Anda di halaman 1dari 25

Kelompok IV

Menulis Kritik Musik


Dhe
a
Dest Elfri Enjel Icha
Raud
ari da ika Vani
hatu
Panj Silab Sam da
l
aitan an osir Putri
Jann
ah

Krist
Isme ina
t
Kelompok IV Nela
wati

Shafi
ra
Nova Nur Sihol Tita
Nuru
Octa Febri Pardo Rosit
l muan
fia anti a
Izza
h
Pengertian Kritik Musik

Kritik musik adalah kegiatan menganalisa,


mengevaluasi suatu karya musik dengan tujuan
untuk meningkatkan pemahaman, memperluas
apresiasi, atau menanggapi karya seni musik
untuk menunjukkan kelebihan dan kekurangan
suatu karya seni musik.
Fungsi Kritik Musik

♫ Pengenalan karya musik dan memperluas


wawasan masyarakat.
♫ Jembatan antara pencipta, penyaji, dan
pendengar.
♫ Evaluasi diri bagi pencipta dan penyaji musik.
♫ Pengembangan mutu karya musik.
Tujuan Kritik Musik

Menurut Sem C. Bangun tujuan kritik


seni adalah evaluasi seni, apresiasi seni, dan
pengembangan seni ke taraf yang lebih kreatif
dan inovatif.
Materi Kritik Karya Seni
Musik

1. Unsur Lagu
2. Lirik
Lirik ini biasanya ditulis dengan kebiasaan-kebiasaan,
yaitu :
a. Baris (kalimat)
b. Verse (bait)
c. Rima
d. Penggunaan kata-kata dari bahasa Indonesia yang halus,
serta banyak digunakan zaman dahulu.
e. Penggunaan bermacam-macam majas dalam ilmu bahasa
Indonesia
f. Penggunaan variasi struktur kalimat
Jenis Kritik Musik
Kritik
Jurnalistik

Kritik Kritik
Pedagogik Ilmiah

Kritik
Populer
Jenis Kritik Musik
♦ Kritik Jurnalistik. Kritik ini isinya mengandung aspek pemberitaan.
Tujuannya memberikan informasi tentang berbagai peristiwa musik, baik
pertunjukan maupun rekaman.
♦ Kritik Pedagogik. Kritik ini diterapkan oleh pengajar kesenian dalam lembaga
pendidikan. Tujuan kritik ini adalah untuk mengembangkan bakat dan dan
potensi peserta didik.
♦ Kritik Ilmiah. Kritik ini berkembang dikalangan akademisi dengan metodologi
penelitian ilmiah, dilakukan dengan pengkajian secara luas, mendalam dan
sistematis, baik dalam menganalisis maupunmembandingkan dapat
dipertanggung-jawabkan secara akademis dan estetis.
♦ Kritik Populer. Kritik yang dilakukan secara terus menerus secara langsung
atau tidak langsung dikerjakan oleh penulis yang tidak menuntut keahlian kritis
Pendekatan Kritik
Seni
Pendekatan Kritik Seni

• Pendekatan Objektif adalah pendekatan yang


dilakukan oleh seorang kritikus dengan berfokus pada
karya seni itu sendiri.
• Pendekatan Ekspresif adalah cara pendekatan yang
dilakukan terhadap karya seni dengan berfokus pada
diri penciptanya.
• Pendekatan Pragmatik adalah pendekatan yang
dilakukan dengan berfokus kepada manfaat yang dapat
dirasakan oleh publik penikmatnya.
Menyusun Kritik
Seni
Menyusun Kritik
Seni
♣ Deskripsi Karya Musik

Memberikan gambaran kepada pembaca mengenai karya music secara utuh tanpa
menyembunyikan apapun.
♣ Analisis Formal Karya Musik

Pada analisis formal, kritikus memberikan analisis atas unsur-unsur music yang terdapat pada
karya cipta. Analisis disini lebih mengarah kepada pendalaman atas karya cipta music seara
formal, menurut kaidah-kaidah music yang umum dikenal.
♣ Interpretasi

Tahap pemberian penafsiran atas unsur-unsur karya yang diciptakan oleh pencipta. Kritikus
memberikan penafsiran dengan menggunakan pendekatan tertentu yang dikuasainya. Pendekatan
secara objektif, ekspresif, atau pragmatic dapat dipilih oleh kritikus.
♣ Penilaian

Kritik atas sebuah karya seni music tidak didasarkan kepada suka atau tidak suka, tetapi atas
dasar pertimbangan nilai-nilai estika.
Aspek-aspek yang menjadi
dasar pertimbangan

Wujud Bobot
(Appereance) (Substance)

Penampilan
(Presentation)
Aspek-aspek yang menjadi
dasar pertimbangan

» Wujud (Appereance)
Wujud dalam karya music terdiri atas bentuk dan struktur. Bentuk atau
form meliputi aspek-aspek dasar music seperti nada, frasa, birama, tempo, dan
sebagainya.sementara itu, yang menjadi pertimbangan aspek struktur adalah
keutuhan (unity), penonjolan (dominance), dan keseimbangan (balance)
» Bobot (Substance)
Bobot sebuah karya music mengandung unsur-unsur suasana (mood),
gagasan (idea), dan pesan (message).
» Penampilan (Presentation)
Aspek penampilan ini meliputi bakat (talent), keterampilan (skill), dan
sarana (medium) pengungkapan.
Mengomunikasikan Kritik

Seorang kritikus harus memiliki beberapa kemampuan dasar,


antara lain :
1. Kritikus harus memiliki kemampuan atau pengalaman untuk
mengobservasi atau mengamati suatu lagu dengan teliti
2. Kritikus harus memiliki kemampuan atau pengalaman
mendengarkan lagu dari berbagai genre music
3. Kritikus harus memiliki wawasan untuk memahami bagaimana
suatu lagu atau musik sebaiknya dihasilkan oleh musisi
sehingga terdengar lebih menarik bagi penonton atau
pendengar.
Mengembangkan Perilaku Santun
dalam Mengkritik Sebuah Karya

1. Pada saat mengkritik karya orang lain, kemukakan


kekurangan tersebut dengan bahasa yang halus
2. Selain mengemukakan kekurangan sebuah karya, kita
harus memberikan solusi perbaikan karya tersebut
agar dihasilkan karya yang lebih baik lagi
3. Selain mengemukakan kekurangan sebuah karya,
kemukakan pula kelebihan karya tersebut karena
sebuah karya tidak terlepas dari kekurangan dan
kelebihan
EVALUASI BAB VIII
1. Kritik seni yang berisi kupasan sederhana yang ditujukan kepada masyarakat
awam merupakan karakteristik kritik…
a. Jurnalistik c. Keilmuan e. Pragmatik
b. Populer d. Pendidikan
2. Ciri utama pendekatan objektif dalam penulisan kritik seni (musik) adalah…
a. Kritikus tidak membahas atau menghubungkan karya musik dengan
dunia di luar karya tersebut
b. Kritikus menilai karya musik berfokus pada diri seniman penciptanya yang
meliputi aspek-aspek kejiwaan, pemikiran, pandangan hidup dan sebagainya
c. Kritikus beranggapan bahwa kadar keberhasilan sebuah karya seni ditentukan
oleh kemampuan membangkitkan emosis ecara efektif, intensif, dan penuh gairah
d. Kritikus menilai karya seni (musik) dengan berfokus kepada manfaat yang
dapat dirasakan oleh publik penikmatnya, yang dapat memberikan kesenangan
dan kegunaan
e. Kritikus menilai karya seni (musik) sebagai sarana atau alat untuk mencapai
tujuan-tujuan tertentu seperti tujuan moral, agama, politik, komersial, dan
sebagainya
3. Di bawah ini yang merupakan nama lain pendekatan objektif adalah…
a. Pendekatan Struktural
b. Pendekatan Formalistik
c. Pendekatan Instrumentalistik
d. Pendekatan Kontekstual
e. Pendekatan Fungsional
4. Ciri utama pendekatan ekspresif dalam penulisan kritik seni (musik) adalah…
a. Kritikus tidak membahas atau menghubungkan karya seni musik dengan
dunia di luar karya tersebut
b. Kritikus menilai karya musik berfokus pada diri seniman penciptanya
yang meliputi aspek-aspek kejiwaan, pemikiran, pandangan hidup, dan
sebagainya
c. Kritikus memusatkan telaahnya pada segi-segi intrinsik karya, unsur dalam
dari karya musik, dalam menemukan makna utuh karya musik
d. Kritikus menilai karya seni (musik) dengan berfokus kepada manfaat yang
dapat dirasakan oleh publik penikmatnya, yang dapat memberikan kesenangan
dan kegunaan
e. Kritikus menilai karya seni (musik) sebagai sarana atau alat untuk mencapai
tujuan-tujuan tertentu seperti tujuan moral, agama, politik, komersial, dan
5. Perhatikan unsur-unsur di bawah ini.
1. Deskripsi
2. Aanalisis formal
3. Interpretasi
4. Penilaian
susunan penulisan kritik seni sebaiknya mengikuti alur….
a. 1-2-3-4
b. 1-2-4-3
c. 2-3-4-1
d. 3-4-1-2
e. 3-1-4-2
6. Tahap pemberian penafsiran atas unsur-unsur karya yang dianalisis
dalam sebuah kritik seni adalah tahap…
a. Deskripsi karya musik
b. Analisis formal karya musik
c. Penilaian karya musik
7. Penilaian atas wujud (appearance) karya musik didasarkan kepada
pertimbangan aspek struktur pembentuk karya musik, yang terdiri atas….
a. Keutuhan, penonjolan, dan keseimbangan
b. Suasana, gagasan, dan pesan
c. Bakat, keterampilan, dan sarana
d. Motif, melodi, dan komposisi
e. Lirik, melodi, dan aransemen
8. Penilaian atas bobot (subtance) didasarkan kepada unsur-unsur…
a. Keutuhan, penonjolan, dan keseimbangan
b. Suasana, gagasan, dan pesan
c. Bakat, keterampilan, dan sarana
d. Motif, melodi, dan komposisi
e. Lirik, melodi, dan aransemen
9. Maksud dari teori instrumentalistik adalah…
a. Seni dipandang sebagai instrumen untuk mencapai tujuan
tertentu
b. Seni dipandang sebagai pengontrol peristiwa yang terjadi di masyarakat
c. Seni dipandang sebagai cerminan peristiwa di masyarakat
d. Seni dipandang sebagai cerminan jiwa penciptanya
e. Seni dipandang sebagai sarana pengungkapan ekspresi jiwa seseorang
10. Penilaian atas penampilan (presentation) karya musik diarahkan kepada aspek-
aspek…
a. Keutuhan, penonjolan, dan keseimbangan
b. Suasana, gagasan, dan pesan
c. Bakat, keterampilan, dan sarana
d. Motif, melodi, dan komposisi
e. Lirik, melodi, dan aransemen
II. Jawablah soal-soal di bawah ini
dengan singkat dan jelas.

1. Jelaskanlah perbedaan prinsip antara pendekatan objektif atau


formalistik dan pendekatan ekspresif dalam penulisan kritik karya
musik!
2. Jelaskan persamaan pendekatan ekspresif dengan pendekatan pragmatik
dari sisi kepuasan dan kesenangan emosional penikmatnya!
3. Apakah mungkin kritik jurnalistik dapat dipahami oleh masyarakat
awam? Jelaskan pendapat anda!
4. Sering industri musik memerlukan sebuah resensi atau kritik musik.
Jelaskanlah pendapat anda mengenai hal ini!
5. Nilai karya musik sangat bergantung kepada tiga aspek, yakni wujud
karya musik itu sendiri, bobot karya musik, serta penampilan karya
musik. Cobalah anda jelaskan bagaimana ketiga aspek tersebut dapat
memengaruhi kualitas karya musik!
Jawaban
1. Pendekatan Objektif adalah pendekatan yang dilakukan oleh seorang kritikus
dengan berfokus pada karya seni itu sendiri. Pendekatan ini memusatkan telaahnya
pada segi-segi intrinsic karya, unsur dalam dari karya musik, untuk menemukan
makna yang utuh karya music. Sedangkan, Pendekatan Ekspresif adalah cara
pendekatan yang dilakukan terhadap karya seni dengan berfokus pada diri
penciptanya. Pendekatan ini memusatkan pada aspek-aspek kejiwaan, pemikiran,
ide-ide, emosi, pandangan hidup dan semacamnya dari pencipta karena karya seni
mrupakan ekspresi jiwa dan pengalaman batin senimannya.
2. keterkaitan antara objek, isi, tema dan tujuan serta pesan moral yang ingin
disampaikan pelukisnya atau interpretasi pengamatnya terhadap konteks ketika
karya tersebut dihadirkan. Kegiatan kritik ini umumnya menanggapi kesesuaian atau
keterkaitan antara judul, tema, isi dan visualisasi objek-objek yang ditampilkan
dalam sebuah karya.
3. Kritik jurnalistik adalah yang hasil tanggapan atau penilaiannya disampaikan
secara terbuka kepada publik melalui media massa khususnya surat kabar. Kritik
jenis jurnalistik ini biasanya sangat cepat mempengaruhi persepsi masyarakat
terhadap kualitas dari sebuah karya seni, tertama karena hasil tanggapannya
4. Resensi atau kritik musik memang diperlukan dalm industry musik, karena kritik musik
kadalah pengingat agar musik tidak dibuat sesuka hati. Kritik music bertugas menjaga kualitas
musik yang ada. Antara kritik dan apresiasi memiliki korelasi, artinya kritik musikakan memicu
adanya apresiasi yang lebih baik dari penikmatnya.

5. a. Wujud (Appereance)
Wujud dalam karya music terdiri atas bentuk dan struktur. Bentuk atau form meliputi
aspek-aspek dasar music seperti nada, frasa, birama, tempo, dan sebagainya.sementara itu,
yang menjadi pertimbangan aspek struktur adalah keutuhan (unity), penonjolan (dominance),
dan keseimbangan (balance)
b. Bobot (Substance)
Bobot sebuah karya music mengandung unsur-unsur suasana (mood), gagasan (idea),
dan pesan (message).
c. Penampilan (Presentation)
Aspek penampilan ini meliputi bakat (talent), keterampilan (skill), dan sarana
(medium) pengungkapan.
Thank you
For
Attention