Anda di halaman 1dari 23

INSULIN

Hany Yusmaini
Departemen Farmakologi
FK-UPNVJ
INSULIN

 Adalah hormon polipeptida yang disintesis oleh


sel β pulau langerhans dari PROINSULIN.

 PROINSULIN : polipeptida rantai tunggal dgn 86


asam amino. disintesis dlm ribosom retikulum
endoplasma.
 Pemotongan rantai peptida C oleh
endopeptidase menghasilkan insulin yang aktif
STRUKTUR KIMIA INSULIN

tdd 51 asam amino tersusun dalam 2 rantai :

Rantai A ; 21 asam amino


Rantai B ; 30 asam amino

diantara rantai A dan B terdapat 2 gugus


disulfida antara A7 dan B7 dan A20 dgn B19.
PENGATURAN SEKRESI
Sekresi insulin dipengaruhi terutama oleh

 peningkatan kadar glukosa darah


 hormon saluran cerna
 neurotransmitter otonom
 asam amino
 asam lemak dan benda keton

Glukosa mrpkn stimulan kuat sekresi insulin dari


sel β pulau langerhans
MEKANISME SEKRESI INSULIN
MEKANISME SEKRESI INSULIN
Glukosa masuk sel β melalui glucose
transporters GLUT2, mengalami
fosforilase oleh glukokinase sehingga
terjadi perubahan rasio ATP/ADP
ATP-sensitive K channel menutup
depolarisasi sel β influks Ca2+
sekresi insulin
PERAN INSULIN
 Memfasilitasi transport glukosa ke dalam
sel otot, jar adiposa dan jaringan lainnya
 Merangsang sintesis glikogen di hepar
(glikogenesis) dan menghambat
glukoneogenesis
 Merangsang lipogenesis, menghambat
lipolisis
 Meningkatkan sintesis protein di otot
MEKANISME KERJA INSULIN
Glucose_animation.flv
 Sumber : porcine, bovine, human
(rekombinan DNA)

 insulin endogen disekresi pada keadaan


basal dan meningkat karena adanya
asupan makanan
KLASIFIKASI
 RAPID ACTING (6-8 jam)
Regular soluble (kristal)
Lispro insulin (Humalog), aspart insulin (Novo Rapid)
Semilente insulin
 INTERMEDIATE ACTING (18-24 jam)
NPH (isophan insulin)
Lente insulin
 LONG ACTING (lebih dari 36 jam)
Protamin zinc (alergi+)
Ultralente insulin
Glargin (mengurangi degradasi)
INDIKASI INSULIN
 DM tipe I ; defisiensi insulin absolut
(autoimune, idiopatik)

 DM tipe 2 yang tidak dapat dikontrol


dengan diet, exercise dan antidiabetik oral

 DM pada kehamilan
Cara pemberian :
intravena, intramuskular, subkutan

Satuan dosis
Dosis dinyatakan dalam unit (U)
EFEK SAMPING
 Hipoglikemia
 Reaksi Alergi
 Lipoartrofi dan lipohipertrofi
 Edema, kembung, ggn visus
 Weight gain
INTERAKSI OBAT
 Salisilat : meningkatkan sekresi insulin
hipoglikemia
 Betabloker : mengaburkan takikardia
akibat hipoglikemia
 MAO inhibitor
 Steroid anabolik
 Fenfluramin
Efek samping paling sering akibat pemberian
insulin dan ADO (t.u sulfonilurea) adalah
HIPOGLIKEMIA

PERHATIKAN :
- Waktu minum obat
- Dosis obat dan kepatuhan pasien minum obat
- Diet
- Aktivitas
GEJALA dan TANDA HIPOGLIKEMIA

Sweating/ Diaphoresis
Takikardia
Palpitasi
Tremor
Confuse
Seizure