Anda di halaman 1dari 29

KONSEP PERSEPSI,

SIKAP, KEPUASAN
KERJA, DAN STRESS
Hello! We Are…
Putu Arisna Dewi
Putu Vio Narakusuma Ardayani
Ni Luh Putu Widia Ananda Sari
Putu Ayu Regita Naraswari
Ida Ayu Manik
POKOK BAHASAN
KONSEP PERSEPSI

KONSEP SIKAP

KONSEP KEPUASAN KERJA

KONSEP TENTANG STRESS

3
1.
KONSEP PRESEPSI
Let’s start with the first set of slides
Pengertian persepsi

Indriyo Kreitner dan


Gitosudarno, 1997 Robin, 2001 Kinicki, 2003
perhatian, menyeleksi, individu mengorganisasikan interpretasi seseorang
mengorganisasikan dan menafsirkan kesannya terhadap lingkungannya
kemudian menafsirkan untuk memberi arti tertentu
stimulasi lingkungan pada lingkungannya
PROSES INFORMASI SOSIAL MENURUT Kreitner dan Kinicki

Perhatian Penyimpanan Mendapatkan


Pengkodean
Kembali
Pemahaman dan dan
mengingat dan
yang Selektif Penyederhanaan
Tanggapan

6
“Persepsi adalah proses kognitif”

Miffah Thoha Krech Luthans


proses kognitif yang dialami oleh proses kognitif yang kompleks Proses persepsi meliputi
setiap orang di dalam memahami dan menghasilkan suatu
informasi tentang lingkungannya,
suatu interaksi yang
gambar unik tentang kenyataan sulit dari kegiatan
baik lewat penglihatan,
pendengaran, penghayatan, yang barangkali sangat berbeda seleksi, penyusunan, dan
perasaan, dan penciuman dari kenyataannya
penafsiran

Menurut Nirman (1999) persepsi penting
dalam membahan perilaku individu
ataupun kelompok karena perilaku
manusia seringkali dituntun oleh
persepsinya terhadap suatu realita,
bukan realita sendiri.

8
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PERSEPSI MENURUT ROBBINS
(2001)

03 Sasaran/
target/ obyek
Pemberi
kesan/perilaku
persepsi.
01 02

Situasi
kesalahan
Berstereotipe
(Sterotyping)
persepsi yang
Proyeksi
sering terjadi
Efek Halo

10
2.
KONSEP SIKAP
Let’s start with the second set of slides
Big concept
Sikap adalah pernyataan
evaluatif baik yang
menguntungkan atau tidak
tentang obyek orang atau
peristiwa (Robbins, 2001)..
12

Umar Nimran (1999) beralasan bahwa
dari perspektif individu sikap dapat
menjadi dasar bagi interaksi seseorang
dengan orang lain dan dengan dunia
sekelilingnya

13
Orang tua
Sumber Sikap Pertama

guru
Sumber Sikap Kedua

Anggota kelompok rekan sekerja


Sumber Sikap Ketiga

14
Tiga tipikal sikat

Komitmen pada organisasi


Keterlibatan kerja
Kepuasan Kerja

15
3.
KONSEP kepuasan kerja
Let’s start with the third set of slides

Pendapat Porter tentang kepuasan kerja
adalah “selisih dari sesuatu yang
seharusnya ada dengan sesuatu yang
sesungguhnya ada (faktual)”.

17
5 (lima) aspek yang memengaruhi kepuasan kerja
menurut herzberg

‐ Kompensasi
‐ Promosi
‐ Lingkungan Fisik
‐ Lingkungan Non Fisik
‐ Karakteristik Pekerjaan

18
6 (enam) aspek yang memengaruhi kepuasan kerja
menurut Luthans
‐ Pembayaran,
‐ Work it-self,
‐ Promosi,
‐ Supervise,
‐ Kelompok Kerja,
‐ Kondisi Kerja
19
‐ Keamanan,
‐ Kesempatan untuk Maju,
Menurut ‐ Perusahaan dan Manajemen,
Gilmer ada ‐ Upah/Gaji,
sepuluh aspek
‐ Aspek Intrinsik dari Pekerjaan,
yang
memengaruhi ‐ Supervisi,
Kepuasan ‐ Aspek Sosial dari Pekerjaan,
Kerja ‐ Komunikasi,
‐ Kondisi Kerja, dan
‐ Benefits
20
Kepuasan kerja hingga kini diyakini berkaitan dengan
kinerja individu (karyawan), kelompok, yang pada
gilirannya akan berkaitan pula dengan efektivitas
organisasi secara keseluruhan.
21
‐ Eksit (berhenti).
‐ Suara (aktif memberikan saran dan
Cara-cara solusi).
‐ Kesetiaan (pasif sambil menunggu
karyawan membaiknya kondisi).

mengungkapkan ‐ Pengabaian (membiarkan kondisi


memburuk, datang terlambat, mangkir,
pengurangan upaya dan lain-lainnya).
ketidakpuasan

22
4.
KONSEP tentang stress
Let’s start with the fourth set of slides
STRESS
suatu keadaan yang timbul dari kapasitas tuntutan yang tidak
seimbang, baik nyata maupun dirasakan dalam tindakan
penyesuaian organ. Stress juga berupa respons seseorang
baik yang berupa emosi fisik, kognitif (konseptual) terhadap
situasi yang memintan tuntutan tertentu pada individu
(Djanaid, 2001).
24
‐ ALASAN STRESS ‐ SUMBER STRESS

1. Setiap orang tidak pernah seteril 1. Faktor-faktor yang melekat pada


dari stress. pekerjaan.

2. Setiap orang memerlukan energi 2. Peranan dalam organisasi.


yang lebih banyak untuk 3. Hubungan-hubungan dalam
menggapai sukses demi sukses. organisasi.
3. Stress berhubungan erat dengan 4. Perkembangan karier.
produktivitas. 5. Struktur dan iklim organisasi.
4. Setiap individu mesti berinteraksi 6. Hubungan organisasi dengan pihak
dengan orang lain maupun luar.
dengan lingkungan.
7. Faktor dari dalam individu yang
5. Stress tidak jarang menimbulkan bersangkutan.
berbagai penyakit.
8. Kepemimpinan.
DAMPAK STRESS MENURUT Indriyo
Gitosudarmo (1997)

FAKTOR FISIK FAKTOR PSIKOLOGIS FAKTOR ORGANISASI

meningkatnya tekanan ketidakpuasan kerja, ketidakhadiran,


darah, meningkatnya murung, rendahnya keterlambatan, prestasi
kolesterol, penyakit jantung kepercayaan, dan mudah kerja menurun, kecelakaan
koroner marah kerja meningkat, dan
sabotase
‐ Meningkatkan Keimanan,
Cara mengatasi
‐ Meditasi,
stress (Indriyo
Gitosudarmo, ‐ Olahraga,
1997) ‐ Relaksasi,
“Secara individu” ‐ Minta Dukungan Sosial Kepada Teman dan Keluarga,
dan Menghilangkan Rutinitas

27
Cara mengatasi stress (Indriyo Gitosudarmo, 1997): Secara
organisasi
‐ Perbaikan iklim organisasi.
‐ Perbaikan lingkungan fisik.
‐ Menyediakan sarana olahraga.
‐ Analisis dan kesejelasan tugas.
‐ Mengubah struktur dan proses organisasi.
‐ Meningkatkan partisipasi dalam proses pengambilan
keputusan.
‐ Restrukturisasi tugas.
‐ Menerapan manajemen berdasarkan sasaran.
THANKYOU..

any question ?

29