Anda di halaman 1dari 14

Kelompok 5 :

Stefanie. W
Serli Dwi N
Mariyatul F
Kegiatan korupsi di sektor publik ke dalam dua
jenis
 Korupsi administratif
korupsi bisa dilakukan “sesuai dengan hukum”, yaitu meminta imbalan
atas pekerjaan yang seharusnya memang dilakukan, serta korupsi yang
“bertentangan dengan hukum” yaitu meminta imbalan uang untuk
melakukan pekerjaan yang sebenarnya dilarang untuk dilakukan.
 Korupsi politik
perekrutan pejabat dari kalangan profesi atau akademikus tanpa
pengalaman dan pemahaman tentang kerumitan birokrasi
Dampak Terhadap Politik dan Demokrasi
1. Menguatnya Plutokrasi
Sistem politik yang dikuasai oleh pemilik modal/kapitalis karena sebagian
orang atau perusahaan besar melakukan ‘transaksi’ dengan pemerintah.
Beberapa pengusaha besar menjadi ketua partai politik. Kepentingan partai
dengan kepentingan perusahaan menjadi sangan ambigu.

2. Biaya Politik yang Tinggi


Demokratisasi yang dijalankan tanpa adanya pendidikan politik yang baik
dari pemerintah kepada masyarakat atau pun dari para pelaku politik praktis
akan menghasilkan penyelenggaraan demokrasi yang money politics
3. Munculnya Pemimpin yang Korup
Contohnya adanya suap kepada masyarakat dari calon-calon
pemimpin partai saat pesta demokrasi. Masyarakat seolah dituntun
untuk memilih pemimpin yang korup, masyarakat hanya diberi
mimpi dan janji-janji akan sejahtera.

4. Fungsi Pemerintahan Mandul


 Korupsi menghambat peran negara dalam pengaturan alokasi
anggaran
 Korupsi menghambat negara melakukan pemerataan akses dan aset
 Korupsi juga memperlemah peran pemerintah dalam menjaga
stabilitas ekonomi dan politik.
5. Hilangnya Kepercayaan Masyarakat kepada Lembaga Negara
Korupsi yang terjadi pada lembaga-lembaga negara seperti yang
terjadi di Indonesia dan marak diberitakan di berbagai media massa
mengakibatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga tersebut
hilang.

6. Hilangnya Kepercayaan Publik pada Demokrasi


Berkurangnya kepercayaan masyarakat pada demokrasi karena terjadi
tindak korupsi para pejabat negara, legislatif, maupun petinggi partai
politik. Ini harus diatasi dengan kepemimpinan yang baik, jujur,
bersih dan adil.
7. Hancurnya Kedaulatan Rakyat
Dijaman ini kedaulatan ada ditangan partai politik,pertarungan partai
politik dalam pemilu untuk memenangkan pemilu, karna yang
menanglah yang menguasai semuanya. Hanya akan ada sekelompok
orang saja yang menang dan menikmati kekayaan yang ada. Rakyat
terus ada pada kemiskinan dan masa depan yang tidak jelas.
Kedaulatan ada di tangan rakyat. Namun wakil rakyat yang terbentuk
dari sistem politik yang rusak dapat menghasilkan interpretasi yang
berbeda atas kedaulatan tersebut.
Dampak Terhadap Penegakan Hukum
1. Fungsi pemerintahan mandul
Korupsi berdampak pada ketidak mampuan pemerintah untuk
melakukan fungsi yang seharusnya. Masyarakat cenderung
meragukan citra dan keprofesionalan suatu lembaga yang diduga ada
tindak korupsi disana

2. Hilangnya kepercayaan rakyat terhadap Institusi Hukum


Media masa menjadi tempat masyarakat menerima informasi,
informasi tentang bobroknya penegakan hukum di Indonesia, hal ini
melibatkan berbagai mafia hukum dan anggaran. harusnya hukum
melindungi hak-hak masyarakat, bukan malah merampas hak-hak
rakyat
3. Pelemahan Terhadap Institusi Penegak Hukum
Hukum pada dasarnya dibuat sebagai pedoman dan aturan yang berfungsi
melindungi kepentingan masyarakat Namun, adanya kepentingan-
kepentingan pribadi dari para pemegang kekuasaan sering kali hukum yang
dibuat tidak sebenar-benarnya untuk mewujudkan keadilan sosial dalam
masyarakat.

4. Merusak Moral Aparatur Penegak Hukum


Perilaku korup yang mencemari institusi hukum dapat merusak moral para
aparatur penegak hukum. Contohnya, Sebaik apapun undang-undang dan
peraturan yang dibuat, jika aparatur yang melaksanakannya tidak memiliki
moral dan kompetensi yang baik maka sistem peradilan tidak akan berjalan
optimal.
5. Masyaratkat Kecil menjadi Semakin Tersisih Dimata Hukum
Penyuapan dalam kasus hukum telah menjadi realita yang kita ketahui
dizaman sekarang, pejabat – pejabat yang terseret dalam kasus korupsi masih
mampu mendapat keringanan dalam menjalani hukumannya, bagaimana
dengan nasib rakyat kecil. Maka dampak dari korupsi akan membuat
masyarakat kecil semakin tersisi dimata hukum.

6. Penegakan Hukum yang tidak Merata di Masyarakat


penegakan hukum harusnya diterapkan secara ketat agar tidak ada lagi
masyarakat yang melanggar dan membuang sampah, contoh korupsi kecil lain
pula aturan rambu – rambu lalu lintas yang dilanggar, merupakan hal – hal
yang sangat kecil tetapi memiliki dampak yang sangat besar
7. Merusak Moral
Dampak dari penegakan hukum yang tidak dilaksanakan dengan baik
sesuai dengan hukum akan menjadi kebiasaan masyarakat / warga
Negara, merusak moral karena penegakan hukum yang tidak adekuat
sehingga mudah dikendalikan oleh hal – hal yang mengarah pada
sikap korupsi
Dampak Terhadap Pertahanan dan Keamanan
1. Kerawanan hankamnas karena lemahnya alusista dan SDM
Bila anggaran tidak di korupsi oleh koruptor, indonesia akan punya
pertahanan, keamanan, dan persenjataan yang baik, kuat dan modern

2. Lemahnya garis batas Negara


Keterbatasan air, listrik, jalan raya, energi, gedung sekolah, ini harus
di tanggung masyarakat yang hidup dibatas negara, perekonomian
cenderung berada di perkotaan dan di daerah perbatasan semakin
memburuk. Diwilayah batas negara ini banyak terjadi penyelundupan
barang ilegal, human trafficking.
3. Menguatnya sisi kekerasan dalam masyarakat.
Masyarakat menjadi apatis tentang program yang dibuat pemerintah.
Masyarakat cenderung berusaha menyelamatkan diri dan keluarga
sendiri dibanding dengan keselamatan bersama dengan
menggunakan cara-cara negatif.
Dampak Terhadap Kerusakan Lingkungan
1. Menurunnya kualitas lingkungan.
Dengan adanya korupsi berdampak pada menurunnya kualitas lingkungan.
Pembakaran hutan, untuk ladang kepala sawit, perumahan atau ladang industri
berakibat banjir, longgsor, global waming dll

2. Menurunnya kualitas hidup


Kerusakan hutan megurangi ketersediaan oksigen. Sementara polusi udara
semakin meningkat, belum lagi banjir, longsor, kekeringan. Pencemaran tanah,
pertanian akan merosot, tanah tidak subur akibatnya mahalnya harga bahan
pokok. Manusia dan bayi tidak mendapat gizi dan kecukupan pangan, fisik yang
berpenyakit merupakan kemunduran sebuah generasi.