Anda di halaman 1dari 7

KELOMPOK 2

Nadya Putri Amelia 1510612102


Ulfa Nikmatia 1510611076
Nur Sri Rezeki 1610611106
Steffany Putri 1610612004
Dio Tri Devha 1610612102
Tiara Indah Suci 1610612139

Dosen Pengampu: Dr.Ir.AhadiahYuniza,MS


 Lemak adalah senyawa kimia tidak larut air yang disusun oleh
unsur Karbon (C), Hidrogen (H), dan Oksigen (O). Lemak bersifat
hidrofobik (tidak larut dalam air), akan tetapi lemak dapat larut
dalam pelarut organik seperti eter, klorofom dan benzen.

 Energi yang dihasilkan lemak 2,25 kali lebih besar dibandingkan


karbohidrat dan protein. 1 gram lemak dapat menghasilkan 9
kalori, sedangkan 1 gram karbohidrat dan protein hanya
menghasilkan 4 kalori. Selama proses pencernaan lemak akan
dipecah menjadi asam lemak dan gliserol agar dapat diserap oleh
organ pencernaan dan kemudian dibawa ke organ yang
membutuhkannya.
 Pencernaan lemak terjadi pada usus halus
yaitu pada bagian duodenum. Enzim yang
mencerna yaitu lipase. Enzim lipase
dihasilkan oleh pankreas.
Pencernaan lemak memerlukan adanya garam-
garam empedu yang dihasilkan hati dan disimpan
dalam kantung empedu. Garam empedu
dilepaskan oleh rangsangan karena admya bahan
makanan dalam usus.Garam-garam empedu
mengemulsikan lemak dalam lekukan duodenum
lemak yang berbentuk emulsi tersebut dipecah
menjadi asam lemak dan gliserol dengan bantuan
lipase, enzim dari kelenjar pankreas. asam lemak
dan gliserol merupakan hasil akhir pencernaan
lemak.
Lemak berfungsi untuk mempermudah penyerapan vitamin A, D,
E, dan K, serta kalsium. Selain itu, lemak juga membantu proses
penyerapan karoten dalam pencernaan dan menambah efisiensi
dalam penggunaan energi. Di dalam tubuh, lemak juga berfungsi
sebagai sumber cadangan energi. Beberapa bahan sumber lemak
antara lain minyak kelapa, minyak kacang kedelai, dan minyak
jagung.

Pada saat persediaan makanan tidak mencukupi, maka glikogen


akan diubah menjadi energi. Apabila glikogen habis, lemak
dioksidasi dengan hasil akhir yang sama pada oksidasi
karbohidrat.
Asam-asam lemak sebagai hasil pencernaaan
dari lemak diserap melalui dinding usus
kedalam cairan yang menyerupai susu. sistem
limfatik zat-zat tersebut pada tempat ini
membentuk lemak netral. lemak dalam limfa
lebih banyak merupakan lemak tubuh dari
makanan. lemak bergerak bersama-sama limfa
dan memasuki aliran darah vena dekat jantung.
Sewaktu asam-asam lemak sampai dihati,
organ ini memindahkan sebagian lemak dari
aliran darah untuk disimpan. Disamping itu
lemak juga disimpan pula sebagai jaringan
lemak terutama dibawah kulit didaerah perut,
sepanjang usus, dan dalam telur.