Anda di halaman 1dari 44

Pendahuluan

 Bertahun-tahun beton bertulang yang terletak di


atas gelagar baja dipakai tanpa memperhitungkan
pengaruh dari struktur komposit.
 Pada tahun-tahun belakangan ini, hasil penelitian
menunjukkan bahwa beton bertulang dan gelagar
baja yang digabungkan bersama-sama merupakan
satu kesatuan dalam menahan geseran horizontal.
 Daya tahan gabungan ini dapat diperoleh dengan
mengelas shear connector (penyambung geser) pada
gelagar atau dengan memberikan lapisan pelindung
beton pada gelagar.
2/20/2018 1
Pendahuluan
 AISCS juga mengakui adanya penambahan ini dengan
memberikan nilai tegangan lentur izin sebesar 0,76 Fy tanpa
memperhitungkan pengaruh dari beton (AISCS 1.11.2)
 Kedua material tersebut dimanfaatkan sampai mencapai
kapasitas penuhnya, dengan beton menahan tekanan dan
gelagar baja menahan hampir semua tarikan.
 Penampang komposit mempunyai kekakuan yang lebih
besar dibandingkan dengan penampang beton dan gelagar
baja yang bekerja sendiri-sendiri.
 Apabila ada bagian dari beton yang menahan tarik, maka
bagian tersebut dianggap tidak ada dan diabaikan dalam
perhitungan.

2/20/2018 2
Lebar Efektif

 AISC menentukan lebar dari lempeng beton yang turut aktif dalam
aksi komposit seperti gambar di atas.
 Besarnya lebar flens efektif maksimum tidak boleh melampaui:
1. Seperempat dari panjang bentang gelagar
2. Setengah dari jarak bersih ke gelagar berikutnya yang terdapat pada dua
sisi ditambah bf
3. Enam belas kali tebal lempeng t ditambah bf,

2/20/2018 3
Lebar Efektif

 Apabila lempeng beton hanya terdapat pada satu sisi dari


gelagar, maka lebar aktif maksimum b tidak boleh
melampaui:
1. Seperduabelas dari panjang bentang gelagar L.
2. Setengah dari jarak bersih ke gelagar berikutnya tambah bf.
3. Enam belas kali tebal lempeng t ditambah bf,

2/20/2018 4
Contoh Soal 1:
Tentukan lebar efektif b untuk gelagar sebelah
dalam dan gelagar tepi seperti terlihat pada gambar
apabila diketahui panjang bentang L=42 ft, 0 in;
tebal lempeng beton t=5.5 in dan jarak dari pusat ke
pusat gelagar yang terdiri dari profil W 18 x 35
adalah 8 ft, 0 in.

2/20/2018 5
Penyelesaian:

Untuk profil W 18 x 35, bf= 6 in.


Jarak bersih gelagar = (8 ft x 12 in/ft)-6 ft= 90 in.
Untuk gelagar sebelah dalam,
1. b≤1/4 =(42ftx12in./ft)/4= 126 in.
2. b≤(1/2 jarak bersih)x2 + bf=2(90 in/2) + 6 in.=96
in
3. b≤(8t) x 2 + bf= 2(8x5,5in.) + 6 in. = 94 in.
Harga b minimum yang dipakai adalah b=94 in.

2/20/2018 6
Penyelesaian (lanjutan):

Untuk gelagar tepi,


1. b≤1/12 =(42ftx12in./ft)/12= 42 in.
2. b≤(1/2 jarak bersih)x2 + bf=(90 in/2) + 6 in.=51
in
3. b≤(6t) + bf= (6x5,5in.) + 6 in. = 39 in.
Harga b minimum yang dipakai adalah b=39 in.

2/20/2018 7
Contoh Soal 2:
Kerjakan kembali contoh soal no: 1, dengan
menggunakan profil W 12 x 65 untuk gelagar.

2/20/2018 8
2/20/2018 9
Perhitungan Tegangan

 Tegangan-tegangan pada penampang komposit biasanya


dihitung dengan menggunakan metode tranformasi luas, di
sini salah satu dari luas material yang dipakai di
transformasikan menjadi luas yang ekivalen terhadap luas
material lainnya.
 Biasanya luas efektif beton yang ada ditranformasikan
menjadi luas baja yang ekivalen. Dengan menganggap
bahwa pada jarak yang sama dari sumbu netral besarnya
regangan yang terjadi pada kedua material adalah sama,
maka besarnya unit tegangan pada salah satu material adalah
sama dengan perkalian antara regangan yang terjadi dengan
modulus elastisitasnya.

2/20/2018 10
Perhitungan Tegangan (lanjutan):

 Unit tegangan baja dengan demikian bisa dinyatakan


sebagai Es/Ec dikalikan dengan unit tegangan
beton.

2/20/2018 Bahan Kuliah Struktur Baja II 11


 Dengan memisahkan perbandingan Es/Ec sebagai
perbandingan modulus n, gaya yang ditahan oleh
beton seluas 1 in2 adalah setara dengan gaya yang
ditahan oleh baja seluas 1/n in2. Dengan demikian
luas efektif beton (Ac=bef x t), bisa digantikan
dengan luas transformasi (Atransformasi= Ac/n).
 Setelah letak sumbu netral dari penampang
transformasi ditentukan, kemudian momen
inersianya Itr bisa dihitung. Tegangan lentur
maksimum untuk baja bisa dinyatakan dengan
persamaan:

2/20/2018 Bahan Kuliah Struktur Baja II 12


Dimana:
fbs= tegangan lentur maksimum
M= momen lentur
ytr=jarak dari sumbu netral ke serat baja terjauh
Itr= momen inersia penampang transformasi.

Tegangan lentur maksimum untuk beton dapat dinyatakan dengan persamaan:

catas adalah jarak dari sumbu netral ke serat beton terjauh, dan n perbandingan
modulus.

2/20/2018 Bahan Kuliah Struktur Baja II 13


Persamaan di atas kadang-kadang dipakai untuk menunjukkan tahanan momen
transformasi dari gelagar. Untuk konstruksi yang tidak disangga, karena
penampang baja harus dapat menahan beban mati, tegangan lentur untuk baja
dinyatakan oleh:

dimana:
MD : momen yang hanya disebabkan oleh beban mati
c : jarak sumbu netral profil baja sendiri ke serat penampang baja yang terjauh.
Is : momen inersia total dari baja

2/20/2018 Bahan Kuliah Struktur Baja II 14


Contoh soal 3:
Untuk contoh 1, tentukan penampang transformasi dari
beton apabila Ebaja = 29 x 106 psi dan
Ebeton = 2,9 x 106 psi.

2/20/2018 Bahan Kuliah Struktur Baja II 15


2/20/2018 Bahan Kuliah Struktur Baja II 16
Contoh Soal 4:
Untuk kasus seperti gambar berikut, tentukan ytr, Itr, ftr
bawah, ftr atas, dan ftr beton, apabila M= 160 ft.k. Pakai
profil W 18 x 35 dengan b= 70 in., t=4 in, dan n=10

2/20/2018 Bahan Kuliah Struktur Baja II 17


Penyelesaian:

2/20/2018 Bahan Kuliah Struktur Baja II 18


Penyelesaian (lanjutan):

2/20/2018 Bahan Kuliah Struktur Baja II 19


Contoh Soal 5:
Untuk kasus seperti gambar berikut, tentukan ytr, Itr, ftr
bawah, ftr atas, dan ftr beton, apabila M= 560 ft.k, Atr= 44
in2, t= 5 in, btr= 8,8 in. dan n=10

2/20/2018 Bahan Kuliah Struktur Baja II 20


Penyelesaian:

2/20/2018 Bahan Kuliah Struktur Baja II 21


Penyelesaian (lanjutan):

2/20/2018 Bahan Kuliah Struktur Baja II 22


2/20/2018 Bahan Kuliah Struktur Baja II 23
Contoh Soal 6:
Tentukan kapasitas momen tahan dari penampang komposit seperti
yang terlihat pada gambar berikut ini. Anggap baja yang dipakai adalah
dari jenis A.36, f’c= 3000 psi, n= 9, Itr= 8636 in4, ytr=17,99 in.

2/20/2018 Bahan Kuliah Struktur Baja II 24


Penyelesaian:

2/20/2018 Bahan Kuliah Struktur Baja II 25


Penyelesaian (lanjutan):

2/20/2018 Bahan Kuliah Struktur Baja II 26


Contoh Soal 7:
Dengan menganggap tidak ada penyangga yang akan
dipakai, tentukan kapasitas momen beban mati dari
penampang komposit pada contoh soal 5.

2/20/2018 Bahan Kuliah Struktur Baja II 27


Penyelesaian:

2/20/2018 Bahan Kuliah Struktur Baja II 28


Penyelesaian (lanjutan):

2/20/2018 Bahan Kuliah Struktur Baja II 29


Penyelesaian (lanjutan):

2/20/2018 Bahan Kuliah Struktur Baja II 30


SHEAR CONNECTOR

2/20/2018 Bahan Kuliah Struktur Baja II 31


2/20/2018 Bahan Kuliah Struktur Baja II 32
2/20/2018 Bahan Kuliah Struktur Baja II 33
2/20/2018 Bahan Kuliah Struktur Baja II 34
Contoh Soal 8:

Tentukan jumlah kancing berdiameter 7/8 in yang


dibutuhkan apabila f’c = 3000 psi dan Fy= 36 ksi
adalah harga-harga yang dipakai untuk gelagar
sebelah dalam pada contoh (1) dan (2).

2/20/2018 Bahan Kuliah Struktur Baja II 35


Penyelesaian:

2/20/2018 Bahan Kuliah Struktur Baja II 36


Penyelesaian (lanjutan) :

2/20/2018 Bahan Kuliah Struktur Baja II 37


Contoh Soal 9:
Tentukan jumlah kanal berukuran 4 in yang
diperlukan untuk menyalurkan gaya geser apabila
untuk penampang komposit seperti pada gambar
f’c=3,0 ksi dan Fy = 36 ksi. Anggap panjang tiap
kanal adalah 3 in.

2/20/2018 Bahan Kuliah Struktur Baja II 38


Penyelesaian:

2/20/2018 Bahan Kuliah Struktur Baja II 39


Contoh Soal 10:

2/20/2018 Bahan Kuliah Struktur Baja II 40


2/20/2018 Bahan Kuliah Struktur Baja II 41
2/20/2018 Bahan Kuliah Struktur Baja II 42
2/20/2018 Bahan Kuliah Struktur Baja II 43
2/20/2018 Bahan Kuliah Struktur Baja II 44