah kesehatan
itu.
 Langkah-langkah yang dilakukan untuk mengetahui
faktor-faktor yang mempengaruhi masalah kesehatan
adalah :
1. Mempelajari hubungnan antara timbulnya
penyakit pada masing-masing kelompok
penduduk terhadap resiko yanga ada
2. Menyusun hipotesa
3. Menguji hipotesa untuk membuktikannya
4. Menarik kesimpulan
Macam Epidemiologi :
1. Epid Diskritip : mempelajari tentang
frekunsi & distribusi suatu msalah
kesehatan tanpa mencari jawaban
terhadap faktor-faktor penyebab.
2. Epid Analitik : mempelajari dan
mencakup pencaharian jawaban
terhadap terjadi frekuensi & distribusi
dan munculnya masalah kesehatan
Perbedaan Epid Diskriptif & Analitik

Penelitian Epid Diskriptif Penelitian Epid Analitik


1. Hanya menjelaskan keadaan 1. Juga menjelaskan mengapa
suatu maslaah (Who, where, suatu masalah kes timbul
when) di masy (why)
2. Pengumpulan, pengolahan, 2. pengumpulan, pengolahan,
penyajian dan interpretasi penyajian dan interprtasi data
data hanya satu kelompok hanya pada dua kelompok
masy masy
3. Tidak bermaksud 3. Bermaksug membuktikan
membuktikan suatu hipotesa suatu hipotesa
Kegunaan Epidemiologi :
1. Membantu dalam pekerjaan administrasi kesehatan.
2. Untuk menjelaskan penyebab masalah.
3. Untuk menerangkan pekekembangan alamiah suatu penyakit
4. Untuk menerangkan suatu keadaan masalah kesehatan
5. Untuk penelitian dan pengembangan program pemberantasan
dan penanggulangan masalah kesehatan.
6. Untuk memperoleh keterangan dalam mengklasifikasi
penyakit.
7. Untuk menyusun program pencegahan penyakit.
Peran Epid dalam bid.Kes-Masy
 Epidemiologi mempunyai 3 fungsi utama :
1. Menerapkan tentang besarnya masalah dan gangguan
kesehatan(termasuk penyakit) serta penyebarannya
dalam suatu penduduk.
2. Menyiapkan data atau informasi yang essential untuk
keperluan :
a. Perencanaan
b. Pelaksanaan program
c. Evaluasi berbagai pelayanan kes pada masyakat baik
pencegahan dan penanggulangan penyakit.
d. Menemukan skala prioritas terhadap kegiatan
3. Mengidenitifikasi berbagai faktor yang menjadi
penyebab masalah atau faktor yang berhubungan
dengan terjadi masalah tersebut.
Kemampuan Epidemiologi
Untuk mengetahui distribsi dan faktor2 penyebab masalah kes dan
mengarah intervensi yang diperlukan, maka diharapkan mempunyai
peranan dlm bid.kesmas sbb :
a. Mengidentifikasi faktor-faktor yang berperan dalam terjadinya
penyakit (masalah kesmas)
b. Menyediakan data untuk keperluan perencanaan kes dan
pengambilan keputusan.
c. Membantukan melakukan evaluasi terhadap program kesehatan
yang sedang atu telah dilakukan.
d. Mengembangkan metodologi untuk mengalisis keadaan suatu
penyakit dalam upaya untuk mengatasi dan menanggulangi.
e. Mengarahkan intervensi yang diperlukan untuk menanggulangi
masalah yang dipecahkan,
Ruang lingkup Epid :
1. Subyek & Obyek masalah kesehatan :
 Awal perkemb. Epid masalah kes hanya penyakit menular
 Selanjutnya hasil penelitian diketahui peny bukanya hanya
infeksi dalam frekuensi & penyebaran luas di masy
 Epid dikembangkan mencakup masalah kes.
2. Masalah kesehatan yang ditemukan pada kelompok manusia ----
Epid memusatkann perhatian pada penyakit di masy.
3. Pemanfaatan data tentang frekuensi dan penyebaran masalah
kesehatan dalam merumuskan suatu masalah kesehatan
Prinsip-prinsip Epidemiologi :
1. Mempelajari sekelompok manusia/masyarakat yang mengalami
masalah kesehatan
2. Menunjukan pada banyaknya masalah kesehatan yang ditemukan
pada sekelompok mnusia yang dinyatakan dengan angka
frekuensi mutlak atau rasio.
3. Menunjukan kepada banyaknya masalah yang diperinci menurut
keadaan tertentu (waktu, tempat, orang) yang mengalami masalah
kesehatan
4. Merupakan rangkaian-rangkaian tertentu yang dilakukan untuk
mengkaji masalah-masalah kes sehingga diperoleh kejelasan dari
masalah tersebut.
Ruang Lingkup Epid :
1. Epid penyakit Menular
2. Epid penyakit non menular
3. Epid klinik
4. Epid kependudukan
5. Epdi pengelolaan kesehatan
6. Epid lingkungan dan kesehatan kerja
7. Epid kesehatah jiwa
8. Epid Gizi.
Ruang lingkup Epid dlm kes.
Ruang lingkup Epid dalam masalah kes, meliputi 6E :
1. Etiologi = berkaitan dengan lingkup Epid dalam mengidentifikasi
penyakit dan masalah kes lain.
2. Efikasi = berkaitan dengan efek atau daya optimal yang dapat
diperoleh dari adanya intervensi kes. Misalnya efikasi pemberian
vaksin malaria 60%
3. Efektivitas = besar hasil yang dapat diperoleh dari suatu tindakan
dan besarnya perbedaan dari satu tindakan yang satu dengan
yang lain
4. Episiensi = sebuah konsep ekonomi yang melihat pengaruh yang
dapat diperoleh berdasarnya besatnya biaya yang diberikan.
5. Evaluasi = penilaian secara keseluruhan keberhasilan suatu
pengobatan atau program kesehatan masyarakat.
6. Edukasi = intervensi yang berupa peningkatan pengetahuan
tentang kesmas sebagai bagian dan upaya pencegahan penyakit.