Anda di halaman 1dari 12

KELOMPOK II

Assyifa Annas (150513607632)


Royyan Faizal Majid (150534603820)
Yulius Iyan (150513602605)
Whina Septi B. P (140511605279)
David Maulana (150534602068)
Baihaqi Ahmad (150513606434)
Andi Oktavian (150534601457)
 Pancasila sebagai dasar Negara Republik
Indonesia terdapat dalam alinea IV
Pembukaan UUD 1945.
 Pancasila sebagai dasar negara, artinya
Pancasila dijadikan sebagai dasar untuk
mengatur penyelenggaraan negara. Pancasila
menurut ketetapan MPR No. III/MPR/2000
merupakan “sumber hukum dasar nasional”
Masalah utama yang dihadapi bangsa
Indonesia saat ini adalah lemahnya
pemahaman nilai-nilai yang terdapat dalam
Pancasila.
Lahirnya perilaku separatisme, konflik
bermotif SARA, kebebasan media massa,
korupsi diberbagai tingkatan, melemahnya
keteladanan para tokoh-tokoh masyarakat
adalah bukti menurunya pemahaman nilai-
nilai pancasila.
Selanjutnya kendala yang harus dihadapi
adalah banyaknya peraturan perundang-
undangan yang belum sepenuhnya mengacu
pada nilai-nilai pancasila.
Banyak peraturan daerah yang dibuat
untuk bersaing meningkatkan pendapatan
asli daerah (PAD), yang justru menurunkan
iklim investasi didaerah.
 Sikap-sikap yang melemahkan mentalitas bangsa
indonesia akibat globalisasi seperti sikap opurtunis
dan pragmatis.
 Sikap konsumerisme akibat era modern yang
menimbulkan hilangnya jati diri bangsa yang sesuai
dengan pancasila.
 Teknologi modern yang membawa pengaruh yang
besar kepada kaum muda yang berakibat pada
lemahnya nilai norma dan agama pemuda penerus
bangsa.
 Kesadaran akan eksistensi pancasila sebagai sumber
hukum tertinggi yang kian memudar di dalam diri
elemen bangsa.
 Munculnya gerakan separatis yang ingin
memisahkan diri dari NKRI sehingga menciptakan
disintegrasi mentalitas bangsa.
 Paham komunis yang mulai berkembang baik ajaran
maupun cara penyebarannya, sehingga me/ncemari
persatuan dan kesatuan bangsa yang telah diciptakan
melalui implementasi nilai-nilai pancasila.
 Arus modern dan westernisasi yang menggerus
budaya dan melunturkan nilai-nilai luhur bangsa
serta jati diri bangsa.
solusi atas persoalan Indonesia hanya bisa
muncul dengan melakukan penggalian
kembali serta rekonstruksi terhadap
pemikiran Pancasila.
Oleh sebab itu, pemerintah perlu
memasukkan kembali nilai-nilai Pancasila
sebagai materi bahan pengajaran pada sistem
pendidikan nasional.
Kebijakan ini tetap relevan dan tidak akan
mengurangi hakekat dari tujuan dasar
pelaksanaan pendidikan nasional yang ingin
menciptakan manusia yang berakhlak cerdas.
Pancasila merupakan dasar, pemikiran,dan
falsafah bangsa yang memiliki kedudukan
tinggi dalam mengatur kehidupan bangsa dan
negara. Dengan maraknya aksi yang
menyebabkan permasalahan dan tantangan
dalam implementasi pancasila seharusnya
bangsa ini mampu berpikir dengan pedoman
pancasila dan agama yang kokoh di dalam
setiap elemen bangsa.