Anda di halaman 1dari 25

BIODATA

Nama : Muhammad Nasir Sulas

Tempat, Tgl Lahir : Palembang, 16 Februari 1991

Alumni : Universitas Sriwijaya

Jabatan : Asisten Training


Meningkatkan Kinerja Ripple Mill dengan
Pencapaian Broken Kernel dalam Range Target
( < 15% )

Disampaikan
Oleh
Muhammad Nasir Sulas

Pembimbing
Ely Herman
Latar Belakang

1. Broken kernel pada PK produksi BPM masih di atas target


yaitu lebih dari 15%
2. Broken kernel merupakan salah satu parameter kualitas PK
produksi

Tabel 1. Rata-rata Broken Kernel pada PK Produksi

Bulan Broken Kernel (%)


Juli 27,99
Agustus 25,95
September 25,68
Oktober 27,29
November 28,19

sumber : Data Harian Lab BPM


Tujuan

Mencapai broken kernel produksi kurang dari 15 % dengan fokus


pemisahan umpan riplle mill berdasarkan ukuran diameternya
Batasan Masalah

1. Nut sebagai umpan ripple mill berdasarkan diameternya.


2. Broken kernel ripple mill.
3. Kondisi ripple mill dalam keadaan baik.
Metode Analisa

Analisa nut histogram

Pengelompokan nut menjadi 2 bagian yaitu ukuran


diameter ≤ 12 mm dan > 12 mm

Pengaturan jarak rotor dengan stator pada ripple


mill

Pengujian nut dengan menggunakan 1 unit ripple


mill

Analisa broken kernel ripple mill


Hasil dan Pembahasan

Hasil Analisa Nut Histogram

Diameter %Berat
(mm) Nut Kernel Grafik Nut Terhadap Kernel
5 0,00 0,00
60.00
6 0,00 0,03
7 0,22 17,44
50.00
8 0,00 0,00
9 0,24 11,51
Persentase Berat (%)

40.00
10 6,98 29,77
11 0,00 0,00
12 54,35 38,25 30.00
13 8,65 3,00
14 0,00 0,00 20.00
15 18,39 0,00
16 9,35 0,00 10.00
17 0,00 0,00
18 0,00 0,00 0.00
5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22
19 0,00 0,00 Nut 0.00 0.00 0.22 0.00 0.24 6.98 0.00 54.3 8.65 0.00 18.3 9.35 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 1.81
20 0,00 0,00 Kernel 0.00 0.03 17.4 0.00 11.5 29.7 0.00 38.2 3.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
21 0,00 0,00
Diameter (mm)
22 1,81 0,00

Dari grafik diatas, didapat ukuran nut yang berdiameter 12 mm persentase beratnya
sebesar 54,35 % dan nut yang berdiameter 15 mm persentase beratnya sebesar 18,39 %.
Hasil dan Pembahasan

Hasil Analisa Nut Histogram

Diameter Kumulatif
(mm) Nut Kernel Grafik Kumulatif Nut Dan Kernel
5 0,00 0,00 120.00
6 0,00 0,03
7 0,22 17,47 100.00
8 0,22 17,47
Persentase Berat (%)

9 0,46 28,98 80.00


10 7,44 58,75
11 7,44 58,75 60.00
12 61,79 97,00
13 70,44 100,00 40.00
14 70,44 100,00
15 88,84 100,00
20.00
16 98,19 100,00
17 98,19 100,00
0.00
18 98,19 100,00 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22
19 98,19 100,00 Nut 0.00 0.00 0.22 0.22 0.46 7.44 7.44 61.7 70.4 70.4 88.8 98.1 98.1 98.1 98.1 98.1 98.1 100.
20 98,19 100,00 Kernel 0.00 0.03 17.4 17.4 28.9 58.7 58.7 97.0 100. 100. 100. 100. 100. 100. 100. 100. 100. 100.
21 98,19 100,00 Diameter (mm)
22 100,00 100,00

Dari grafik diatas, ukuran nut yang berdiameter ≤ 12 mm memiliki persentase berat sebesar
61,79 %. Atas dasar inilah maka dilakukanya pengelompokan nut sebagai umpan ripple
mill.
Hasil dan Pembahasan

Hasil Pengelompokan Nut

Sample Nut Berdiameter ≤ 12 mm

Ayakan yang digunakan


untuk pengelompokan nut

Sample Nut Berdiameter > 12 mm


Hasil dan Pembahasan

Bagian dari Hasil Pemecahan Nut

Kernel pecah Nut pecah

Cangkang

Nut utuh Kernel utuh


Hasil dan Pembahasan

Pengaturan Jarak Rotor dengan Stator pada Satu Unit Ripple Mill

Stator -Jarak stator rod luar dengan rotor


rod luar 12 mm.
-Jarak stator rod dalam dengan
Rotor rotor rod luar 22 mm.
-Jarak stator rod luar dengan rotor
rod dalam 32 mm.

42 mm
12 mm
42 mm

32 mm
22 mm
Rotor Rod
32 mm
Stator Rod
Hasil dan Pembahasan

Kondisi Kecepatan Putar Rotor Pada Ripple Mill

Diameter (cm) Kecepatan Putar


Ripple Mill
Pulley Elmo Pulley Rotor (rpm)

1 22 28,7 1040,3

2 18,7 28,7 960,3

3 18,7 28,7 959,1


Hasil dan Pembahasan

Hasil Pengujian 1

Hari / Tanggal : Sabtu / 26 November 2016


Tanpa
Hasil Nut Diameter > 12mm Nut Diameter ≤ 12mm
Pengelompokan Nut
Pemecahan Nut
gr % gr % gr %
Berat Sampel 1060,2 - 1125,3 - 1072,6 -
Nut Utuh 9,8 0,92 20,2 1,8 40 3,73
Nut Pecah 21,9 2,07 14 1,24 13,1 1,22
Kernel Utuh 296,1 27,93 157,6 14,01 268,7 25,05
Kernel Pecah 245,5 23,16 330,3 29,35 172,2 16,05
Effisiensi - 97,01 - 96,96 - 95,05

Persentase Kandungan Moisture Nut


Nut Moisture (%) Keterangan
Nut Diameter ≤ 12 mm 14,47
Tanpa Pemanasan
Nut Diameter > 12 mm 14,59
Hasil dan Pembahasan

Hasil Pengujian 2
Hari / Tanggal : Kamis / 22 Desember 2016

Tanpa
Hasil Nut Diameter > 12mm Nut Diameter ≤ 12mm
Pengelompokan Nut
Pemecahan Nut
gr % gr % gr %
Berat Sampel 1041,5 - 735 - 1095,3 -
Nut Utuh 8,1 0,78 5 0,68 2,8 0,26
Nut Pecah 14,9 1,43 2,6 0,35 4,7 0,43
Kernel Utuh 385,1 36,98 156 21,22 236,2 21,56
Kernel Pecah 297,0 28,52 236,5 32,18 295 26,93
Effisiensi - 97,79 - 98,97 - 99,31

Persentase Kandungan Moisture Nut


Nut Moisture (%) Keterangan
Nut Diameter ≤ 12 mm 8,89
Tanpa Pemanasan
Nut Diameter > 12 mm 11,19
Hasil dan Pembahasan

Hasil Pengujian 3
Hari / Tanggal : Selasa / 10 Januari 2017

Tanpa
Hasil Nut Diameter > 12mm Nut Diameter ≤ 12mm
Pengelompokan Nut
Pemecahan Nut
gr % gr % gr %
Berat Sampel 1312,9 - 1014,2 - 962,2 -
Nut Utuh 5,2 0,39 5,3 0,52 12,5 1,30
Nut Pecah 20,4 1,55 11,4 1,12 6,0 0,62
Kernel Utuh 327,2 24,92 310,2 30,59 270,7 28,13
Kernel Pecah 357,7 27,25 324,3 31,98 145,8 15,15
Effisiensi - 98,05 - 98,35 - 98,08

Persentase Kandungan Moisture Nut


Nut Moisture (%) Keterangan
Nut Diameter ≤ 12 mm 12,36
Tanpa Pemanasan
Nut Diameter > 12 mm 15,16
Hasil dan Pembahasan

Hasil Pengujian 4
Hari / Tanggal : Selasa / 10 Januari 2017

Tanpa
Hasil Nut Diameter > 12mm Nut Diameter ≤ 12mm
Pengelompokan Nut
Pemecahan Nut
gr % gr % gr %
Berat Sampel 1312,9 - 1100,3 - 1302,1 -
Nut Utuh 5,2 0,39 7,4 0,67 11,4 0,88
Nut Pecah 20,4 1,55 12,8 1,16 13,7 1,05
Kernel Utuh 327,2 24,92 298,5 27,13 330,1 25,35
Kernel Pecah 357,7 27,25 320,3 29,11 233,4 17,92
Effisiensi - 98,05 - 98,16 - 98,07

Persentase Kandungan Moisture Nut


Nut Moisture (%) Keterangan
Nut Diameter ≤ 12 mm 5,71
Dengan Pemanasan
Nut Diameter > 12 mm 6,57
Kesimpulan dan Saran

Kesimpulan

1. Hasil pengujian didapat persentase kernel pecah rata-rata 19,01%


untuk nut diameter ≤ 12 mm sedangkan untuk nut yang tanpa
pengelompokan didapat persentase kernel pecah 26,55%. Ini berarti
bahwa dengan dilakukanya pengelompokan nut dapat menekan
persentase kernel pecah menjadi rendah.
2. Dengan dilakukanya pemanasan nut maka akan mengurangi
kandungan moisture nut dan menjadikan kernel/inti lekang dari
cangkang.
3. Kandungan moisture nut yang rendah akan dapat memudahkan dalam
pemecahan nut oleh ripple mill sehingga efisiensi hasil pemecahan nut
tinggi dengan persentase kernel pecah rendah.
Kesimpulan dan Saran

Saran

1. Lakukan penambahan alat nut grading drum sebelum nut silo.


2. Lakukan pemanasan pada nut silo untuk menurunkan kandungan
moisture nut, sehingga kernel bisa lekang dari cangkangnya dan
memudahkan dalam pemecahan nut.
3. Pengecekan jarak rotor dengan stator pada ripple mill secara rutin.
4. Memastikan kondisi rotor rod dan stator rod dalam keadaan baik atau
tidak bengkok/aus.
Alur Proses Stasiun Nut dan Kernel
Skema Rangkaian Pengujian
Alat untuk Menganalisa Variasi Diameter Nut
Pengaturan Jarak Rotor dengan Stator pada Ripple Mill

8MT Ripple Mill


Pengaturan jarak rotor dengan stator diatur pada baut
No. 1, 2, 3, 4, dan 5