Anda di halaman 1dari 7

SATUAN ACARA DAN LAPORAN

PENYULUHAN
BPH ( PEMBESARAN PROSTAT )
DI RUANG 19 RSU Dr. SYAIFUL
ANWAR MALANG
Pengertian
 BPH atau pembesaran kelenjar prostat adalah
penyakit tumor jinak yang paling sering terjadi pada
laki-laki sehingga mengakibatkan buntunya saluran
kemih (uretra) yang akhirnya menyebabkan
hambatan aliran kencing (urin) dari kandung kemih
(vesica urinaria).yang sering terjadi pada pria
umur 50 tahun atau lebih yang ditandai dengan
terjadinya perubahan pada prostat yaitu prostat
mengalami atrofi dan menjadi nodular,
pembesaran dari beberapa bagian kelenjar ini
dapat mengakibatkan obstruksi urine..
Penyebab
 Namun yang pasti kelenjar prostat sangat
tergantung pada hormon androgen. Faktor
lain yang erat kaitannya dengan BPH
adalah proses penuaan.
Tanda dan Gejala
 1. Gejala iritatif meliputi :
 § Peningkatan frekuensi berkemih
 § Nokturia (terbangun pada malam hari untuk miksi)
 § Perasaan ingin miksi yang sangat mendesak/tidak dapat ditunda (urgensi)
 § Nyeri pada saat miksi (disuria)

 2. Gejala obstruktif meliputi :


 § Pancaran urin melemah
 § Rasa tidak puas sehabis miksi, kandung kemih tidak kosong dengan baik
 § Kalau mau miksi harus menunggu lama
 § Volume urin menurun dan harus mengedan saat berkemih
 § Aliran urin tidak lancar/terputus-putus
 § Urin terus menetes setelah berkemih
 § Waktu miksi memanjang yang akhirnya menjadi retensi urin dan
inkontinensia karena penumpukan berlebih.
Pengobatan
 kalau urin tidak bisa keluar harus dipasang
selang/ kateter
 Operasi
 Dilakukan setelah terapi obat tidak
menunjukan hasil dan menimbulkan
beberapa penyulit. (seperti ada batu pada
saluran kemih, kencing darah dan retensi
urin/urin tertahan dikandung kencing)
Pencegahan
 Menjalankan pola hidup sehat dengan banyak
mengkonsumsi makanan seperti buah dan
sayuran. Karena buah dan sayur selain
mengandung antioksidan yang dapat
mencegah timbulnya sel kanker, juga
mengandung banyak vitamin seperti vitamin
A, E, C dan tentu saja vitamin B kompleks.
 Menghindari makanan yang kaya akan lemak
 Olahraga secara rutin
 Pertahankan berat badan ideal
Komplikasi
 Komplikasi yang sering terjadi pada pasien
BPH antara lain: sering dengan semakin
beratnya BPH, dapatterjadi obstruksi
saluran kemih, karena urin tidak mampu
melewati prostat. Hal ini dapat
menyebabkan infeksisaluran kemih dan
apabila tidak diobati, dapat mengakibatkan
gagal ginjal. (Corwin, 2000).