Anda di halaman 1dari 20

“PENETAPAN KADAR MONOSODIUM GLUTAMAT (MSG)

PADA MI INSTAN DARI BERBAGAI MERK SECARA


ALKALIMETRI”

Oleh:
Rika Setya Pradina
34140076

PROGRAM STUDI FARMASI


STIKES SURYA GLOBAL YOGYAKARTA
2017
Latar Belakang
Menurut Worid Instan Noodles Association (WINA) pada tahun 2015
penjualan mi instan di Indonesia mencapai 13,2 miliar bungkus dan
menepati posisisi kedua di dunia

mi instan tidak terlepas dari bahan tambahan makanan, salah satunya


penyedap rasa yaitu Monosodium glutamat (MSG)

Food and Drug Administration (FDA) menetapkan batas aman konsumsi


MSG yaitu 120 mg/ kg berat badan/ hari
Rumusan Masalah, Tujuan, Manfaat 1. Tujuan Umum
Untuk mengetahui kadar
Berapakah kadar Monosodium Glutamat
Monosodium Tujuan (MSG) pada mi instan
glutamat (MSG) dari berbagai merk secara
pada mi instan Rumusan
alkalimetri
dari berbagai Masalah
2. Tujuan Khusus
merk ?
Manfaat Untuk mengetahui
perbandingan kadar
Monosodium Glutamat
(MSG) pada mi instan
dari berbagai merk.

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi dan pengetahuan


masyarakat tentang tingkat keamanan monosodium Glutamat (MSG) untuk
dikonsumsi.
Keaslian Penelitian

 Daulay, Anny Sartika (2015) dengan judul “Penentuan Kadar


Monosodium Glutamat (MSG) pada Mi Instan Berbagai Variasi Rasa
sebagai Parameter Jumlah Konsumsi Maksimal”.
 Widyalita, Eka dkk (2014) dengan judul “Analisis Kandungan
Monosodium Glutamat (MSG) Pada Pangan Jajanan Anak Di SD Komp.
Lariangbangi Makassar”.
 Garnida, Yudi (2016) dengan judul “Kajian dan Analisis Senyawa
Monosodium Glutamat (MSG) dalam Bumbu Nasi Goreng Instan”.
Bahan yang biasanya tidak
dipergunakan sebagai
makanan dan biasanya bukan mi yang telah
merupakan komponen khas mengalami proses
makanan, yang dengan gelatinisasi, sehingga
sengaja ditambahkan kedalam Bahan untuk
Tambahan menghidangkannya
makanan untuk maksud Pangan mi Instan
teknologi pada pembuatan, cukup dengan direbus di
pengolahan, penyiapan, air mendidih.
perlakuan, pengepakan,
pengemasan, dan
penyimpanan Monosodium
Glutamat

Alkalimetri
Merupakan garam natrium dari
asam glutamat yang
merupakan salah satu asam
amino non esensial dan Penetapan kadar secara kuantitatif
merupakan senyawa cita rasa. terhadap senyawa-senyawa yang
bersifat asam dengan
menggunakan baku basa.
Struktur Monosodium Glutamat

HO H H H

C C C C COONa

OH H H NH2
Populasi dan Sampel

Teknik pengambilan sampel yang


POPULASI digunakan adalah purposive sampling.
Adapun sampel yang diambil ialah 10

Populasi yang produk mi instan dari berbagai merk


digunakan pada yang diminati oleh masyarakat.
penelitian ini adalah SAMPEL
semua produk mi instan
yang beredar di pasaran.
Jenis Penelitian dan Variabel

Jenis
Penelitian
Variabel tunggal, yaitu kadar
Monosodium Glutamat pada mi
Penelitian ini merupakan instan
penelitian yang bersifat Variabel
deskriptif dengan
pendekatan kuantitatif
Kerangka Konsep
mi Instan

Uji
Uji Kualitatif Kuantitatif

Uji
Alkalimetri
ninhidrin

Volume
Ungu= Positif titran
Selain Ungu= Negatif

Kadar
MSG
1. Tempat
Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Kimis Farmasi
STIKes Surya Global Yogyakarta.
2. Waktu
Penelitian dilaksanakan pada Mei 2017.

3. Alat
Timbangan analitik, blender, sendok, buret, statif, gelas beaker,
pipet volume, pipet tetes, penangas, Erlenmeyer, gelas ukur, batang
pengaduk, corong gelas, propipet.
4. Bahan
Sampel (10 mi instan), asam klorida (HCL), indikator fenolftalein
(PP), aquadest, asam oksalat, NaOH 0,1N.
Metode Pengolahan Data

mg asam oksalat
N NaOH =
Volume NaOH x BE asam oksalat

V NaOH x NaOH x BE
Kadar MSG = x 100%
Mg sampel
Hasil Penelitian
Hasil uji kualitatif kandungan MSG pada mi instan
No Sampel Warna Keterangan

1 A Ungu +
2 B Ungu +
3 C Ungu +
4 D Ungu +
5 E Ungu +
6 F Ungu +
7 G Ungu +
8 H Ungu +
9 I Ungu +
10 J Ungu +
Hasil pembakuan NaOH 0,1 N

No Titrasi Volume Titran (ml) Normalitas (N)

1 I 18,21 0,061

2 II 18,42 0,060

3 III 18,00 0,060

Rata-Rata 18,21 0,060


 Hasil penetapan kadar MSG

Sampel Kadar
A 0,198% atau 0,609 mg
B 0,301% atau 0,934 mg
C 0,111% atau 0,338 mg
D 0,135% atau 0,411mg
E 0,125% atau 0,392 mg
F 0,256% atau 0,789 mg
G 0,316% atau 0,971 mg
H 0,126% atau 0,392 mg
I 0,124% atau 0,393 mg
J 0,196% atau 0,608 mg

Berdasarkan data tersebut diketahui bahwa sampel G memiliki kadar paling tinggi yaitu sebesar 0,316% atau 0,971
mg dan sampel C memiliki kadar paling rendah yaitu 0,111% atau 0,338 mg.
Dilihat dari hasil tersebut kadar Monosodium Glutamat
(MSG) yang terdapat dalam mi instan tidak melebihi
ambang batas konsumsi yang telah ditetapkan oleh FDA
yaitu sebesar 120 mg/ kg berat badan/ hari yang
disetarakan dengan konsumsi garam.
Kesimpulan
sampel G memiliki kadar paling
tinggi yaitu sebesar 0,316% atau
0,971 mg dan sampel C
Hasil analisis kualitatif memiliki kadar paling rendah
menunjukan bahwa dari yaitu 0,111% atau 0,338 mg.
kesepuluh sampel mi instan
positif mengandung
Monosodium Glutamat
(MSG), yang ditandai dengan
terbentuknya warna ungu.