Anda di halaman 1dari 23

PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN

PENDEKATAN BRAIN BASED LEARNING UNTUK


MENINGKATKAN KEMAMPUAN MATEMATIS
SISWA KELAS VIII SMP BOGOR
Jenis Penelitian

Tujuan penelitian

Metode penelitian yang


digunakan

Hasil Penelitian
Pentingnya
Hasil UN SMP 2012 pendekatan
177 siswa Jawa Barat tidak lulus UN pembelajaran yang
60 siswa tidak lulus UN Matematika berorientasi pada
upaya
pemberdayaan
potensi otak
TIMMS 2011 Struktur komposisi otak
( urutan ke 38 yang dibangun kurang
dengan skor 386 dari
42 negara)
LBM optimal

Kurang tertariknya siswa

BBL
berkaitan soal-soal
Kemampuan matematis pemecahan masalah
siswa matematika
(Pendekatan
Brain Based
Learning)
• Bagaimana kualitas peningkatan pemahaman konsep
peserta didik yang mendapatkan pembelajaran dengan
pendekatan Brain Based Learning?
• Bagaimana kualitas peningkatan kemampuan
prosedural peserta didik yang mendapatkan
pembelajaran pendekatan Brain Based Learning?
• Bagaimana kualitas peningkatan pemcahan masalah
peserta didik yang mendapatkan pembelajaran dengan
pendekatan Brain Based Learning?
• Apakah terdapat perbedaan kemampuan matematis
siswa yang belajar melalui pendekatan Brain Based
Learning dengan belajar melalu pendekatan Direct
Instruction (pembelajaran langsung)
• untuk kualitas peningkatan pemahaman konsep
peserta didik yang mendapatkan pembelajaran dengan
pendekatan Brain Based Learning
• Untuk mengkaji kualitas peningkatan kemampuan
prosedural peserta didik yang mendapatkan
pembelajaran pendekatan Brain Based Learning
• Untuk mengkaji kualitas peningkatan pemecahan
masalah peserta didik yang mendapatkan
pembelajaran dengan pendekatan Brain Based
Learning
• untuk mengkaji perbedaan kemampuan matematis
siswa yang belajar melalui pendekatan Brain Based
Learning dengan belajar melalu pendekatan Direct
Instruction (pembelajaran langsung)
 Untuk Guru
(sebagai suber informasi bahwa
pendekatan BBL dapat dijadikan
alternatif masalah kemampuan matematis
siswa )
 Untuk Siswa
dapat membantu meningkatkan kemampuan
matematis, membuhkan karakrer positif

 Untuk Sekolah
Acuan sekolaaah dalam membuat kebijakaan
untuk meningkatkan kualitas pembelajaran
di sekolah
Kemampuan Prosedural
(Procedural Fluency)
Pemahaman Konsep (conseptual
understanding)

Pemecahan Masalah (Problem


Solving)

Pendekatan Brain-Based Learning

Pendekatan Langsung (Direct


Intruction)
Peningkatan Pemahaman konsep siswa
dengan PBL dibanding dengan siswa
pembelajaran konvensional

Peningkatan kemampuan prosedural siswa


dengan PBL dibandingakan dengan siswa
pembelajaran konvensional

Peningkatan kemampuan matematis siswa


dengan PBL dibandingakan dengan siswa
pembelajaran konvensional.

Peningkatan kemampuan matematis


siswa dengan PBL dibandingakan
dengan siswa pembelajaran
konvensional
Desain penelitian

Alur kerja penelitian

Instrumen penelitian

Teknik pengumpulan data

Teknik analisis data


Berbentuk penelitian eksperimen yang melibatkan dua kelompok
dengan pretest dan post test Pretest diberikan bertujuan untuk
melihat kesetaraan kemampuan awal kedua kelompok. Post test
diberikan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh pembelajaran
yang diberikan terhadap peningkatan kemampuan siswa, penelitian
quasi eksperimen dengan desain kelompok kontrol non-ekuivalen,
desain eksperimennya
Alur kerja Penelitian
Populasi
seluruh siswa SMP
Negeri Kota Bogor
kelas VIII TP
2012/2013

Populasi &
Teknik Sampel Sampel
Pengambilan VIII-F yang berjumlah
Sampel 35 siswa
(teknik Cluster random VIII E berjumlah 37
sampling) Siswa
Persamaan dan Perbedaan Perlakukan Kelas Kontrol
dan Kelas Eksperimen
• 4 macam instrumen
1. Tes kemampuan prosedural, pemahaman
konsep, dan pemecahan masalah
2. Lembar observasi digunakan untuk
mengethaui aktivitas siswa selama proses
pembelajaran
3. Kisi kisi tes pemahaman konsep
 Instrumen pemecahan masalah
• Lembar Observasi digunakan untuk
mengumpulkan semua data tentang aktivitas
siswa dan guru dalam pembelajaran, interaksi
antara siswa dengan guru serta interaksi antar
siswa dengan siswa dalam pembelajaran
dengan pendekatan Brain Based Learning,
terdiri dari lembar observasi aktivitas guru dan
siswa.
Uji
Validitas Isi

Daya Beda Uji Coba Uji


Butir Soal Instrumen Reliabilitas

Tingkat
Kesukaran
Metode Analis Data

• Data yang dikumpulkan dua jenis yaitu


• Data Kualitatif
• Data Kuantitatif
Deskripsi Subjek Penelitian

Deskripsi Data Penelitian

Analisis data

Paparan, Pemeriksaan Kredibititas,


dan Analisis
• Jenis uji statistik yang digunakan adalah
menggunakan ANOVA dua jalur untuk
mengetahui adanya interaksi pembelajaran
dengan pendekatan Brain Based Learning dan
Direct Intruction (pembelajaran langsung)
terhadap pemahaman konsep, kemampuan
prosedural dan pemecahan masalah siswa,
selain itu pula dilakukan uji statistik Analisis
Gain Ternormalisasi untuk uji beda
PROSEDUR PENGOLAHAN DATA
• Uji kesamaan dua rata-rata
• Hasil observasi
digunakan untuk data pendukung analisis, pe
mbahasan kemampuan
mahasiswa dan sikap siswa.
• Analisis data menggunakan uji-t
• Uji asosiasi dua variabel
• Skor sikap mahasiswa untuk setiap item,
indikator dan klasifikasi skala sikap
Peningkatan pemahaman konsep
matematis siwa setelah memperoleh saran
Kesimpula pembelajaran matematika dengan
n pendekatan Brain Based Learning Pembelajaran
lebih baik daripada siswa yang matematikan dengan
memperoleh pembeljaran matematik pendekatan Brain Based
secara konvensional Learning dan
Tidak terdapat perbedaan peningkatan konvensioanl keduanya
keammpuan prosedural siswa diharapkan dapat
memperoleh pembelajaran digunakan untuk
matematika dengan menggunakan meningkatkan
pendekatan Brain Basd Learning kemampuan prosedural
dengan siswa yang memperoleh
pembelajaran konvensional. diharapkan penelitian
matematis siswa
Peningktan pemecahan masalah
lebih lanjut untuk
matematis siswa setelah memperoleh mengetahu pengaruh
pembelajaran matematika dengan pembelajaran Brain
pendekatan Brain Base Learning lebih Based Learning
baikm dari pada siswa yang terhadap kemampuan
memperoleh pembelajaran matematik
secara konvensional. matematis siwa
Terdapat perbedaan kemampuan dengan menggunakan
matematis siswa yang belajar melalui sampel yang lebih
pendekatan Brain Based Learning variatif.
dengan pembelajaran secara