Anda di halaman 1dari 26

Budaya Demokrasi

menuju Masyarakat
Madani
Kelas XI
IPA
(Indikator)
Hasil Yang Diharapkan :
 Menguraikan pengertian dan pemikiran
tentang demokrasi.
 Mengklasifikasikan Macam-macam
Demokrasi
 Menganalisis Pemilihan Umum sebagai
Sarana Demokrasi.
Etimologi

Abraham Lincoln
Pengertian
Geovani Sartori
DEMOKRASI
DI Ensiklopedi Populer
INDONESIA
Pemilihan Umum Sistem Distrik
Sebagai Sarana Sistem Proporsional
Demokrasi Sistem Gabungan

Perilaku budaya demokrasi dalam kehidupan


sehari-hari
1. Demokrasi

a. Pengertian

Istilah demokrasi secara


etimologis berasal dari
bahasa Yunani
“demokratia” terdiri dari Secara harfiah,
dua kata, demos = demokrasi berarti
rakyat dan kratos/ kekuatan rakyat atau
kratein = kekuatan/ suatu bentuk
pemerintahan. pemerintahan negara
dengan rakyat sebagai
pemegang
kedaulatannya.
Lanjutan ………….

International Commision of Jurist (ICJ), demokrasi adalah suatu


bentuk pemerintahan dimana hak untuk membuat keputusan-
keputusan politik diselenggarakan oleh warga negara melalui
wakil-wakil yang dipilih oleh mereka dan bertanggung jawab
kepada mereka melalui suatu proses pemilihan yang bebas.

 Abraham Lincoln, demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat,


oleh rakyat dan untuk rakyat.
 Giovanni Sartori, memandang demokrasi sebagai suatu sistem
di mana tak seorangpun dapat memilih dirinya sendiri, tak
seorangpun dapat menginvestasikan dia dengan
kekuasaannya, kemudian tidak dapat juga untuk merebut dari
kekuasaan lain dengan cara-cara tak terbatas dan tanpa syarat.
Lanjutan ………….

Dalam sistem demokrasi posisi rakyat adalah


sederajat dihadapan hukum dan pemerintahan.
Rakyat memiliki kedaulatan yang sama, baik
dalam kesempatan untuk memilih atau pun
dipilih. Tidak ada pihak lain yang berhak
mengatur dirinya selain dirinya sendiri.

Demokrasi tidak akan efektif dan lestari tanpa


substansi yang berujud ”jiwa, budaya atau ideologi”
yang mewarnai pengorganisasian berbagai elemen
politik seperti partai politik, lembaga-lembaga
pemerintahan maupun organisasi kemasyarakatan.
Lanjutan ………….

Kriteria Penyelenggara Negara Yang Melaksanakan


Nilai-nilai Demokrasi :
1. Pemerintah yang bertanggung jawab, bersih dan berdedikasi
tinggi.
2. DPR mewakili semua golongan dan kepentingan, dipilih
melalui pemilihan umum yang bebas dan rahasia.
3. Organisasi politik sistem dwipartai/multipartai serta organisasi
massa yang diinginkan masyarakat.
4. Pers yang bebas dan terbuka untuk umum.
5. Lembaga peradilan yang independen agar lebih menjamin hak
asasi manusia secara adil.
6. Menjamin perubahan sosial secara damai terkendali melalui
cara penyesuaian kebijaksanaan dan pembinaan oleh
pemerintah.
7. Mengakui keanekaragaman sikap secara wajar hingga batas
toleransi persatuan bangsa.
8. Menjamin tegaknya keadilan.
Penugasan Praktik Kewarganegaraan 1
Setelah mempelajari materi-materi tentang : Pengertian Demokrasi
(Pengertian Umum dan Pemikiran Tentang Demokrasi) dilanjutkan
Penugasan dengan menjawab pertanyaan sebagai berikut : :

1. Berikan ulasan pengertian kembali tentang “demokrasi” sesuai


pendapat anda dan tokoh-tokoh terkenal !
Pendapat anda tentang demokrasi ? ..........................................................
No Tokoh Uraian Singkat
1
2

2. Abraham Lincoln, mendefinisikan demokrasi sebagai pemerintahan dari


rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Berikan penjelasan singkatnya !
a. Dari rakyat : ..............................................................................................
b. Oleh rakyat : ...........................................................................................
c. Untuk rakyat.............................................................................................
c. Macam-macam Demokrasi

Atas Dasar Penyaluran Kehendak Rakyat

Demokrasi Langsung
Demokrasi Tidak Langsung

Atas Dasar Prinsip Ideologi


MACAM-
MACAM Demokrasi Konstitusional / liberal
DEMOKRASI Demokrasi Rakyat

Atas Dasar Yang Menjadi Titik Perhatiannya

Demokrasi Formal (negara-negara liberal)


Demokrasi Material (negara-negara komunis)
Demokrasi Gabungan (negara-negara nonblok)
f. Demokratisasi

Mrp proses Merupakan proses


dalam menuju pendemokrasian segenap
kondisi-kondisi rakyat untuk turut serta
demokrasi. dalam pemerintahan
melalui wakil-wakilnya,
dengan mengutamakan
Demokratisasi persamaan hak dan
kewajiban serta perlakuan
Dapat menjadi yang sama bagi warga
jalan keluar dari negara.
otoritarianisme
Pemilihan Umum Sebagai Sarana Demokrasi
Pemilihan umum adalah suatu cara untuk memilih
wakil-wakil rakyat yang duduk di lembaga perwakilan
rakyat serta salah satu pelayanan hak-hak asasi
warga negara di bidang politik.
Cara langsung berarti rakyat secara
langsung memilih wakil-wakilnya yang akan
duduk di badan-badan perwakilan rakyat,
Pemilihan contoh: pemilu di Indonesia untuk memilih
umum anggota DPRD II, DPRD I, dan DPR.
dapat FILM
dilakukan
dengan Cara bertingkat berarti rakya wakilnya
dua cara : (senat), kemudian wakilnya itulah yang akan
memilih wakil rakyat yang akan duduk
dibadan-badan perwakilan rakyat.
Film Dokumenter Pemilihan Umum sebagai
sarana demokrasi
a. Sistem Distrik

Sistem distrik merupa kan sistem pemilu yang didasarkan


kepada kesatuan geografis (mempunyai satu wakil di
parlemen). Sistem distrik sering dipakai dalam negara yang
mempunyai sistem dwi partai/multi partai.

Beberapa keuntungan Sistem distrik :


• Wakil yang terpilih, dikenal oleh penduduk distrik tersebut
• Cenderung lebih kearah koalisi partai.
• Kecendrungan untuk membentuk partai baru dapat
terbendung, kemungkinan dapat melakukan penyederhanaan
partai secara alamiah.
• Lebih mudah bagi suatu partai untuk mencapai kedudukan
mayoritas dalam parlemen, tidak perlu diadakan koalisi partai
lain, sehingga mendukung stabilitas nasional.
• Sistem ini sederhana dan mudah untuk melaksanakannya.
Lanjutan ……………….

Beberapa kelemahan sistem distrik :


• Kurang memperhatikan adanya partai-partai kecil
dan golongan minoritas, apabila golongan
tersebut terpencar dalam beberapa distrik.
• Kurang representatif, dimana partai yang kalah
dalam suatu distrik kehilangan suara yang telah
mendukungnya. Dengan demikian, suara tersebut
tidak diperhitungkan lagi.
• Ada kecendrungan si wakil lebih mementingkan
kepentingan daerahnya dari pada kepentingan
nasional.
• Umumnya kurang efektif bagi suatu masyarakat
heterogen.
b. Sistem Proporsional

Sistem perwakilan proporsional adalah presentasi


kursi di DPR dibagi kepada tiap-tiap partai politik,
sesuai dengan jumlah suara yang diperolehnya dalam
pemilihan umum, khusus di daerah pemilihan.

Beberapa
S keuntungan Sistem proporsional :
i
• Dianggap
s lebih demokratis, dalam arti lebih egali-
tarian,
t
e
karena asas one man one vote dilaksana-
kanmsecara penuh tanpa ada suara yang hilang.
p
• Lebih
r representatif, karena jumlah kursi partai
dalam
o parlemen sesuai dengan jumlah suara yang
diperolehnya
p dari masyarakat dalam pemilu.
o
r
s
Lanjutan ……………….

Kelemahan sistem proporsional :


• Mempermudah pembentukan partai baru.
• Lebih memperbesar perbedaan yang ada
dibandingkan dengan kerjasama sehingga ada
kecendrungan untuk memperbanyak jumlah partai.
• Memberikan peranan atau kekuasaan yang sangat
kuat kepada pemimpin partai.
• Wakil yang dipilih renggang ikatannya dengan warga
yang telah memilihnya.
• Karena banyaknya partai bersaing, maka sulit bagi
suatu partai untuk meraih mayoritas (50 % + 1)
dalam parlemen.
b. Sistem Gabungan

Sistem gabungan merupakan sistem yang mengga-


bungkan sistem distrik dengan proporsional.

Sistem ini membagi wilayah negara dalam beberapa


daerah pemilihan. Sisa suara pemilih tidak hilang,
melainkan diperhitungkan dengan jumlah kursi yang
belum dibagi (diterapkan di Indonesia sejak pemilu
tahun 1977 dalam memilih anggota DPR, DPRD I,
dan DPRD II).

Sistem ini disebut juga sistem proporsional berda-


sarkan stelsel daftar.
Penugasan Praktik Kewarganegaraan 2

Setelah mempelajari materi-materi tentang : Pelaksanaan Demokrasi di


Indonesia dan menyaksikan pemutaran film dokumenter Pemilu
Sebagai Sarana Demokrasi, dilanjutkan Penugasan dengan menjawab
pertanyaan sebagai berikut:

1. Berikan ulasan kembali tentang pelaksanaan sistem politik demokrasi


di Indonesia era reformasi
......................................................................................................

2. Setelah menyaksikan film Dokumentasi tersebut tuliskan secara


kronologis tahapan pelaksanaan Pemilu

.. ..................................................................................................................
.......................................................................................................................
..................................................................................................................
..................................................................................................................
.................................................................................................................
Lanjutan ……………….

3. Selama Pemerintahan orde lama pernah diberlakukan “demokrasi


liberal” dan “demokrasi terpimpin”. Jelaskan maksudnya !. .............

Demokrasi Liberal Demokrasi Terpimpin

………………………………… .………….……………………….
………………………………... . ………………………………….

4. Selama Pemerintahan orde lama pernah diberlakukan “demokrasi


liberal” dan “demokrasi terpimpin”. Jelaskan maksudnya !
...................................................................................................................
...................................................................................................................
3. Perilaku Budaya Demokrasi Dalam
Kehidupan Sehari-hari

Menjunjung tinggi persamaan


Budaya
demokrasi Menjaga keseimbangan antara hak dan
Pancasila, kewajiban

merupakan
Membudayakan sikap bijak dan adil
paham
demokrasi yang Membiasakan musyawarah mufakat
berpedoman dalam mengambil keputusan
pada asas sila
Pancasila Mengutamakan persatuan dan
kesatuan nasional
SOAL ESSAY/URAIAN
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan singkat dan jelas !

1. Berikan tanggapan penjelasan yang dimaksud budaya politik


dan mengapa budaya politik antara suatu negara dengan negara
lain memiliki perbedaan !
2. Tuliskan, apa sajakah unsur-unsur budaya politik yang menonjol
dalam sistem politik di Indonesia !
3. Jelaskan, bagaimana pengaruh birokrasi terhadap suatu budaya
politik di Indonesia !
4. Jelaskan 4 (empat) tahapan dalam sosialisai politik yang
dilakukan seorang anak menurut Easton dan Dennis !
5. Jelaskan perbedaan budaya politik partisipan dengan budaya
politik toleransi, berikan contoh dari perbedaan tersebut !
Lanjutan ……………….

6. Jelaskan bentuk-bentuk demokrasi dalam sistem pemerintahan


negara !
7. Uraikan faktor-faktor penghambat bagi terciptanya
demokratisasi di Indonesia, teruturama pada masa orde baru !
8. Beri penjelasan dan alasan, bagaimana hubungan antara
pelaskanaan pemilu dengan demokrasi di dalam suatu negara !
9. Tuliskan, perbedaan mendasar penerapan demokrasi di era
orde baru dan era reformasi !
10.Bandingkan pelaksanaan pemilihan umum tahun 1999 dengan
pemilu tahun 2004 !
11.Berikan 3 (tiga) contoh perilaku yang mendukung tegaknya
prinsip demokrasi di Indonesia !
STUDI KASUS
Demokrasi Indonesia Dinilai Tanpa Demokrat

Demokrasi sebangun dengan cita-cita ideal yang diinginkan pendiri


bangsa, mulai dari kemanusiaan, perwakilan, kesejahteraan, dan keadilan
sosial. Sayangnya, demokrasi yang berjalan di Indonesia saat tanpa
demokrat. Dosen Universitas Paramadina Jakarta, Yudi Latif, mengatakan hal
ini dalam Refleksi Kritis Pengalaman Indonesia Pascakemerdekaan di Kampus
Universitas Islam Syarif Hidayatullah di Jakarta. Tampil pula sebagai
pembicara, anggota DPR Partai Golkar Ade Komarudin, Ketua Lembaga
Pengkajian Demokrasi dan Kebangsaan M. Fadjroel Rachman, serta peneliti
Pusat Studi Islam dan Kenegaraan Universitas Paramadina Abbas Al-Jauhari.
“Demokrasi kita kehilangan kepemimpinan yang punya otoritas. Meski
demokrasi tidak menghendaki otoriter, tetapi otoritas harus ada sehingga
ada kepastian hukum. Demokrasi tanpa regulasi yang baik jauh lebih buruk
dari kondisi ekonomi yang buruk,” ujarnya. Dalam konsilidasi demokrasi saat
ini, menurut Yudi, diuntungkan dengan mencairnya kutub ideologis sebagai
salah satu warisan Orde Baru. Orang bisa masuk partai yang beda dengan
ormasnya di masa lalu.
Sumber : Kompas, 12/1/2007
Tagihan Tugas :
 Setelah disimak dan baca baik-baik, jelaskan kembali apa telah
ditulis sesuai dengan persepsi yang ada dibenak anda !
 Berikan beberapa penjelasan indikasi tentang munculnya “demokrasi
di Indonesia tanpa demokrat” dalam pelaksanaan sistem politik di
Indonesia !
 Jelaskan dengan memberi alasan, mengapa budaya demokrasi di
Indonesia belum menyentuh pada cita-cita ideal kesejahteraan, dan
keadilan sosial !
 Tentukan langkah-langkah nyata bagaimana agar pelaksanaan
demokrasi di Indonesia mampu memberikan otoritas kepada
pemimpinan negara dalam mewujudkan kesejahteraan dan keadilan
sosial !
 Berikan usulan konkrit, apa yang harus anda lakukan guna
mewujudkan demokrasi yang sebangun dengan cita-cita ideal di
Indonesia, jika anda :
a. Sebagai ketua organisasi pemuda !
b. Sebagai ketua suatu partai politik !
c. Sebagai pejabat kepala pemerintahan (presiden) !
INQUIRI

Carilah referensi dari berbagai sumber untuk mengkaji ulang


Tentang konsepsi dan rumusan tentang “Masyarakat Madani”
(berikut gambar-gambar pendukungnya) yang berkaitan dengan
cita-cita ideal negara demokrasi Indonesia !

1. Pahami kembali tentang rumusan “masyarakat madani”, dan


buatlah skenario (simulasi atau role play) wujud
implementasinya di sekolah dan masyarakat !
2. Carilah topik-topik dari berbagai sumber (mass media cetak
atau elektronik) sekitar wujud masyarakat madani (civil
society) dalam pemikiran anda !
3. Kemudian lakukan demonstrasi dalam bentuk simulasi atau
role play di dalam kelas !