Anda di halaman 1dari 28

MANAJEMEN

LAKTASI

YORINA E. MEROEKH SST,MKES


PENGERTIAN

 Manajemen Laktasi adalah tata


laksana yang diperlukan untuk
menunjang keberhasilan menyusui.
Dalam pelaksanaannya terutama
dimulai pada masa kehamilan,
segera setelah persalinan dan pada
masa menyusui selanjutnya
Anatomi Payudara
Oksitosin Menyebabkan
Sel-sel otot sel-sel ini berkontraksi

Sel sel yang


Sel-sel yang Prolaktin menyebabkan
Memproduksi
memproduksi susu
ASI Sel-sel memproduksi ASI

Saluran
Saluran ASI
ASI
Saluran ASI yang dikumpulkan
lebih besar
di sini

Puting
Puting

Areola ( Kalang payudara )

Kelenjar
Kelenjar Montgomery
Montgomery

Jaringan Penunjang Alveoli


dan lemak
Fisiologi Laktasi
PROLAKTIN
Rangsangan
RangsanganSensoris
Disekresi SETELAH menyusui (indra
Sensoris
sentuhan)
dari
Untuk menghasilkan ASI BERIKUTnya dari
puting
puting

Prolactin
dalam
darah

Prolactin lebih
banyak disekresi
pada malam hari
Bayi menyusu
Menekan Ovulasi

DIT. BINA GIZI MASYARAKAT DEPKES RI


REFLEKS OKSITOSIN

Bekerjanya SEBELUM atau SELAMA


Proses menyusui agar ASI mengalir

Oksitosin
dalam Rangsangan Sensoris
darah (indra sentuhan) dari
puting

Bayi
menyusu
Merangsang rahim
kontraksi

DIT. BINA GIZI MASYARAKAT DEPKES RI


REFLEKS OKSITOSIN

CEMAS
Membayangkan STRES
bayi dengan RASA SAKIT
kasih sayang RAGU
Suara bayi
Melihat bayi

KEPERCAYAAN DIRI

Yang MENGGANGGU
Yang MEMBANTU refleks refleks

DIT. BINA GIZI MASYARAKAT DEPKES RI


TANDA ADANYA REFLEKS OKSITOSIN

 Rasa diperas pada payudara sebelum


dan selama menyusui
 ASI mengalir dari payudara bila ibu
memikirkan atau mendengar tangis bayi
 ASI menetes pada payudara sebelah,
bila bayi menyusu pada payudara yang
lainnya
 ASI memancar halus ketika bayi melepas
payudara pada waktu menyusui
TANDA ADANYA REFLEKS OKSITOSIN

 Adanya nyeri yang berasal dari kontraksi


rahim, kadang diiringi keluarnya darah
selama meyusui di minggu pertama
 Hisapan yang lambat, dalam dan
tegukan bayi menunjukkan ASI mengalir
ke dalam mulut bayi
ZAT PENGHAMBAT (INHIBITOR) DALAM ASI

Jika payudara tetap penuh ASI,


Produksi ASI berhenti
Refleks Pada Bayi
Refleks Mencari Puting (“rooting reflex”)

Bila sesuatu menyentuh


bibirnya, bayi membuka
mulutnya dan lidahnya
turun dan menjulir ke depan
Ketrampilan
Refleks Menghisap
Ibu belajar Bila sesuatu menyentuh
Memposisikan langit-langinya, bayi
Bayi menghisap

Bayi belajar
Untuk menyusu

Refleks Menelan
Bila mulut penuh ASI,
Bayi akan menelan

DIT. BINA GIZI MASYARAKAT DEPKES RI


Mengatur Posisi Bayi
Pada Payudara
PELEKATAN PADA PAYUDARA
GERAKAN MENYUSU
Perbedaan apa yang terlihat ?
PELEKATAN – TAMPAK LUAR
TANDA PELEKATAN YANG BAIK

 Sebagian besar areola tidak kelihatan,


tampak lebih banyak areola di atas bibir
bayi
 Mulut bayi terbuka lebar
 Bibir bawah melengkung keluar
 Dagu menempel pada payudara
 Pipi tidak cekung
 Irama hisap perlahan dan dalam
 Terdengar suara bayi menelan
AKIBAT PELEKATAN YANG KURANG BAIK

Nyeri dan kerusakan pada puting Puting lecet, Puting retak

Bayi tidak menghisap ASI secara Payudara Bengkak


efektif

Bayi tidak puas, seperti ingin menyusu


lebih banyak dan lebih lama

Pasokan ASI berkurang

bayi jadi Frustasi lalu menolak


menyusu.

Payudara kurang memproduksi


ASI
Berat Badan Bayi tidak naik.

DIT. BINA GIZI MASYARAKAT DEPKES RI


TANDA PELETAKKAN YANG BAIK

 Kepala dan badan bayi berada dalam


satu garis lurus
 Wajah bayi menghadap payudara,
hidung berhadapan dengan puting
 Bayi dipeluk dekat badan ibu
 Seluruh badan bayi ditopang
Langkah Kegiatan
Manajemen Laktasi
LANGKAH KEGIATAN MANAJEMEN
LAKTASI

 MASA KEHAMILAN
 KIE ttg manfaat dan keunggulan ASI,

manfaat menyusui bagi ibu, bayi dan


keluarga
 Meyakinkan bumil agar mau dan

mampu menyusui bayinya


 Pemeriksaan kesehatan, kehamilan &

payudara
 Gizi ibu hamil

 Dukungan keluarga
LANGKAH KEGIATAN MANAJEMEN
LAKTASI

 SAAT SEGERA SETELAH BAYI LAHIR


 Lakukan Inisiasi Menyusu Dini
(IMD)
 Bantu dan motivasi ibu agar mulai
kontak dengan bayi (skin to skin
contact) dan mulai menyusui
dalam waktu 30 menit setelah
persalinan
LANGKAH KEGIATAN MANAJEMEN
LAKTASI

 MASA NEONATUS
 Menyusui eksklusif

 Ibu selalu dekat dengan bayi (rawat

gabung)
 Menyusui setiap kali bayi meminta (on

demand)
 Melaksanakan cara menyusui

(peletakkan dan pelekatan) yang baik


dan benar
 Bila bayi terpaksa dipisah dari ibu krn

indikasi medik, bayi tetap diberi ASI


LANGKAH KEGIATAN MANAJEMEN
LAKTASI
 MASA MENYUSUI SELANJUTNYA
 Melanjutkan menyusu eksklusif selama 6

bulan dan teruskan pemberian ASI sampai 2


tahun
 Setelah bayi berusia 6 bulan, berikan MP-ASI

yang cukup (kuatitas & kualitas)


 Mengatasi bila ada masalah menyusui

 Gizi ibu menyusui

 Cukup istirahat, menjaga ketenangan pikiran &

menghindari kelelahan fisik yang berlebihan


 Dukungan keluarga untuk menunjang

keberhasilan menyusui
 Peningkatan Pemberian ASI akan berhasil jika ada
kepedulian dari semua pihak dalam bentuk tindakan
nyata

Terima
Kasih.........