Anda di halaman 1dari 38

RANCANGAN REVISI

PERATURAN PRESIDEN NO 54 TAHUN 2010 TENTANG


PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH
AGENDA

1. Latar Belakang
2. Hasil Rapat Terbatas Kabinet
3. Pokok Perubahan
4. Hal-hal Baru
5. Hal-hal Yang Berubah

DRAF REVISI PERPRES NO.54 THN.2010 2


AGENDA 01

LATAR
BELAKANG
LATAR BELAKANG
1. Keputusan Presiden No 11 Tahun 2016 Tentang Program Penyusunan Peraturan
Presiden Tahun 2016, mengamanatkan Perubahan Peraturan Presiden tentang
Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah harus diselesaikan pada tahun 2016

2. Arahan Presiden untuk melakukan deregulasi dan percepatan pembangunan dalam


rangka memaksimalkan penyerapan anggaran

3. Hasil Rapat Terbatas Kabinet pada tanggal 29 Desember 2016 yang membahas
mengenai Revisi Peraturan Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

4
AGENDA 02

HASIL
RAPAT TERBATAS KABINET
POKOK-POKOK HASIL RAPAT TERBATAS KABINET

ARAHAN PRESIDEN MASUKAN WAKIL PRESIDEN


1. Pengadaan barang/jasa harus menjadi lebih
Beberapa hal yang perlu diperdalam dalam
sederhana, tidak berbelit-belit, mudah
pengaturan pengadaan:
dikontrol, dicek, dan diawasi.
a. Mendorong industri dalam negeri
2. Peningkatan prioritas penggunaan produk
b. Menciptakan enterpreneur baru
dalam negeri
c. Memberikan kesempatan kepada
3. Revisi Peraturan Presiden tentang Pengadaan
usaha kecil dan menengah
Barang/Jasa Pemerintah diharapkan dapat:
d. Sistem pendanaan terhadap penyedia
a. Mendorong produk usaha kecil,
e-katalog yang berkaitan dengan UKM
menengah kontraktor kecil dan
menengah yang ada di daerah.
b. Pengadaan memiliki arah semangat
pemerataan
4. Menkoperekonomian sedang mempersiapkan
kebijakan ekonomi baru yang memberikan
banyak peluang kepada pengusaha kecil,
UKM, dan pre startup, termasuk reditribusi
aset yang telah didesain untuk diarahkan
sesuai kebijakan ekonomi baru.
6
TINDAK LANJUT HASIL RAPAT TERBATAS KABINET
Rapat Pembahasan Perbaikan Draf Revisi Perpres
sesuai masukan dan hasil pembahasan rapat
tindak lanjut hasil Ratas Kabinet
Rapat Terbatas Peserta Rapat:
Kabinet Lintas Kedeputian LKPP, Bappenas, Setkab
Perpres Perpres
29 DES 2016 3 - 16 FEB 2017

15 BAB 98 PASAL
25 - 27 JAN 2017
15 BAB 93 PASAL
Rapat Pembahasan Tindak Lanjut
Hasil Ratas Kabinet
Peserta Rapat:
Lintas Kedeputian LKPP,
Bappenas, Kemen PUPR,
KemenKumHAM, Kemenkeu,
BPKP, Kemenlu, Setkab

7
AGENDA 03

POKOK
PERUBAHAN
POKOK PERUBAHAN

LAMA BARU

19 BAB 139 PASAL 15 BAB 94 PASAL

SIMPLIFIKASI MENGHILANGKAN BAGIAN HAL HAL BERSIFAT PROSEDURAL,


PERPRES HANYA MENGATUR HAL PENJELASAN PELAKSANAAN TUGAS, FUNGSI
YANG BERSIFAT NORMATIF DENGAN MEMPERJELAS NORMA DIATUR LEBIH LANJUT DALAM
PERATURAN KEPALA LKPP , DALAM
SISTEM ELEKTRONIK/APLIKASI ,
DAN PERATURAN KEMENTERIAN
SEKTORAL LAINNYA

DRAF REVISI PERPRES NO.54 THN.2010 9


STRUKTUR PERPRES 54/2010
BAB I BAB II BAB III
KETENTUAN UMUM TATA NILAI PENGADAAN PARA PIHAK DALAM PENGADAANG BARANG/JASA

BAB IV BAB V BAB VI


RENCANA UMUM PENGADAAN BARANG/JASA SWAKELOLA PENGADAAN BARANG/JASA MELALUI PENYEDIA BARANG/JASA

BAB VII BAB VIII


PENGGUNAAN BARANG/JASA PRODUKSI DALAM NEGERI PERAN SERTA USAHA KECIL

BAB IX BAB X BAB XI


PENGADAAN BARANG/JASA PENGADAAN BARANG/JASA YANG DIBIAYAI KEIKUTSERTAAN PERUSAHAAN ASING
MELALUI PELELANGAN/SELEKSI INTERNASIONAL DENGAN DANA PINJAMAN/HIBAH LUAR NEGERI DALAM PENGADAAN BARANG/JASA

BAB XII
KONSEP RAMAH LINGKUNGAN

BAB XIII
PENGADAAN SECARA ELEKTRONIK

BAB XIV
PENGADAAN KHUSUS DAN PENGECUALIAN

BAB XV
PENGENDALIAN, PENGAWASAN, PENGADUAN DAN SANKSI

BAB XVI
PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM ORGANISASI PENGADAAN
BAB XVII BAB XVIII BAB XIX
KETENTUAN LAIN-LAIN KETENTUAN PERALIHAN KETENTUAN PENUTUP
DRAF REVISI PERPRES NO.54 THN.2010 10
STRUKTUR PERPRES (REVISI)
BAB I BAB II BAB III
KETENTUAN UMUM TUJUAN, KEBIJAKAN, PRINSIP DAN ETIKA PELAKU PENGADAAN
PENGADAAN BARANG/JASA BARANG/JASA

BAB IV BAB V BAB VI BAB VII


PERENCANAAN PERSIAPAN PENGADAAN PELAKSANAAN PENGADAAN PELAKSANAAN PENGADAAN
UMUM PENGADAAN BARANG/JASA BARANG/JASA MELALUI SWAKELOLA BARANG/JASA MELALUI PENYEDIA

BAB VIII • PENGADAAN BARANG/JASA • PENGADAAN • PENGECUALIAN • PELAKSANAAN • TENDER/SELEKSI


DALAM RANGKA PENANGANAN BARANG/JASA PENELITIAN INTERNASIONAL DAN
PENGADAAN KHUSUS DI LUAR NEGERI DANA PLN/HLN
KEADAAN DARURAT

BAB IX • PERAN SERTA • PENGGUNAAN • PENGADAAN


USAHA KECIL, PRODUK DALAM NEGERI, USAHA KECIL PRODUK DALAM BERKELANJUTAN
DAN PENGADAAN BERKELANJUTAN NEGERI

BAB X BAB XI BAB XII


PENGADAAN BARANG/JASA SECARA ELEKTRONIK SUMBER DAYA MANUSIA PENGAWASAN, PENGADUAN, SANKSI,
(E-GOVERNMENT PROCUREMENT) DAN KELEMBAGAAN DAN PELAYANAN HUKUM

BAB XIII BAB XIV BAB XV


KETENTUAN LAIN-LAIN KETENTUAN PERALIHAN KETENTUAN PENUTUP

DRAF REVISI PERPRES NO.54 THN.2010 11


AGENDA 04
1. Tujuan Pengadaan
2. Agen Pengadaan
3. Konsolidasi Pengadaan
4. Pelaksanaan Penelitian

HAL-HAL
5. Kerjasama Internasional
6. Pengecualian

BARU
7. Layanan Penyelesaian Sengketa
8. Swakelola
9. E-marketplace Pemerintah
HAL-HAL BARU
Menghasilkan barang/jasa yang tepat dari setiap uang
yang dibelanjakan, diukur dari aspek kualitas, jumlah,
waktu, biaya, dan penyedia

Meningkatkan penggunaan barang/jasa dalam negeri

Meningkatkan peran serta usaha mikro, kecil,


dan menengah
01.
TUJUAN Meningkatkan peran perusahaan nasional
PENGADAAN
PASAL 4 Meningkatkan pemanfaatan barang/jasa hasil
penelitian dan industri kreatif

Mendorong pengadaan berkelanjutan


DRAF REVISI PERPRES
13
NO.54 THN.2010
HAL-HAL BARU

AGEN PENGADAAN
ADALAH
UKPBJ, badan usaha, atau perorangan yang
melaksanakan sebagian atau seluruh pekerjaan
pengadaan barang/jasa yang dipercayakan oleh
Kementerian/Lembaga/Perangkat Daerah sebagai
02. pihak pemberi pekerjaan.

AGEN Dapat melaksanakan Pengadaan Barang/Jasa


PENGADAAN adalah hal Kementerian/Lembaga/Pemerintah
PASAL 14 Daerah belum/tidak memiliki kapasitas

Ditunjuk melalui Swakelola tipe II atau


Pemilihan Penyedia

DRAF REVISI PERPRES


14
NO.54 THN.2010
HAL-HAL BARU

KONSOLIDASI PENGADAAN
ADALAH
strategi pengadaan Barang/Jasa yang
menggabungkan beberapa paket pengadaan
03. Barang/Jasa sejenis
KONSOLIDASI
DILAKSANAKAN OLEH
PENGADAAN PA/KPA/PPK/UKPBJ
PASAL 21

PELAKSANAAN KONSOLIDASI PENGADAAN

Pemilihan Serah Terima


Perencanaan Persiapan Pelaksanaan
Penyedia Pekerjaan
DRAF REVISI PERPRES
15
NO.54 THN.2010
HAL-HAL BARU

PELAKSANA PENELITIAN
• Individu/kelompok individu
• Kementerian/Lembaga/Perangkat Daerah
• Perguruan Tinggi
• Organisasi Kemasyarakatan
04. • Badan usaha
PELAKSANAAN
Pelaksana penelitian ditetapkan berdasarkan
PENELITIAN hasil kompetisi atau penugasan.
PASAL 62
Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan
penelitian diatur dengan Peraturan Menteri
yang bertanggung jawab di bidang Ristekdikti.

DRAF REVISI PERPRES


16
NO.54 THN.2010
HAL-HAL BARU

1. Pengadaan Barang/Jasa dengan


jenis/kategori dan nilai tertentu, diikuti oleh
pelaku usaha yang berasal dari negara
05. anggota Kerjasama Perdagangan
KERJASAMA Internasional.

PERDAGANGAN
2. Batasan nilai Pengadaan Barang/Jasa dan
INTERNASIONAL jenis kategorinya yang dilaksanakan
PASAL 65 berdasarkan Kerjasama Perdagangan
Internasional sesuai dengan ketentuan
dalam perjanjian kerjasama tersebut.

DRAF REVISI PERPRES


17
NO.54 THN.2010
HAL-HAL BARU • Alutsista & Almatsus
• Pengadaan tanah
• Pengadaan pita cukai
• kerja sama pemerintah dengan badan usaha
• Pengadaan Pemerintah Desa
• Jasa profesi tertentu
• Pembelian berdasarkan tarif resmi pemerintah
• Tenaga Pendukung
Sudah Diatur Dalam Peraturan • Pengadaan Jasa Konsultansi dan/atau Jasa Lainnya
Perundang-undangan yang Lain dalam rangka pembiayaan APBN melalui utang,
pengelolaan portofolio utang, pengelolaan kas, dan
Tarif Resmi yang Telah Dipublikasikan pengelolaan penerusan pinjaman
06. Secara Luas
• Tiket Transportasi
PENGECUALIAN Pengadaan Barang/Jasa yang Telah Sesuai • Akomodasi Penginapan/Hotel/Ruang Rapat
PASAL 61 Praktik Bisnis yang Mapan • Sewa Ruangan untuk Pameran

• Langganan barang/jasa
Pengadaan pada Badan Layanan Umum • Keikutsertaan dalam pendidikan/pelatihan/seminar
• Pengadaan yang menggunakan bukti pembelian
• Pembelian melalui pelelangan oleh pemilik
barang/jasa
• Sayembara
DRAF REVISI PERPRES • Kontes
18
NO.54 THN.2010
HAL-HAL BARU

LAYANAN
PENYELESAIAN SENGKETA
Penyelesaian sengketa antara PPK dan
07. Penyedia dalam pelaksanaan kontrak dapat
LAYANAN dilakukan melalui arbitrase, alternatif
PENYELESAIAN penyelesaian sengketa, dan/atau
SENGKETA penyelesaian melalui pengadilan.

PASAL 84 LKPP menyelenggarakan layanan alternatif


penyelesaian sengketa berupa layanan
penyelesaian sengketa Pengadaan
Barang/Jasa.
DRAF REVISI PERPRES
19
NO.54 THN.2010
HAL-HAL BARU

TIPE I TIPE II

direncanakan, dilaksanakan dan diawasi direncanakan dan diawasi oleh K/L


oleh K/L/PD Penanggung jawab Penanggung jawab Anggaran dan
Anggaran dilaksanakan oleh K/L/PD pelaksana
swakelola
08. TIPE
SWAKELOLA
SWAKELOLA
PASAL 24, 48 TIPE IV TIPE III

Direncanakan sendiri oleh K/L/PD direncanakan dan diawasi oleh K/L/PD


Penanggungjawab Anggaran dan/atau Penanggungjawab Anggaran dan dilaksanakan
berdasarkan usulan KELOMPOK MASYARAKAT oleh ORGANISASI KEMASYARAKATAN
dan dilaksanakan serta diawasi oleh
KELOMPOK MASYARAKAT *Ormas : ICW, AKATIGA, FATAYAT, AISYIAH, dll 20
DRAF REVISI PERPRES
NO.54 THN.2010
HAL-HAL BARU

E-MARKETPLACE
PENGADAAN BARANG/JASA

K/L/PD PENYEDIA

09.
KATALOG ELETRONIK E-TENDERING/
E-MARKETPLACE E-SELEKSI

PEMERINTAH
(1/2)
Pasal 71
DEFINISI Dalam rangka pengembangan
E-marketplace Pengadaan Barang/Jasa dan pengelolaan E-Marketplace
adalah pasar elektronik yang disediakan untuk Pengadaan Barang/Jasa, LKPP
memenuhi kebutuhan barang/jasa pemerintah dapat bekerjasama dengan UKPBJ
dan/atau Pelaku Usaha.
DRAF REVISI PERPRES
21
NO.54 THN.2010
HAL-HAL BARU
JENIS KATALOG ELEKTRONIK

KATALOG NASIONAL
KEBIJAKAN PRIORITAS PRODUK KATALOG
KATALOG SEKTORAL a. Produk UMKM
b. Produk Dalam Negeri
c. Produk Infant Industry
KATALOG LOKAL d. Produk ramah lingkungan

09. TOKO DARING

E-MARKETPLACE PENYELENGGARAAN KATALOG DAERAH


PEMERINTAH
a. B/J yang sesuai dengan
(2/2) kebutuhan daerah
Pasal 71 b. Cocok untuk Katalog
Lokal/Daerah
c. Penyedia Katalog Lokal
adalah UKM setempat
d. Layanan penyedia bersifat
daerah setempat
e. Pemilihan Penyedia dilakukan
DRAF REVISI PERPRES oleh UKPBJ setempat 22
NO.54 THN.2010
AGENDA 05

HAL-HAL
1. Perubahan Istilah
2. Perubahan Definisi

BERUBAH
3. Perubahan Pengaturan
HAL-HAL BERUBAH

PERUBAHAN ISTILAH

POKJA
ULP UKPBJ POKJA
ULP PEMILIHAN
Unit Layanan Unit Kerja
Pengadaan Pengadaan
Barang/Jasa
Kementerian/
K/L/D/I Lembaga/
LELANG TENDER Perangkat Daerah

DAFTAR SANKSI DOKUMEN DOKUMEN


HITAM DAFTAR HITAM PENGADAAN PEMILIHAN

DRAF REVISI PERPRES NO.54 THN.2010 24


HAL-HAL
BERUBAH

Perpres No. 54/2010 Revisi Perpres No. 54/2010

Kegiatan untuk memperoleh barang/jasa Pengadaan barang/jasa oleh


oleh kementerian/ lembaga/satuan kerja kementerian/lembaga/perangkat daerah yang
perangkat daerah/institusi yang prosesnya dibiayai oleh APBN/APBD yang prosesnya
dimulai dari perencanaan kebutuhan Pengadaan dimulai dari identifikasi kebutuhan sampai
sampai diselesaikannya seluruh kegiatan Barang/Jasa dengan serah terima pekerjaan.
untuk memperoleh barang/jasa. Pemerintah

PERUBAHAN
DEFINISI Unit organisasi K/L/pemerintah daerah/I
yang berfungsi melaksanakan pengadaan
Unit kerja di
Kementerian/Lembaga/Pemerintah
barang/jasa yang bersifat permanen, Unit Kerja Daerah yang menjadi pusat keunggulan
dapat berdiri sendiri atau melekat pada (center of excellence) Pengadaan
Pengadaan
unit yang sudah ada Barang/Jasa
Barang/Jasa

Daftar rencana kegiatan pengadaan


Tidak didefinisikan barang/jasa yang dilaksanakan oleh
Rencana Umum Kementerian/Lembaga/Perangkat
DRAF REVISI PERPRES
NO.54 THN.2010
Pengadaan Daerah 25
HAL-HAL
BERUBAH

Perpres No. 54/2010 Revisi Perpres No. 54/2010

Layanan pengelolaan teknologi


Unit kerja K/L/D/I yang dibentuk untuk informasi untuk memfasilitasi
menyelenggarakan sistem pelayanan pelaksanaan pengadaan
pengadaan barang/jasa secara elektronik layanan pengadaan barang/jasa secara elektronik.
secara elektronik

PERUBAHAN Pengadaan barang/jasa dimana


pekerjaannya direncanakan, dikerjakan,
Cara memperoleh barang/jasa yang
dikerjakan sendiri oleh
DEFINISI dan/atau diawasi sendiri oleh K/L/D/I Kementerian/Lembaga/Perangkat Daerah,
sebagai penanggung jawab anggaran, Kementerian/Lembaga/Perangkat Daerah
instansi pemerintah lain dan/atau lain, organisasi kemasyarakatan, atau
kelompok masyarakat. Swakelola
kelompok masyarakat

Metode pemilihan penyedia barang/jasa Metode pemilihan untuk mendapatkan


dengan cara menunjuk langsung 1 (satu) penyedia dalam keadaan tertentu
penyedia barang/jasa Penunjukkan
DRAF REVISI PERPRES
Langsung
26
NO.54 THN.2010
HAL-HAL
BERUBAH

Perpres No. 54/2010 Revisi Perpres No. 54/2010

Badan usaha atau orang perseorangan yang Pelaku usaha yang menyediakan
menyediakan barang / pekerjaan konstruksi barang/jasa berdasarkan perjanjian
/jasa konsultansi/jasa lainnya. Penyedia
Barang/Jasa
Pemerintah

PERUBAHAN
DEFINISI Pejabat administrasi/pejabat
fungsional/personel yang ditetapkan oleh
Pejabat PA/KPA yang bertugas memeriksa hasil
Pemeriksa Hasil pekerjaan Pengadaan Barang/Jasa
Panitia/pejabat yang ditetapkan oleh Pekerjaan
PA/KPA yang bertugas memeriksa dan
menerima hasil pekerjaan.
Tim yang ditetapkan oleh PA/KPA yang
Panitia bertugas memeriksa hasil pekerjaan
Pemeriksa Hasil Barang/Jasa
DRAF REVISI PERPRES Pekerjaan 27
NO.54 THN.2010
Hal-hal Berubah >> Perubahan Pengaturan

1. Usaha Mikro dan Kecil


LAMA
Paket di bawah Rp2,5 Milyar diperuntukkan bagi
Usaha Mikro dan Kecil

BARU
a. Pencantuman Produk Usaha Mikro dan Kecil dalam eKatalog
b. Paket dibawah Rp2,5 Milyar dicadangkan dan diperuntukkan
bagi Usaha Mikro dan Kecil
c. Pembelian Produk/Jasa Usaha Mikro dan Kecil melalui
Swakelola
Alasan : Karena peran Usaha Mikro dan Kecil dalam pengadaan barang/jasa
pemerintah masih sangat kecil di mana tidak semua paket dibawah Rp2,5 Milyar
mampu dilaksanakan oleh Usaha Mikro dan Kecil sehingga diperlukan bauran
kebijakan untuk meningkatkan dan memperluas peran Usaha Mikro dan Kecil
dalam pengadaan barang/jasa pemerintah
DRAF REVISI PERPRES NO.54 THN.2010 28
Hal-hal Berubah >> Perubahan Pengaturan

2. UKPBJ (Unit Kerja Pengadaan


Barang/Jasa Pemerintah)

Alasan : Mengembangkan Memiliki tugas :


ULP memiliki Tugas Melaksanakan
dan “membesarkan” a. Pengelolaan Pengadaan Barang/Jasa
Pemilihan Penyedia Barang /Jasa
fungsi ULP tidak hanya b. Pengelolaan fungsi layanan pengadaan secara elektronik
c. Pembinaan SDM dan Kelembagaan Pengadaan Barang/Jasa
pada proses pemilihan,
d. Pelaksanaan Pendampingan, Konsultasi, dan/atau Bimbingan Teknis
namun meliputi beberapa
e. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Menteri/Pimpinan
fungsi dalam pengadaan Lembaga/Kepala Daerah yang berkaitan dengan tugas dan fungsinya
sehingga menjadi center
of excellence pengadaan. Tugas pengelolaan fungsi layanan pengadaan secara elektronik dapat
dilaksanakan oleh unit kerja terpisah.

DRAF REVISI PERPRES NO.54 THN.2010 29


Hal-hal Berubah >> Perubahan Pengaturan

3. BATAS NILAI
BATAS NILAI

BARU
PENGADAAN LANGSUNG
MAX 100 JUTA JASA KONSULTANSI
Alasan : Menyesuaikan pasar jasa
LAMA konsultansi agar pemerintah
MAX 50 JUTA mendapatkan konsultan yang berkualitas

BATAS NILAI

LAMA
∞ E-PURCHASING
BARU OLEH PEJABAT PENGADAAN
TIDAK DIBATASI MAX 200 JUTA
Alasan : Keseimbangan tanggung jawab
dan resiko yang ditanggung Pejabat
Pengadaan
Batas Nilai

30
Hal-hal Berubah >> Perubahan Pengaturan

4. PERSYARATAN PENYEDIA
LAMA
Persyaratan Penyedia dirumuskan secara mendetail

BARU
Persyaratan Penyedia dirumuskan secara sederhana
“Penyedia wajib memenuhi ketentuan peraturan perundang-
undangan dan kualifikasi sesuai dengan barang/jasa yang
diadakan”

Alasan : Untuk memudahkan penyedia serta


menyesuaikan dengan pengaturan persyaratan
masing-masing sektor usaha

31
Hal-hal Berubah >> Perubahan Pengaturan

5. Penanganan Kondisi Darurat


Pengadaan Dalam Rangka

LAMA BARU

Tidak ada pemisahan dalam Pemisahan pengaturan pengadaan dalam


pengaturan penunjukan langsung rangka penanganan keadaan darurat
dengan pengaturan penunjukan langsung

Alasan : Memperjelas sehingga pengaturannya tidak menjadi satu dan


menimbulkan kebingungan dengan pengaturan penunjukan langsung

32
Hal-hal Berubah >> Perubahan Pengaturan

6.HARGA PERKIRAAN SENDIRI

Kontes/Sayembara
LAMA Pengadaan Langsung dengan Bukti Pembelian

HPS DIKECUALIKAN UNTUK


Pengadaan sampai dengan nilai Rp10.000.000
BARU Pengadaan melalui E Purchasing
Tender Pekerjaan Terintegrasi

Alasan : Menyederhanakan dan Mempermudah Proses Pengadaan

33
Hal-hal Berubah >> Perubahan Pengaturan

7. JAMINAN PENAWARAN
Lama Baru
Diberlakukan untuk
Tidak diberlakukan Barang/Pekerjaan Konstruksi/
Jasa lainnya dengan nilai
Pengadaan di atas Rp10 Miliar,

X dengan nilai 1% -3% dari HPS

Jaminan Penawaran

Alasan : Menjaga keseimbangan risiko atas waktu yang diperlukan


dalam pelaksanaan pemilihan
34
Hal-hal Berubah >> Perubahan Pengaturan

8.TENDER INTERNASIONAL
Tender/Seleksi Internasional dapat dilaksanakan dalam hal:
Pekerjaan Konstruksi Jasa Konsultansi
Lama Baru Lama Baru
> Rp 100 Milyar > Rp 1 Trilyun > Rp 10 Milyar > Rp 25 Milyar

Barang Jasa Lainnya


Lama Baru Lama Baru
> Rp 20 Milyar > Rp 50 Milyar > Rp 20 Milyar > Rp 50 Milyar

Lama Baru
Belum diatur PBJ yang dibiayai Lembaga Penjamin
Kredit Ekspor/ Kreditor Swasta Asing

Alasan : Mengutamakan dan Menyesuaikan dengan kemampuan penyedia domestik


35
Hal-hal Berubah >> Perubahan Pengaturan

9. JENIS KONTRAK
LAMA BARU
PENGADAAN BARANG/JASA PENGADAAN BARANG/
PEKERJAAN KONSTRUKSI/JASA LAINNYA
Dibagi dalam ;
a. Lumsum
a. Kontrak berdasarkan cara
b. Harga Satuan
pembayaran (4 jenis);
c. Gabungan Lumsum dan Harga Satuan
b. Kontrak berdasarkan pembebanan
d. Terima Jadi (Turnkey)
Tahun Anggaran (2 jenis);
e. Kontrak Payung (Indefinite Delivery Contract)
c. Kontrak berdasarkan sumber
pendanaan (3 jenis); dan
d. Kontrak berdasarkan jenis pekerjaan
(2 jenis). PENGADAAN JASA KONSULTANSI
a. Lumsum
b. Waktu Penugasan (Time Based)
Alasan : Penyederhanaan dan menyesuaikan dengan c. Kontrak Payung (Indefinite Delivery Contract)
best practice
36
Hal-hal Berubah >> Perubahan Pengaturan

10. PENYESUAIAN HARGA

LAMA BARU
Diberlakukan Pada
LEBIH DARI 12 BULAN Kontrak Tahun Jamak Yang LEBIH DARI 18 BULAN
Masa Pelaksanaannya

MULAI BULAN KE 13 Pemberlakuan


MULAI BULAN KE 13
Penyesuaian Harga

Alasan : Penyederhanaan dan menyesuaikan


dengan best practice

37
AKHIR PRESENTASI

TERIMA KASIH
www.LKPP.go.id