Anda di halaman 1dari 18

10 INDIKATOR PHBS di

RUMAH TANGGA
PHBS
( Perilaku Hidup Bersih & Sehat )

PHBS adalah sekumpulan perilaku yang dilakukan atas


dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran yang
menjadikan seseorang atau dapat menolong diri sendiri
di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam
mewujudkan kesehatan masyarakatnya.

PHBS di rumah tangga adalah upaya untuk


memberdayakan anggota rumah tangga agar tahu, mau
dan mampu melaksanakan perilaku hidup bersih dan
sehat serta berperan aktif dalam gerakan kesehatan di
masyarakat.
Rumah tangga ber-PHBS

1. Persalinan
ditolong oleh
Tenaga
kesehatan
2. Memberi bayi ASI ekslusif
Khasiat ASI ekslusif bagi Ibu
& Anak
1. Meningkatkan Kecerdasan
2. Menambah kekebalan
tubuh bayi
3. Lebih terjamin mutunya
4. Mencegah infeksi usus
5. Membuat ibu lebih sehat
6. Mengurangi risiko kanker
ovarium
3. Menimbang balita setiap bulan sekali

Balita umur 12-60


bulan ditimbang
setiap bulan dan
dicatat di KMS
4. Menggunakan air bersih

Sumber air pompa,


sumur dan mata air
terlindung berjarak
minimal 10 m dari
sumber pencemar
seperti tempat
penampungan kotoran
atau limbah
5. Mencuci tangan dengan aur bersih yang
mengalir & memakai sabun

Mencuci tangan sebelum makan,


setelah BAB, sebelum memegang
bayi, setelah menceboki anak,
dan sebelum menyiapkan
makanan dengan air bersih yang
mengalir dan memakai sabun
6. Menggunakan jamban sehat

Anggota rumah tangga harus


menggunakan jamban leher
angsa dengan tangki septik atau
lubang penampungan kotoran
sebagai pembuangan akhir dan
terpelihara kebersihannya
7. Memberantas jentik di rumah seminggu
sekali
Lakukan 3M + plus

1. Menguras Bak Mandi

2. Menutup Tempat
Penampungan Air

3. Mengubur Barang Bekas


Lakukan Plus
1. Hindari Menggantung Baju

2. Pelihara Ikan Cupang

3. Hindari Gigitan Nyamuk

4. Menaburkan Bubuk
Abate di bak/drum Mandi
8. Makan sayur & buah setiap hari

Anggota rumah tangga yang


berumur 10 tahun keatas
wajib menkonsumsi buah
setiap hari
9. Melakukan aktifitas fisik setiap hari

Umur 10 tahun keatas wajib


melakukan aktifitas fisik
minimal 30 menit sehari
10. Tidak merokok di dalam rumah
Survei Mawas Diri
Survei Mawas Diri adalah kegiatan pengenalan,
pengumpulan dan pengkajianmasyarakat
kesehatan yang dilakukan oleh kader dan tokok
masyarakat setempat dibawah bimbingan kepala
Desa/Kelurahan dan petugas kesehatan (petugas
Puskesmas, Bidan diDesa
• Tujuan Survei Mawas Diri (SMD)
• a)
• Dilaksanakannya pengumpulan data, masalah kesehatan, lingkungan dan
perilaku!
• b)
• Mengkaji dan menganalisis masalah kesehatan, lingkungan dan perilaku yang
palingmenonjol di masyarakat!
• c)
• Mengiventarisasi sumber daya masyarakat yang dapat mendukung upaya
mengatasimasalah kesehatan!
• d)
• Diperolehnya dukungan kepala desa/kelurahan dan pemuka masyarakat dalam
pelaksanaan penggerakan dan pemberdayaan masyarakat di Desa Siaga
• Pentingnya pelaksanaan Survei Mawas Diri (SMD)
• a)
• "gar masyarakat menjadi sadar akan adanya masalah, karena mereka
sendiriyang melakukan pengumpulan #akta $ data,
• b)
• %ntuk mengetahui besarnya masalah yang ada dilingkungannya sendiri,
• c)
• %ntuk menggali sumber daya yang ada / dimiliki desa
• d)
• &asil SMD dapat digunakan sebagai dasar untuk menyusun peme'ahan
masalahyang dihadapi
PENUTUPAN
• PEMBAHASAN KUESIONER SURVEI PHBS DAN
MAWAS DIRI