Anda di halaman 1dari 5

PETUNJUK TEKNIS

KEMITRAAN PETUGAS DAN KADER DESA


BAGI PETUGAS di 8 KABUPATEN
(BJM, BB, TALA, HSS, HST, BALANGAN DAN KOTABARU)

Dalam Rangka
Peningkatan Kemampuan Penurunan AKI dan AKB
Di Provinsi Kalimantan Selatan
Tahun 2014

Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan


Masyarakat
Disampaikan pada:

Nurul Ahdani, SKM, M.Kes


(Kasi Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat)
Hotel Palm Banjarmasin, 23-25 April 2014
Kerangka Penyajian
1. Latar Belakang
a. Dasar Hukum
b. Gambaran Umum Singkat
c. Alasan Kegiatan Dilaksanakan
d. Uraian Kegiatan
e. Batasan Kegiatan
2. Maksud dan Tujuan
3. Sasaran
4. Indikator Keluaran
5. Metode Pelaksanaan Kegiatan
6. Pelaksana dan Penanggung Jawab Kegiatan
7. Tempat Pelaksanaan Kegiatan
8. Mekanisme Keuangan dan Pertanggungjawaban
9. Biaya
10. Penutup
LATAR BELAKANG
GAMBARAN UMUM (1)
• AKB di Kalimantan Selatan tahun 2005 menempati
urutan ke 5 tertinggi di Indonesia yaitu 41 per 1000
kelahiran hidup.
• Angka kematian neonatal (bayi baru lahir) di
Kalimantan Selatan pada tahun 2007 mencapai 39
per 1000 kelahiran hidup (SDKI, 2007) menjadi 30 per
1000 kelahiran hidup (SDKI, 2012), angka ini masih
sangat tinggi jika dibandingkan dengan angka
nasional 19 per 1000 kelahiran hidup (SDKI, 2013).
GAMBARAN UMUM (2)
• AKI di Kalimantan Selatan masih cukup tinggi,
jauh di atas rata-rata nasional yaitu 307 per
100.000 kelahiran hidup (SDKI 2007). Indikator
proksi terhadap penurunan AKI dan
peningkatan kesehatan ibu ditunjukkan
dengan cakupan pertolongan persalinan oleh
tenaga kesehatan dan trennya
memperlihatkan peningkatan yang tajam dari
38,5% tahun 1992 menjadi 73,4% tahun 2007.