Anda di halaman 1dari 56

Embryology of Nervous System

dr. Sindhu Wisesa


dr. Lantip Rujito, MSi.Med

Department of Anatomy
Faculty of Medicine
Jenderal Soedirman University

1
Intro

Central Dogma
“Each process in
our body are
controlled by gene
activities”

3
Cell Division

• Mitosis
• Pembelahan sel 2n -- > 2n
• Digunakan untuk pertumbuhan dan perkembangan
• Terjadi selama fase hidup di seluruh bagian tubuh
• Meiosis
• Pembelahan sel 2n -- > n
• Spesific untuk reproduksi

4
Gametogenesis

•Proses di unit reproduksi:


•Gamet
• Laki-laki – Spermatozoa
• Pubertas sampai tua
• Wanita – Ovum
• Sebelum lahir sampai
menopause

5
Zygote
• Merupakan ovum yang telah dibuahi oleh sperma
• Mengandung kromosom (DNA) dari orang tua
• Pembelahan mitosis mulai terjadi
• Terbentuk sel baru yang disebut Blastomer yang kemudian akan membentuk
Morula (32 sel)

Two-cell Four-cell Morula


Stage Stage ~3 days 6
Morula
• Morula mulai membentuk central cavity yg disebut Blastocyst
• Blastocyst inilah yang akan menempel (implantasi) di dinding uterus
• 1 minggu setelah fertilisasi dan implantasi di dinding uterus
• Memungkinkan blastocyst memperoleh nutrisi dan
mengeluarkan ekskresi.

• Embryoblast

• Blastocyst

• Trophoblast

8
Blastocyst stage

• Two distinct types of cells


• Inner cell mass: forms the embryo (EMBRYOBLAST)
• Trophoblast: layer of cells surrounding the cavity which
helps form the placenta
• Implantation on about day 6 post conception
• Trophoblast erodes uterine wall
• Takes 1 week to complete
• If inner cell mass of a single blastocyst divides:
monozygotic (identical) twins
Blastocyst

Uterine stroma

Trophoblast cells

Embryoblast

Blastocyst cavity

10
Minggu pertama (hari 1-7)
-Zigote
mengalami
pembelahan
sampai morula
-Terjadi
implatasi
blastokista
(hari 6/7)

11
•Manifestasi klinik :
- ectopic tuba
pregnancy
- twinning/gemelli

12
Minggu kedua (8-14): Bilaminar Embryo
Embryo memiliki dua lapisan: Epiblast & Hypoblast
Cytotrophoblast

Amniotic Cavity

Epiblast
Hypoblast

Primary Yolk Sac

Exocoelomic Membrane 13
Week 2
• Inner cell mass divides into
epiblast and hypoblast
• 2 fluid filled sacs
• Amniotic sac from epiblast
• Yolk sac from hypoblast
• Bilaminar embryonic disc:
area of contact
Gastrulation (Week 3)

• At the end of the cleavage


stage, cells making up the
blastula move about and
surface proteins help cells
recognize each other
• The gastrula is formed, which
consists of 3 “germ layers”
• Endoderm
• Mesoderm
• Ectoderm
• Genes regulate gastrulation
process:
Gastrulation: Formation of Three Embryonic
Layers
• Epiblast cells begin to migrate medially
toward the primitive streak
• Then they move ventrally toward the
hypoblast. The intermediate layer becomes
Mesoderm.
• This invagination progresses caudal to
cranial
• Days 14-15: they replace hypoblast becoming
endoderm
• Day 16: mesoderm (a new third layer) formed
in between
• Epiblast cells remaining on surface: ectoderm

Textbook
Depiction
Minggu ketiga
• Embryo Trilaminar: tiga
lapisan di antara amniotic
cavity and yolk sac
• Ectoderm – bakal
(kulit,kuku, rambut,dan
Sistem Syaraf Pusat
• Mesoderm – bakal
musculus, eritrosit, cor
• Endoderm – bakal
tractus digestivus, sel
alveoli

18
Neurulation
• Notochord signals overlying ectoderm
• Formation begins of spinal cord and brain (neurulation)
• Neural plate to neural groove to neural tube: pinched off into
body
Minggu ketiga

• Primitive Streak terbentuk di bagian dorsal.


• membentuk neural tube, notochord (bakal cartilago, tulang belakang)
dan sel neural crest

20
• Hari ke 18 - Neural plate berinvaginasi membentuk neural groove
• Hari ke 22 - Neural Tube terbentuk
• Akan menjadi otak dan medula spinalis
• Dalam waktu yg sama Neural Crest terbentuk
• Akan menjadi ganglion nervus cranialis dan nervus spinalis

Cut edge
of amnion

Neural plate

Primitive pit

Primitive streak
21
(mesoderm)
Neural tube formation
Gen-gen yang terlibat
dalam proses
pembentukan neural tube
adalah :
BMP-4, noggin, chordin,
FGF 8 , N-CAM

23
Mouse embryo
• Sel –sel Neural crest (crista neuralis)
terbentuk di bagian dorsal
• Kemudian sel-sel bermigrasi setelah
menutup
• Sel-sel permukaan ectodermal sel-sel
kolumner membentuk neural tube

25
Neural Tube

• Anterior 2/3 akan membentuk otak (brain)


• Caudal 1/3 akan membentuk medula spinalis
• Hari ke 25 - Cranial opening akan menutup
• Otak akan terbagi menjadi 3 bagian
• Prosencephalon
• Mesencephalon
• Rhombencephalon
• Hari ke 27 - Caudal akan menutup
• Jika terjadi masalah pada perkembangan ini akan
menyebabkan neural tube defects (NTD).

26
Neural Tube formation
Human Embryo – 23 hari

Cranial neuropore

Pericardial bulge

Caudal neuropore
28
Minggu kelima
• Prosencephalon berkembang:
• Telencephalon (hemisferium cerebri)
• Diencephalon (thalamus, hypothalamus)
• Mesencephalon berkembang (mid brain: tectum tegmentum)
• Rhombencephalon
• Metencephalon (pons, cerebellum)
• Myelencephalon (medulla)
• Medula spinalis terus mengalami perkembangan
• Cavities/lumen akan berkembang menjadi system ventrikel
• Cavitas pada telencephalon  ventrikel lateral
• Cavitas pada diencephalon  ventrikel tertius
• Cavitas pada rombecenecphalon  ventrikel quartus
• Lumen pada mesencephalon  aqueductus sylvius/cerebralis

29
Brain development
• Learn forebrain, midbrain and hindbrain in (b)
• See next color coded pics in reference to (d)
• Learn (e)
• Encephalos means brain (otherwise you don’t need to learn
“c”)
• Space restrictions force cerebral hemispheres to grow posteriorly
over rest of brain, enveloping it
• Cerebral hemispheres grow into horseshoe shape (b and c)
• Continued growth causes creases, folds and wrinkles
Fig. 5-3, p. 123
Trimester Ketiga

• Semua struktur yang terbentuk akan di presentasikan ketika lahir


• Semua struktur berdiferensiasi pada Trimester ketiga ini.
• Commissura akan terbentuk.

34
Fig. 48.20

Copyright © 2002 Pearson Education, Inc., publishing as Benjamin Cummings


Perkembangan histologis sel sel syaraf

36
THE NEURAL
PLATE

THE NEURAL THE NEURAL


TUBE CREST

CENTRAL PERIPHERAL
NERVOUS NERVOUS
SYSTEM SYSTEM
THE NEURAL
TUBE

WALL
LUMEN/CAVITY
(thickened)

VENTRICULAR CENTRAL CANAL


THE SPINAL
THE BRAIN SYSTEM OF THE SPINAL
CORD
OF THE BRAIN CORD
NEURAL
CREST

CRANIAL SPINAL
AUTONOMIC
NERVE NERVE
NEURAL CREST
CELLS

SCHWANN
CELLS

PIGMENT CELLS

ODONTOBLASTS

MENINGES

BONE OF
BRANCHIAL
ARCH ORIGIN
Maturasi SSP

• Ketika lahir, Semua Neuron yang diperlukan telah lengkap.


• perkecualian (neurons terkait dengan bau)
• Process myelinisasi (maturitas neuron)
Slow process
• Komplet pada usia 7 tahun
• Axon dan dendrit belum mature sampai umur 10 tahunan
• beberapa area akan terus berkembang sampai umur 70 tahun.
• Beberapa sel memiliki cell death program (Apoptosis)

41
Postnatal Cerebral Development Human
Infants
• Postnatal growth is a consequence of
• Synaptogenesis
• Increased dendritic branches
• Myelination (prefrontal cortex continues into adolescence)

• Overproduction of synapses may underlie the greater


“plasticity” of the young brain

• Young brain more able to recover function after injury, as


compared to older brain
Perkembangan medula spinalis
23 hari 6 minggu 9 minggu

43
MYELINATION

• Begins in the spinal cord


• during mid-fetal life
• continues during the first post-natal year
• In general, the fiber tracts appear to become completely
myelinated at about the time they become fully functional
• Beginning at about 20 weeks 
a whitish appearance, owing to deposition of myelin
Proses myelinisasi axon di CNS

Proses myelinisasi axon di Perifer

46
Perkembangan Abnormal
• Anencephaly Anencephalic
• Tidak terbentuknya Hemispherium cerebri
• Lebih sering pada wanita
• Cranial Bifida
• Terbentuk karena gagal fusi cranium.

47
Spinal Bifida

48
53
Hydrocephalus

54
Microcephaly
• Cerebrum dan cranium kecil
• Wajah normal
• Retardasi Mental

55
Referensi

• Sadler, T.W. Langman’s Embryology.

56