Anda di halaman 1dari 13

2.

DATA DAN PEUBAH:

Pengertian Data dan Peubah


Metode Pengumpulan Data
Klasifikasi Data dan Peubah
Skala Pengukuran Peubah
Satuan Pengukuran Peubah
Konsep Operasional Peubah
Pengertian Data

Data adalah material hasil pencatatan dari pengukuran,


perhitungan, pengamatan, wawancara, dan pengisian
kuisioner.
Data adalah nilai atau value dari peubah, misalnya peubah
berat lahir sapi A = 15 kg, 21 kg. Jenis kelamin sapi : Sapi A =
jantan, Sapi B = betina
Data bermakna jamak (lebih dari 1 = satu nilai), dan datum =
tunggal
Cara mengumpulkan data:
1. Mengamati (observasi) : pakai pancaindera
(tanpa/pakai alat bantu)
2. Mengukur : pakai alat ukur
3. Mencacah/ menghitung
4. Mewancarai
5. Mengisi kuisioner
6. Simulasi
Pengertian Peubah

Peubah dalam bidang peternakan umumnya merupakan suatu


sifat atau karakter tertentu dari objek (ternak, tanaman,
kandang, dsb ) atau subjek (manusia)

Ekspresi suatu peubah menggambarkan bahwa dari


pengukuran atau pengamatan dapat berbeda-beda. Dengan
kata lain terdapat variasi.

Contoh:
Jenis kelamin: betina dan jantan
Berat lahir sapi: 13,5 kg, 14,2 kg, dan 15,2 kg
• Peubah atau variabel adalah suatu konsep yang dapat diukur,dicacah
dan diamati, serta mempunyai variasi nilai atau ragam nilai.
Berdasarkan tingkat kesulitan dalam pengukurannya, peubah dibagi
menjadi peubah sederhana dan peubah kompleks.
• Peubah sederhana, misalnya bobot badan ternak, tinggi ternak, jumlah
anak, warna bulu, dan bentuk telinga.
• Peubah kompleks, misalnya tingkat pendapatan peternak, haugh unit,
daya cerna, pertumbuhan ternak dan daya tetas telur.
Peubah bebas dan Peubah tidak bebas
Mis:
Hubungan antara pengamalan beternak dengan pendapatan peternak
ayam potong.
• Peubah atau variabel adalah suatu konsep yang dapat diukur,dicacah
dan diamati, serta mempunyai variasi nilai atau ragam nilai.
Berdasarkan tingkat kesulitan dalam pengukurannya, peubah dibagi
menjadi peubah sederhana dan peubah kompleks.
• Peubah sederhana, misalnya bobot badan ternak, tinggi ternak, jumlah
anak, warna bulu, dan bentuk telinga.
• Peubah kompleks, misalnya tingkat pendapatan peternak, haugh unit,
daya cerna, pertumbuhan ternak dan daya tetas telur.
Klasifikasi Data atau Peubah
Kualitatif Kuantitatif
1. Perbedaan jenis 1. Kontinu (hasil pengukuran)
agama ( Islam, Kristen, Katolik) - berat badan
warna (merah, putih, hitam) - tinggi badan
- konsumsi ransum
2. Perbedaan derajad
rasa enak (sangat enak, enak,
2. Diskrit (hasil pencacahan)
cukup enak, kurang enak, tidak
- jumlah peternak
enak.)
- litter size (jlh anak/kelahiran
Skala Pengukuran Data/Peubah
Skala Nominal: Berguna untuk menggolongkan suatu peubah. Mis:
agama, warna, bentuk tanduk.
Skala Ordinal: Berguna untuk menggolongkan dan mengurutkan
suatu peubah. Mis: Kecantikan
Skala Interval: Berguna untuk menggolongkan, mengurutkan dan
mengukur jarak, namun tidak dapat diperbandingkan. Skala interval
tidak mempunyai nilai dasar mutlak nol. Mis: Suhu
Skala Rasio: Berguna untuk menggolongkan, mengurutkan,
mengukur jarak dan membandingkan. Mis: berat badan
Skala Nominal dan Ordinal = Kualitatif
Skala Interval dan Rasio = Kuantitatif

Semakin tinggi skala pengukuran semakin banyak


metode analisis data yang dapat dipilih untuk
digunakan.

Analisis data untuk peubah nominal dan yang paling


sedikit dan sederhana, sedangkan peubah rasio yang
paling banyak analisis data yang dapat digunakan.
Satuan Pengukuran Peubah
Hanya peubah kuantitatif yang mempunyai satuan
pengukuran.
Contoh:
Berat badan sapi: kg
Berat telur: gram
Luas kandang: m2
Konsumsi ransum: gram/ekor/hari
Pendapatan peternak: Rp/tahun
Kepadatan kandang: ekor/m2
Konsep Operasinal Peubah

Dalam suatu penelitian perlu ada penjelasan yang lengkap bagaimana


sebuah peubah akan diukur. Hal ini perlu dilakukan karena konsep suatu
peubah sering kali mempunyai banyak definisi, tergantung masing-
masing penelitinya.

Misalnya
1. Tingkat pendidikan peternak dapat diukur melalui
(a) tingkatan lulus pendidikan formal: tidak lulus SD, lulus SD, lulus SMP,
dan lulus SMA;
(b) lamanya mengikuti pendidikan formal: 0 tahun, 5 tahun, 7 tahun, 15
tahun dan 20 tahun;
2. Pendapatan peternak
Merupakan peubah kompleks, maka konsep operasional
peubahnya sangat panjang.
a. Pendapatan = Penerimaan - Biaya Produksi
b. Penerimaan = jumlah produk-produk yang dijual dikali harga
jual
c. Biaya produksi tetap adalah biaya yang dikeluarkan untuk
sarana produksi yang dipakai selama peternakan tetap
berproduksi (biaya tanah, biaya pembuatan kandang, dlll).
Biaya produksi tetap harus dikoreksi dengan biaya penyusutan.
d. Biaya produksi variabel adalah biaya yang dikeluarkan setiap
periode produksi (bibit, obat-obatan, upah, sewa lahan, dll)
JIka Anda meneliti peubah-peubah
berikuti ini, apakah konsep
operasionalnya?
1. Bobot badan ayam
2. Warna bulu ayam
3. Produksi susu sapi
4. Umur peternak