Anda di halaman 1dari 27

BIOETIKA

Rina Wahyuningsih
Retno Wulandari
Nining Puji Astuti
Bayi tabung

Transplantasi organ Kloning

ETIK kah?

Terapi stem sel Hewan/tumbuhan


transgenik
BIOETIKA

Bios Ethicos
Hidup/segala sesuatu Etika
yang menyangkut • Nilai-nilai dan
kehidupan norma-norma moral
yang diterima
sebagai pegangan
bagi perilaku
manusia
Bioetika mengacu pada kajian sistematis,
plural dan interdisipilin serta penyelesaian
masalah etika yang timbul dari ilmu kedokteran,
hayati, sosial sebagaimana yang diterapkan pada
manusia dan hubungannya dengan biosfer
termasuk masalah yang berkaitan dengan
ketersediaan dan keterjangkauan perkembangan
keilmuan dan teknologi.
Penelitian biomedis dengan subyek
manusia bisa tanpa persetujuan apabila:

• Subyek tidak bisa memberi persetujuan (bayi, pasien


tidak sadar  keluarga diminta persetujuannya)

• Bila penelitian semata-mata untuk rekam medis

• Bila bahan peneltian merupakan jaringan yang telah


diawetkan dan tidak dapat dilacak subyeknya
Landasan Pandangan Bioetika
Terdapat dua landasan yang mendasari
paham yang berbeda

• Etis tidaknya suatu


Deontologi perbuatan lebih ditekankan
kepada perbuatan itu sendiri

• Lebih menilai kepada tujuan


Teleologi atau akibat yang dituju dari
perbuatan itu
Prinsip Dasar Bioetika

Unsur Kebaikan (beneficence)

Tidak mencelakaakan (non-


maleficence)

Otonomi

Berkeadilan
Unsur Kebaikan (beneficence)
• Usaha untuk membantu
mengurangi/menghilangkan rasa sakit,
bahaya, atau sejenisnya agar seseorang
menjadi sehat dan nyaman.
• Harus mengambil solusi dan tindakan yang
lebih banyak dampak positivfnya dari suatu
tindakan
Tidak mencelakaakan (non-
maleficence)
• Tindakan yang tidak mencelakakan, yaitu
tindakan yang paling kecil resikonya. Prinsip ini
sangat penting untuk bioetika yang bersifat
darurat.
Otonomi
• Menyangkut martabat dan hak manusia
secara pribadi/keluarga, terutama hak untuk
menentukan hidupnya sendiri
Berkeadilan
• Prinsip tidak menbeda-bedakan pasiennya
berdasarkan tingkat ekonomi, agama, suku,
kedudukan sosial, dan kedekatan kekeluargaan
Kasus-kasus yang perlu
mendapatkan kajian secara bioetika
1. Pengusaha AS John Moore (1976)
menjalani operasi pengangkatan kanker limpa.
Tanpa sepengetahuannya kanker dibiakkan.
Hasilnya rantai sel dengan naman paten Mo. MO
digunakan untuk membuat 9 produk antara lain
interferon dan pemicu sistem kekebalan. Nilai
komersial Mo dan produksi samping mencapai
US $3 milyar. Moore tidak pernah menerima
sepersenpun.
2. Wendy Mc Goodwin

mematenkan gen kanker payudara hasil


identifikasinya mengembangkan tes untuk
mendeteksi gen kanker payudara.
3. Sel hela
dikultur dan beredar di hampir semua
laboratorium berbagai negara sehingga kalau
diukur beratnya sudah mencapai 4 kali berat
tubuhnya. Pihak keluarga tidak memperoleh
royalti, padahal selnya digunakan untuk
penelitian.
4. Penelitian dunia medis dengan menggunakan
sel stem embryo umur 5-7 hari yang mempunyai
kemampuan autoregenerasi dan mudah
diperintah menjadi sel T yang diinginkan.
TUGAS KBN (Pasal 2 PP No.42/2006)
1. Memajukan telaah masalah yang terkait dengan prinsip-
prinsip bioetika.
2. Memberi pertimbangan kepada Pemerintah mengenai
aspek bioetika dalam penelitian, pengembangan, dan
penerapan iptek yang berbasis pada ilmu pengetahuan
hayati
3. Menyebarluaskan pemahaman umum mengenai bioetika
FUNGSI KBN (Pasal 3 PP No.41/2006)
1. Penelaahan prinsip-prinsip bioetika dalam
memajukan iptek serta mengkaji dampaknya bagi
masyarakat.
2. Peninjauan etika terhadap arah perkembangan iptek,
khususnya ilmu-ilmu hayati.
3. Pemberian pertimbangan kepada pemerintah.
4. Pengembangan bioetika Nasional.
5. Pelayanan informasi dari dan kepada pemerintah,
masyarakat luas.
6. Penyelenggaraan kerjasama di forum internasional.
UU NO.39 Th 2009
TERIMA KASIH
Pertanyaan
• Septi (072): Bagaimana menyikapi masalah
suntik mati (euthanasia)?