Anda di halaman 1dari 18

NAMA : NURAINUN HARAHAP

NPM : 13060013
3
2
A I
HARI LAHIR DAN PENGGALI PANCASILA
 Pancasila dirumuskan oleh Ir. Soekarno dan disahkan oleh PPKI pada tanggal
18 Agustus 1945
 Pada masa Orde Baru oleh Soeharto menetapkan bahwa 1 Juni 1945 adalah
Hari Lahirnya Pancasila dan 1 Oktober 1965 adalah Hari kesaktian Pancasila
 Maka dari temporal dan elektabilitas negara menyatakan Soeharto adalah
sebagai pengamal Pancasila yang murni dan konsekwen
• Pada masa Orde Baru peristiwa serangan umum 1
maret 1949 ini dianggap sangat penting terutama
untuk menonjolkan peran Letnan Kolonel Soeharto
yang mengklaim dirinya sebagai pelaku utama
serangan umum 1 Maret 1949.
• Pada tahun 1980-an setelah hampir 40 tahun
peristiwa berlalu dan Presiden Soeharto sedang
berada di puncak kekuasaannya, maka banyak
pihak yang menyatakan bahwa Letkol Soeharto lah
penggagas serangan utama 1 Maret 1949 dan
kemudian diangkat menjadi Presiden RI ke-2
Indonesia
• 1 Oktober 1965 PKI menculik tujuh perwira militer
Indonesia beserta beberapa orang lainnya dibunuh dalam
suatu usaha percobaan kudeta yang kemudian dituduhkan
kepada anggota Partai Komunis Indonesia (PKI)
• Beberapa persiapan telah dilakukan oleh PKI sebelum
melakukan pemberontakan yang dilaksanakan oleh
D.N.Aidit dipilih menjadi pemimpin PKI tahun 1951,
persiapan yang dilakukan PKI itu antara lain : penyusunan
parta-partai besar, organisasi tani dan badan lainnya.
SURAT PERINTAH 11 MARET 1966

• Proses lahirnya SUPERSEMAR menyangkut perbedaan


interpretasi antara yang memberi perintah dan
menerima perintah dengan bunyi makna kata-kata
“Mengambil segala tindakan yang dianggap penting”
• Konteks dikeluarkannya SUPERSEMAR dilihat dari
peristiwa antara Oktober 1965 sampai Maret 1966
terjadinya huruhara sosial dan pemberontakan besar-
besaran terhadap orang-orang PKI dan aksi demostrasi
di kota-kota besar
• Maka dengan SUPERSEMAR itu aura kekuasaan politik
Soekarno mulai pudar dan tonggak kelahiran Orde Baru
dibawah pimpinan Soekarno mulai ditegakkan
PERANG DUNIA II DAN PENDUDUKAN
JEPANG, 1942-1945

• Jepang datang ke Indonesia pada waktu perang dunia II


dengan membawa 3A dan melaksanakan Romusha di
Indonesia
• Kebijakan jepang terhadap rakyat Indonesia pada
prinsipnya di prioritaskan oleh dua hal yaitu:
1. Menghapus pengaruh-pengaruh barat di lapangan
2. Memobilitas rakyat Indonesia demi kemenangan
Jepang dalam perang Asia Timur Taya
• Politik imperialisme Jepang di Indonesia berorientasi
pada ekploitas sumber daya alam dan manusia. Jepang
juga menguras kekayaan alam dan tenaga rakyat
melalui janji-janji dan kekerasan
REVOLUSI, 1945-1950
• Indonesia telah mendaulatkan diri menjadi negara
merdeka tetapi rakyat Belanda tidak setuju dengan
kemerdekaan Indonesia sehingga terjadi revolusi fisik
(perlawanan).
• Revolusi fisik bertujuan untuk melengkapi dan
menyempurnakan proses penyatuan dan kebangkitan
nasional yang telah dimulai empat dasawarsa
sebelumnya.
• Selama revolusi fisik Indonesia berada dalam kondisi
darurat perang. Kondisi seperti inilah yang secara
langsung dan tidak langsung berpengaruh kepada kondisi
sosial dan budaya Indonesia
• Mengingat kegagalan-kegagalan yang terjadi pada
tahun 1950 sampai 1957, maka tidak mengherankan
untuk gagal dikarenakan tidak ada dasar untuk
membangunn demokrasi itu sendiri dari Belanda dan
Jepang
• Pada tahun 1950-1957 percobaan demokrasi telah
mengalami kegagalan, korupsi meluas, kesatuan
wilayah negara terancam, keadilan sosial belum
tercapai, masalah-masalah ekonomi belum terpecahkan
dan banyak harapan yang diakibatkan revolusi ini gagal.
DEMOKRASI TERPIMPIN, 1957-1965
• Demokrasi terpimpin didominasi oleh kepribadian
Soekarno, beberapa pengamat politik menilai bahwa
Soekarno adalam pemimpin diktator
• Demokrasi terpimpin menjadi sebuah ideologi bangsa
yang sering dikatakan dengan manipol (maniprestasi
politik)
• Ciri-ciri demokrasi terpimpin
1. Dominasi presiden
2. Terbatasnya peran partai politik
3. Meluasnya peran militer sebagai unsur politik
4. Berkembangnya pengaruh PKI
• Masa Orde baru dimulai ketika presiden Soekarno
memberikan surat SUPERSEMAR kepada Soeharto
• Pada tanggal 12 Maret 1967 MPRS menganggalkan
semua kekuasaan dan gelar Soekarno dan mengangkat
Soeharto sebagai presiden
• Soeharto mengeluarkan peraturan dan melarang semua
kegiatan ataupun aktivitas yang berbau PKI
• Orde baru terbentuk dengan dukungan kelompok-
kelompok yang ingin terbebas dari kekacauan masa lalu.
• Orde Baru muncul sebagai revolusi besar di
Indonesia untuk mengatasi berbagai krisis yang
terjadi di Indonesia pada masa itu
• Setelah dikeluarkannya SUPERSEMAR maka
mulai dilakukakan penataan dalam kehidupan
berbangsa dan bernegara yang sesuai dengan
Pancasila dan UUD 1945
• Untuk menjalankan demokrasi Pancasila,
Indonesia menganut sistem pemerintahan
Triyas Politika (eksekutif, legislatif dan Yudikatif)
• Kebijakan pada masa Orde Baru : Perbaikan
Ekonomi, pembangunan, eksploitasi SDA, wajib
belajar dll.
TANTANGAN DAN KRISIS KERUNTUHAN
ORDE BARU, 1989-1998
• Runtuhnya pemerintahan Soeharto yang disertai dengan
tuntutan demokrasi disegala bidang
• Tuntutan untuk menindak tegas para pelaku
pelanggaran Hak Asasi Manusia
• Faktor penyebab runtuhnya kekuasaan Orde Baru
dibawah pimpinan Soeharto
1. Krisis ekonomi dan moneter
2. Krisis politik
3. Krisis kepercayaan
4. Krisis sosial
5. Krisis hukum
INDONESIA SETELAH SOEHARTO
• Jatuhnya Soeharto merupakan awal era
reformasi di Indonesia
• Krisis finansial Asia yang menyebabkan
ekonomi Indonesia melemah dan semakin
besarnya ketidakpuasan masyarakat
Indonesia
• Pada masa pemerintahan sekarang
konstitusi hanyalah merupakan alat bagi
penguasa politik saja
INDONESIA SEJAK TAHUN 2001

• Sejak tahun 2001 Indonesia mengalami pergantian presiden dari


presiden Abdurrahman Wahid ke Megawati Soekarno Putri
• Pergantian presiden membawa berbagai konsekuensi pada
kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan permasalahan ekonomi
nasional ke depan
• Selama tahun 2001 perekonomian nasional masih belum mempu
mempercepat proses pemulihan ekonomi
• Melemahnya posisi rupiah, kurangnya lapangan pekerjaan,
pengangguran membengkak,kemiskinan bertambah dan lain-lain
• Tantangan ekonomi ke depan menyusun kabinet baru yang diberi
nama kabinet gotong royong