Anda di halaman 1dari 12

PEMBAHASAN SOAL

KELOMPOK 1:
I Gust Ngurah Agung Putra Agniveda (
1515351010)
Putu Arisna Dewi ( 1515351011)
PutuVio Narakusuma Ardayani (
1515351012) KetuaKelompok
Ida Ayu Widya Krisna Dewi ( 1515351021)
Putu Yunita Sari (
1515351030)
SOAL 1
• Dijual 150 lbr saham biasa PT. Ananda tgl 15 Januari 2008 secara
tunai dengan kurs 105 pada nominal per lembar Rp. 20.000, dan 50
lembar saham preferen dengan kurs 98 pada nominal per
lembarRp. 200.000. Tanggal 31 Januari 2008 dijual 3 lembar
saham biasa dengan nominal Rp. 200.000 per lembar dan 2 lembar
saham preferen dengan nominal per lembar Rp. 100.000, kedua
jenis saham tersebut dijual secara lumpsum dengan harga Rp.
825.000 per lembar, dimana harga pasar saham biasa dan preferen
pada saat itu masing-masing Rp. 175.000 dan Rp. 125.000 per
lembar.
JAWAB
Transaksi tanggal 15 Januari 2008

Harga Penjualan Saham:


Saham Biasa = 150 lembar x 105% x Rp20.000 = Rp3.150.000
Saham Preferen = 50 lembar x 98% x Rp200.000 = Rp9.800.000
Total harga penjualan dari saham biasa dan saham preferen
Rp12.950.000

Harga Perolehan Saham:


Saham Biasa = 150 lembar x Rp20.000 = Rp 3.000.000
Saham Preferen = 50 lembar x Rp200.000 =Rp10.000.000
Total harga perolehan saham biasa dan saham preferen
Rp13.000.000
Harga Jual Saham Biasa Rp 3.150.000
Harga Perolehan SahamBiasa Rp 3.000.000
Agio Saham Biasa Rp 150.000

Harga Jual Saham Preferen Rp 9.800.000


Harga Perolehan Saham Preferen Rp10.000.000
Disagio Saham Preferen Rp 200.000

Jurnalnya:
Kas Rp12.950.000
Disagio Saham Preferen Rp 200.000
Agio Saham Biasa Rp 150.000
Modal Saham Biasa Rp 3.000.000
Modal Saham Preferen Rp10.000.000
Transaksi tanggal 31 Januari 2008
Harga Penjualan Saham dengan Metode Proporsional:
Nilai pasar wajar saham biasa ( 3 x Rp175.000 ) Rp525.000
Nilai pasar wajar saham preferen ( 2 x Rp125.000 ) Rp250.000 +
Nilai pasar wajar agregat Rp775.000

Dialokasikan ke saham biasa Rp525.000 x Rp825.000 = Rp558.871


Rp775.000
Dialokasikan ke saham preferen Rp375.000 x Rp825.000 = Rp266.129
Rp775.000
Total harga penjualan saham biasa dan saham preferen
Rp825.000
Harga Perolehan Saham:
SahamBiasa ( 3 x Rp200.000 ) Rp600.000
SahamPreferen ( 2 x Rp100.000 ) Rp200.000
Total harga perolehan saham biasa dan saham preferen
Rp800.000

Harga Jual Saham Biasa Rp558.871


Harga Perolehan Saham Biasa Rp600.000
Disagio Saham Biasa Rp 41.129

Harga Jual Saham Preferen Rp266.129


Harga Perolehan Saham Preferen Rp200.000
Agio Saham Preferen Rp 66.129
Jurnalnya:
Kas Rp825.000
Disagio saham biasa Rp 41.129
Agio Saham Preferen Rp 66.129
Modal Saham Biasa Rp600.000
Modal Saham Preferen Rp200.000
SOAL 2
Tanggal 15 Maret 2008 dibeli kembali 25 lembar
saham yang sudah dijual dengan harga per
lembar Rp. 200.000 pada nilai nominal Rp.
180.000 per lembar dengan harga beli saham
per lembar Rp. 210.000. Hitung dengan metode
nilai nominal dan metode hargaperolehan.
Jelaskan juga alasan perusahaan melakukan
pembelian kembali saham yang sudah beredar
(treasury stock).
JAWAB
Transaksi tanggal 15 Maret 2008

MetodeNilai Nominal

♦ Saat Penjualan Saham → 25 lembar x Rp200.000 = Rp5.000.000


Jurnalnya:
Kas Rp5.000.000
Modal Saham (25lbr x Rp180.000) Rp4.500.000
AgioSaham Rp 500.000

♦ Saat Pembelian Kembali → 25 lembar x Rp210.000 = Rp5.250.000


Jurnalnya:
Saham Treasury (25lbr x Rp180.000) Rp4.500.000
Agio Saham Rp 500.000
Laba Ditahan Rp 250.000
Kas Rp5.250.000
MetodeHargaPerolehan
♦ Saat Penjualan Saham → 25 lembar x Rp200.000 = Rp5.000.000
Jurnalnya:
Kas Rp5.000.000
Modal Saham (25lbr x Rp180.000) Rp4.500.000
AgioSaham Rp 500.000

♦ Pembelian kembali saham Treasury → 25 lembar x Rp210.000 =


Rp5.250.000
Jurnalnya:
Saham Treasury Rp5.250.000
Kas Rp5.250.000
Alasan Perusahaan Melakukan Pembelian Kembali
Saham Treasury

• Untuk memenuh idistribusi pajak yang efisien dari kelebihan


kas kepada pemegang saham.
• Untuk meningkatkan laba per saham dan pegembalian atas
ekuitas (ROE).
• Untuk memenuhi saham dalam kontrak kompensasi saham
karyawan atau memenuhi kebutuhan merger yang potensial.
• Untuk mengurangi upaya pengambilalihan atau mengurangi
jumlah pemegang saham.
• Membentuk pasar bagi saham.
SEKIAN.