Anda di halaman 1dari 38

Perencanaan Pembangunan

Kependudukan
Kabupaten Badung
Oleh:
I Made Bram Sarjana
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Badung

Disampaikan pada Rapat Kerja dan Lokakarya Kampung KB


Kabupaten Badung
Tahun 2017
Kondisi yang masih terjadi (di Indonesia dan negara
lain)

Pasangan Aa Suparman (50 th) dan Siti Fatimah (41) di Purwakarta, Jawa Barat.
Memiliki 14 anak. Suparman bekerja sebagai buruh serabutan. Tinggal di satu rumah
dengan satu ruangan berukuran 4 x 6 meter. Tidak semua anaknya bersekolah. 2
Anak Jalanan Mengamen di Kota Bandung 3
4
Warga desa mengantre air di Tasikmalaya, Jawa Barat
Traffic di Jakarta, Indonesia. 5
www.worldometers.info
India 6
Brazil. 7
Filipina. Populasi : 105.417.337 8
Kondisi yang diharapkan

9
Siswa Tim Olimpiade Fisika Indonesia 10
11
Evan Dimas. Timnas U-18. 12
Peringatan HUT TNI ke-72 pada 5 Oktober 2017
13
10 besar negara dengan populasi
terpadat di dunia
1. RRC : 1.441.255.694
2. India : 1.343.844.724
3. Amerika Serikat : 325.184.141
4. Indonesia : 264.870.893
5. Brazil : 209.784.355
6. Pakistan : 198.203.895
7. Nigeria : 192.443.210
8. Bangladesh : 165.202.613
9. Rusia : 143.981.868
10. Meksiko : 129.663.603

Sumber: http://www.worldometers.info/world-population/ 14
By Wikideas1 - Own work http://www.worldometers.info/world-population/population-by-country/, CC BY-SA 4.0,
https://commons.wikimedia.org/w/index.php?curid=57342108 15
By Wikideas1 (talk) (Uploads) - FRED https://fred.stlouisfed.org/graph/?id=POPTT2CNA173NUPN,#0, Public Domain,
https://commons.wikimedia.org/w/index.php?curid=55212827
16
Tabel 1
Proyeksi Penduduk Provinsi Bali
Menurut Kabupaten/Kota 2011-2020
Proyeksi Penduduk Provinsi Bali (Perempuan+Laki-Laki) (Ribu Jiwa)
Kabupaten/Kota
2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020

Kab. Jembrana 264.4 266.2 268 269.8 271.6 273.3 274.9 276.6 278.1 279.6

Kab. Tabanan 425.1 427.8 430.6 433.3 435.9 438.5 441 443.5 445.7 448

Kab. Badung 560.9 575 589 602.7 616.4 630 643.5 656.9 670.2 683.2

Kab. Gianyar 476.5 481.2 486 490.5 495.1 499.6 503.9 508.1 512.2 516.3

Kab. Klungkung 172.1 172.9 173.9 174.8 175.7 176.7 177.4 178.3 179.1 179.9

Kab. Bangli 217.4 218.7 220 221.3 222.6 223.8 225.1 226.2 227.3 228.4

Kab. Karangasem 400 402.2 404.3 406.6 408.7 410.8 412.8 414.8 416.6 418.5

Kab. Buleleng 630.3 634.3 638.3 642.3 646.2 650.1 653.6 657.2 660.6 664

Kota Denpasar 810.9 828.9 846.2 863.6 880.6 897.3 914.3 930.6 947.1 962.9

Provinsi Bali 3957.6 4007.2 4056.3 4104.9 4152.8 4200.1 4246.5 4292.2 4336.9 4380.8

Sumber: BPS Provinsi Bali 17


Tabel 2
Proyeksi Penduduk Kabupaten Badung Menurut Kecamatan
Tahun 2016 - 2020

Proyeksi Penduduk Menurut Kecamatan, 2016-2020 (Ribu Jiwa)


Kecamatan Laki-laki Perempuan Laki + Perempuan
2016 2017 2018 2019 2020 2016 2017 2018 2019 2020 2016 2017 2018 2019 2020

Kuta Selatan 78.26 81.33 84.53 87.63 90.72 74.34 77.26 80.25 83.21 86.23 152.6 158.59 164.78 170.84 176.95

Kuta 53.39 54.68 55.95 57.19 58.34 49.38 50.59 51.71 52.91 54.04 102.77 105.27 107.66 110.1 112.38

Kuta Utara 65.41 67.32 69.18 71.04 72.86 61.99 63.81 65.55 67.38 69.17 127.4 131.13 134.73 138.42 142.03

Mengwi 65.65 66.15 66.58 67.03 67.41 64.39 64.87 65.35 65.75 66.2 130.04 131.02 131.93 132.78 133.61

Abiansemal 45.51 45.69 45.87 46.04 46.16 45.77 45.96 46.17 46.3 46.47 91.28 91.65 92.04 92.34 92.63

Petang 13.08 13.03 12.99 12.97 12.91 12.83 12.81 12.77 12.75 12.69 25.91 25.84 25.76 25.72 25.6

Badung 321.3 328.2 335.1 341.9 348.4 308.7 315.3 321.8 328.3 334.8 630 643.5 656.9 670.2 683.2

Sumber: BPS Kabupaten Badung 18


Mengapa Diperlukan
Perencanaan Kependudukan?
1. Penduduk merupakan pusat seluruh
kebijakan pembangunan
2. Kondisi penduduk mempengaruhi
dinamika pembangunan
3. Dinamika perubahan kependudukan
memiliki pengaruh jangka panjang
(Sumber: Grand Desain Pembangunan Kependudukan Kabupaten Badung Tahun 2016-2021).

19
Tantangan Pembangunan Daerah
• Pangan
• Papan
• Pendidikan
• Kesehatan
Masalah
• Sosial-ekonomi Kependudukan
• Ketentraman ketertiban
• Infrastruktur
• Lingkungan, dll…

20
Faktor yang Mempengaruhi LPP
• Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP)
dipengaruhi oleh tiga faktor:
• angka kelahiran
• angka kematian
• migrasi netto (selisih antara migrasi masuk
dan migrasi keluar).
• Angka kelahiran bersifat meningkatkan
LPP, sebaliknya angka kematian bersifat
menurunkan LPP.
• Migrasi dapat meningkatkan atau menekan
LPP.
• Migrasi meningkatkan LPP jika migrasi masuk lebih
besar daripada migrasi keluar (migrasi netto positif).
• Jika migrasi masuk lebih sedikit daripada migrasi
keluar maka akan menekan LPP (migrasi netto
negatif).
VISI DAN MISI KABUPATEN BADUNG
(RPJMD SEMESTA BERENCANA KABUPATEN BADUNG
TAHUN 2016-2021)

Visi:

MEMANTAPKAN ARAH PEMBANGUNAN


BADUNG BERLANDASKAN TRI HITA
KARANA MENUJU MASYARAKAT YANG
MAJU, DAMAI DAN SEJAHTERA

22
Misi:
1. MEMPERKOKOH KERUKUNAN HIDUP BERMASYARAKAT DALAM JALINAN
KERAGAMAN ADAT, BUDAYA DAN AGAMA.
2. MEMANTAPKAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK MELALUI PENERAPAN
TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI.
3. MEMANTAPKAN TATA KELOLA PEMERINTAHAN DENGAN MENERAPKAN
PRINSIP GOOD GOVERNANCE DAN CLEAN GOVERNMENT.
4. MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN, KESEHATAN DAN KELUARGA
BERENCANA (KB) DALAM PENGELOLAAN KEPENDUDUKAN.
5. MEMPERKUAT USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) SEBAGAI
PILAR EKONOMI KERAKYATAN.
6. MEWUJUDKAN TATANAN KEHIDUPAN BERMASYARAKAT YANG MENJUNJUNG
TINGGI PENEGAKAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA (HAM).
7. MENINGKATKAN PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM,
LINGKUNGAN HIDUP DAN PENANGGULANGAN BENCANA.
8. MEMPERKUAT DAYA SAING DAERAH MELALUI PENINGKATAN MUTU SUMBER
DAYA MANUSIA DAN INFRASTRUKTUR WILAYAH.
9. MEMPERKUAT PEMBANGUNAN BIDANG PERTANIAN DAN PERIKANAN YANG
BERSINERGI DENGAN KEPARIWISATAAN BERBASIS BUDAYA.
23
LIMA BIDANG PRIORITAS POLA PEMBANGUNAN NASIONAL
SEMESTA BERENCANA (PPNSB)
KABUPATEN BADUNG

1 •Pangan, Sandang dan Papan

2 •Kesehatan dan Pendidikan

3 •Jaminan Sosial dan Ketenagakerjaan

4 •Adat, Agama dan Budaya

5 • Pariwisata
24
Kebijakan Strategis PPNSB
Kabupaten Badung
1) Bidang Pangan, Sandang, Papan:
• Sub Bidang Pangan:
• Pengembangan unit pengelolaan pangan (didukung sarana Controlled Atmosphere
Storage)
• Pembebasan PBB pada lahan pertanian produktif
• Pengembangan Desa Mandiri Benih
• Peningkatan saluran irigasi Subak
• Festival Asparagus

• Sub Bidang Sandang:


• Pembinaan dan pengembangan UKM tenun
• Pelatihan keterampilan menenun, tedung
• Pengenalan produk Industri Kecil Menengah
• Promosi dan Pemasaran Produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah
• Pekan Produk Budaya

• Sub Bidang Papan:


• Peningkatan kualitas rumah sehat: Tahun 2017 target 625 RTS, setiap RTS
memperoleh Rp 30 juta (ditargetkan tuntas pada tahun 2018)
• Bedah rumah: setiap RTS mendapatkan bantuan rehab rumah sebesar Rp 55 juta,
sasaran tahun 2017 sebanyak 625 RTS (ditargetkan tuntas pada tahun 2018)
• Pengadaan dan Pemasangan Sarana Air Bersih
• Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman
25
2) Kesehatan dan Pendidikan:
• Sub Bidang Kesehatan:
• Universal Coverage jaminan kesehatan : seluruh penduduk
diikutsertakan dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)
melalui dana APBD Kabupaten Badung
• Jaminan Kesehatan Krama Badung Sehat (KBS); sebagai
suplemen JKN
• Ambulance Desa
• Puskesmas UGD 24 jam
• Puskesmas Rawat Inap

• Sub Bidang Pendidikan:


• Bebas pungutan biaya pendidikan
• Pendidikan berbasis IT:
• Pengadaan Laptop siswa SD: 8668 unit (perubahan Tahun Anggaran 2016)
dan 8636 unit (induk Tahun Anggaran 2017)
• Pengadaan perangkat laboratorium komputer UNBK : 11 SMP (perubahan
Tahun Anggaran 2017)
• Pakaian sekolah siswa baru jenjang SD dan SMP
• Pengembangan PAUD Hindu
• Beasiswa miskin/berprestasi

26
3) Jaminan Sosial dan Ketenagakerjaan:
• Sub Bidang Sosial:
• Bantuan sosial penunggu pasien
• Jaminan Sosial Kematian Krama Badung
• Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) kepada
Keluarga Rumah Tangga Miskin
• Santunan Bagi Penyandang Cacat Permanen dan Lansia
Miskin

• Sub Bidang Ketenagakerjaan:


• Uji kompetensi tenaga kerja pariwisata
• Pemagangan Calon Tenaga Kerja ke Luar Negeri
• Pelatihan ketenagakerjaan dan kewirausahaan
• Pembinaan Kepesertaan Jaminan Sosial Tenaga Kerja
• Monitoring Aspek-aspek Kesejahteraan Pekerja

27
4) Adat, Agama dan Budaya:
• Bantuan kepada desa adat, banjar adat dan sekaa teruna
• Bantuan revitalisasi tempat ibadah kepada umat
beragama
• Nafkah sulinggih dan pemangku kahyangan tiga
• Nafkah kelian adat
• Pelaksanaan Kegiatan Kerukunan Umat Beragama
• Revitalisasi Majelis Pertimbangan dan Pembinaan
Kebudayaan (Listibya)
• Revitalisasi kesenian langka
• Inventarisasi dan Pendaftaran Perolehan Hak Cipta dan
Paten Karya Seni, Sastra dan Budaya
• Pesraman Sekaa Teruna

28
5) Pariwisata:
• Revitalisasi Desa Wisata untuk mendukung sinergi
pariwisata dan pertanian
• Festival Budaya Pertanian
• Festival Bahari
• Festival Layang-Layang
• Pengembangan berbagai infrastruktur pendukung
kepariwisataan (underpass, utilitas terpadu, CCTV,
Badung Command Center, infrastruktur pada objek-
objek wisata,dll.)
• Bantuan keuangan kepada enam kabupaten lain dalam
rangka mewujudkan kepariwisataan berbasis “Island
Management”

29
PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH

Daerah sesuai dengan


RENCANA PEMBANGUNAN NASIONAL kewenangannya menyusun rencana
pembangunan Daerah sebagai satu
RPJPN RPJMN RKP kesatuan dalam sistem perencanaan
pembangunan nasional.

Menggunakan pendekatan:
• Teknokratik;
Dikoordinasikan, Disinergikan, dan • Partisipatif;
• Politis;
Diharmonisasikan oleh BAPPEDA PROVINSI
• Atas-bawah;
• Bawah-atas;
• Tematik; holistik
• Spasial.

RPJPD RPJMD RKPD Dirumuskan secara transparan,


responsif, efisien, efektif, akuntabel,
partisipatif, terukur, berkeadilan, dan
RENCANA PEMBANGUNAN DAERAH PROVINSI, berwawasan lingkungan.
KAB/KOTA
Dibagi
berdasarkan
URUSAN PEMERINTAHAN kriteria Eksternalitas,
Akuntabilitas dan
Efisiensi

ABSOLUT URUSAN KONKUREN


PEMERINTAHAN UMUM

1. PERTAHANAN WAJIB PILIHAN


2. KEAMANAN (24) (8)
3. AGAMA
4. YUSTISI
5. POLITIK LUAR NEGERI
6. MONETER & FISKAL
YAN DASAR
NON YAN DASAR (18)
(6)
1. PENDIDIKAN
2. KESEHATAN Hanya Sebagian Substansinya
3. PU DAN PR
4. PERUMAHAN RAKYAT DAN SPM
KAW PERMUKIMAN NSPK
5. TRAMTIBUM & LINMAS
6. SOSIAL
Substansi yang tidak masuk SPM

Dilaksanakan secara bertahap dengan mempertimbangkan kapasitas kuangan daerah, sumber


daya personil, dan ketersediaan sarana dan prasarana.
URUSAN PEMERINTAHAN KONKUREN KEWENANGAN DAERAH
(Pasal 11 UU 23 Tahun 2014)

Wajib Pelayanan Dasar Wajib Non Pelayanan Dasar Pilihan

6 URUSAN: 18 URUSAN: 8 URUSAN:


1. Tenaga kerja 1. Kelautan dan perikanan
1. Pendidikan 2. Pemberdayaan Perempuan dan 2. Pariwisata
2. Kesehatan Perlindungan Anak 3. Pertanian
3. Pekerjaan umum dan 3. Pangan 4. Kehutanan
penataan Ruang 4. Pertanahan 5. Energi dan Sumber Daya
5. Lingkungan hidup Mineral
4. Perumahan Rakyat dan
6. Perdagangan
Kawasan Permukiman 6. Administrasi Kependudukan dan
7. Perindustrian; dan
5. Ketenteraman, Pencatatan Sipil 8. Transmigrasi.
Ketertiban Umum, dan 7. Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
Perlindungan 8. Pengendalian Penduduk dan Keluarga
Masyarakat Berencana
6. Sosial 9. Perhubungan
10. Komunikasi & Informatika
11. Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah
12. Penanaman modal
13. Kepemudaan dan Olah Raga
14. Statistik
15. Persandian
16. Kebudayaan
17. Perpustakaan
18. Kearsipan
SIKLUS PERENCANAAN & PENGANGGARAN TAHUNAN

Pembahasan & Kesepakaan


KUA antara KDH dgn DPRD (Juni)

6 Pembahasan dan Kesepakatan PPAS


Penetapan RKPD antara KDH dgn DPRD (Juni)
(Mei) 5 7
Musrenbang Penyusunan RKA-PD & RAPBD
Kab/Kota 4 (Juli-September)
8
(Maret)

Forum SKPD Pembahasan dan


Penyusunan Renja 3 9 persetujuan Rancangan
SKPD Kab/Kota APBD dgn DPRD
(Maret) (Oktober-November)

Musrenbang Kecamatan 2 10 Evaluasi Rancangan


Perda APBD (Desember)
(Februari)

Musrenbang Desa
1 11 Penetapan Perda APBD
(Januari) (Desember)

Pelaksanaan APBD 13 12 Penyusunan DPA PD


(Desember)
Januari thn berikutnya

33
Tahapan Perencanaan Saat Ini
(RKPD  KUA  PPAS  RAPBD)

Perencanaan Maret
Forum
Januari Februari SKPD April April

Musrenbang Musrenbang Musrenbang Musrenbang


Kabupaten Kota Musrenbang Nasional
Desa Kecamatan Provinsi

Juni Mei

Penyampaian Penetapan RKPD


Rancangan KUA &
PAS dari KDH
Pedoman penyusunan kepada DPRD
RKA-SKPD KUA & PPAS
disepakati
Agustu Juli Penganggaran
s

Pengambilan Penetapan
Penyusunan RKA-SKPD Penyampaian RAPBD
keputusan bersama APBD
Kepada DPRD
terhadap RAPBD
September Desember
Oktober
November

Direktorat Perencanaan, Evaluasi dan Informasi Pembangunan Daerah 2016

34
Kebijakan Perencanaan
Kependudukan
• Peningkatan cakupan peserta KB aktif melalui Metode
Kontrasepsi Jangka Panjang
• Penurunan Persentase kawin usia dini
• Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) program Generasi
Berencana di kalangan generasi muda
• Perluasan akses terhadap layanan kontrasepsi dan
kesehatan reproduksi
• Perluasan akses layanan dasar
• Perluasan akses Program Perlindungan sosial
• Peningkatan kualitas infrastruktur wilayah
• Peningkatan kompetensi tenaga kerja
• Perluasan akses permodalan dan ketrampilan wirausaha
• Peningkatan penertiban administrasi kependudukan

35
Tujuan dan Sasaran Kebijakan
Perencanaan Kependudukan
MISI 4: Meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan dan Keluarga Berencana (KB) dalam pengelolaan
kependudukan
Tujuan Sasaran Target Kinerja Sasaran/Utama

2017 2018 2019 2020 2021

Meningkatnya kualitas SDM 1. Meningkatnya 80,3 80,8 81,3 81,8 82,3


dan menurunnya angka kualitas Sumber
kemiskinan dalam masyarakat Daya Manusia
(IPM)
2. Meningkatnya N/A 71,5 72,5 73,5 74,5
tingkat
kebahagiaan
masyarakat
(Indeks
Kebahagiaan)
3. Menurunnya 2,30-2,25 2,25-2,15 2,15-2,10 2,10-2,05 2,05-2,00
angka kemiskinan
(%)

36
Perangkat Daerah: Dinas PPKBPPPA Kab. Badung

Program Indikator Target Kinerja


Prioritas 2017 2018 2019 2020 2021
Program Total Fertility 75,26 75,52 76,03 76,40 77,24
Keluarga Rate (TFR)
Berencana
Program Persentase 0,19 0,18 0,17 0,16 0,15
Kesehatan Perkawinan
Reproduksi remaja < 20
Remaja tahun
Program Persentase 53,62 55,14 56,56 57,88 59,12
Penyiapan Peserta KB
Tenaga MKJP
Pendamping
Kelompok Bina
Keluarga

Sumber: RPJMD Semesta Berencana Kabupaten Badung Tahun 2016-2021 37


38

Anda mungkin juga menyukai