Anda di halaman 1dari 32

Body Knowledge of Accounting)

Oleh :
Prof. Dr.H. Dadang Sadeli, M.Si
Principal dan agent
• Menurut agency theory didalam pengelolaan
suatu organisasi baik organisasi sektor bisnis
maupun sektor publik terdapat dua pihak
kepentingan yaitu pihak yang memberi amanah
yaitu pemilik (principal) dan pihak yang
menerima amanah untuk mengelola sumber
daya pemilik yaitu manajemen (agent) sehingga
sumber daya tersebut dapat meningkat
Pertanggungjawaban

• Pertanggungjawaban dapat berbentuk suatu


laporan keuangan yang accountability yaitu
yang berfungsi sebagai laporan
pertanggungjawaban, dan dapat dipakai
sebagai alat penilaian kinerja manajemen,
serta menghasilkan informasi yang handal dan
bermanfaat sebagai bahan pengambilan
keputusan pihak-pihak yang berkepentingan.
Akuntansi
• Informasi dalam laporan keuangan diperoleh
dari hasil proses pengukuran pengolahan data
dari transaksi-transaksi usaha dengan cara-cara
tertentu berdasarkan criteria dan standar yang
telah ditentukan yang selanjutnya kita sebut
akuntansi. Penyelanggaraan akuntansi di
Indonesia didasarkan atas Standar Akuntansi
Keuangan (SAK).
Akuntansi sebagai Art, Science, dan Engineering

• Para ahli yang menyatakan akuntansi sebagai art


(Wolk, et al.) menganggap bahwa akuntansi itu sangat
erat dengan pertimbangan dan penafsiran pribadi yang
dilakukan oleh praktisi akuntansi sehingga sukar
merumuskannya dalam formula tertentu.
• Sedangkan para ahli yang menyatakan akuntansi
sebagai science mengemukakan bahwa ilmu akuntansi
banyak didominasi oleh prosedur pengukuran yang
ketat yang akan menghasilkan atribut ekonomis yang
mempunyai arti seperti dalam hal pengukuran aset
yang dapat dijadikan sebagai dasar peramalan.
Akuntansi sebagai Art, Science, dan Engineering

• Akuntansi sebagai engineering (perekayasaan) yang


dikemukakan oleh Dr. Bambang Sudibyo, menyatakan
akuntansi adalah proses engineering yang mengolah
data yang belum berguna yang diperoleh dari transaksi
keuangan menjadi informasi yang berguna ( laporan
keuangan) bagi masyarakat.
• Menurut penulis berpendapat bahwa akuntansi
cenderung mengarah pada science karena prosesnya
sarat dengan pengukuran kekayaan suatu entitas yang
didasarkan pada pada suatu norma/standar/prinsip-
prinsip akuntansi yang berlaku umum.
Paradigma Akuntansi
1. Inductive paradigm- the anthropological.
• Dalam paradigma ini disebutkan bahwa
akuntansi memfokuskan pada hubungan
accountability diantara berbagai pihak yang
berkepentingan. Akuntansi dianggap sebagai
media atau alat untuk memberikan
pertanggungjawaban (accountability) kepada
pihak lain.
Paradigma Akuntansi
• 2. Deductive paradigm-the true income.
• Menurut paradigma ini akuntansi dianggap
sebagai alat ukur yang tepat untuk menilai laba.
Idealnya laba harus diukur dengan
menggunakan dasar atau standar yang tunggal,
karena dengan pendekatan ini akan memenuhi
kepentingan semua pihak.
Paradigma Akuntansi
• 3. Decision model paradigm- the decision usefulness.
• Menurut paradigma ini akuntansi adalah media
atau alat dalam proses pengambilan keputusan
sehingga teori akuntansi harus menggunakan konsep
yang mendukung proses pengambilan keputusan yang
tepat. Yang menjadi perhatian adalah bagaimana agar
informasi akuntansi berguna dalam membuat model
pengambilan keputusan.
Paradigma Akuntansi
• 4. Aggregate market behavior paradigm.
• Dalam paradigma ini disebutkan bahwa yang menjadi
sorotan akuntansi adalah tentang reaksi pasar terhadap data dan
angka-angka akuntansi. Akuntansi mempengaruhi kelompok
perilaku (aggregate behavior), sehingga yang menjadi sorotan
atau pegangan dalam penilaian isi informasi serta prosedur yang
dipakai dalam menghasilkan angka dan data adalah kaitan antara
informasi dengan reaksi pasar. Informasi akuntansi
mempengaruhi harga pasar saham di bursa. Dengan perkataan
lain harga saham dibursa sebagian digambarkan oleh semua
informasi yang tersedia bagi publik.
Paradigma Akuntansi
• 5. Individual user paradigm.
• Dalam paradigma ini disebutkan bahwa akuntansi
dianggap mempunyai pengaruh pada perilaku individu
(individual behavior) bukan reaksi pasar (aggregate
behavior). Disini dianggap bahwa ada hubungan antara
informasi akuntansi dengan pemakai informasi
individual pada pengambilan keputusan. Yang menjadi
perhatian dalam paradigma ini adalah bagaimana
respon individu pemakai laporan terhadap variabel
akuntansi.
Paradigma Akuntansi
• 6. Economics paradigm-the information.
• Dalam paradigma ini disebutkan bahwa
design dalam menentukan nilai suatu perubahan
dalam sistem informasi untuk pengambilan
keputusan individu harus melihat nilai
ekonomis atau cost benefitnya. Artinya dalam
memilih suatu informasi harus menggunakan
kriteria cost benefit dalam struktur decision
theory dan economic theory.
Lingkup Akuntansi Sebagai Disiplin Ilmu

• Lingkup akuntansi sebagai suatu displin ilmu (body of


knowledge of accounting) dapat ditinjau dari bagai aspek yaitu :

• 1. Aspek tujuan a. Akuntansi Keuangan


• informasi yang b. Akuntansi Manajemen
• dihasilkan c. Akuntansi Biaya
• dari
• 2. Aspek sistem a. Sistem Informasi Akutansi
• b. Sistem Pengendalian Manajemen

Lingkup Akuntansi Sebagai Disiplin Ilmu

3. Aspek entitas a. Akuntansi Pemerintahan


objek akuntansi non profit b. Akuntansi Non Pemerin
(sektor publik) tahan
4. Aspek informasi a. Akuntansi Pasar Modal
akuntansi. b. Akuntansi Perpajakan
5. Aspek tren akuntansi a. Akuntansi Sumber
masa kini Daya Manusia
b. Akuntansi Syariah
Lingkup Akuntansi Sebagai Disiplin Ilmu

6. Aspek spesifik entitas a. Akuntansi Koperasi


b. Akuntansi Perbankan
7. Aspek pemeriksaan a. Audit untuk Sektor
terhadap proses dan Bisnis
output akuntansi. b. Audit untuk sektor
Publik
1. Ditinjau dari aspek tujuan informasi yang dihasilkan,
bidang akuntansi terdiri dari :
1). Akuntansi Keuangan yaitu akuntansi yang menghasilkan
informasi keuangan untuk pihak ekstern perusahaan.
• Akuntansi Keuangan membahas bagaimana laporan keuangan
disusun untuk tujuan publik, dalam hal ini dibahas mulai dari
pencatatan transaksi keuangan sampai dengan menyusun
laporan keuangan menurut standar akuntansi keuangan
Topik penelitian akuntansi keuangan yang dapat dibahas adalah
1).Kajian Teori Akuntansi.(Pengaruh penerapan konsep akuntansi
inflasi terhadap penyajian laporan keuangan).
2).Kajian Penerapan Standar Akuntansi Keuangan (Implikasi
implementasi standar akuntansi keuangan kepada kewajaran
laporan keuangan).
3).Kajian Akuntansi sebagai Accountability kepada pihak-pihak
yang berkepentingan dikaitkan dengan Agency Theory.
(Peranan laporan keuangan dalam menunjang efektivitas
akuntabilitas keuangan).
4).Kajian atas Laporan Keuangan. (Pemanfaatan laporan keuangan
untuk mengukur kinerja keuangan perusahaan).
2).Akuntansi Manajemen yaitu akuntansi yang
menghasilkan informasi bagi manajemen (pihak intern
perusahaan).
• Akuntansi Manajemen membahas bagaimana
menghasilkan informasi yang digunakan untuk
keperluan pelaporan keuangan, analisis kemampuan
memperoleh laba, untuk penentuan harga jual,
pengambilan keputusan terbaik, dan untuk
pertanggungjawaban manajer-manajer fungsional.
• Akuntansi Manajemen menghasilkan :
• Informasi akuntansi penuh (full accounting information)
• Informasi akuntansi diferensial ( differential accounting
information)
• Informasi akuntansi pertanggungjawaban (responsibility
accounting information).
• Akuntansi Manajemen membahas pula tentang pengaruh
teknologi maju dan globalisasi, yaitu dengan melakukan kajian
tentang activity based costing, kaizen costing, activity based
management, Just in Time, Manufacturing Cycle Effisiensi,
Balance Score Card.
• Topik penelitian yang dapat dikaji antara lain adalah :
• Peranan full accounting information terhadap penentuan harga
jual
• Peranan differential accounting information dalam pengambilan
keputusan ….
• Responsibility accounting information sebagai alat penilaian
kinerja manajerial.
• Peranan activity based costing dalam mengurangi distorsi
penetapan harga pokok produk.
• Hubungan just in time dalam upaya peningkatan daya saing
melalui harga jual bersaing.
• Hubungan kausalitas aspek –aspek balance scorecard.
• 3). Akuntansi Biaya menghasilkan informasi biaya untuk suatu
produk untuk keperluan penetapan harga pokok produk. Disini
dibahas tentang berbagai metode penetapan harga pokok, seperti
Job order costing, Process costing, Variable costing, dan
Standard costing.
• Topik penelitian yang dapat dikaji antara lain :
• Implementasi job order costing dalam penetapan harga pokok
produk.
• Penilaian harga pokok produk atas dasar process costing.
• Implementasi variable costing dalam pengambilan keputusan.
• Implementasi harga pokok standar dalam peningkatan efisiensi
pembuatan produk.
2. Ditinjau dari aspek sistem terdiri dari :
• 1). Sistem Informasi Akuntansi meliputi beragam aktivitas
yang berkaitan dengan siklus-siklus pemrosesan transaksi suatu
entitas. Cakupan pembahasan meliputi teknologi informasi,
pemrosesan transaksi, pengendalian intern, pengembangan
sistem, dan sistem pelaporan.
• Topik penelitian yang dapat dikaji antara lain :
• Pengaruh penggunaan teknologi informasi terhadap kualitas
informasi akuntansi.
• Pengaruh pengendalian intern penerapan teknologi informasi
terhadap efektivitas sistem informasi akuntansi.
• Pengaruh pengembangan sistem informasi akuntansi terhadap
efektivitas sistem pelaporan.
2). Sistem Pengendalian Manajemen meliputi pembahasan
pendesainan sistem pengendalian manajemen yang didasarkan
pada karakter lingkungan bisnis, pendesainan struktur sistem
pengendalian manajemen, dan proses sistem pengendalian
manajemen.
• Topik penelitian yang dapat dikaji antara lain :
• Pengaruh activity-based bugeting terhadap efisiensi biaya
operasional.
• Suatu kajian pergeseran ukuran kinerja dari efisiensi dan
produktivitas ke ukuran kinerja cost effectiveness.
• Peranan activity-based cost system dalam pengurangan biaya
usaha.
3. Ditinjau dari aspek jenis entitas objek akuntansi non profit.
1) Akuntansi sektor publik meliputi beragam entitas antara lain
sektor Pemerintahan (menggunakan Standar Akuntansi
Pemerintahan dan Peraturan perundang-undangan), Yayasan,
Perguruan Tinggi.
• Disini dibahas tentang penyusunan anggaran, pencatatan
pelaksanaan anggaran, pelaporan dan analisis pelaksanaan
anggaran, penyusunan laporan keuangan.
• Topik penelitian yang dapat dikaji antara lain :
• Analisis pelaksanaan anggaran dalam pengukuran kinerja
pemerintah daerah.
• Kontribusi pencatatan pelaksanaan anggaran double entry
terhadap penyusun laporan keuangan pemerintah daerah.
• Pengaruh pengendalian intern pelaksanaan anggaran terhadap
pengamanan aktiva/aset Perguruan Tinggi-BHMN.
4. Ditinjau dari aspek pemanfaatan informasi akuntansi.
• 1) Akuntansi Pasar Modal meliputi pembahasan
pengaruh informasi akuntansi terhadap kondisi pasar
modal.
• Topik penelitian yang dapat dikaji antara lain :
• Pengaruh pengumuman dividen terhadap harga pasar
saham di bursa efek.
• Pengaruh penerbitan obligasi terhadap harga pasar
saham di bursa efek.
• Perubahan harga saham sebelum dan sesudah merger
2) Akuntansi Perpajakan meliputi pembahasan konsep-konsep
akuntansi yang diberlakukan dalam perpajakan berikut
penerapannya dan penyusunan rekonsiliasi laporan keuangan
komersial dengan laporan keuangan fiskal.
Topik penelitian yang dapat dikaji antara lain :
a. Peranan laporan keuangan fiskal dalam menentukan besarnya
pajak dalam SPT
b. Analisis laporan keuangan fiskal untuk menetapkan besarnya
PPh Badan yang terutang.
c. Analisis perlakuan beda waktu dan beda tetap dalam
penetapan PPh Badan.
5. Ditinjau dari aspek tren akuntansi masa kini.
• 1). Akuntansi Sumber Daya Manusia meliputi pembahasan
pengukuran nilai sumber daya manusia, metode non moneter,
pelaporan sumber daya manusia.
• Topik penelitian yang dapat dibahas antara lain :
• Kajian pengukuran nilai sumber daya manusia.
• Kajian pelaporan nilai sumber daya manusia.
• 2). Akuntansi syariah/Islam membahas teori/konsep
akuntansi didasarkan pada syariah Islam.
• Topik penelitian yang dapat dibahas antara lain :
Kajian pengukuran nilai kekayaan didasarkan pada konsep
akuntansi syariah.
Kajian pelaporan nilai kekayaan menurut konsep akuntansi
syariah
6. Ditinjau dari spesifik entitas
• 1) Akuntansi Perkoperasian membahas bagaimana laporan
keuangan disusun untuk tujuan publik antara lain untuk anggota
koperasi, dalam hal ini dibahas mulai dari pencatatan transaksi
keuangan sampai dengan menyusun laporan keuangan Koperasi
(menurut PSAK No 27).
Topik penelitian yang dapat dibahas adalah :
• Pengaruh Informasi Keuangan Koperasi terhadap Perilaku
Anggota
• Pengaruh Rentabilitas Koperasi terhadap perencanaan Investasi
• 2). Akuntansi Perbankan membahas bagaimana
laporan keuangan disusun untuk tujuan publik antara
lain untuk nasabah, calon nasabah, pemilik. Disini
dibahas mulai dari pencatatan transaksi keuangan
sampai dengan menyusun laporan keuangan Perbankan
(menurut PSAK No 31).
• Topik penelitian yang dapat dibahas adalah :
• Pengaruh pemberian kredit terhadap rentabilitas
perbankan.
• Penerapan analisis CAMEL dalam penilaian kinerja
keuangan perbankan
6. Ditinjau dari aspek pemeriksaan terhadap proses dan output akuntansi.
• 1) Auditing untuk sektor bisnis meliputi pembahasan pemeriksaan tingkat
kewajaran laporan keuangan oleh auditor independen (general audit),
pemeriksaan operasional/kinerja manajemen oleh internal auditor atau
eksternal auditor tentang keekonomisan, efisiensi, dan efektivitas, dan
pemeriksaan khusus.
• Pelaksnaannya mengacu kepada Standar Profesional Akuntan Publik.
• Topik penelitian yang dapat dikaji antara lain.
• Pengaruh kemampuan profesional auditor terhadap hasil pemeriksaan.
• Pengaruh audit procedure terhadap efektivitas pelaksanaan pemeriksaan.
• Pengaruh kompeten dan kecukupan bukti audit terhadap lingkup
pemeriksaan
• Pengaruh audit kinerja terhadap kualitas akuntabilitas keuangan
perusahaan.
• Pengaruh pelaksanaan audit investigasi terhadap adanya indikasi ketidak
beresan pengelolaan keuangan.
• 2). Auditing untuk sektor pemerintah/sektor publik meliputi
audit keuangan, audit kinerja dan audit khusus, baik yang
dilakukan oleh satuan pengawasan fungsional intern maupun
BPK, yang pelaksanaannya mengacu kepada Standar Audit
Pemerintahan/ Standar Pemeriksaan Keuangan Negara.
• Topik penelitian yang dapat dibahas antara lain :
• Pengaruh profesionalitas aparat pengawasan fungsional intern
terhadap pelaksanaan audit pemerintahan.
• Pengaruh pelaksanaan audit pemerintahan terhadap
akuntabilitas keuangan.
• Peranan pemeriksaan keuangan dalam meningkatkan
reliabilitas informasi keuangan instansi pemerintah daerah
KESIMPULAN

• Akuntansi sebagai suatu science (ilmu)


bermanfaat sebagai media pertanggungjawaban
manajemen kepada pemilik, sekaligus sebagai
alat ukur kinerja manajemen, dan sebagai media
atau alat dalam proses pengambilan keputusan.
Outputnya dapat mempengaruhi kelompok
perilaku ataupun secara individual, serta
informasi yang disajikan harus
mepertimbangkan cost benefit.