Anda di halaman 1dari 40

Asuhan Keperawatan Klien dengan

Chronic Diseases

Copyright 2016. M9-UA Surabaya. 1


Joni Haryanto (Joni) – Dosen Fak.
Keperawatan UA Surabaya
E-mail: joni.h.unair@gmail.com
HP 089630281001

Copyright 2016. M9-UA Surabaya. 2


Tujuan

 Mampu mengidentifikasi masalah


kesehatan klien dg chronic diseases
 Mampu menganalisis masalah
kesehatan klien dg chronic diseases
 Mampu mengaplikasikan askep klien dg
chronic diseases

Classical Method and Demonstration of


Learning Process

Copyright 2016. AJ-12-UA Surabaya. 3


Pendahuluan

• Chronic Diseases
 Menetap
 Meninggalkan cacat
 Patologis yang tidak kembali
 Memerlukan training khusus untuk
rehabilitasi
 Mungkin memerlukan supervisi,
observasi atau perawatan lama 
keterbatasan aktifitas

Copyright 2016. M9-UA Surabaya. 4


Ciri penyakit kronis
(Wright & leahey,
1987)
1. Progresif (bertambah parah)
2. Tetap (setelah kejadian menetap)
3. Kambuh (sering hilang timbul)

Cacat tidak sama dengan penyakit kronis


Ex amputasi karena kecelakaan
Respon Klien
dipengaruhi:
• Persepsi klien terhadap situasi
• Kepribadian klien
• Persepsi keluarga terhadap situasi
• Beratnya patofisiologi atau hendaya
• Sikap dan tindakan lingkungan
• Ketersediaan fasilitas kesehatan
Dampak

Penyakit kronis  kehilangan dan


perubahan
Banyak dan beratnya

Dipengaruhi kemampuan klien dan


keluarga untuk mencapai :
1.Fungsi yang optimal
2.Melanjutkan / menikmati hidup
Kehilangan akibat
penyakit kronis
• Kesejahteraan
• Kemandirian
• Lingkungan yang dikenal
• Rasa nyaman
• Fungsi fisik
• Fungsi mental
• Konsep diri
• Peran di keluarga dan masyarakat

 Membutuhkan penyesuaian
Psikodinamika masalah
psikologis pada penyakit
kronis:
1. Protes dan mengingkari
2. Depresi, cemas, marah
3. Melepas dan kembali menginvestasi
4. Stress situasi

Pasien : 1 s/d 3
Keluarga : 1 s/d 4
Chronic Diseases
Arthritis Gout
Hypertension
DM
Bronchitis Chronis
Epilepsy
Asthma
Leprosy
TBC
dll

Copyright 2016. M9-UA Surabaya. 10


Arthritis Gout

• Bentuk inflamasi arthritis kronis, bengkak


dan nyeri yang paling sering di sendi
besar jempol kaki.

Copyright 2016. M9-UA Surabaya. 11


Hiperuresemia

• Gout merupakan istilah yang dipakai


untuk sekelompok gangguan metabolik
(katabolic purine) yang ditandai oleh
meningkatnya konsentrasi asam urat

Copyright 2016. M9-UA Surabaya. 12


Tipe Arthritis Gout

• Primer
• Sekunder
• Idiopetik

Copyright 2016. M9-UA Surabaya. 13


Copyright 2016. M9-UA Surabaya. 14
Copyright 2016. M9-UA Surabaya. 15
Copyright 2016. M9-UA Surabaya. 16
Copyright 2016. M9-UA Surabaya. 17
Copyright 2016. M9-UA Surabaya. 18
Copyright 2016. M9-UA Surabaya. 19
Copyright 2016. M9-UA Surabaya. 20
Hypertension
• Meningkatnya tekanan darah dalam
jangka waktu lama dengan Tekanan
darah lebih dari 120/80 mmHg.
Definisi

• Hipertensi dapat didefinisikan sebagai


tekanan darah persisten dimana tekanan
sistoliknya diatas 140 mmHg dan tekanan
diastoliknya diatas 90 mmHg.(Smith, 1995 )

• Hipertensi adalah suatu keadaan dimana


terjadi gangguan pada mekanisme
pengaturan tekanan darah (Mansjoer, 2000)
Gejala
• Sakit kepala
• Sakit kuduk
• Sulit Tidur
• Kelelahan
• Mual
• Muntah
• Sesak nafas
• Gelisah
• Pandangan
kabur
Etiologi

 Hipertensi essensial (hipertensi primer ) :


tidak diketahui penyebabnya

 Hipertensi sekunder : di sebabkan oleh


penyakit lain
Copyright 2016. M9-UA Surabaya. 25
Copyright 2016. M9-UA Surabaya. 26
Diabetes Mellitus

• Diabetes mellitus (DM) is a group of


diseases characterized by high levels of
blood glucose resulting from defects in
insulin production, insulin action, or both.

Copyright 2016. M9-UA Surabaya. 27


Condition
• Diabetes mellitus may present with
characteristic symptoms such as thirst,
polyuria, blurring of vision, and weight
loss.

• In its most severe forms, ketoacidosis or a


non–ketotic hyperosmolar state may
develop and lead to stupor, coma and, in
absence of effective treatment, death.

Copyright 2016. M9-UA Surabaya. 28


Copyright 2016. M9-UA Surabaya. 29
Copyright 2016. M9-UA Surabaya. 30
Copyright 2016. M9-UA Surabaya. 31
Copyright 2016. M9-UA Surabaya. 32
Chronic Diseases Nursing
Care
• Pendekatan proses keperawatan
– Pengkajian
• Subyektif, obyektif dan data penunjang
– Diagnosis keperawatan
• P+E+S
– Perencanaan
• Tujuan yang diharapkan
• Rencana tindakan yang akan diberikaan
– Tindakan keperawatan
– Evaluasi

Copyright 2016. AJ-


12-UA Surabaya. 33
Person-Centered Care
Model

Community

Financial Resources
Regulations

Leadership

Family

Copyright 2016. AJ-


12-UA Surabaya. 34
Functional Consequences
Model of Gerontological
Nursing
Assesment

Age-Related Negative Functional Additional


Positive
Interventions
Function
Changes
Consequeces
Risk Factors
al
Consequ
ences

Copyright 2016. AJ-


12-UA Surabaya. 35
Proses keperawatan

• Pengkajian : reaksi klien terhadap penyakit,


reaksi keluarga dan sumber daya di
masyarakat

• Diagnosa : kehilangan, ketidakberdayaan,


gangguan konsep diri : harga diri rendah,
depresi
Tindakan
keperawatan
1.Menerima perasaan klien
2.Membantu menghadapi kehilangan
3.Mendorong ekspresi perasaan
4.Membantu mencari alternatif pemecahan
masalah
5.Klarifikasi situasi : harapan yang realistis
6.Meningkatkan harga diri
Tindakan pada keluarga

Biasanya klien datang sendiri : masalah akut


yang ringan  hal yang rutin sampai
keterbatasan diri sendiri
Pertemuan keluarga mulai diperlukan
1.Terapi untuk kegagalan atau sakit yang
berulang
2.Pencegahan yang rutin atau pendidikan
kesehatan
Kesimpulan
 Penyakit kronis adalah penyakit yang menahun dan
dapat menimbulkan ketidakmampuan klien
(hendaya)
 Penyakit kronis dapat menimbulkan komplikasi ke
berbagai organ lain dan bias menimbulkan
kefatalan

Copyright 2016. M9-UA Surabaya. 39


Penutup

Terimakasih atas perhatian


semuanya

Copyright 2016. M9-UA Surabaya. 40