Anda di halaman 1dari 20

REFERAT ANATOMI

FARING

Oleh :
Mhd Arif Munandar
Utari Syafde
Preseptor :
dr. Elfahmi, Sp.THT-KL

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS


BAITURRAHMAH
BAGIAN ILMU PENYAKIT THT
RSUD SOLOK
2017
Kantong
fibromuskuler
mulai dari
dasar
tengkorak terus
menyambung
ke esofagus
setinggi
vertebra
servikal ke-6
Batas-batas Faring

Batas-batas faring :
• Atas : rongga hidung
• Bawah : esofagus
• Depan : rongga mulut
• Belakang : vertebra servikalis
Berdasarkan letaknya faring dibedakan atas :

1. NASOFARING

berfungsi untuk menjaga tubuh dari invasi organisme


yang masuk ke hidung dan tenggorokan,

2. OROFARING

berfungsi untuk menampung udara dari naso-faring dan


makanan dari mulut,

3. LARINGOFARING
berfungsi saat menelan dan respirasi.
NASOFARING
 Batas atas : dasar tengkorak
 Batas bawah : palatum mole
 Batas depan : rongga hidung
 Batas belakang : vertebra
servikal
OROFARING
 Batas atas : palatum mole
 Batas bawah : tepi atas
epiglotis
 Batas depan : rongga
mulut
 Batas belakang : vertebra
cervical
TONSIL
• Terletak di fosa tonsilaris, di orofaring
• Anterior : m.palatoglosus (plika
anterior)
Posterior : m.palatofaringeus (plika
posterior)
Kedua otot bergabung di palatum
mole
• Jaringan limfoid yang dibungkus
kapsul jar. fibrus warna putih (fasia
faringeal)
• Permukaan tonsil dilapisi epitel
skuamus berlapis, 8 – 20 kripta
• Dinding lateral : melekat longgar pd
m.konstriktor faringeus superior
Ring waldeyer

• Pertahanan
terhadap kuman
patogen
• Penghasil antibodi
spesifik (Ig)
• Penghasil limfosit
• Berperan terhadap
proses imunologis
LARINGOFARING

 Batas atas : tepi atas


epiglotis
 Batas bawah : Esofagus
 Batas depan : Laring
 Batas belakang : vertebra
servikal
• posisi terendah
dari faring
• Pada bagian
bawahnya,
sistem respirasi
menjadi
terpisah dari
sistem digestif.
Vaskularisasi
• Arteri : perdarahan utama berasal dr
cabang a. karotis eksterna (a. pharyngea
ascendens, a. palatina ascendens, a.
facialis, a. maxillaris, a. lingualis)
• Vena : superior  plexus pterigoid, inferior
 vena jugularis interna
Inervasi
Persarafan faring :
• Plexus Pharyngeus yang dibentuk oleh
cabang-cabang n. glossopharyngeus, n.
vagus, n. symphaticus
Sistem Limfatik
Superior : mengalir ke KGB retrofaring dan
KGB servikal dalam atas
Media : mengalir ke KGB jugulo-digastrik
dan kelenjar servikal dalam atas
Inferior : mengalir ke KGB servikal dalam
bawah
Otot longitudinal faring

M. STILOFARING
•untuk melebarkan faring dan menarik laring
•dipersyarafi oleh n.glossofaring

M.PALATOFARING
• mempertemukan istmus orofaring dan menaikkan
bagian bawah faring dan laring
• dipersyarafi oleh n.vagus
Otot sirkular faring
Terdiri dari :
• m. konstriktor faring
superior
• m. konstriktor faring
media
• m. konstriktor faring
inferior

Berfungsi untuk
mengecilkan lumen
faring. Dipersyarafi
oleh n.vagus
resonansi
respirasi
suara

artikulasi menelan
Proses menelan

• Fase oral  bolus


makanan dari mulut
menuju ke faring
(voluntary)
• Fase faringeal 
transpor makanan
melalui faring
(involuntary)
• Fase esofagal 
makanan bergerak
secara peristaltik di
esofagus menuju
lambung (involuntary)
Kelainan pada faring

• faringitis
• tonsilitis
• oropharingeal candidiasis
• disfagia
• kanker nasofaring
• tumor orofaring
TERIMA KASIH