Anda di halaman 1dari 16

STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN

HEWAN

Dewi Setiyana
e-mail: dewisetiyana@gmail.com
Macam dan contoh kelenjar
Eksokrin:
1. Kelenjar tubuler sederhana,
contoh: kelenjar Lieberkuhn pada
dinding usus
2. Kelenjar tubuler bergelung
sederhana, contoh elenjar keringat
pada kulit
3. Kelenjar tubuler bercabang
sederhana, contoh: kelenjar
fundus pada dinding lambung
4. Kelenjar alveolar sederhana,
contoh kelenjar mukus dan
kelenjar racun pada kulit katak
5. Kelenjar alveolar bercabang
sederhana, pada kulit
6. Kelenjar tubuler majemuk,
contoh kelenjar Brunner pada
usus dan kelenjar susu
7. Kelenjar alveolar majemuk,
contoh kelenjar susu (glandula
mamae)
8. Kelenjar tubulo-alveolar
majemuk, contohnya kelenjar
ludah submaksilaris (bawah
rahang atas)
3. Serabut Retikulum
 Merupakan Serabut
halus dan
bercabang
berbentuk seperti
jala.
 Berfungsi
menghubungkan
jaringan ikat dengan
jaringan lain,
misalnya pada
sistem saraf
Macam Jaringan Ikat
Jaringan ikat dapat
dikelompokkan menjadi:
1. Jaringan Ikat Biasa
 Jaringan ikat biasa dibedakan
menjadi:
a. Jaringan ikat padat
Struktur serat-seratnya padat
Dibedakan menjadi jaringan ikat
padat teratur dan tidak teratur
Pada jaringan ikat padat teratur,
berkas kolagen tersusun teratur ke
satu arah, misal tendon
Pada jaringan ikat padat teratur,
berkas kolagen menyebar
membentuk anyaman kasar yang
kuat, misal di lapisan bawah (dermis)
kulit
b. Jaringan ikat longgar.
Susunan seratnya agak
longgar
Berfungsi sebagai medium
penyokong, pengisi ruang di
antara organ dan
mengelilingi elemen-elemen
dari jaringan lain
Berperan menyediakan
nutrien bagi elemen jaringan
lain yang diselubunginya
Contoh jaringan bawah
epitelium dan di sekeliling
kapiler
2. Jaringan Ikat Khusus
Terdiri atas jaringan:
a. Jaringan Tulang Rawan
(Kartilago)
 Tulang rawan adalah spesialisasi
dari jaringan ikat berserabut tebal
dan matriks yang elastis
 Tulang rawan bersifat kuat dan
lentur
 Penyusun jaringan tulang rawan
adalah sel tulang rawan
(kondrosit) yang terletak di dalam
rongga kecil (lakuna)
 Lakuna terdapat di dalam matriks
yang mengandung serabut
 Tulang rawan tidak mempunyai
saraf dan pembuluh darah
 Tulang rawan dibedakan menjadi tiga
berdasarkan kandungan matriksnya:
1. Tulang Rawan hialin, mengandung serabut
kolagen halus, berwarna bening kebiruan.
Terdapat pada cakra epifisis, ujung tulang rusuk,
permukaan tulang di daerah persendian
2. Tulang rawan elastis, mengandung serabut
elastis dan serabut kolagen. Terdapat pada daun
telinga, epiglotis, bronkiolus
3. Tulang rawan fibrosa, mengandung serabut
kolagen yang padat dan kasar, terdapat pada
simfisis pubis
b. Jaringan Tulang Sejati (Osteon)
 Merupakan jaringan ikat yang mengandung
mineral
 Disusun oleh sel-sel tulang atau osteosit
 Osteosit berasal dari sel induk tulang atau
osteoblas
 Osteosit terletak dalam lakuna
 Osteosit tersusun dalam lapisan konsentris
yang disebut lamela
 Osteosit satu dengan lainnya saling
berhubungan melalui kanalikuli
 Jaringan tulang mengandung osteoklas, yaitu
sel berukuran besar dengan jumlah inti 6-50
Jaringan Otot
Jaringan otot berfungsi sebagai penggerak aktif.
Jaringan otot terdiri atas:
1. Otot polos
 Sel otot polos berbentuk
gelendong dengan sebuah inti
pipih yang terletak di tengah
sarkoplasma
 Mempunyai persarafan
autonom (involunter)
 Kontraksinya lambat, cukup
lama dan tidak cepat lelah
 Pada lambung, usus,
pembuluh darah
2. Otot rangka/ otot lurik
 Sel atau serabut sel otot
rangka berbentuk silinder
 Setiapsel berinti banyak yang
terletak di tepi sarkoplasma
 Bekerja di bawah kesadaran
(otot volunter)
 Kontraksinya cepat, tetapi
cepat lelah
 Otot rangka melekat pada
rangka (misal trisep, bisep),
lidah, bibir, kelopak mata dan
diafragma
3. Otot jantung
 Terdapat khusus pada
jantung
 Ukuran serabutnya lebih
kecil dari otot rangka
 Memiliki 1-2 inti yang
terletak pada di tengah
sarkoplasma
 Memiliki diskus interkalaris
 Kontraksinya tidak di bawah
kesadaran (otot involunter)
 Bersifat kuat dan berirama
Jaringan Saraf
Jaringan saraf terdiri
dari sel-sel saraf
(neuron) dan serabut
saraf.
Jaringan saraf berfungsi
sebagai penghantar
rangsang, yakni
membawa rangsang
dari alat penerima
rangsang (reseptor) ke
otak kemudian
diteruskan ke otot.
Berbagai Sistem dalam tubuh beserta Fungsi dan Organ penyusunnya

No Sistem Fungsi Organ Penyusun

1 Gerak Penyokong, pelindung Tulang dan otot


organ internal, alat gerak
2 Sirkulasi Transportasi darah dan Jantung, pembuluh darah,
cairan limfe pembuluh limfe, darah
3 Saraf Koordinasi aktivitas tubuh Otak, 12 pasang saraf kranial,
31 pasang saraf spinal, sistem
saraf simpatik,sistem saraf
parasimpatik
4 Kelenjar Enghasilkan hormon Kelenjar tiroid, kelenjar
buntu untuk mendorong paratiroid, kelenjar pituitari,
(endokrin) pertumbuhan, kelenjar adrenal
perkembangan, dan
koordinasi aktivitas tubuh
No Sistem Fungsi Organ Penyusun

5 Respirasi Bernafas (pertukaran Hidung, tenggorokan (trakea),


udara) paru-paru
6 Pencernaan Memproses makanan Mulut, faring, kerongkongan,
lambung, usus halus, usus
besar, kelenjar pencernaan
7 Ekskresi Pengeluaran sisa-sisa Ginjal, ureter, kantong kemih,
metabolisme, mengatur uretra
keseimbangan osmotik
darah

8 Reproduksi Reproduksi Organ kelamin jantan (testis,


penis) dan betina (ovarium,
uterus)

9 Kulit Pelindung tubuh Kulit dan derivatnya


(integumen)