Anda di halaman 1dari 26

BADAN PERENCANAAN, PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN

KABUPATEN MANGGARAI TIMUR


Tahun Anggaran 2018
Pendahuluan 1

Gambaran Umum Capaian Indikator


2
Kinerja Daerah (IKD)

Tema, Arah Kebijakan dan Prioritas


3
Pembangunan pada RKPD Tahun 2019

Penajaman Program Prioritas 4

Penutup 5
DASAR HUKUM
a. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional;
b. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa;
c. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah
beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang
Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;
d. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan,
Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah;
e. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan,
Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan
Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan
Jangka Menengah Daerah, serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang
Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah
Daerah;
f. Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Manggarai Timur Tahun
2009-2029;
g. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Manggarai Timur Tahun 2014-
2019.
Gambaran Umum Capaian Indikator Kinerja
Daerah (IKD)

Sumber: BPS, PDRB Kabupaten Manggarai Timur 2012-2016

Kabupaten Manggarai Timur termasuk salah satu kabupaten yang baru terbentuk kurang lebih 10 tahun. Motor
penggerak utama perekonomian Manggarai Timur hampir sebagiannya ditopang oleh sektor Pertanian,
Kehutanan, dan Perikanan. Dalam struktur PDRB Kabupaten Manggarai Timur, sektor yang masuk dalam lima
besar dengan kontribusi tertinggi antara lain Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan (A); Administrasi
Pemerintahan, Pertahanan dan jaminan Sosial Wajib (O); Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan
Sepeda Motor (G); Informasi dan Komunikasi (J); dan Konstruksi (F).
Perbandingan Laju pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Manggarai Timur Terhadap Total Kab/kota dan Propinsi NTT

Sumber : BPS, PDRB Nusa Tenggara Timur 2012-2016

laju pertumbuhan Manggarai Timur dalam lima tahun terakhir relative selalu berada di atas laju pertumbuhan
provinsi. Perekonomian Kabupaten Manggarai Timur juga tidak banyak mengalami fluktuasi dalam lima tahun
terakhir. Laju pertumbuhan ekonomi yang bertahan pada kisaran lima persen juga menjadi gambaran bahwa
keadaan perekonomian di wilayah Manggarai Timur relatif stabil.
Gambaran Umum Capaian Indikator Kinerja
Daerah (IKD) 2

Jumlah Penduduk Miskin di Kabupaten Manggarai


Timur (Ribu Jiwa)
77,670 76,307
80,000
Target dan Capaian IPM Manggarai
66,100 64,720 Timur
70,000 69.5 69.2 58
68.7
60,000 69.0 57.5
68.3
57.5 57
68.5
50,000
67.7 56.5
68.0
56.83
40,000 56.58 56
67.5
55.74 55.5
30,000
67.0 55
20,000
66.5 54.5
2013 2014 2015 2016
10,000 Realisasi 55.74 56.58 56.83 57.5
Target 67.7 68.3 68.7 69.2
-
2013 2014 2015 2016
Realisasi Target

Sumber : BPS, Stada Nusa Tenggara Timur 2012-2016


Gambaran Umum Capaian Indikator Kinerja
Daerah (IKD)

Angka Harapan Hidup (/tahun) Target dan Raealisasi TPT


68
67.4 Kabupaten Manggarai Timur
67.5

66.8 10
67 9
0
66.4 8
66.5
6
2.18
66 4
66.19 0.37
65.98 65.98 2
65.5
1.18 1.35
0
65

2014 2015 2016


2014 2015 2016
Realisasi (BPS) Target RPJMD Target Realisasi
Sumber : BPS, Manggarai Timur Dalam Angka 2014-2016 Ket: TPT = Tingkat Pengangguran Terbuka
Indikator Makro Target Tahun 2019
Pertumbuhan PDRB 5,75
Laju Inflasi 6%
PDRB Per kapita Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB)
Rp 8.643.003
PDRB Per kapita Atas Dasar Harga Konstan (ADHK)
Rp 2.111.564
IPM
70,21
Angka Melek Huruf 97,03%
Angka Partisipasi Murni (APM) SD/MI/Paket A 90%
Angka Partisipasi Murni (APM) SMP/MTs/Paket B 80%
Angka Partisipasi Murni (APM)) SMA/SMK/MA/Paket C 42,91%

Angka Usia harapan Hidup 68 Tahun


PROPORSI KAPASITAS FISKAL TERHADAP BELANJA TOTAL

2017 2018
2016

2014 2015
KAPASITA
KAPASIT S FISKAL KAPASITA
KAPASIT KAPASITAS
AS 38% S FISKAL
AS FISKAL
FISKAL 41%
FISKAL 40%
27%
39% 62% 59%
61% 60%
73%
Tema, Arah Kebijakan dan Prioritas Pembangunan pada
RKPD Tahun 2019 3
01
Tahun 2019:Tahun
Akselerasi sehingga
fokus pada
pencapaian target
akhir RPJMD 2014- *THIS: Tematik, Holistik, Integratif
2019 dan Spasial
*MFPP:
Money Follow Program Priority
Tema, arah kebijakan
dan program prioritas
RKPD Tahun 2019
03
02 Prinsip perencanaan :
Sinkronisasi Prioritas Nasional THIS, MFPP, SIPD,
dan Prioritas Provinsi NTT dan Eplanning
Prioritas Kabupaten
ARAHAN BUPATI MANGGARAI TIMUR
(Surat Bupati Nomor: Ap.050/ 24 /II/2018)
1. Rencana pembangunan disusun dalam program/kegiatan yang fokus pada prioritas dan
sasaran, bermanfaat langsung bagi masyarakat, terpadu lintas sektor, menyelesaikan
permasalahan pembangunan, berorientasi pada penguatan pelayanan dasar bagi
masyarakat.
2. Memfokuskan pencapaian target IKU/IKK dan SPM sebagaimana telah diatur dalam
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Manggarai Timur Tahun
2014-2019.
3. Dalam penyusunan RKPD, pokok-pokok pikiran DPRD diselaraskan dengan prioritas dan
sasaran pembangunan serta mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan
yang berlaku.
4. Penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah wajib berpedoman pada tema
pembangunan serta arahan kebijakan pada Rancangan RKPD Tahun 2019
5. Musrenbang berfungsi sebagai forum untuk menghasilkan kesepakatan antar pelaku
pembangunan tentang Rancangan RKPD 2019 yang fokus pada penentuan prioritas
pembangunan melalui sinkronisasi program Pemerintah Daerah dan Masyarakat dalam
Pencapaian Tujuan Pembangunan Daerah.
Sinkronisasi Perencanaan Pemerintah
Pusat, Propinsi dan Kabupaten

• Rancangan Tema RKP 2019


TEMA RKP “Pemerataan Pembangunan untuk
Pertumbuhan Berkualitas”

TEMA RKPD
PROP NTT •?
TEMA RKPD • “Penguatan Pelayanan dasar untuk
MANGGARAI Pertumbuhan yang Berkualitas dan
TIMUR Berkeadilan”
Tema, Arah Kebijakan dan Prioritas Pembangunan
pada RKPD Tahun 2019

Penguatan Penguatan
Mutu “Penguatan kesempatan
Infrastruktur Pelayanan dasar berusaha
untuk
Pertumbuhan Pengentasan
Penguatan yang Berkualitas
Kualitas Kemiskinan
dan Berkeadilan”
Kesehatan
Penguatan
Penguatan pelayanan
Kualitas publik
Pendidikan
Penguatan
Penataan
Lingkungan
PD 1: Penguatan Mutu Infrastruktur
Peningkatan ruas
PROGRAM
PRIORITAS
1 jalan pendukung
sektor pariwisata,
industri dan
pertanian
Pembangunan dan
rehabilitasi Jalan dan
Jembatan
ARAH
KEBIJAKAN
Penguatan
Rehabilitas/pemeliharaan Mutu
jalan dan jembatan Infrastruktur

Program Pengembangan
kinerja pengelolaan air
minum dan air limbah
2
peningkatan
aksesibilitas
Program pengembangan dan PRIORITAS
pengelolaan jaringan irigasi, daerah terisolir
DAERAH
rawa dan jaringan pengairan dan kemiskinan
lainnya tinggi
14
PD 2: Penguatan Kualitas Kesehatan
peningkatan kualitas
PROGRAM
PRIORITAS
1 sarana prasarana dan
kapasitas
penyelenggaraan
pelayanan kesehatan;

Program Pengadaan,
peningkatan sarpras RSUD
ARAH
KEBIJAKAN
Program Promosi kesehatan dan
pemberdayaan masyarakat Penguatan
Kualitas
Program Pelayanan kesehatan ibu
dan anak Kesehatan
Program Obat dan perbekalan
kesehatan
2
Program Standarisasi pelayanan
kesehatan pemerataan
akses
PRIORITAS
Program Kemitraan peningkatan penyelenggara
pelayanan Kesehatan DAERAH
an pelayanan
kesehatan
15
PD 3: Penguatan Kualitas Pendidikan
PROGRAM
PRIORITAS
1 Peningkatan kualitas pendidikan dan
tenaga pendidik, termasuk
pendidikan karakter baik untuk
pendidikan formal dan non formal

Program Peningkatan Mutu


Pendidik dan Tenaga
Kependidikan
ARAH KEBIJAKAN
Penguatan
Program Manajemen Kualitas
Pelayanan Pendidikan Pendidikan

Program Peningkatan
Peran Serta Kepemudaan 2
Peningkatan
Program Pengembangan prestasi dan daya
PRIORITAS
Budaya Baca dan saing iptek,
DAERAH
Pembinaan Perpustakaan Olahraga dan seni
budaya
16
PD 4: Penguatan kesempatan berusaha/iklim usaha dan meningkatkan peran dan jumlah wirausahawan
Mendorong pencapaian
PROGRAM
PRIORITAS
1 pelayanan perijinan
prima tingkat kabupaten

ARAH KEBIJAKAN
Program Peningkatan Iklim Investasi
dan Realisasi Investasi
2
Penguatan Meningkatkan
kesempatan
Program Peningkatan Kualitas Pelayan Pengemba berusaha/iklim produksi dan
Publik ngan usaha dan pemasaran hasil
Destinasi meningkatkan produksi
Program Peningkatan Hasil Produksi Pariwisata peran dan jumlah pertanian/perke 4
Pertanian /Perkebunan wirausahawan
bunan
Program Peningkatan Efisiensi
Perdagangan Dalam Negeri

Program Penataan Penguasaan Pemilikan


Meningkatkan
Penggunaan dan Pemanfaatan Tanah
3 jaminan legal
PRIORITAS
terhadap pemilikan
Program pengembangan Destinasi DAERAH
Pariwisata penggunaan dan
pemanfaatan tanah
17
PD 5: Pengentasan Kemiskinan
Peningkatan Kesempaatan
PROGRAM Kerja dengan menigkatkan
PRIORITAS kapasitas dan kapabilitas
tenaga kerja
1
Program Peningkatan Kualitas
dan Produktivitas Tenaga Kerja 2 ARAH KEBIJAKAN
Program Lingkungan Sehat
Perumahan Revitalisasi Pengentasan Peningkatan
kawasan kemiskinan Ketahanan
kumuh pangan
Program Pemanfaatan Ruang
4
Prgram Pengembangan
Kewirausahaan dan
Keunggulan Kompetitif UKM
Meningkatkan
pendampinga PRIORITAS
Program Peningkatan
Ketahanan Pangan
3 n bagi UKM DAERAH

18
PD 6: Penguatan Penataan Lingkungan
PROGRAM 1 Peningkatan tertib
PRIORITAS pemanfaatan ruang
sesuai peruntukannya
ARAH KEBIJAKAN

Program Perencanaan Tata


Ruang

Program Pengendalian
Pemanfaatan Ruang Penguatan Pengelolaan
sampah dan
Penataan limbah secara
Program Pengendalian dan
2 Lingkungan lestari
Konservasi Sumber Daya Alam
Konservasi 3
hutan dan
Program Pengembangan sumber daya
Kinerja Pengelolaan air.
Persampahan

Program Pengendalian PRIORITAS


Pencemaran dan Perusakan DAERAH
Lingkungan

19
PD 7: Penguatan Pelayanan Publik
PROGRAM
Peningkatan kapasitas SDM
PRIORITAS
aparatur yang kompeten
dan profesional
1 ARAH KEBIJAKAN
Program Peningkatan
Kapasitas Sumber Daya
Aparatur
Penguatan
Program Pengembangan
Data/Informasi/Statistik Daerah Pelayanan
publik

PRIORITAS
2 Pengembangan sistem
data dan statistik yang DAERAH
terintegrasi

20
STRATEGI PEMENUHAN PEMBIAYAAN PD 1
• ALOKASI DAU YANG PROPORSIONAL. TAHUN 2018 DAU HANYA 17 M.
TARGET 2019 SEBESAR 40 M
• KERJASAMA ANTAR DESA UNTUK MENGINTERVENSI JALAN YANG
DILALUI BERSAMA. POTENSI DANA DESA 260 M DAN ADD 50 M
• MENDORONG USULAN JALAN DAN JEMBATAN SEBAGAI PRIORITAS
UTAMA DALAM USULAN DANA ALOKASI KHUSUS. ALOKASI 2018
SEBESAR 23 M DAN TARGET 2019 SEBESAR 100 M
• MENGOPTIMALKAN SEMUA SUMBER PENDAPATAN ASLI DAERAH
SEPERTI PBB, RETRIBUSI, SUMBANGAN SUKARELA DLL
STRATEGI PEMENUHAN PENDANAAN PD 2, 3, 4 DAN 5

• ALOKASI DAU SECARA PROPORSIONAL


• OPTIMALISASI USULAN DAK
• ALOKASI PER URUSAN TETAP MEMPERHATIKAN KETENTUAN
MINIMAL 20 % UNTUK PENDIDIKAN DAN 10 % UNTUK KESEHATAN
• SINERGITAS PROGRAM KABUPATEN DAN PROPINSI UNTUK
MENDORONG SHARING PENDANAAN PROGRAM PRIORITAS
• MENDORONG PERAN DESA
STRATEGI PEMENUHAN PENDANAAN PD 6 DAN 7

• PD 6 DIUPAYAKAN DIDANAI DARI DAK


• PD 7 SUMBER PENDANAAN HANYA BERSUMBER DARI DAU DAN PAD
• ALOKASI TAHUN 2018 UNTUK PD 6 DAN 7 KURANG LEBIH 1,5 M
PENDAPATAN DAERAH 1.047.458.655.738,00
PROPORSI BELANJA 2018 PENDAPATAN ASLI DAERAH : 50.755.995.259,00
Pajak Daerah 10.214.996.498
Retribusi Daerah 2.144.930.000
Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan 10.000.000.000
Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah Yang Syah 28.396.068.761
774.995.810.000,00
DANA PERIMBANGAN
Dana Transfer Umum 522.115.043.403
Dana Bagi Hasil Pajak dan Sumber Daya Alam 8.754.735.000,00

Dana Alokasi Umum 507.763.475.000


Dana Transfer Khusus 258.477.600.000,00
BELANJA WAJIB
27% LAIN-LAIN PENDAPATAN DAERAH YANG SYAH: 221.706.850.479
Hibah 40.600.400.000
Dana Bagi Hasil Pajak Dari Provinsi dan Dari Pemerintah lainnya 18.523.232.479
Dana Penyesuaian 162.583.218.000
- Bantuan Dana Desa 162.583.218.000
BELANJA TIDAK
LANGSUNG BELANJA DAERAH 1.055.476.070.736
55% BELANJA TIDAK LANGSUNG 581.401.567.243
Belanja Modal Belanja Pegawai 326.899.144.353
18% -Tambahan Penghasilan Guru + Tunjangan Profesi Guru + Tunjangan Khusus 60.636.237.000
Belanja Hibah : 30.606.377.000
Belanja Bantuan Sosial 6.275.000.000
Belanja Bagi Hasil kepada provinsi/Kabupaten/Kota dan Pemerintah Desa 1.237.599.650
Belanja Tak Terduga 1.000.000.000
Belanja Bantuan Keuangan 215.383.446.240
ADD 52.211.504.000
Dana Desa 162.583.218.000
Bantuan Keuangan Lainnya 2.648.407.240

BELANJA LANGSUNG 474.074.503.493


Belanja Modal 190.166.767.550
BELANJA WAJIB 283.907.735.943
Penajaman Program Prioritas Tahun
2019
URAIAN RPJMD 2014-2019 FOKUS RKPD 2019
Prioritas Pembangunan 7 7
Program Prioritas 89 32
• RKPD Tahun 2019 diutamakan kepada fokus prioritas yang memiliki
dayaungkit/memicu keberhasilan prioritas lainnya dalam upaya
pemenuhan target akhir RPJMD 2014-2019;
• Penajaman program prioritas dilakukan sebagai upaya dalam
mengoptimalkan belanja pemerintah yang mengalami peningkatan
• Pemilihan program prioritas berorientasi pada pemecahan permasalahan
pencapaian target RPJMD dan diarahkan kepada padu serasi program dan
prioritas RKP 2019 , RKPD 2019 Propinsi NTT, RKPD 2019 Kabupaten
Manggarai Timur