Anda di halaman 1dari 65

PENELUSURAN

INFORMASI
KEDOKTERAN
CETAK & DIGITAL
INFORMASI KEDOKTERAN

- Ilmu kedokteran terus berkembang


- Dokter harus selalu meng-upgrade
ilmunya

 Penelusuran informasi kedokteran


Penelusuran pustaka:
Langkah ke-2 dalam PBL

Masalah Kata kunci

Sumber yang ditelusuri

Seleksi
TUJUAN

•Interaksi dengan informasi medis


•Menemukan informasi secara cepat
•Mengakses informasi yang relevan
•Melanjutkan aktivitas belajar secara mandiri
Untuk mencari informasi
mahasiswa harus:

•Mendefinisikan dan memfokuskan masalah


•Mengerti literatur biomedis
•Mengerti kegunaan buku teks/artikel jurnal
untuk menjawab masalah
•Mengetahui sumber yang mana yang dapat
menjawab masalah tertentu
POLA PENELUSURAN
INFORMASI KEDOKTERAN
1. Telusur dokumen:
penelusuran dimulai dengan identifikasi
dokumen dan / atau sumber, baru dari sini
dihasilkan informasi aktual
2. Telusur informasi:
penelusuran dimulai dengan informasi yang
diperoleh dari bank data, kumpulan data,
atau perorangan
ALAT PENELUSURAN
INFORMASI KEDOKTERAN

1. Penelusuran informasi konvensional:


kartu catalog, kamus, ensiklopedi,
bibliografi, indeks
2. Penelusuran informasi digital:
OPAC (Online Public Access Catalog),
Search Engine (di Internet), Database
Online, Jurnal Elektronik, Reference Online
PENELUSURAN
INFORMASI KEDOKTERAN

1. Kunci telusur:
karakteristik informasi atau dokumen yang
dapat digunakan untuk keperluan telusur
dan pemilihan dokumen / informasi
(mis: subyek, nama penulis, judul, tahun terbit,
geografis)
PENELUSURAN
INFORMASI KEDOKTERAN

2. Pencatatan pertanyaan:
Menghindari pengulangan penelusuran
Bahan evaluasi temu balik informasi,
termasuk analisis prosedur yang digunakan
dan efektifitasnya
Identifikasi kebutuhan informasi dan
dokumen
PENELUSURAN
INFORMASI KEDOKTERAN
2. Pencatatan pertanyaan:
Pencatatan pertanyaan yang diajukan
pemakai
Memahami bahasa dokumenter dari
pemakai, misal ada pemakai yang memakai
istilah kera namun dalam perpustakaan
dikenal sebagai macacaicus.
Evaluasi Pemakai
PENELUSURAN
INFORMASI KEDOKTERAN

3. Alat telusur:
alat yang digunakan sebagai sarana untuk
proses penelusuran informasi / dokumen
ALAT / SUMBER PENELUSURAN
INFORMASI KEDOKTERAN
No Alat / Sumber Informasi / Dokumen yang dihasilkan
1 Katalog Koleksi Bahan Pustaka: Buku, Terbitan
Perpustakaan Berkala, Laporan, Hasil Konferensi,
Koleksi Audio-Visual

2 Bibliografi Buku Buku, Laporan, Prosiding, dan terbitan


monografi lainnya
3 Abstrak dan Artikel Jurnal, Laporan, Paper
Indeks Jurnal Konferensi, Beberapa Buku
4 Current Artikel Jurnal,Terbitan Berkala Lainya
Awareness
Services
ALAT / SUMBER PENELUSURAN
INFORMASI KEDOKTERAN
No Alat / Sumber Informasi / Dokumen yang dihasilkan
5 Indeks Khusus Laporan, Hasil Konferensi, Thesis, Patents,
Standard, Publikasi yang diterbitkan
lembaga tertentu

6 Institusi dan Hampir semua jenis informasi / dokumen


Orang
7 CD-ROM dan Hampir semua jenis informasi / dokumen
Media Rekam
Lainnya

8 Internet / Online Berbagai bentuk karya digital seperti e-


Databases journal, e-books, e-articles, dan
sebagainya.
TEKNIK PENELUSURAN
INFORMASI KEDOKTERAN
BUKU TEKS

•Fakta yang tidak berubah


•Simpulan dari suatu topik

Informasi terlambat paling sedikit 2 tahun


Contoh pertanyaan:
Berapa lama masa inkubasi varicella?
TEKNIK PENELUSURAN
INFORMASI KEDOKTERAN
JURNAL
Memungkinkan pembaca tetap up to date
mengenai riset terbaru dalam berbagai topik

Penelusuran artikel:
- manual
- melalui internet
Contoh pertanyaan:
apakah ada temuan baru dalam pengobatan
Keloid?
TEKNIK PENELUSURAN
INFORMASI KEDOKTERAN

KATALOG
difokuskan untuk menemukan sebuah kode atau
angka klasifikasi yang akan menuntun pemakai ke
dalam sumber informasi / koleksi perpustakaan
penelusuran melalui 3 entri penting yakni
berdasarkan judul, pengarang dan / atau subyek
TEKNIK PENELUSURAN
INFORMASI KEDOKTERAN
Cari informasi Apa?

Buku
Media Lain? Artikel Majalah /
Surat Kabar

Yang Ingat Apa? Cari Melalui


Cara Lain Indeks/Abstrak

Pengarang Judul Subyek

Katalog Katalog Katalog


Pengarang Judul Subyek

Catat Nomer Cek di Rak


Klasifikasi
TEKNIK PENELUSURAN
INFORMASI KEDOKTERAN
BIBLIOGRAFI
mirip dengan katalog
bibliografi cakupannya lebih luas
tidak hanya berupa koleksi yang dimiliki
perpustakaan akan tetapi juga di luar
perpustakaan
memanfaatkan daftar bahan pustaka baik yang
berupa buku, jurnal maupun sumber lainnya untuk
menelusur lebih jauh informasi dan sumber informasi
aslinya
TEKNIK PENELUSURAN
INFORMASI KEDOKTERAN
Informasi

Bibliografi

Buku Majalah / Media Lain


Surat Kabar

Katalog Indeks / Alat Bantu


Abstrak Lainnya

Karya Asli
TEKNIK PENELUSURAN
INFORMASI KEDOKTERAN
BIBLIOGRAPHIC DATABASE
Menyediakan akses untuk mencari
penelitian atau review yang pernah
dipublikasikan
MEDLINE (www.pubmed.gov), CINAHL,
EMBASE dll.
HIGHWIRE (highwire.stanford.edu)
TEKNIK PENELUSURAN
INFORMASI KEDOKTERAN
SUMBER INFORMASI TERDISTILASI
DAN TERKONSOLIDASI
Hasil-hasil penelitian yang sudah di-
apresiasi secara kritis
Yang terbaik yang ditampilkan
Evidence-based Nursing, Evidence-based Medicine,
ACP Journal Club
Cochrane Libraries
TEKNIK PENELUSURAN
INFORMASI KEDOKTERAN

INDEKS
daftar istilah penting yang terdapat dalam sebuah
karya tulis / bahan pustaka yang disusun secara
alphabetis.
dapat berupa bagian dari sebuah karya tulis / bahan
pustaka dan dapat pula berupa buku yang diterbitkan
khusus. Misal, indeks majalah dan atau surat kabar
TEKNIK PENELUSURAN
INFORMASI KEDOKTERAN

ABSTRAK
menunjukkan tempat informasi & memuat ringkasan
informasi dari subyek yang ada
merupakan pemadatan dari sebuah karya seperti
laporan penelitian, artikel majalah/jurnal, prosiding,
dan lain-lain
TEKNIK PENELUSURAN
INFORMASI KEDOKTERAN

KAMUS & ENSIKLOPEDIA


Ensiklopedi  memuat informasi yang lebih
lengkap daripada kamus
tidak hanya memberikan arti, padanan,
maupun ejaan  membahas lebih dalam lagi
seperti sejarah, dan keterangan lainnnya
disusun secara alphabetis dan berseri /
volume
TEKNIK PENELUSURAN
INFORMASI KEDOKTERAN

JARINGAN INFORMASI PERPUSTAKAAN


Jaringan menjadi penting karena akan membentuk
sebuah jejaring informasi yang luas, terintegrasi dan
lebih lengkap.
Sharing informasi menjadi kekuatan dari alat telusur
ini, dan saat ini sudah semakin mudah dengan
adanya teknologi informasi yang dapat membentuk
sebuah jaringan informasi online
TEKNIK PENELUSURAN
INFORMASI KEDOKTERAN

KOMPUTER & INTERNET


Komputer  CD-ROM atau DVD-ROM
Internet  OPAC (Online Public Access Catalog),
Search Engine (di Internet), Database Online, Jurnal
Elektronik, Reference Online
Searching on the internet
Didasarkanpada logika Boolean

Logika Boolean menunjukkan hubungan


logis antara terminologi yang ditelusuri

Dinamai sesuai dengan ahli matematika


dari Inggris: George Boole
Boolean Searching
Boolean logic

OR

OR

Query: I would like information about college.


Search terms Results

College 17,320,770
University
33,685,205
college OR university
33,702,660
Semakin banyak kata yang
dikombinasikan dengan OR, semakin
banyak hasil yang didapat
Search terms Results

College 17,320,770
University 33,685,205
College OR university 3,702,660
College OR university OR campus 33,703,082
AND

poverty AND crime

Query: I'm interested in the relationship


between poverty and crime
Search terms Results

Poverty 783,447
Crime 2,962,165
poverty AND crime 1,677
Semakin banyak kata yang dikombinasikan dengan
logika AND, semakin sedikit hasil yang didapatkan
Search terms Results

Poverty 783,447
Crime 2,962,165
poverty AND crime 1,677
poverty AND crime AND gender 76
NOT

cats NOT dogs

Query: I want to see information about cats, but I want


to avoid seeing anything about dogs.
Search terms Results

Cats 3,651,252
Dogs 4,556,515
cats NOT dogs 81,497
CONTOH

Vitiligo
Apa terapinya?
Definition & Clinical Picture

• Aqcuired, idiopathic destruction of


melanocytes, depigmented macules
• All races, incidence 1-2%, no sexual
predilection
• Diagnosis : clinically – chalk white macules
• Wood’s lamp
• Clinically : focal, segmental, generalized,
universal
Pathogenesis

•Autoimmune hypothesis
•Neural hypothesis
•Self-destruct hypothesis
•Biochemical hypothesis
A. Taneja.
Treatment of vitiligo
Journal of Dermatological Treat 2002
Reviewcomplete

Njoo MD, et al.


The development of guidelines for the treatment of vitiligo.
Arch Dermatol, 1999.
Treatment Scheme for Vitiligo

Clinical Type of Vitiligo First-choice tx Alternative tx

Children All Class 3 CS (and Local UVB (311


<12y UVA);course, 6-9 nm);course, 6-12mo
mo (aged <6y, no Topical psoralen-UVA;
UVA) course, 6-12mo

Adults Localized (2% Class 3 CS (and Local UVB


depigmentation) UVA);course, 6-9mo (311nm);course, 6-12mo
Topical psoralen-UVA;
course, 6-12mo

Generalized UVB ( Oral psoralen-UVA;course,


(>2% 311nm);course, 6- 6-24mo
depigmentation) 24mo
Segmental or Autologous Class 3 CS (and UVA);
stable transplantation (until course, 6-9mo
100% repigmentation UVB (311nm); course, 6-
24mo

Adults Lip - Tip Autologous Micropigmentation (until


transplantation (until 100% repigmentation)
100% repigmentation)

Tx-resistent and/or Depigmentation with None


generalized (>80% bleaching cr and/or
depigmentation) laser (until 100%
depigmentation)
MEDLINE

Mencari di seluruh jurnal dengan kata kunci


tersebut.

Artikel yang didapatkan lebih banyak.


Tahap terakhir :

Memilih dan menyusun informasi yang


akan dipakai menjawab permasalahan
FAKTOR KEBERHASILAN
PENELUSURAN
INFORMASI KEDOKTERAN

Kejelasan dalam identifikasi kebutuhan informasi yang


disampaikan oleh pemakai
Ketepatan dalam menggunakan berbagai alat / sumber
penelusuran
FAKTOR KEBERHASILAN
PENELUSURAN
INFORMASI KEDOKTERAN
Ketepatan dan kecermatan dalam melaksanakan dan
menggunakan prosedur penelusuran
Kecermatan dalam menentukan analisa hasil penelusuran
informasi.
Ketekunan dalam menggunakan berbagai cara dan teknik
penelusuran
LATIHAN PENELUSURAN
DIGITAL / ELEKTRONIK

EBSCOHOST:
Tips 
 Gunakan kata kunci yang simple dan
langsung pada subyek untuk mempercepat
hasil yang diharapkan
LATIHAN PENELUSURAN
DIGITAL / ELEKTRONIK

EBSCOHOST:
Tips 
 Gunakan operator Boolean seperti AND,
OR atau NOT
LATIHAN PENELUSURAN
DIGITAL / ELEKTRONIK

EBSCOHOST:
Tips  logika / operator Boolean
 AND  menggabungkan dua keyword
penelusuran dimana membatasi hasil
penelusuran berisi kedua kata tersebut.
Contoh, Avian AND Influenza akan
menemukan artikel yang berisi kedua kata
tersebut
LATIHAN PENELUSURAN
DIGITAL / ELEKTRONIK

EBSCOHOST:
Tips  logika / operator Boolean
 OR  menggabungkan dua keyword
penelusuran dimana hasil penelusuran
setidaknya salah satu dari kata tersebut.
Contoh, Avian OR Influenza akan
menemukan salah satu dari kata tersebut
LATIHAN PENELUSURAN
DIGITAL / ELEKTRONIK

EBSCOHOST:
Tips  logika / operator Boolean
 NOT  hasil penelusuran tidak akan
menyertakan keyword yang mengikuti kata
sebelumnya, misal Avian NOT Influenza,
maksudnya adalah menemukan artikel
yang berhubungan dengan Avian tapi
bukan yang Influenza
LATIHAN PENELUSURAN
DIGITAL / ELEKTRONIK

EBSCOHOST:
Tips 
Gunakan Wildcard (?) atau simbol Truncation (*) untuk
mencari kalimat yang kita belum yakin tahu.
Wildcard (?)  misalkan ketik ne?t maka akan
mencari semua kutipan yang berisi neat, nest atau
next. Wilcard ini hanya menggantikan sebuah
karakter tunggal saja. Sehingga dalam kasus ini
maka kata net tidak termasuk dalam pencarian.
LATIHAN PENELUSURAN
DIGITAL / ELEKTRONIK

EBSCOHOST:
Tips 
Gunakan Wildcard (?) atau simbol Truncation (*) untuk
mencari kalimat yang kita belum yakin tahu.
Truncation (*)  misalkan ketik comput*, maka
akan mencari semua kata yang berawalan comput
seperti computer atau computing
LATIHAN PENELUSURAN
DIGITAL / ELEKTRONIK

EBSCOHOST:
Tips 
Gunakan juga tanda quotation (“) apabila diperlukan untuk
menelusur artikel dalam rangkaian keyword yang
diinginkan. Misal “Avian Influenza”, maka penelusuran
akan diutamakan pada frasa Avian Influenza sebagai satu
kesatuan.
Terima Kasih