Anda di halaman 1dari 15

LITERATUR - PUSTAKA

BUKU PELAJARAN
TEXT-BOOK

LAPORAN PENELITIAN YANG


TIDAK DIPULBIKASIKAN

PROCEEDINGS TEMU ILMIAH


LITERATUR
SCIENTIFIC READINGS

TESIS/DISERTASI

NASKAH REFERAL JOURNAL


ILMIAH BIDANG ILMU
ALUR MASALAH  MASALAH PENELITIAN

MASALAH
DIPECAHKAN SENDIRI PENGELOLAAN

DICARIKAN BANTUAN MASALAH


KONSULTAN KONSULTANSI

DITELITI LEBIH LANJUT MASALAH


MASALAH DENGAN MENGUNDANG PENELITIAN
PENELITI KEBIJAKAN
DITELITI LEBIH LANJUT MASALAH
DENGAN MENGUNDANG PENELITIAN
PENELITI ILMIAH
MASALAH
……………….. ……………

Ferdinand, MBA
LATAR BELAKANG MASALAH
90
80
70
60
50
FENOMENA 40
PENJUALAN
TAHUN 2002
BISNIS 30
20
10
0
TW1 TW2 TW3 TW4

Analisis SWOT (Mintzberg, 1994) menyatakan bahwa kajian terhadap


ancaman lingkungan adalah penting untuk merencanakan kinerja
organisasi. Namun demikian penelitian Ferdinand (2002) menemukan
RESEARCH bahwa tidak ada bukti adanya pengaruh yang signifikan antara
GAP kemampuan adaptasi ancaman lingkungan terhadap kinerja pemasaran.
Oleh karena itu sebuah penelitian empirik lebih lanjut dibutuhkan untuk
meneliti kontroversi ini.

Teori Keunggulan Komparatif Heckscher-Ohlin telah


THEORY gagal menjelaskan perobahan-perobahan penting da-
GAP lam posisi ekspor Amerika dan Jepang selama periode
tahun 1970 – 1980 an (Dudley dan Moenius, 2001)
RUMUSAN MASALAH

90
80
70
60
Rumusan
Terjadi penurunan penjualan yang
50
40
PENJUALAN
TAHUN 2002
masalah berkepanjangan selama
30 tahun 2002
20
10
0
TW1 TW2 TW3 TW4

Analisis SWOT (Mintzberg, 1994) menyatakan bahwa kajian terhadap


ancaman lingkungan adalah penting untuk merencanakan kinerja Terdapat
organisasi. Namun demikian penelitian Ferdinand (2002) menemukan Kontroversi pandangan
bahwa tidak ada bukti adanya pengaruh yang signifikan antara Rumusan Mengenai pengaruh
kemampuan adaptasi ancaman lingkungan terhadap kinerja Masalah Adaptasi ancaman
pemasaran. Oleh karena itu sebuah penelitian empirik lebih lanjut lingkungan
dibutuhkan untuk meneliti kontroversi ini.

Gagalnya teori Keunggulan Kom-


Teori Keunggulan Komparatif Heckscher-Ohlin telah paratif dari Heckscher-Ohlin men-
gagal menjelaskan perobahan-perobahan penting da- Rumusan jelaskan kinerja eksport Jepang
lam posisi ekspor Amerika dan Jepang selama periode Masalah dan Amerika
tahun 1970 – 1980 an (Dudley dan Moenius, 2001)
MASALAH PENELITIAN

RUMUSAN MASALAH RUMUSAN MASALAH PENELITIAN

1. Mengapa terjadi penurunan penjualan


2. Mengapa penurunan penjualan berkepanjangan
Terjadi penurunan penjualan 3. Bagaimana menghindari penurunan penjualan
yang berkepanjangan selama 4. Bagaimana menghindari penurunan yang berkepanjangan
tahun 2002 5. Apa penyebab terjadinya titik balik penurunan
6. Dan Lainnya dipikirkan lagi…………………………..

Terdapat
Kontroversi pandangan 1. Mengapa Adaptasi ancaman tidak selalu berpengaruh
2. Apa saja kharakteristik adaptasi yang berpengaruh
Mengenai pengaruh 3. Apa saja kharakteristik adaptasi yang tidak berpengaruh
Adaptasi ancaman 4. Dan lainnya dipikirkan lagi…………………………….
lingkungan
1. Mengapa teori ini gagal?
Gagalnya teori Heckscher-Ohlin 2. Apa prasyarat yang dibutuhkan?
Menjelaskan kinerja Ekspor 3. Bagaimana mekanisme peranan teori ini?
Negara Industri 4. Dan lainnya dipikirkan lagi……………………………..
RUMUSAN MASALAH PENELITIAN
DISERTASI ANDA

1. Mengapa terjadi penurunan penjualan


2. Mengapa penurunan penjualan berkepanjangan
3. Bagaimana menghindari penurunan penjualan
4. Bagaimana menghindari penurunan yang berkepanjangan
5. Apa penyebab terjadinya titik balik penurunan
6. Dan Lainnya dipikirkan lagi…………………………..
CUKUP DIAMBIL
SATU MASALAH
1. Mengapa Adaptasi ancaman tidak selalu berpengaruh
2. Apa saja kharakteristik adaptasi yang berpengaruh BOLEH JUGA
3. Apa saja kharakteristik adaptasi yang tidak berpengaruh LEBIH
4. Dan lainnya dipikirkan lagi…………………………….

1. Mengapa teori ini gagal?


2. Apa prasyarat yang dibutuhkan?
3. Bagaimana mekanisme peranan teori ini?
4. Dan lainnya dipikirkan lagi……………………………..
ROUTE MAP RANCANGAN PEMECAHAN
MASALAH PENELITIAN

RUMUSAN
LATAR RUMUSAN
BELAKANG RUMUSAN MASALAH
MASALAH
MASALAH PENELITIAN
PENELITIAN
TESIS
SAYA
(Untuk S3)
-GRAND THEORY
-PROPOSISI
-PREMIS
Kerangka RANCANGAN
Pemikiran TELAAH PEMECAHAN
Teoretis PUSTAKA MASALAH
PENELITIAN
(MODEL) Hipotesis
PENGUJIAN dan/atau
EMPIRIS Pertanyaan
Penelitian
ROUTE MAP PENELITIAN

LATAR RUMUSAN RUMUSAN


BELAKANG RUMUSAN MASALAH MASALAH
MASALAH PENELITIAN PENELITIAN
TESIS
SAYA
(Untuk S3)
PROPOSISI RANCANGAN
PREMIS TELAAH PEMECAHAN
PUSTAKA MASALAH
HYPOTHESIS PENELITIAN
and/or
RESEARCH
QUESTION
FENOMENA BISNIS/
DATA LAPANGAN RESEARCH GAP THEORY GAP
(FB) (RG) (TG)

Rumusan masalah
The Whats diturunkan dari
PROBLEM STATEMENT FB/RG/TG.
Apa Masalahnya &
RESEARCH PROBLEM
STATEMENT

Untuk
RESEARCH PROPOSITION & Mahasiswa S3
The Way/The Hows GRAND THEORY MODEL
Bagaimana caranya
masalah penelitian
Research Research Research
dipecahkan
Hypothesis or Hypothesis or Hypothesis or
Research Research Research
Question Question Question

Adalah kurang benar kalau rumusan masalah penelitian dikembangkandari


hipotesis,dengan cara menulis inti hipotesis dalam satu kalimat masalah
penelitian. Periksa contoh-contoh dalam jurnal ilmiah internasional
MASALAH
&
RUMUSAN
MASALAH PENELITIAN

GRAND
PROPOSISI THEORY
MODEL

MODEL
PENELITIAN
HIPOTESIS
MODEL
TEORETIS
Kajian Pustaka
Telaah Literature dan Teori dalam Proses Penelitian

Topik, Isu
Masalah

Kerangka
Solusi dan Teoritis
Saran

Teori dan Hipotesis


Interpretasi dan telaah
Generalisasi Literatur

Pengukuran
Analisis Data

Pengumpulan Sampling
Data
Kajian OBYEK PENELITIAN
APA, SIAPA,DI MANA,dan KAPAN penelitian akan dilakukan.
Jika obyek yang diteliti beda, maka metodenya juga beda
objek Riset/ Karena itu perlu dipahami terlebih dahulu tentang
OBYEK PENELITIAN

Penelitian
APA OBYEK KAPAN
PENELITIAN

Menjelaskan SIAPA Menjelaskan


VARIABEL APA dan PERIODE WAKTU
YANG DITELITI DIMANA Data penelitian
(apa variable bebas dikumpulkan
adan tidak 1.Pada waktu
bebasnya, jika ada, tertentu: Cross
apa variable section
interveningnya, 2. Selama periode
serta apa variable Menjelaskan waktu tertentu: time
moderatornya) UNIT ANALISIS/ series, longitudinal
UNIT PENELITIAN
(individu,
kelompok,
organisasi)
dan
LOKASI/TEMPAT
PENELITIAN
Dilaksanakan
Aplikasi Penerapan Kajian Terhadap Objek

Proses aplikasi yaitu menentukan alat pengukuran untuk penelitian


1. konseptualisasi diikuti oleh
2. operasionalisasi dan
3. penerapan definisi operasional atau pengukuran untuk pengumpulan
data.
• Pengukuran (measurement) diartikan sebagai pemberian angka atau
bilangan (numerals or numbers) pada obyek-obyek atau kejadian- kejadian,
atau variabel-variabel menurut sesuatu aturan tertentu.
• Pengukuran adalah mengubah konsep atau variabel menjadi indikator atau
indikator-indikator dan kemudian menentukan nilai respons atau kategori
respon baik kuantitaif (angka) atau kualitatif (kategori) terhadap indikator
tersebut berdasarkan aturan.
• Mengubah konsep atau variabel menjadi indikator atau indikator-indikator
disebut operasionalisasi, sedangkan menentukan nilai atau kategori respon
baik kuantitaif atau kualitatif terhadap indikator disebut penskalaan
Konklusi
1. Penarikan konklusi atau inferensi ialah proses mendapatkan suatu proposisi yang
ditarik dari satu atau lebih proposisi, sedangkan proposisi yang diperoleh harus
dibenarkan oleh proposisi (proposisi) tempat menariknya. Proposisi yang diperoleh
itu disebut konklusi. Penarikan suatu konklusi dilakukan atas lebih dari satu
proposisi dan jika dinyatakan dalam bahasa disebut argumen. Proposisi yang
digunakan untuk menarik proposisi baru disebut premis sedangkan proposisi yang
ditarik dari premis disebut konklusi atau inferensi.
2. Penarikan konklusi ini dilakukan denga dua cara yaitu induktif dan deduktif. Pada
induktif, konklusi harus lebih umum dari premis (premisnya), sedangkan pada
deduktif, konklusi tidak mungkin lebih umum sifatnya dari premis (premisnya). Atau
dengan pengertian yang popular, penarikan konklusi yang induktif merupakan hasil
berfikir dari soal-soal yang khusus membawanya kepada kesimpulan-kesimpulan
yang umum. Sebaliknya, penarikan konklusi yang deduktif yaitu hasil proses berfikir
dari soal-soal yang umum kepada kesimpulan-kesimpulan yang khusus.
3. Penarikan suatu konklusi deduktif dapat dilakukan denga dua cara yaitu secara
langsung dan tidak langsung. Penarikan konklusi secara langsung dilakukan jika
premisnya hanya satu buah. Konklusi langsung ini sifatnya menerangkan arti
proposisi itu. Karena sifatnya deduktif, konklusi yang dihasilkannya tidak dapat lebih
umum sifatnya dari premisnya. Penarikan konklusi secara tidak langsung terjadi jika
proposisi atau premisnya lebih dari satu. Jika konklusi itu ditarik dari dua proposisi
yang diletakan sekaligus, maka bentuknya disebutsilogisme

Solusi Pemecahan Masalah

• Hasil aplikasi pengukuran yang terukur yang nanti akan dijustifikasi


oleh peneliti
• MASALAH PENELITIAN: deskripsi dan eksplanasi.
• MASALAH PENELITIAN DESKRIPSI dijawab dengan statistika atau
matematik deskriptif. Tujuannya mendeskripsikan data variabel
penelitian sehingga menjadi informasi. Bisa ada hipotesis: Hipotesis
deskriptif. Contoh: “Penerapan akuntansi aktivitas pada perusahaan
industri tekstil cenderung belum efektif”.
• MASALAH PENELITIAN EKSPLANASI dijawab dengan matematika +
statistika inferensial (parametrik dan nonparametrik). .Tujuannya
menjelaskan hubungan antarvarianel penelitian (menguji hipotesis).