Anda di halaman 1dari 23

Kelompok 8:

Syahril Ramadhan
Mahdalena
Husniaty
Helmi
Karya Ilmiah adalah karya tulis yang
disusun oleh seorang penulis berdasarkan
hasil-hasil penelitian ilmiah yang telah
dilakukannya. Karya ilmiah juga biasa
disebut karangan ilmiah.
Dalam karya ilmiah ada 4 aspek yang
menjadi karakteristik utamanya, yaitu:
1. Struktur sajian
2. Komponen dan substansi
3. Sikap penulis
4. Penggunaan bahasa
• Struktur sajian
Struktur sajian karya ilmiah sangat ketat,
biasanya terdiri dari bagian awal (pendahuluan),
bagian inti (pokok pembahasan), dan bagian
penutup.
• Komponen dan substansi
Komponen karya ilmiah bervariasi sesuai dengan
jenisnya, namun semua karya ilmiah mengandung
pendahuluan, bagian inti, penutup, dan daftar pustaka.
• Sikap penulis
Sikap penulis dalam karya ilmiah adalah
objektif, yang disampaikan dengan menggunakan
gaya bahasa impersPonal, dengan banyak
menggunakan bentuk pasif, tanpa menggunakan
kata ganti orang pertama atau kedua.
• Penggunaan bahasa
Bahasa yang digunakan dalam karya ilmiah
adalah bahasa baku yang tercermin dari pilihan
kata/istilah, dan kalimat-kalimat yang efektif
dengan struktur yang baku.
Ada banyak macam jenis jenis karya
ilmiah, diantaranya:
1. Makalah.
2. Laporan Penelitian.
3. Artikel
4. Esai
5. Proposal Penelitian
6. Skripsi
7. Tesis
8. Disertasi
1. Makalah
Makalah adalah karya ilmiah yang
pembahasannya berdasarkan data lapangan yang
bersifat empiris-objektif. Makalah juga dapat
berupa hasil penelitian yang disusun untk
dibahas dalam pertemuan ilmiah, seperti seminar
atau lokakarya. Yang memiliki jumlah halaman
yang paling sedikit 15-25 halaman.
2. Laporan Penelitian
Laporan ialah bentuk karangan yang
berisi rekaman kegiatan tentang suatu
yang sedang dikerjakan, digarap, diteliti,
atau diamati, dan mengandung saran-saran
untuk dilaksanakan.
3. Artikel
Artikel adalah karya tulis yang
dirancang untuk penerbitan jurnal ilmiah.
Artikel ini ditulis secara ringkas dan berisi
hal-hal penting.Karena ringkas, maka ia
tidak memiliki bab-bab.
4. Esai
Esai adalah ekspresi tertulis dari
opini penulisnya. Sebuah esai akan makin
baik jika penulisnya dapat
menggabungkan fakta dengan imajinasi,
pengetahuan dengan perasaan, tanpa
mengedepankan salah satunya.
5. Proposal Penelitian
Proposal penelitian atau disebut juga
usulan penelitian adalah rencana
penelitian yang menggambarkan secara
umum hal-hal yang akan diteliti dan cara
penelitian itu dilaksanakan.
6. Skripsi
Skripsi merupakan karya tulis ilmiah
berdasarkan hasil penelitian lapangan atau
studi kepustakaan yang disusun mahasiswa
sesuai dengan bidang studinya sebagai
tugas akhirdalam studi formalnya di
Fakultas.
7. Tesis
Tesis adalah karya tulis ilmiah
resmi akhir seorang mahasiswa dalam
menyelesaikan Program Magister (S2).
Tesis merupakan bukti kemampuan
yang bersangkutan dalam penelitian
dan pengembangan ilmu pada salah
satu bidang keilmuan dalam Ilmu
Pendidikan
8. Disertasi
Disertasi adalah karya tulis ilmiah
resmi akhir seorang mahasiswa dalam
menyelesaikan Program S3 ilmu
pendidikan. Disertasi merupakan bukti
kemampuan yang bersangkutan dalam
melakukan penelitian yang berhubungan
dengan penemuan baru dalam salah satu
disiplin Ilmu Pendidikan.
1. Ketentuan umum
Apabila kita akan membuat karya tulis
ilmiah maka yang harus diperhatikan pertama
kali adalah ketentuan umum yang berlaku, antara
lain sebagai berikut :
a. Ukuran kertas
b. Cara pengetikan
c. Margin
d. Nomor halaman
e. Halaman judul.
2. Sistematika Karya Tulis Ilmiah
Dalam buku pedoman penulisan karya
ilmiah dituliskan sistematika tulisan ilmiah pada
umumnya terdiri dari tiga bagian utama yakni,
bagian pendahuluan, bagian isi dan bagian
penutup.
3. Pengorganisasian Karya Tulis Ilmiah
Tulisan ilmiah biasanya disusun berdasarkan
suatu tata urutan yang baik.Tata urutan yang baik
inilah dinamakan organisasi tulisan. Dalam
penulisan ilmiah terbagi 2 organisasi nyaitu:
a. Tipografi angka-huruf
b. Tifografi kesatuan desimal.
4. Membuat Kutipan dan Catatan Kaki
Kutipan ada dua bentuk, yaitu kutipan
langsung dan kutipan tidak langsung. Pada kutipan
langsung artinya mengutip secara keseluruhan tanpa
pendapat dari ahli tertentu tanpa mengubah
sedikitpun. Sedangkan kutipan tidak langsung, yang
dikutip adalah isi, maksud atau jiwa pendapat ahli.
Catatan kaki juga terbagi menjadi 2, yaitu catatan
kaki tidak langsung dan catatan kaki langsung.
Catatan kaki tidak langsung adalah penyertaan
sumber referensi yang tidak langsung disertakan
pada kutipan yang kita acu, melainkan penulisannya
diletakkan pada halaman bawah atau pada halaman
akhir. Catatan kaki langsung merupakan sistem
penulisan yang lebih praktis dibanding catatan kaki
tidak langsung.
Catatan kaki tidak langsung adalah penyertaan
sumber referensi yang tidak langsung
disertakan pada kutipan yang kita acu,
melainkan penulisannya diletakkan pada
halaman bawah atau pada halaman akhir.
Catatan kaki langsung merupakan sistem
penulisan yang lebih praktis dibanding catatan
kaki tidak langsung.
5. Membuat Daftar Pustaka
Daftar pustaka kalimat yang sering kita
dengar dan bagian penting dalam
mencantumkan sumber pada penulisan karya
ilmiah.
Hal yang perlu dikenali dalam penulisan
ilmiah adalah kalimat efektif dan jenis-jenis kalimat
dalam tulisan. Penggunaan bahasa dalam karya
ilmiah juga mencakup EYD (Ejaan Yang
Disempurnakan).
1. Kalimat Efektif
Kalimat efektif merupakan kalimat atau
bentukkalimat yang dengan sadar dan sengaja
disusun untuk mencapai daya informasi yang tepat
dan baik. Kalimat efektif dibutuhkan untuk
mempermudah pemahaman terhadap apa yang kita
tulis.
2. Pungtuasi
Pungtuasi dapat diartikan sebagai
pembubuhan tanda baca. Dalam tulis menulis
peranan pungtuasi sangat penting karena dapat
memberi kunci kepada pembaca terhadap apa
yang ingin disampaikan oleh penulis.
3. Diksi
Selain ejaan dan tanda baca diharuskan
juga memperhatikan masalah diksi. Diksi atau
pilihan kata merupakan hal yang sangat penting
dan utama dalam mencapai tulisan yang efektif.
Berbagai kendala yang jumpai dalam proses
penulisan penelitian ilmiah adalah sebagai berikut :
 Salah mengerti audience atau pembaca tulisannya,
 Salah dalam menyusun struktur pelaporan,
 Salah dalam cara mengutip pendapat orang lain
sehingga berkesan menjiplak (plagiat),
 Salah dalam menuliskan bagian Kesimpulan,
 Penggunaan Bahasa Indonesia yang belum baik
dan benar,
 Tata cara penulisan “Daftar Pustaka” yang kurang
tepat.
Dalam penulisan karya ilmiah ada 7 sikap
ilmiah yang merupakan sikap yang harus ada.
Sikap-sikap ilmiah yang dimaksud adalah sebagai
berikut :
1. Sikap ingin tahu.
2. Sikap keritis.
3. Kap terbuka.
4. Sikap objektif
5. Sikap rela menghargai karya orang lain.
6. Sikap berani mempertahankan kebenaran.
Sikap menjangkau ke depan.
Etika dan kode etik yang lazim
ditumbuh budayakan dalam penulisan
karya ilmiah harus diikuti. Hak cipta dan
paten dari segi hukum harus diikuti dan
difahami dengan baik. Penulis harus
memahami etika penulisan karya ilmiah
secara baik.
Sekian dari persentasi kami
Lebih dan kurang kami
Mohon Maaf

Wassalamualaikum wr.wb