Anda di halaman 1dari 7

LEAD TERM

Nurhadi, AMd. Per. Kes.SKM.


PRODI RMIK BHAKTI WIYATA
K E D I R I
LEAD TERM
Adalah :
Kata yang digunakan sebagai panduan untuk
mencari istilah yang diperlukan di dalam buku
ICD – 10 Volume 3 (indeks daftar alfabetis
istilah diagnosis)
 Bila istilah diagnosis atau masalah terkait
kesehatan ditulis dalam ejaan bahasa
Indonesia, maka  ubahlah menjadi ejaan
bahasa Inggris (ICD) terlebih dahulu !!!
 Sebaiknya kata yang akan digunakan
sebagai “LEAD TERM” adalah sebutan
nama penyakit, atau kata benda (noun),
hindari istilah anatomic atau kata sifat
(adjective) ataupun kata keterangan
(adverb).
Bentuk-2 Lead Term
I. Kata yang digunakan sebagai kata panduan
pencari istilah dapat segera diikuti kata
pelengkap istilah diagnosa, yang dicari.
Contoh : Acne Vulgaris (hal 27 v3), Hypersecretion (hal 276 v3),
Hypertension.
II. Beberapa kata sifat, kata keterangan, istilah
anatomik, apabila digunakan sebagai lead
term tidak langsung bisa dipakai sebagai
panduan untuk menemukan nomor kode
yang dicari.
Contoh : Prenatal (hal 27 v3), Stiffness (kaku) (hal 510, v3)
Bentuk Lanjutan

III. Kata-2 lain dapat digunakan sbg lead term,


walau istilah anatomi, keterangan.
Contoh : Cor Pulmonale (hal 118 v3).
IV. Nama orang.
Disease atau syndroma yang didahului oleh
nama orang penemunya, nama terkait
sebaiknya digunakan sbg lead term.
Contoh : Down’s Syndrome (hal 189 v3).

Bila melalui penelusuran nama tidak ditemukan, maka cari


melalui keterangan yang mengikuti nama terkait. (Syndrome,
disease)
Bentuk (Lanjutan)

V. Syndrome sbg lead term see also disease.


(Penelusuran melalui lead term disease agak ruwet).
VI.Disease  diikuti keterangan organ yang sakit.
VII.Wound  hanya untuk open wound.
VIII.Drug  terbatas hanya untuk mencari gangguan
yg berkaitan dg ketergantungan, keracunan atau
counseling.
IX.Food (makanan)
X. Fitting (memasang, menyelaraskan.
XI.Inflammation (radang)  diikuti site lokasi
radangnya.
XII.Tumor  diikuti site lokasi tumornya dan dicari
melalui Neoplasm.
TERIMA KASIH