Anda di halaman 1dari 31

ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY. U DENGAN GANGGUAN SISTEM PERKEMIHAN DENGAN DIAGNOSA MEDIS CKD (CHRONIC KIDNEY DESEASE) ON HD DI RUANG HEMODIALISA RSUD DR SLAMET GARUT

A SUHAN K EPERAWATAN PADA N Y . U DENGAN G ANGGUAN S ISTEM P ERKEMIHAN

Disusun Oleh :

Kelompok 1 Arini Meilita Lia Fitriyani Desi Kurniasih

Salma Diyanah

Ade Rifai

PENGKAJIAN

  • Identitas Pasien dan Penanggung Jawab

Nama

: Ny. U

Tanggal

: 2-3-1968

Lahir

Jenis

: Perempuan

Kelamin

Agama

: Islam

Pendidikan

: sma

Pekerjaan

: Ibu rumah tangga

Suku

: sunda

Bangsa

Status

: menikah

No. CM

: 725610

Tanggal

: 6 januari 2018

Masuk

Tanggal

: 6 januari 2018

Pengkajian

Nama

: Tn. A

Umur

: 44

Jenis Kelamin

: laki laki

Hubungan

: Suami

dengan Pasien

Alamat

: kp leweung tiis

P ENGKAJIAN  Identitas Pasien dan Penanggung Jawab Nama : Ny. U Tanggal : 2-3-1968 Lahir

PENGKAJIAN

  • Keluhan Utama

Klien mengatakan pusing di kepala
Klien mengatakan pusing di kepala
  • Riwayat Kesehatan Sekarang

Pada saat dilakukan pengkajian tanggal 6 januari 2018 jam 7.30 di ruang hemodialisa RSUD Dr Slamet,
Pada saat dilakukan pengkajian tanggal 6 januari 2018 jam 7.30 di
ruang hemodialisa RSUD Dr Slamet, klien mengatakan pusing,
pusing bertambah berat ketika klien banyak beraktifitas dan saat
menjalani cuci darah, serta pusing berkurang saat istirahat, tidur,
pusing yang dirasakan klien sedikit mengganggu aktivitas klien
saat beraktivitas, seperti saat makan, cuci darah, jalan-jalan,
melakukan pekerjaan rumah, pusing yang dirasakan sering terjadi
sebelum dan sesudah klien melakukan cuci darah (hemodialisa).

PENGKAJIAN

  • Riwayat Kesehatan Dahulu

Klien mengatakan memiliki kebiasaan mengonsumsi minuman ekstrajos dengan alasan untuk menambah tenaga pada saat bekerja dan
Klien mengatakan memiliki kebiasaan mengonsumsi minuman
ekstrajos dengan alasan untuk menambah tenaga pada saat
bekerja dan juga mengonsumsi obat hipertensi (captopril) karena
memiliki penyakit hipertensi sejak lama (klien mengatakan lupa),
klien mengatakan di diagnosa penyakit ginjal sejak tahun 2008,
mulai di cuci darah tahun 2010. Klien juga mengatakan memiliki
riwayat fraktur ekstremitas atas sebelah kiri akibat jatuh
  • Riwayat Kesehatan Keluarga

Klien mengatakan dikeluarga tidak ada ada yang mempunyai penyakit keturunan kromosom trisomi 1 kardiovaskuler.
Klien mengatakan dikeluarga tidak ada ada yang mempunyai
penyakit keturunan kromosom trisomi 1 kardiovaskuler.

PENGKAJIAN

POLA AKTIFITAS SEHARI-HARI

 

ADL

Saat Sehat

Saat Sakit

Nutrisi

   

a.

Makan

Jenis

Nasi, lauk pauk, ikan

Nasi, lauk pauk, ikan

Frekwensi/ Jumlah

asin, sayur 2-3x/hari, setengah

asin, sayur 2-3x/hari, setengah

Pantangan

porsi habis Sayuran dan buah

porsi habis Sayuran dan buah

Keluhan

buahan, ikan asin Nafsu makan sedikit berkurang

buahan, ikan asin Nafsu makan sedikit berkurang

a.

Minum

Jenis Frekwensi / Jumlah Pantangan

Teh 1 botol lebih (750ml) Soda, minuman

Teh 1 botol lebih (750ml) Soda, minuman

kemasan

kemasan

Keluhan

Nafsu makan sedikit berkurang

Nafsu makan sedikit berkurang

PENGKAJIAN POLA AKTIFITAS SEHARI - HARI ADL Saat Sehat Saat Sakit Nutrisi a. Makan Jenis Nasi,

PENGKAJIAN

POLA AKTIFITAS SEHARI-HARI

 

ADL

Saat Sehat

Saat Sakit

Istirahat Tidur

   

a.

Malam

Lama

  • 6 jam (21.00-03.00)

  • 6 jam (21.00-03.00)

Kualitas

Tidak Nyenyak

Tidak Nyenyak

Keluhan

Terbangun untuk buang air kecil

Terbangun untuk buang air kecil

b.

Siang

Lama

  • 1 jam (13.00-14.00)

  • 1 jam (13.00-14.00)

Kualitas

Nyenyak

Nyenyak

Keluhan

Tidak ada keluhan

Tidak ada keluhan

Eliminasi

   

a.

BAK

Frekwensi

Kurang lebih 4 kali

Kurang lebih 4 kali

 

Warna

Berwarna putih jernih

Berwarna putih jernih

Bau

Tidak bau khas menyengat

Tidak bau khas menyengat

Kesulitan

Sedikit-sedikit

Sedikit-sedikit

b.

BAB

Frekwensi

2-3x/hari

2-3x/hari

Konsistensi

Lembek

Lembek

 

Warna

Kuning coklat

Kuning coklat

Bau

Khas feses

Khas feses

Kesulitan

Tidak ada kesulitan

Tidak ada kesulitan

PENGKAJIAN POLA AKTIFITAS SEHARI - HARI ADL Saat Sehat Saat Sakit Istirahat Tidur a. Malam Lama

PENGKAJIAN

POLA AKTIFITAS SEHARI-HARI

ADL

Saat Sehat

Saat Sakit

Personal Hygiene

   

a. Mandi

Frekwensi

2x/hari

2x/hari

Penggunaan sabun Gosok Gigi Gangguan

Menggunakan sabun 2 kali perhari Tidak ada gangguan

Menggunakan sabun 2 kali perhari Tidak ada gangguan

b. Berpakaian Frekwensi

2x/hari

2x/hari

PENGKAJIAN POLA AKTIFITAS SEHARI - HARI ADL Saat Sehat Saat Sakit Personal Hygiene a. Mandi Frekwensi

PEMERIKSAAN FISIK

Pemeriksaan Fisik

Penampilan Umum : klien terlihat lemas

Kesadaran: compost mentis

GCS : 15

E

:4

M

:6

V

:5

TTV :

T

:160/80 mmHg

N

:80 x/mnt

R

:20 x/mnt

S

: 37.0 O C

P EMERIKSAAN F ISIK Pemeriksaan Fisik  Penampilan Umum : klien terlihat lemas  Kesadaran: compost

PEMERIKSAAN FISIK

  • Sistem Kardiovakular

Konjungtiva anemis, veriorbital bengkak, bentuk dada simetris, tidak ada sianosis pada ekstermitas

atas bawah, pergerakan dada simetris, tidak ada

nyeri, tidak ada benjolan, tidak ada lesi, oedema

(+) dibagian veri orbital, akral hangat, CRT > 3 detik, turgor kulit kurang baik, denyut nadi teraba jelas, terdengar bunyi jantung s1 dan s2 (lup-dup)

dan tidak ada bunyi tambahan, TD 160/80 mmHg,

nadi 80x/menit.

P EMERIKSAAN F ISIK  Sistem Kardiovakular Konjungtiva anemis, veriorbital bengkak, bentuk dada simetris, tidak ada

PEMERIKSAAN FISIK

  • Sistem Pencernaan

Bibir terlihat kering,tidak ada sianosis, tidak ada stomatitis, lidah bersih, gigi lengkap, reflek

menelan baik, dyphagia (-), bentuk abdomen

cembung tampak adanya asites, nyeri tekan (-), saat diauskultasi BU 8x/menit, pada saat di perkusi, terdengar suara timpani.

P EMERIKSAAN F ISIK  Sistem Pencernaan Bibir terlihat kering,tidak ada sianosis, tidak ada stomatitis, lidah

PEMERIKSAAN FISIK

  • Sistem Genitourinaria

Tidak ada distensi kandung kemih, tidak ada nyeri

di kandung kemih, tidak ada nyeri saat buang air

kecil, buang air kecil sedikit sedikit, frekuensi

berkemih 4 kali sehari, air kencing jernih tidak ada warna

P EMERIKSAAN F ISIK  Sistem Genitourinaria Tidak ada distensi kandung kemih, tidak ada nyeri di

PEMERIKSAAN FISIK

  • Muskuloskeletal

Ekstremitas atas dan bawah pada kanan dan kiri simetris, ada kelemahan pada ekstremitas atas

sebelah kiri, nyeri tekan (+)

Kekuatan otot :

5

4

5

5

P EMERIKSAAN FISIK  Muskuloskeletal Ekstremitas atas dan bawah pada kanan dan kiri simetris, ada kelemahan

PEMERIKSAAN FISIK

  • Sistem Integumen dan Imun

Warna kulit klien coklat, turgor kulit kurang baik, tidak ada odema di ekstermitas atas

dan bawah, ada odema di veriorbital, kulit kering

  • Data Psikologis

    • Status Emosi ini sudah ikhlas

: perasaan klien saat pertama mengetahui kaget, syok, namun saat

  • : klien mengatakan tidak cemas

Kecemasan

  • : saat mengetahui mengalami penyakit yang diderita klien langsung

Pola Koping

mengalami pengobatan dan dukungan dari keluarganya yang sangat membantu,

perasaan klien menjadi lebih baik.

Konsep Diri

  • :

  • Body Image : klien mengatakan bersyukur atas dirinya

  • : klien menerima dengan ikhlas atas atas kondisinya saat ini

Harga Diri

  • : harapan klien ingin segera, ingin segera sembuh dari penyakit yang

Ideal Diri

dideritanya

  • : klien mengatakan seorang ibu dari anak anak nya.

Peran Diri

  • Identitas Diri : klien mengatakan bangga menjadi seorang perempuan.

P EMERIKSAAN F ISIK  Sistem Integumen dan Imun Warna kulit klien coklat, turgor kulit kurang

PEMERIKSAAN FISIK

  • Data Sosial

Klien mengatakan saat dirumah klien mampu bersosialisasi dengan keluarga teman ataupun tetangga disekitar rumahya, dan saat menjalani program hemodialisa, klien bersosialisasi dengan perawat

  • Data Spiritual

Klien beragaman islam, penyakit yang klien alami

sudah takdir dari Allah Subhanahuwata’ala, klien selalu solat 5 waktu, berdoa dan berikhtiar untuk kesembuhan.

P EMERIKSAAN F ISIK  Data Sosial Klien mengatakan saat dirumah klien mampu bersosialisasi dengan keluarga

DATA LABORATORIUM (TGL : 2-1-2018)

NO

Jenis Pemeriksaan

Hasil

Nilai

Interpretasi

Rujukan

1

Hemoglobin

8,9

13,0-18,0

Rendah

2

Hematokrit

28

50-52

Rendah

3

Leukosit

6.400

3.800-10.600

Normal

4

Trombosit

201.000

150.000-

Normal

440.000

5

Eritrosit

3.01

3,5-6,3

Rendah

6

Kreatinin

15,7

   
D ATA L ABORATORIUM ( TGL : 2-1-2018) NO Jenis Pemeriksaan Hasil Nilai Interpretasi Rujukan 1

OBAT-OBATAN

N

Nama Obat

Dosis

Cara

Golongan

Indikasi

o

Pemberian

Obat

1

Amlodipin

2x10 mg

Oral

Calcium

Menurunkan

Channel

reabsorpsi elektrolit di tubulus dan meningkatkan air dan Nacl

2

Asam Folat

1x1 mg

Oral

Blockers

Memproduksi sel

darah merah

3

CaCo3

2X1

Oral

Vitamin dan Suplemen

Obat pengikat fosfor

4

Hemapo

1x1

I.V

Antasida

Pengomatan untuk anemia

pada gagal ginjal

kronik

5

Mecobalamin

1x1

I.V

Vitamin B12

Neuropati perifer , vitamin B12

6

Emineton

3x1

Oral

Vitamin dan Suplemen

Untuk suplemen kebutuhan

OBAT-OBATAN N Nama Obat Dosis Cara Golongan Indikasi o Pemberian Obat 1 Amlodipin 2x10 mg Oral

DIAGNOSA KEPERAWATAN

   

Tanggal Ditemukan

 

No

Diagnosa Keperawatan

Tanggal

Nama &

Paraf

1

Gangguan perfusi jaringan b.d suplai O2 ke jaringan berkurang

  • 6 Januari 2018

TIM

2

Nutrisi kurang dari kebutuhan b.d pemasukan nutrisi yang tidak adekuat sekunder dari anoreksia, mual, muntah

  • 6 Januari 2018

TIM

3

Potensial intoleransi aktifitas b.d dekalsifikasi tulang

  • 6 Januari 2018

TIM

4

Kelebihan volume cairan b.d penurunan volume urin, retensi cairan dan Na , peningkatan Aldosteron sekunder dari peningkatan GFR

  • 6 Januari 2018

 
 
Tanggal Ditemukan No Diagnosa Keperawatan Tanggal Nama & Paraf 1 Gangguan perfusi jaringan b.d suplai O2

INTERVENSI KEPERAWATAN

Dx 1 :

Gangguan perfusi jaringan b.d supai O2 ke jaringan

berkurang Tujuan :

Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 1x60 menit diharapkan gangguan perfusi jaringan pada

klien teratasi, dengan kriteria hasil :

Klien merasa nyaman Klien tidak mengalami sakit kepala Intervensi

1)

Monitor tanda-tanda vital

2)

Kaji secara komperensif sirkulasi perifer

3)

Evaluasi nadi perifer, edema

4)

Monitor lab (Hb)

5)

Kolaborasi pemberian antiplatelet/anti perdarahan

I NTERVENSI KEPERAWATAN Dx 1 : Gangguan perfusi jaringan b.d supai O2 ke jaringan berkurang Tujuan

INTERVENSI KEPERAWATAN

Dx 2 :

Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b.d pemasukan nutrisi

yang tidak adekuat sekunder dari anoreksia, mual, muntah Tujuan :

Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 2x60 menit kebutuhan nutrisi klien terpenuhi, dengan kriteria hasil :

  • Tidak terjadi mual dan muntah

  • Asupan adekuat

  • BB stabil

Intervensi

  • Observasi status nutrisi

  • Observasi pola diet nutrisi klien

  • Berikan makanan sedikit dan sering

  • Anjurkan klien untuk mematuhi diet yang telah di programkan

  • Timbang BB setiap seminggu sekali

  • Jalankan advice dokter untuk pemberian obat sesuai indikasi (Nabic, Antiemetik, Anti hipertensi)

  • Kolaborasi dengan ahli gizi untuk pemberian diet tinggi kalori, rendah protein, rendah garam, rendah lemak

I NTERVENSI KEPERAWATAN Dx 2 : Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b.d pemasukan nutrisi yang tidak

INTERVENSI KEPERAWATAN

Dx 3 :

Potensial intoleransi aktifitas b.d dekalsifikasi tulang

Tujuan :

Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 1x60 menit klien mampu mengidentifikasi faktor-faktor resiko dab kekuatan individu yang mempengaruhi toleransi terhadap aktifitas, dengan kriteria hasil :

  • Klien berpartisipasi dalam meningkatkan kemampuan untuk beraktifitas

  • Mampu mempertahankan tingkat aktifitas

Intervensi

  • Kaji tingkat kemampuan klien dalam melakukan gerak

  • Rencanakan tentang pemberian program latihan sesuai kemampuan klien

  • Ajarkan klien tentang bagaimana melakukan aktifitas sehari-hari

  • Libatkan keluarga untuk melatih mobilitas klien

  • Konsultasi dengan ahli terapi fisik

I NTERVENSI KEPERAWATAN Dx 3 : Potensial intoleransi aktifitas b.d dekalsifikasi tulang Tujuan : Setelah dilakukan

INTERVENSI KEPERAWATAN

Dx 4 :

Kelebihan volume cairan b.d penurunan volume urin, retensi cairan dan Na , peningkatan

Aldosteron sekunder dari peningkatan GFR

Tujuan :

  • Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 1x60 menit klien mampu ,berat tubuh ideal tanpa kelebihan cairan, dengan kriteria hasil :

  • Tidak ada penambahan BB dan edema

  • Tidak ada perubahan pola nafas

  • Hasil laboratorium dalam batas normal

  • Tidak ada perubahan status mental

Intervensi :

  • 1. Observasi status nutrisi :

  • a. timbang BB harian

  • b. keseimbangan masukan dan haluaran

  • c. observasi turgor kulit dan adanya edema

  • d. distensi vena leher

  • e. TD denyut nadi dan irama nadi

  • 2. Batasi masukan cairan: berikan cairan hanya cukup untuk menggantikan kehilangan selama fase oliguri anuria (biasanya 400-500 ml/24 jam

  • 3. Berikan sodium bikarbonat dan glukosa dan insulin

I NTERVENSI KEPERAWATAN Dx 4 : Kelebihan volume cairan b.d penurunan volume urin, retensi cairan dan

IMPLEMENTASI

Tanggal, dan Jam

Tindakan

DP ke

Sabtu, 6 januari 2018

Mengatur mesin hemodialisa Memasang alat hemodialisa Mengatur infus Nacl dan proses priming Menimbang BB klien Mengobservasi keadaan umum klien Membantu menyiapkan akses

vaskuler

Mengobservasi TTV

TD : 160/80 mmHg

N

: 80 x / menit

R

: 20 x / menit

S

: 37 o C

Pengkajian pada klien Evaluasi nadi perifer, edema

Hasil : nadi teraba jelas, edema

(-) Monitor laboratorium Hb Hasil : Hb 8,9

1

IMPLEMENTASI Tanggal, dan Jam Tindakan DP ke Sabtu, 6 januari 2018 Mengatur mesin hemodialisa Memasang alat

IMPLEMENTASI

Tanggal, dan Jam

Tindakan

DP ke

Sabtu, 6 januari 2018

Menimbang BB klien

Hasil : BB klien 69

kg Memberikan penkes pola diet Hasil : klien paham tentang pola diet Memberitahu tentang pentingnya makan sedikit tapi

sering Hasil : klien paham

untuk melakukan

makan sedikit tapi sering

2

I MPLEMENTASI Tanggal, dan Jam Tindakan DP ke Sabtu, 6 januari 2018 Hasil : BB klien

IMPLEMENTASI

Tanggal, dan Jam

Tindakan

DP ke

Sabtu, 6 januari 2018

Mengkaji tingkat kemampuan klien dalam melakukan

gerak Hasil : klien bisa melakukan gerak Mengajarkan melakukan latihan

ROM

Hasil : klien dapat mengikuti gerakan ROM

3

IMPLEMENTASI Tanggal, dan Jam Tindakan DP ke Sabtu, 6 januari 2018 kemampuan klien dalam melakukan gerak

IMPLEMENTASI

Tanggal, dan Jam

Tindakan

DP ke

Sabtu, 6 januari 2018

1. Mengobservasi status nutrisi :

  • a. Menimbang BB harian

  • b. Mengobservasi turgor

kulit dan adanya edema

  • c. Mengukur TD denyut

nadi dan irama nadi

  • 2. Membatasi masukan

cairan: berikan cairan

hanya cukup untuk

menggantikan kehilangan

selama fase oliguri anuria (biasanya 400-500 ml/24 jam

  • 3. Memberikan sodium

bikarbonat dan glukosa dan

insulin

4

IMPLEMENTASI Tanggal, dan Jam Tindakan DP ke Sabtu, 6 januari 2018 1. Mengobservasi status nutrisi :

INTRA HEMODIALISA

  • : 6 Januari 2018

Tanggal

Waktu

  • : 07.20 WIB

  • No mesin

: 4

  • : 672 dari taun 2010

HD ke

  • : Elisio 15H

Jenis

  • UF Rate

: 0,75 ml

  • Akses dialysis : AV Fistula

  • BB kering : 66 kg

  • Heparinisasi

  • Dosis sirkulasi :5000 IU

  • Dosis awal : IU

  • Continue :1000 IU

  • TTV

  • TD : 160/80 mmHg

  • : 80 x / menit

N

  • : 20 x / menit

R

INTRA HEMODIALISA  : 6 Januari 2018 Tanggal Waktu  : 07.20 WIB  No mesin

Perhitungan adekuasi

  • K x T

= 197 x 240 = 47280 = 1244

  • V 58% x 40

38

Perhitungan LFG

  • (140 umur) x BB = 4,46 ml/menit

= 140 50 x 66 = 5940 x 0,85

  • 72 x kreatinin plasma

72 x 15,7

  • Pembatasan intake cairan

1130,4

  • BJP sekarang BJP normal x BB x 4 =

0,001

  • 0,005 0,020 x 66 x 4 = -3960 x 20% = -792

0,001

Perhitungan adekuasi  K x T = 197 x 240 = 47280 = 1244 V 58%
  • Tinggi kalori rendah protein

Kalori = 1000 + 50 x 56 = 3800 = 9,5 Ons nasi

400

  • Protein 2 mg x 66 = 132 mg / hari

  • Keluhan utama saat ini Subjek : klien mengeluh pusing di kepala

Objek

: konjungtiva anemis, Hb 8,9 TD : 160/80

mmHg

 Tinggi kalori rendah protein Kalori = 1000 + 50 x 56 = 3800 = 9,5

IMPLEMENTASI

  • Mengobservasi TTV :

  • TD : 120/80mmHg

  • : 84 x/menit

N

  • : 20 x/menit

R

  • Penkes pembatasan cairan dan diet

  • Respon : klien memahami tentang pembatasan cairan dan diet

I MPLEMENTASI  Mengobservasi TTV :  TD : 120/80mmHg  : 84 x/menit N 

POST HEMODIALISA

  • : 6 Januari 2018

Tanggal

Waktu

  • : 11.45 WIB

  • UF Rate (ml) : 0,75

  • TTV

  • TD :120/80 mmHg

  • :84 x/menit

N

  • :20 x/menit

R

  • :36,7 C

S

  • Out put (ml)

  • UF tercapai : 0,75

  • BB post HD

  • Keluhan utama saat ini

  • Subjek : klien mengeluh pusing di kepala

  • Objek

: konjungtiva anemis, Hb 8,9 TD : 120/80 mmHg

P OST HEMODIALISA  : 6 Januari 2018 Tanggal Waktu  : 11.45 WIB  UF

Terimakasih atas Perhatiannya

Terimakasih atas Perhatiannya 