Anda di halaman 1dari 18

LAPORAN JAGA

Jumat, 09 Februari 2018


• Konsulen On-Site :
Dr. Wahyu Sriningsih, Sp.B(K)BD
• Residen :
dr. Tomo
• Coass :
- Lia
- Yuritsa
REKAPITULASI PASIEN
PASIEN TOTAL
OPERASI 2
RAWAT INAP 0
RAWAT JALAN 0
STAGNAN IGD 4
APS 0
TOTAL 6
STAGNAN IGD
IDENTITAS Px Fisik Dx, Planning

1. Tn. Irfan 22 th / 2349700 Primary Survey A : CKR


DPJP: dr. Chandra, Sp.BS
A : Clear P:
B : spontan 20x/m, pergerakan dinding
IVFD Asering 800 cc/8 jam
KU : Nyeri pada kepala sejak 3 jam dada simetris, sianosis (-) Ceftriaxone 2x1 gr I.V
SMRS. C : Reguler, 90x/m, 122/80mmHg/
saturasi 99% Asam Tranexamat 2x1 IV
D : E4 M6 V5 Vit K 3x1 IV
RPS : pasien datang dengan Ketorolac 3x30 mg IV
keluhan nyeri kepala sejak 3 jam Secondary Survey Rencana rawat inap
SMRS setelah terjatuh kepleset Kepala: normochepal
saat sedang mengawasi Abdomen: datar, supel
pertandingan futsal. Keluar darah Ekstremitas : akral hangat, CRT < 2dtk
dari hidung sebelah kanan setelah
dibawa ke RS. Pasien juga Px fisik
Kepala : luka robek pada frontal dextra
mengaku sulit membuka
Px penunjang :
mulutnya karena saat membuka CT scan kepala : Fraktur dinding sinus
rahang sebelah kanan terasa sakit. maksilaris
Mual dan muntah disangkal.
Riwayat pingsan disangkal.
STAGNAN IGD
IDENTITAS Px Fisik Dx, Planning

1. Tn. Tuminah 68 th / 2349691 KU : Sakit sedang, Kes : CM A : Hemoroid Eksterna dgn


DPJP: dr. Wahyu, Sp.B(k)BD TD : 150/100, RR : 20, N : 80, S : 36,5 anemia dan hipertensi
Status Generalis
P:
KU : Keluar benjolan dari anus 6 Mata : Konjungtiva anemis (+/+)
Leher : KGB tidak teraba Transfusi PRC 700 cc
jam yang lalu Tatalaksana lain mengikuti Ts IPD
Cor : BJ I-II , murmur - , gallop -
Pulmo : SDV (+), Ronkhi (-/-), Rencana rawat inap
RPS : Pasien datang dengan Wheezing (-/-)
keluhan keluar benjolan dari anus Abdomen
sejak 6 jam SMRS. Benjolan tidak I: Datar
dapat dimasukkan, setelah A : BU (+)
sebelumnya bisa dimasukkan. 1 P : Supel, NT (-)
hri yang lalu pasien mengalami Ekstremitas : Akral dingin, pucat, CRT <
BAB berdarah. Saat ini pasien 2s
mengaku badannya lemas.
Lab
Sebelum ke RS Persahabatan Hb : 6,3 mg/dl
pasien berobat ke RS Jayakarta,
saat itu pasien direncanakan
melakukan transfusi namun tidak
jadi dikarenakan terdapat
masalah di ginjal pasien
STAGNAN IGD
IDENTITAS Px Fisik Dx, Planning

1. Tn. Andri 41 th / 1210563 KU : Sakit sedang, Kes : CM A : Abdominal pain ec GEA


DPJP: dr. Wahyu, Sp.B(k)BD TD : 120/80, RR : 20, N : 80, S : 36,5 Ca colon post kolostomi
Status Generalis
P:
KU : Nyeri perut sejak 8 jam SMRS Mata : Konjungtiva anemis (-/-)
Leher : KGB tidak teraba Perbaikan KU sesuai IPD
Cor : BJ I-II , murmur - , gallop -
RPS : Pasien datang dengan
Pulmo : SDV (+), Ronkhi (-/-),
keluhan nyeri perut sejak 8 jam Wheezing (-/-)
SMRS, nyeri dirasakan di bagian Abdomen
bawah perut. Pasien juga I: Datar, terpasang stoma bag
mengaku demam sejak 8 jam yll, A : BU (+)
dan merasa sesak sejak 6 jam yll. P : Supel, NT (-)
Pasien memiliki riw kolostomi 3 Ekstremitas : Akral hangat, CRT < 2s
bulan yll di RS Mitra bekasi. Sejak
saat itu lah perutnya tersebut
terasa sakit. Pasien memiliki
rencana radioterapi di RS Mitra
tetapi blm sempat.
STAGNAN IGD
IDENTITAS P. FISIK & PENUNJANG, DIAGNOSIS PLANNING
1. Tn. Dafa 14th / 2349717 A : Clear A : open Fraktur
DPJP: Dr. Budimansyah, Sp.OT B : Spontan 20x/m, pergerakan dinding dada proksimal tibia dan fibula
simetris, sianosis (-)
KU : pasien datang dengan keluhan C : Reguler, 96x/m, 100/60mmHg, SpO2 99% P:
kaki kanan patah dengan tulang D : E4M6V5 Debridement dan
tampak keluar dan berdarah. pemasangan Back Slab
Pasien post KLL ± 15 menit SMRS. L : Tampak luka terbuka regio kruris dextra Application
Saat itu pasien sedang mengendari dan tampak tulang menonjol keluar
motor sendiri kemudian ia F : Hangat, nyeri tekan (+), pulsasi baik
menabrak mobil yang ada di M : ROM terbatas
depannya, kaki pasien kemudian
masuk ke kolong bumper mobil Ro cruris
tersebut. Pasien tidak mengingat Fraktur proksimal tibia dan fibula
persis kejadian. Psien pingsan < 5
menit, muntah disangkal, keluar
darah dari hidung telinga disangkal
OPERASI
IDENTITAS Px Fisik Diagnosis, Planning
2. Ny. Nafisah, 53 th/1289337 KU : Sakit sedang, Kes : CM A : hernia insisional dengan
DPJP: Dr. Wahyu S, Sp.B(K)BD TD : 130/90, RR : 20, N : 76, S : 36,5 abses dinding abdomen

KU : timbul benjolan kemerahan Status Generalis


pada perut tengah Mata : Konjungtiva anemis (-/-) P:
RPS : timbul benjolan pada perut Leher : KGB tidak teraba Pro laparotomi sampai
kanan yang kemudian menjadi Cor : BJ I-II , murmur - , gallop - kemungkinan reseksi
berwarna kemerahan dirasakan ± Pulmo : SDV (+), Ronkhi (-/-), anastomosis
1 minggu SMRS. Nyeri semakin Wheezing (-/-) Cek lab
memberat. Demam naik turun. Abdomen Tol op anestesi
Mual (+), muntah (-), BAB dan I: benjolan dan hiperemis pada Pasang NGT
BAK dalam batas normal regio paraumbilikal
A : BU (+)
P : Supel, NT (+)
Ekstremitas : Akral hangat, CRT < 2s

Lab = DPL
10,7↓/32,4↓/11,65↑/617↑
Difcount 0,4/2,2 /73,5/16,1↓/7,6
Ur/Cr 24/0,9, GDS 139
OT PT 18/22
Elektrolit 136/3,8/104
PT/APTT 10,7/27,4
Laporan Operasi
• Pasien supine dalam general anesthesia
• Asepsis dan antisepsis daerah operasi dan sekitarnya
• Insisi mediana menembus kutis, subkutis, fasia
• Identifikasi kantung hernia, terdapat dua buah kantung
– Cincin D= 4cm, kantung D= 12 cm
– Cincin D=4 cm, kantung D= 12 cm
• Pada subkutis kanan di atas kantung hernia terdapat pus ± 15 cc,
dilakukan drainase & kuretase dinding abses  pus dilakukan
kultur dan resistensi
• Dilakukan aproximasi dengan prolene 1.0
• Luka operasi ditutup lapis demi lapis dengan meninggalkan 2 buah
drain
• Operasi selesai
Instruksi Post Op
• Awasi tanda vital
• IVFD kabiven 1440, aminofluid 500 cc/24 jam, assering 500 cc
• Ceftriaxone 2 x 1 gr iv
• Metronidazole 1 x 1,5 gr iv
• Ketorolac 3x30 mg iv
• Transamin 3 x 500 mg iv
• Puasa
• NGT alirkankan
• Cek DPL, albumin & elektrolit post op
• Post op  ICU
IDENTITAS P. FISIK , PENUNJANG, DIAGNOSIS PLANNING
1. Tn. Azis H. 69th / 2349649 KU : Sakit sedang, Kes : CM P:
DPJP: Dr. Wahyu S, Sp.B(K)BD TD : 140/95, RR : 20, N : 80, S : 36,5 Pro hernioplasty

KU : terdapat benjolan pada Status Generalis


kantung buah zakar sebelah kanan Mata : Konjungtiva anemis (-/-)
RPS : benjolan pada kantung buah Leher : KGB tidak teraba
zakar semakin lama semakin Cor : BJ I-II , murmur - , gallop -
membesar, awalnya bisa Pulmo : SDV (+), Ronkhi (-/-), Wheezing (-/-)
dimasukkan namun saat ini sudah Abdomen
tidak bisa dimasukkan lagi. I: Datar
A : BU (+)
P : Supel, NT (+)
Ekstremitas : Akral hangat, CRT < 2s
Status Lokalis
Regio skrotalis dekstra tampak benjolan,
tidak berwarna merah, tidak tegang

A : Hernia medialis dekstra ireponible


Laporan Operasi
• Pasien supine di atas meja operasi dalam spinal anesthesia
• Asepsis dan antisepsis daerah operasi dan sekitarnya
• Dilakukan untuk reduksi massa hernia. Reduksi berhasil
• Insisi di daerah atas bekas benjolan menembus kutis, subkutis,
fascia
• Kanalis inguinalis dikenali, tampak hernia berasal dari sisi medial
kanalis dari daerah trigonum hasselbach
• Kantung hernia di masukkan kembali ke dalam rongga peritoneum
bersama isi kantung. Dilakukan jahitan purse string untuk menutup
cincin interna
• Dilakukan penutupan mesh
• Perdarahan dirawat, luka operasi ditutup lapis demi lapis.
• Operasi selesai
Tatalaksana Post Op
• Awasi TNSP
• IVFD assering 500 mL/8 jam
• Diet bebas
• Ketorolac 60 mg dalam assering 500 cc/8 jam
• Mobilisasi
• GV luka operasi / 24 jam atau jika rembes
• Post op  mawar bawah
TERIMA KASIH