Anda di halaman 1dari 23

Perancangan Tangki Silinder

Tegak
Perancangan Tangki Silinder Tegak

H
Perbandingan D/H dipengaruhi
oleh harga/biaya tanah pondasi,
shell dan atap
D

Jika A1 luas dinding shell, π DH dan A2 luas dasar, π/4 D2

C1 = harga dinding, $/ft2 C4 = harga pondasi, $/ft2


C2 = harga dasaran, $/ft2 C5 = harga tanah, $/ft2
C3 = harga atap, $/ft2 C6 = harga tangki, $/ft2
a). Untuk tangki kecil,
harga ≠ f (D,H)

b). Untuk tangki besar


harga = f (D,H)

Penyederhanaan optimasi untuk persamaan :


a.Tangki Kecil Terbuka
tebal dinding = tebal dasaran , maka C1 = C2
C3, C4, C5 = 0 dan C3 = 0
C4 = harga pondasi tidak ditinjau
C5 = harga tanah tidak ditinjau
b.Tangki kecil ber- atap tetap,dengan
Tebal dinding = tebal dasaran

C1 = C2 = C3 dan C4 & C5 = 0

c. Tangki besar ber-atap


harga dinding dan atap = 2 X harga dasaran (alas) ,
sehingga C1 = 2C2 & C3 = 2C2. Apabila Harga
tanah dan pondasi tidak ditinjau.
Untuk Tangki baja standard D : 10 – 220 ft
dan H : 6 – 64 ft lihat dan kapasitas dalam
per feet of height (bbl) appendix E ( Brownell
& Young)
Perhitungan Tebal Tangki
Perhatikan beban (stress) yang bekerja
pada dinding (shel) silender.
BEBAN DINDING

1. Stress longitudinal (memanjang) karena


tekanan dari dalam tangki
2. Stress circumferential (melingkar)
karenatekanan dari dalam tangki
3. Pengaruh kelemahan bahan bekas pengelasan,
akibat pemanasan local (E)
4. Pengaruh beban lain, misalnya, angin, salju, dll
5. Faktor bahan /korosi (C)

P =Stress longitudinal (gaya) yang pD 2


P
menyebabkan kerusakan dinding 4
P =Stress longitudinal (gaya) yang pD 2
menyebabkan kerusakan dinding P
(tekanan kali luas melintang)
4

a = area of metal resisting


longitudinal rupture
(luas logam yang menahan) sama a  t. .D
dengan keliling kali tebal.

stress P p. .D 2 p.D


f   
a 4.t. .D 4.t
p.D
Maka : t 
4. f
P = Stress circumferential
(gaya) melingkar yang
menyebabkan kerusakan dinding P  p.D.L
(tekanan kali luas)

a = area of metal resisting


circumferential rupture
(luas logam yang menahan) sama
a  2.t.L
dengan duatebal kali panjang.

p.D.L p.D p.D


stress f   Maka : t
2.t.L 2.t 2. f
Apabila pengaruh sambungan dan faktor korosi,
di masukan , maka:

p.D p.D
t C t C
4. f .E 2. f .E
(Stress longitudinal) (Stress circumferential)

t = tebal, in
p = tekanan operasi alat, psig atau
lb/in gage
D = diameter, in
C = faktor korosi, in
E = effisiensi sambungan
Tangki silinder tegak kondisi penyimpanan
atmosfer, maka tekanan yang mempengaruhi
adalah tekanan hidrostatis cairan, sehingga
tekanan design :

 ( H  1)
p
144
Dan hanya ada stress circumferential
Maka :

 ( H  1).D
t C
2. f .E.144
Tekanan hidrostatis liquid didalam tengki
tergantung ketinggiannya, sehingga ketebalan
tangki tidak sama (makin ke bawah semakin
tebal)
Oleh sebab itu ,
ketebalan di evaluasi
setiap lebar plate , yang
t
digunakan. Contoh unuk
plat ke 2 dan ke 3:

{( H  l p )  1} {( H  2.l p )  1}


p2  p3 
144 144
Untuk Tangki ketebalan standard dapat dilihat pada
Appendix E (item 4)
Perancangan Atap (roof) Tangki
Bentuk paling umum ialah conis, dan bentuk kubah (dome)

Tutup Conis yang menahan


bobotnya sendiri, dengan
tumpuan keliling tangki
atau dapat ditambahkan
struktur lain (kerangka).
Kemampuan menahan
bobotnya sendiri
merupakan f ungsi dari Ɵ,
semakin > Ɵ beban semakin
besar.
Maximum Stress(beban
maximum)
p.D
fs 
2.t.sin 
Critical Stress
(beban kritis)
t
f c  0 . 6. E .
r
6.D
r
sin 
r = jari-jari kelengkungan cone (in)
D = diameter (in )
t = tebal plate (in)
E = modulus elastisitas plate (lb/in2)
Stress yang di ijinkan (fall) harus ≤ 0.33 yield point

t t.sin 
f all  1.510
6
f all  1.5106
r 6.D
p.D
diketahui: fs  Subsitusi dan
2.t.sin  konversi satuan :

6  p 
2
p.12.D D D
sin    sin   2 10  
2

2.t.sin  250000.t t 6

D p D= diameter (ft)
sin   P = tekanan (lb/ft2)
1000.t 6
Contoh:Tangki Penyimpanan Stirena
Jenis : Silinder tegak dengan alas datar dan tutup konis , Kondisi
Penyimpanan : P = 1 atm = 14,696 Psia ; T = 30oC
Massa Stirena = 1325793,60 kg. ρ Stirena = 909,4 kg/m3 = 56,5
lb/ft3; Faktor keamanan = 20%

Diketahui:
Perbandingan tinggi tangki dengan diameter tangki ;
Hs : D = 5 : 4

Volume cairan = 132579,6 kg/909,4kg/m3


= 1457,4 m3

Lanjutkan sampai kesimpulan Dimensi


tangki dan tebal.
SOAL LATIHAN:

Rancang tangki penyimpan, untuk menyimpan etil


benzen sebanyak 250000 kg.. Dengan kondisi
penyimpanan tekanan sekeliling (P= 14,7 psia),
suhu sekeliling, berat jenis etil benzen= 53,59
lb/cuft. Bahan yang dipakai yaitu meiliki Allowed
stress = 12650 psia, efisiensi smbungan 85%, dan
faktor korosi = 0.125 in/thn.