Anda di halaman 1dari 56

Oleh

Nasuki, MP
PENGERTIAN PENELITIAN

Kegiatan pencarian atas sesuatu secara


sistimatis, terkendali, empiris, dan kritis
untuk mendapatkan kebenaran ilmiah
SISTEMATIS

Prosesnya dilakukan dari suatu tahap ke


tahap berikutnya secara berurutan

TERKENDALI

Perumusan masalah dan hipotesis secara


operasional merupakan kendali dalam
mengarahkan seluruh kegiatan penelitian
EMPIRIS

Masalah yang akan diteliti adalah masalah


yang bersifat empiris.
Semua konsep yang tercakup dalam
penelitian harus terhubung secara
operasional dalam dunia nyata
KRITIS

Ada tolak ukur (kriteria) yang dipakai


untuk menentukan sesuatu yang dapat
diterima:

Tolak ukur dalam menetapkan hipotesis,


Tolak ukur dalam menetapkan besarnya
sampel,
Tolak ukur dalam memilih metode
pengumpulan data,
Tolak ukur dalam memilih analisis data
KONSEP ILMIAH

1. Berfikir skeptis: peneliti harus selalu menanyakan


bukti atau fakta yang dapat mendukung setiap
pernyataan.
2. Berfikir analitis: peneliti selalu menganalisis setiap
persoalan, mana yang pokok mana yang tidak pokok,
mana yang relevan mana yang tidak relevan.
3. Berfikir kritis: peneliti harus selalu mendasarkan
pikiran dan pendapatnya pada logika dan mampu
menimbang berbagai hal secara obyektif
berdasarkan data dan mendasarkan pada analisis
akal sehat
KEBENARAN ILMIAH

1. Koheren: konsisten dengan pernyataan sebelumnya


yang dianggap benar.

2. Koresponden: suatu pernyataan dianggap benar, jika


materi pengetahuan yang terkandung dalam
pernyataan tersebut berhubungan dengan objek yang
dituju oleh pernyataan tersebut.

3. Pragmatis: pernyataan dipercayai benar karena


pernyataan tersebut mempunyai sifat fungsional
dalam kehidupan praktis
JENIS PENELITIAN
1.Berdasarkan Segi Kepraktisannya
a. Penelitian Dasar
Penelitian yang hasilnya tanpa memikirkan segi
kepraktisannya dalam memecahkan masalah di masyarakat
Keluarannya adalah: sebuah teori yang sejalan dengan teori
yang ada atau menolak teori yang telah ada atau
menemukan teori baru yang bersifat
melengkapi/menjelaskan teori yang telah ada
b. Penelitian Terapan
Penelitian yang hasilnya untuk memecahkan masalah di
masyarakat
Keluarannya: metode, sistem managemen, paket teknologi
baru yang dapat meningkatkan efektifitas atau efisiensi dari
kegiatan pembangunan
JENIS PENELITIAN

2.Hadirnya Variabel

a. Penelitian deskriptif/survei
Penelitian untuk menggambarkan variabel
masa lalu dan sekarang

b. Penelitian eksperimen
Penelitian yang dilakukan terhadap variabel
masa yang akan datang
JENIS PENELITIAN

3. Pendekatan

a. Penelitian one-shot
Penelitian yang pengamatannya pada satu titik waktu
pada satu subyek

b. Penelitian cross-sectional
Penelitian yang pengamatannya pada satu titik waktu
pada subyek yang berbeda

c. Penelitian longitudinal
Penelitian yang pengamatannya time series pada subyek
yang sama
TAHAPAN KEGIATAN PENELITIAN
MEMILIH MASALAH PENELITIAN
STUDI PENDAHULUAN

MERUMUSKAN MASALAH
MERUMUSKAN TOPIK/JUDUL
MERUMUSKAN TUJUAN
MERUMUSKAN HIPOTESIS

MEMILIH PENDEKATAN
(METODA PENELITIAN)
MENENTUKAN VARIABEL MENENTUKAN SUMBER DATA

MENENTUKAN DAN MENYUSUN INSTRUMEN

MENGUMPULKAN DATA

ANALISIS DATA

MENARIK KESIMPULAN

MENULIS LAPORAN
MASALAH
Masalah adalah:
 Kesenjangan antara harapan dan
kenyataan
 Penyimpangan antara yang seharusnya
dengan apa yang benar-benar terjadi
 Penyimpangan antara teori dengan
praktek, antara aturan dengan
pelaksanaan, antara apa yang
direncana dengan kenyataan
MASALAH
Suatu masalah dikatakan masalah
penelitian bila:
 Khasanah ilmu pengetahuan yang ada
pada saat tersebut belum mampu
menjawabnya atau
 Bila masalah tersebut bersifat terapan
dan multi disiplin, teori-teori ilmu
pengetahuan yang terdapat di bidang-
bidang ilmu yang mendukungnya belum
mampu untuk menjadi landasan dalam
pemencahan masalah tersebut
CIRI MASALAH YANG BAIK
Masalah harus mempunyai nilai penelitian
 Asli / original (up to date)
 Dapat diuji secara empiris atau dapat dinyatakan dalam variabel
yang dapat diukur
 Menyatakan hubungan antara dua atau lebih variabel
 Urgent (mempunyai arti dan nilai dalam bidang ilmunya sendiri
atau dalam bidang aplikasi)
Masalah yang dipilih harus mempunyai feasibilitas
 Layak dari aspek kemungkinan mendapatkan data yang
diperlukan, ketersediaan waktu, biaya, dan fasilitas pendukung
lainnya
 Tidak bertentangan dengan agama, norma, dan adat istiadat yang
berlaku dalam masyarakat
Masalah harus sesuai dengan kualifikasi peneliti (sesuai dengan
tingkat intelegensia peneliti)
SUMBER MASALAH

 SUMBER BACAAN
 PERTEMUAN ILMIAH

 PENGAMATAN TERHADAP ALAM SEKITAR

 INTUISI

 KONSULTASI DENGAN NARA SUMBER

 PEMEGANG OTORITAS, DLL


PERUMUSAN MASALAH
Rumusan masalah =
suatu pertanyaan yang didasarkan pada
masalah yang akan dicarikan jawabannya
melalui pengumpulan data

 BERUPA PERTANYAAN
 RUMUSAN HARUS JELAS, SINGKAT DAN
BERMAKNA
 DIRUMUSKAN SECARA OPERASIONAL (JELAS
VARIABEL DAN CARA MENGUKURNYA)
 JELAS RUANG LINGKUPNYA (MEMUDAHKAN
PENARIKAN KESIMPULAN)
PERUMUSAN MASALAH

 CONTOH PERUMUSAN MASALAH

 APAKAH PRODUKSI IKAN AKAN BERTAMBAH


JIKA KADAR OKSIGEN DITINGKATKAN
DENGAN PENAMBAHAN KINCIR?
 APAKAH ADA HUBUNGAN ANTARA
INTENSITAS CAHAYA DENGAN JENIS
PLANKTON?
JENIS MASALAH PENELITIAN

1) Masalah untuk mengetahui status dan mendiskripsikan


fenomena (masalah deskriptif)
Rumusan masalahnya berkenaan dengan pertanyaan terhadap
variabel mandiri, peneliti tidak membuat perbandingan atau
hubungan antara variabel itu dengan variabel tersebut
Contoh:
1. Seberapa besar potensi rumput laut dikelompok tani Desa
Pulokerto?
2. Seberapa besar pendapatan petani di Kabupaten Pasuruan?
3. Seberapa tinggi tingkat partisipasi masyarakat terhadap
kegiatan Gemarikan?
JENIS MASALAH PENELITIAN
2) Masalah untuk membandingkan dua atau lebih fenomena
(masalah komparatif)
Contoh:
a) Adakah perbedaan besarnya jenis plankton antara yang
dipupuk dengan urea dan dengan NPK?
b) Adakah perbedaan bobot bandeng antara yang diberi pakan
alami dengan pakan buatan?
c) Adakah perbedaan mutu lulusan perguruan tinggi antara pola
recuitment tanpa test ujian masuk dengan test ujian masuk?
JENIS MASALAH PENELITIAN
3) Masalah untuk mencari hubungan antar fenomena (masalah
asosiatif/korelatif):
a) Hubungan simetris (hubungan antar dua variabel atau lebih
yang kebetulan munculnya bersama).

Contoh rumusan masalahnya:


1) Adakah hubungan antara kelimpahan plankton dengan
kelimpahan bakteri vibrio?
2) Apakah ada hubungan antara jumlah pakan dengan produksi
ikan nila?
3) Apakah ada hubungan antara produksi udang dengan besarnya
pendapatan petani?
JENIS MASALAH PENELITIAN
4) Hubungan kausal (yang bersifat hubungan sebab akibat, ada
variabel independent dan variabel dependent)

Contoh rumusan masalahnya:


1) Adakah pengaruh sistem insentif terhadap prestasi kerja?
2) Adakah pengaruh besarnya intensitas cahaya terjadap SR
udang?
3) Adakah frekuensi penyiangan gulma terhadap produksi
kedplarvaengaruh elai?
4) Seberapa besar pengaruh metoda pengajaran terhadap kualitas
lulusan?
JENIS MASALAH PENELITIAN
5) Hubungan interaktif/timbal balik/resiprocal (hubungan yang
saling mempengaruhi, tidak diketahui mana variabel
independent dan variabel dependent)

Contoh rumusan masalahnya:


1) Seberapa besar hubungan antara motivasi dengan prestasi
belajar?
2) Seberapa besar hubungan antara ketersediaan unsur posfor
dalam tanah dengan kelimpahan bakteri?
3) Seberapa besar hubungan antara tingkat kecerdasan
mahasiswa dengan kekayaan orang tuanya?
STUDI PENDAHULUAN

 MANFAAT STUDI PENDAHULUAN


 MEMPERJELAS MASALAH

 MENJAJAGI KEMUNGKINAN DILANJUTKANNYA PENELITIAN

 MENGETAHUI INFORMASI PETA PERMASALAHAN

 CARA MELAKSANAKAN STUDI PENDAHULUAN


 MEMBACA LITERATUR

 BERKONSULTASI DENGAN NARA SUMBER

 MENGADAKAN PENINJAUAN KE TEMPAT PENELITIAN


MERUMUSKAN JUDUL (TOPIK)
 MENARIK, POSITIF, SINGKAT (TIDAK LEBIH DARI 12 KATA, TIDAK TERMASUK KATA
SAMBUNG DAN KATA DEPAN), SPESIFIK DAN MERUJUK PADA POKOK BAHASAN
(BERSIFAT INDIKATIF)

 HINDARI KATA KERJA PADA AWAL JUDUL DAN PENGGUNAAN KATA-KATA KLISE
(SEPERTI: PENELAAHAN, PENGARUH, PENELITIAN PENDAHULUAN)
 JUDUL YANG LENGKAP MENCAKUP JENIS PROBLEMATIKA PENELITIAN, SUBYEK
ATAU PENELITIAN DIMANA DATA DAPAT DIPEROLEH, OBYEK PENELITIAN,
TEMPAT, DAN WAKTU PENELITIAN (BILA PERLU)
 CONTOH:
KURANG BAIK: PENGARUH BERBAGAI DOSIS PUPUK NPK TERHADAP
KELIMPAHAN PLANKTON
YANG BAIK: KELIMPAHAN PLANKTON PADA BERBAGAI DOSIS PUPUK NPK
KURANG BAIK: STUDI PENGARUH SUHU, KELEMBABAN, DAN JENIS TANAH
TERHADAP LAJU DEKOMPOSISI SERASAH MANGROVE
YANG BAIK: LAJU DEKOMPOSISI SERASAH MANGROVE: PENGARUH SUHU,
KELEMBABAN, DAN JENIS TANAH
KERAGAMAN GENETIK IKAN BANDENG DI PULAU JAWA
MERUMUSKAN TUJUAN

• TUJUAN PENELITIAN DINYATAKAN DENGAN KALIMAT PERNYATAAN


(BENTUK DEKLARATIF), SINGKAT, MENGGANBARKAN APA YANG INGIN
DIPEROLEH DARI PENELITIAN
• TUJUAN HARUS LEBIH SPESIFIK/KONKRIT SESUAI DENGAN MASALAH
PENELITIAN DIBANDINGKAN PERUMUSAN MASALAH YANG MASIH
BERSIFAT ABSTRAK

• GUNAKAN KATA KERJA YANG HASILNYA DAPAT DIUKUR ATAU DILIHAT


(SEPERTI: MENJAJAKI, MENGURAIKAN, MENERANGKAN, MENGUJI,
MEMBUKTIKAN, MENERAPKAN SUATU GEJALA, KONSEP, DUGAAN,
MEMBUAT PROTOTIPE)

• HINDARI KATA-KATA YANG SULIT DIUKUR (SEPERTI: MENGETAHUI,


MEMAHAMI)
CONTOH PENYUSUNAN TUJUAN

CONTOH
JUDUL: PENDUGAAN POTENSI TEGAKAN HUTAN MANGROVE DI
KELOMPOK HUTAN SUNGAI PELANG , PASURUAN
RUMUSAN MASALAH:
SEBERAPA BESAR POTENSI TEGAKAN HUTAN DI KELOMPOK HUTAN
SUNGAI PELANG , PASURUAN ?
TUJUANNYA:
UNTUK MENDUGA BESARNYA POTENSI TEGAKAN HUTAN DI HUTAN
SUNGAI PELANG , PASURUAN
MERUMUSKAN TUJUAN

MASALAH TUJUAN PENELITIAN


HAL YANG JAWABAN YANG
DIPERTANYAKAN INGIN DICARI

HIPOTESIS KESIMPULAN
JAWABAN SEMENTARA YANG JAWABAN YANG
HARUS DIUJI DIPEROLEH
KEBENARANNYA
MERUMUSKAN HIPOTESIS
 HIPOTESIS:
JAWABAN SEMENTARA YANG HARUS DIUJI KEBENARANNYA
 HIPOTESIS DIRUMUSKAN DALAM KALIMAT DEKLARATIF YANG RELATIF
SEDERHANA

 CARA MERUMUSKAN HIPOTESIS


1. MENYUSUN KERANGKA TEORI DALAM RANGKA MEMPEROLEH INFORMASI
DENGAN MASALAH YANG DITELITI
2. MENGEKSPLORASI HUBUNGAN-HUBUNGAN YANG TERJADI DALAM
PERMASALAHAN (MEMANDANG SUATU PERMASALAHAN SEBAGAI SUATU
KEJADIAN SEBAB AKIBAT)
3. MENGGUNAKAN INTUISI DAN DAYA KHAYAL

 CIRI HIPOTESIS YANG BAIK


 MENYATAKAN HUBUNGAN

 SESUAI DENGAN FAKTA DAN DAPAT MENERANGKAN FAKTA

 DIDUKUNG OLEH TEORI-TEORI YANG ADA

 DAPAT DIUJI SECARA EMPIRIS


JENIS HIPOTESIS
Hipotesis berdasarkan pada kategori
rumusannya:
• Hipotesis Nihil (Ho)
Hipotesis yang menyatakan tidak adanya
hubungan atau pengaruh antar suatu variabel
dengan variabel lain

Rumusannya:
 Tidak ada perbedaan antara ………. dengan ………..
 Tidak ada pengaruh …….. terhadap ………
JENIS HIPOTESIS
b. Hipotesis Alternatif (H1)
Hipotesis yang menyatakan adanya hubungan
atau pengaruh antar suatu variabel dengan
variabel lain

Rumusannya:
 Jika ……………. maka …………..
 Ada perbedaan antara ………. dan ……….
 Ada pengaruh ………….. terhadap ………….
JENIS HIPOTESIS
a. Hipotesis berdasarkan sifat variabel yang akan diuji:
• Hipotesis tentang hubungan
Hipotesis tentang hubungan hipotesis yang
menyatakan tentang saling hubungan antara dua
variabel atau lebih
1) Hubungan sejajar tidak timbal balik, contoh:
Hubungan antara kemampuan fisika dengan kimia
2) Hubungan sejajar timbal balik, contoh: Hubungan
antara tingkat kekayaan dengan kelancaran usaha
3) Hubungan sebab akibat, tetapi tidak timbal balik,
contoh: Hubungan antara waktu PBM dengan
kejenuhan mahasiswa
JENIS HIPOTESIS

b. Hipotesis tentang perbedaan


Hipotesis yang menyatakan perbedaan dalam
variabel tertentu pada kelompok yang berbeda
(mendasari penelitian komparatif dan
eksperimen)
Contoh:
1) Ada perbedaan prestasi belajar siswa SMA
antara yang diajar dengan metode ceramah
dan tanya jawab (CT) dan metode diskusi
(penelitian eksperimen)
2) Ada perbedaan prestasi belajar di kota dan di
MEMILIH PENDEKATAN

JENIS PENDEKATAN

1. MENURUT TEKNIK PENGAMBILAN UNIT CONTOH


PENDEKATAN POPULASI
PENDEKATAN SAMPEL

2. MENURUT TIMBULNYA VARIABEL


PENDEKATAN NON-EKSPERIMEN
PENDEKATAN EKSPERIMEN

3. MENURUT MODEL PENGEMBANGAN


ONE SHOOT MODEL
LONGITUDINAL MODEL
CROSS - SECTIONAL MODEL
MENENTUKAN VARIABEL
 VARIABEL
: GEJALA (ATRIBUT) YANG BERVARIASI
: OBYEK PENELITIAN YANG BERVARIASI
CONTOH: BERAT IKAN, LINGKAR PERUT IKAN, DLL
KLASIFIKASI VARIABEL
 VARIABEL KUANTITATIF (MISAL BERAT IKAN) DAN
KUALITATIF (MISAL KEPANDAIAN)
VARIABEL KUANTITATIF:
1) VARIABEL DISKRIT (VARIABEL NOMINAL/KATEGORIK)
- VARIABEL DIKHOTOM (DUA KUTUB)
- VARIABEL POLITOM (LEBIH DARI DUA KUTUB)
Angka dinyatakan sebagai frekuensi
2) VARIABEL KONTINUM
- VARIABEL ORDINAL,TINGKAT TINGKATAN (VARIABEL LEBIH KURANG),
CONTOH: PANJANG, KURANG PANJANG, DAN PENDEK
-- VARIABEL INTERVAL, VARAIBEL YANG MEMPUNYAI JARAK DAN
MENUNJUKKAN PERINGKAT, CONTOH: SUHU UDARA, JARAK TEMPAT
-- VARIABEL RATIO, VARIABEL PERBANDINGAN (VARIABEL DALAM HUBUNGAN
ANATAR SESAMANYA MERUPAKAN SEKIAN KALI), CONTOH: BERATBADA
 VARIABEL TERIKAT DAN VARIABEL BEBAS, CONTOH: Y = f (X1, X2, X3)
DATA DAN SUMBER DATA
DATA :
HASIL PENCATATAN, BAIK BERUPA ANGKA
MAUPUN FAKTA YANG DAPAT DIJADIKAN BAHAN
UNTUK MENYUSUN SUATU INFORMASI
Contoh: jenis pekerjaan, motivasi karyawan, jabatan, jenis
kelamin, keuntungan perusahaan, gaji pegawai, tinggi
badan, dan biaya sekolah
SUMBER DATA
SUBYEK PENELITIAN DARI MANA DATA DAPAT
DIPEROLEH
Contoh:
PENELITI YANG MENGAMATI PERTUMBUHAN IKAN,
SUMBER DATANYA ADALAH IKAN
PENELITI YANG MENGGUNAKAN TEKNIK
WAWANCARA, SUMBER DATANYA ADALAH
RESPONDEN
METODA PENELITIAN
Bagaimana suatu penelitian dilaksanakan yaitu
dengan alat apa (teknik penelitian) dan prosedur
bagaimana suatu penelitian dilakukan (prosedur
pebelitian) biasanya mencakup:

a. Waktu dan tempat penelitian


b. Bahan dan alat
c. Jenis data atau variabel yang diamati
d. Sumber data (data primer dan data sekunder)
e. Rancangan penelitian (rancangan percobaan/desain
sampling)
f. Teknik pengumpulan data
(misal: observasi, wawancara, eksperimen, dsb)
g. Prosedur pengukuran variabel
h. Teknik analisis data
MENENTUKAN DAN MENYUSUN INSTRUMEN

BERKAITAN DENGAN METODA / CARA


PENGUMPULAN DATA
INSTRUMEN:
ALAT MENGUMPULKAM DATA PADA WAKTU PENELITIAN SESUAI
DENGAN METODA PENELITIAN YANG DIGUNAKAN

Contoh:
METODA WAWANCARA, INSTRUMENNYA PEDOMAN
WAWANCARA
METODA OBSERVASI, INSTRUMENNYA CHECK LIST
MENGUMPULKAN DATA
PENGUMPULAN DATA
: MENGAMATI VARIABEL YANG AKAN DITELITI

PENGUMPULAN DATA PERLU LATIHAN UNTUK :


MEMAHAMI DAN MEMPELAJARI INSTRUMEN DAN MEMAHAMI
CARA MENGGUNAKANNYA
PRAKTEK MENGGUNAKAN INSTRUMEN

METODE PENGUMPULAN DATA :


METODA PENGAMATAN LANGSUNG
METODA PENGAMATAN TIDAK LANGSUNG
ANALISIS DATA
PENGOLAHAN DATA DENGAN MENGGUNAKAN RUMUS-RUMUS (ATURAN-
ATURAN) YANG ADA SESUAI DENGAN PENDEKATAN PENELITIAN YANG
DITETAPKAN
PROBLEMA JENIS RISET TEKNIK ANALISIS DATA

Mengetahui status dan PENELITIAN DESKRIPTIF Presentase dan komparasi dengan


mendeskripsikan fenomena kriteria strandar

Membandingkan dua fenomena atau PENELITIAN KOMPARASI Teknik komparasi (Uji t, Uji F)
lebih

Mencari hubungan antara dua PENELITIAN KORELASI Teknik korelasi bivariate dan
fenomena yang kedudukannya (NON-EXPERIMENTAL) korelasi multivariate
sejajar (bukan merupakan sebab
akibat)

Melihat pengaruh suatu perlakuan PENELITIAN EXPERIMEN ANOVA (Uji F) Uji-t


terhadap respon atau melihat
hubungan antara variabel bebas
dengan variabel terikat
MENARIK KESIMPULAN
KESIMPULAN DIRUMUSKAN BERDASARKAN DATA YANG
DIPEROLEH DAN HARUS SINKRON DENGAN
PERMASALAHAN DAN HIPOTESIS

KESIMPULAN YANG DIBUAT DARI PENELITIAN NON-


STATISTIK DIDASARKAN ATAS KRITERIA ATAU STANDAR
YANG DITENTUKAN

KESIMPULAN DARI PENELITIAN STATISTIK DIDASARKAN


ATAS HARGA KRITIK YANG TERTERA PADA TABEL (BESAR
TARAF SIGNIFIKANSI, DERAJAT BEBAS, PERUMUSAN SATU
ARAH ATAU DUA ARAH)

kesimpulan
FORMAT PROPOSAL PENELITIAN
• HALAMAN JUDUL
• LEMBAR PENGESAHAN
• KATA PENGANTAR (OPTIONAL)
• DAFTAR ISI
• DAFTAR TABEL
• DAFTAR GAMBAR
• DAFTAR LAMPIRAN
• ABSTRAK / RINGKASAN (OPTIONAL)
• PENDAHULUAN
• TINJAUAN PUSTAKA
• METODA PENELITIAN
• JADWAL KEGIATAN PENELITIAN
• PERSONALIA PENELITIAN
• ANGGARAN BIAYA
• DAFTAR PUSTAKA
• LAMPIRAN (BILA ADA)
FORMAT PROPOSAL PENELITIAN

JUDUL
• Singkat (tidak lebih dari 12 kata tidak termasuk kata
sambung dan kata depan),
• Spesifik
• Menggambarkan pokok bahasan (bersifat indikatif)

• Contoh:
Laju Dekomposisi Serasah Mangrove ( Avicennia sp):
Pengaruh Suhu, Kelembaban, dan Jenis Tanah
Produktivitas Serasah Hutan Mangrove di Kawasan
Pantai Angke Kapuk Jakarta
LEMBAR PENGESAHAN

• Sesuai dengan format yang disediakan


• Biasanya ditandatangani oleh ketua peneliti
dan pimpinan institusi atau komisi
pembimbing dan Ketua Departemen/Ketua
Program Studi/Dekan untuk
skripsi/tesis/desertasi
• Tidak lebih dari satu halaman
PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG MASALAH (MENGAPA
PENELITIAN PENTING DILAKUKAN) UMUM

MASALAH PENELITIAN AGAK


SPESIFIK

TUJUAN PENELITIAN LEBIH


SPESIFIK

KEGUNAAN/MANFAAT YANG DIHARAPKAN


BAGI IPTEK DAN PEMBANGUNAN/PRAKTIS

HIPOTESIS (BILA ADA) SANGAT SPESIFIK


(OPERASIONAL)
TINJAUAN PUSTAKA
• Relevan dengan masalah penelitian (mengungkap landasan
teori yang terkait dengan variabel-variabel penelitian)
• Mutakhir (umumnya dari jurnal ilmiah)

KAJIAN KEPUSTAKAAN HENDAKNYA DITUJUKAN


UNTUK MENGETAHUI STATE OF THE ART
INFORMASI (TEORI DAN HASIL PENELITIAN
TERDAHULU) YANG RELEVAN DENGAN MASALAH
PENELITIAN SEHINGGA SI PENELITI DAPAT
MENYUSUN KERANGKA KONSEPSI BAGI
PENELITIAN YANG AKAN DILAKUKAN
METODA PENELITIAN
a. WAKTU DAN TEMPAT
b. BAHAN DAN ALAT
c. VARIABEL YANG DIAMATI
d. RANCANGAN PENELITIAN
(DESIGN SAMPLING/
DESIGN EKSPERIMEN)
e. TEKNIK PENGUMPULAN DATA
(APAKAH TEKNIK WAWANCARA
ATAU TEKNIK ANGKET ATAU
TEKNIK OBSERVASI/
PENGAMATAN)
f. TEKNIK ANALISIS DATA
JADWAL KEGIATAN PENELITIAN
Jadwal kegiatan penelitian memuat kegiatan apa saja yang akan
dilakukan dan berapa lama waktu yang diperlukannya yang
biasanya disajikan dalam suatu barchart. Sebagai contoh:
No Kegiatan Bulan
1 2
1 2 3 4 1 2 3 4
I Persiapan
1 Mengurus perizinan
2 ………………
II Pelaksanaan
1 Menyiapan bahan dan alat

2 Pelaksanaan

III Penyusunan Laporan Penelitian


DAFTAR PUSTAKA
Daftar pustaka harus mencantumkan semua pustaka yang
dikutif dalam teks kecuali pernyataan lisan yang tidak
dipublikasikan
Jurnal
• Nama pengarang
• Tahun terbit
• Judul artikel
• Nama jurnal
• Volume
• Nomor
• Halaman
Contoh:
Kusmana, C, P. Puradyatmika, Y.A. Husin, G. Shea & D. Martindale. 2000.
Mangrove Litter-Fall Studies at the Ajkwa Estuary, Irian Jaya.
Indonesian Journal of Tropical Agriculture 9 (3): 39 – 47.
Buku
• Nama pengarang
• Tahun terbit
• Judul buku
• Tempat penerbitan
• Nama penerbit
Contoh:
Tomlinson, P.B. 1989. The Botany of Mangroves. Cambridge: Cambridge
University Press
Surat Kabar
• Nama pengarang
• Judul
• Nama surat kabar
• Tanggal terbit: nomor halaman (nomor kolom)

Contoh:
Budiarso, I.T. Suami Mandul akan menurun Keperkasaannya: Akibat
Pencemaran Mitotoksin dan Pestisida? Kompas 24 Desember 1995: 11
(kolom 6 – 8)
Peta
Area yang diwakili: Judul (jenis peta. Tempat terbit: nama
penerbit; tahun terbit. Desksripsi fisik
Contoh:
Indonesia. Malaria DDT Spraying Programs (demograhic map). Washington:
US Army Map Service; 1953. 3 lembar.

Publikasi Elektronik
Nama pengarang. Tahun penerbitan. Judul artikel. Nama jurnal
(tipe media) volume (nomor): halaman. Ketersediaan. (Tanggal,
bulan, dan tahun akses/pembuktian jika diperlukan)
Contoh:
Hamilton, J.D. 2000. Programming CGI 101.
http://www.cgi.com/class/intro.html. (18 Oktober 2000)
Adsavakulchai S, Baimai V, Prachabrued W. Gore PJ, Lertlum S. 1998.
Morphometric Study Using Wing Image Analysis for Identification of
Bactrocera Dorsalis Complex (Diptera: Tephritidae). WWW J Biol
1998: 1 (serial online).
http://epress://epress.com/w3jbio/vol3/Adsavakulchai/index.html. (17
Mar 20090).
LAMPIRAN (OPTIONAL)
Bila ada lampirkan data/informasi yang
relevan (misal: daftar jenis tumbuhan di
daerah penelitian, dll)
FORMAT PROPOSAL PENELITIAN
• HALAMAN JUDUL
• LEMBAR PENGESAHAN
• KATA PENGANTAR (OPTIONAL)
• DAFTAR ISI
• DAFTAR TABEL
• DAFTAR GAMBAR
• DAFTAR LAMPIRAN
• ABSTRAK / RINGKASAN (OPTIONAL)
• PENDAHULUAN
a. LATAR BELAKANG MASALAH
b. PERUMUSAN MASALAH
c. TUJUAN PENELITIAN
d. HIPOTESIS PENELITIAN
e. KEGUNAAN PENELITIAN
• TINJAUAN PUSTAKA
• METODA PENELITIAN
a. WAKTU DAN TEMPAT
b. BAHAN DAN ALAT
c. VARIABEL YANG DIAMATI
d. RANCANGAN PENELITIAN (DESIGN SAMPLING/
DESIGN EKSPERIMEN)
e. TEKNIK PENGUMPULAN DATA
f. TEKNIK ANALISIS DA
• DAFTAR PUSTAKA
• LAMPIRAN (BILA ADA)
HASIL
Mengemukakan deskripsi hasil penelitian secara keseluruhan
• Sistematis, informatif, singkat-padat tanpa kata-kata yang
tidak perlu
• Sinkron dengan masalah, tujuan dan hipotesis penelitian
• Tidak mengulang detail uraian pernelitian
• Mengemukakan representative data (bukan repetitif data)
• Untuk memperjelas dan mempersingkat uraian sajikan data
dalam tabel, gambar, grafik atau alat penolong lain
• Data yang terlalu ekstensif perlu dibuat ikhtisarnya dan
diulas dengan kata-kata
PEMBAHASAN
Pembahasan merupakan penafsiran dan interpretasi terhadap
hasil penelitian yang diperkuat dengan sekumpulan argumen
mengenai relevansi, manfaat, dan kemungkinan, atau
keterbatasan penelitian serta hasilnya.

Unsur penting yang perlu dituliskan dalam argumen sebagai


implikasi dari penemuan penelitian pada dasarnya
mencakup:
a. Situasi yang ada dalam penelitian
b. Penyebab situasi tersebut
c. Efek yang mungkin timbul dari situasi tersebut
d. Upaya untuk mengatasi situasi tersebut
e. Kajian faktor terkait yang mempengaruhi situasi tersebut

Argumen harus memiliki dasar hukum yang kuat dengan


cara membandingkan dengan hasil penelitian terdahulu.
Argumen ini dikembangkan dalam paragraf yang sistematis
dan logis (ada kalimat topik, pengembangan penalaran,
kesimpulan atau ringkasan bilaman paragraf berikutnya
ingin menampilkan gagasan yang berbeda)
KESIMPULAN
Memuat ringkasan hasil penelitian
dan jawaban atas tujuan penelitian
atau hipotesis

SARAN
Saran sesuai hasil penelitian, dapat
dikerjakan dengan praktis

DAFTAR PUSTAKA
Memuat semua bahan pustaka yang
dirujuk didalam teks, kecuali pustaka
berupa komunikasi pribadi