Anda di halaman 1dari 9

Pengenalan

Mikroskop dan Cara


Menggunakan
Mapel: Mikrobiologi
Kelas: X KA
SMKPGRI 1 Gresik
Pengertian Mikroskop
• sebuah alat untuk melihat objek yang terlalu kecil untuk dilihat secara
kasat mata.
• alat bantu yang dapat digunakan untuk mengamati organisme
berukuran kecil (mikroskopis).
Jenis-jenis
Mikroskop
Berdasarkan sumber cahayanya:
• Mikroskop cahaya (optis) =
Sebuah mikroskop yang
menggunakan cahaya lampu
sebagai pengganti cahaya
matahari.
• Mikroskop elektron =
Menggunakan berkas elektron Mikroskop
sebagai pengganti gelombang optis
cahaya. Untuk memperoleh
bayangan yang diperbesar.
Mikroskop
elektron
1. Lensa okuler: lensa yang
Bagian – bagian Mikroskop dekat dengan mata
pengamat, lensa ini
berfungsi untuk
membentuk bayangan
maya, tegak, dan
diperbesar dari lensa
objektif
2. Revolver: untuk
mengatur perbesaran
lensa objektif dengan
cara memutarnya
3. Lensa objektif: lensa
yang berada dekat pada
objek yang di amati,
lensa ini membentuk
bayangan nyata, terbalik,
di perbesar.
4. Makrometer (pemutar kasar):
Bagian – bagian Mikroskop untuk menaik turunkan
tabung mikroskop secara
cepat.
5. Mikrometer (pemutar halus):
untuk menaikkan dan
menurunkan mikroskop
secara lambat, dan
bentuknya lebih kecil
daripada makrometer
6. Meja mikroskop: sebagai
tempat meletakkan objek
yang akan di amati
7. Sumber cahaya: berupa
lampu atau cermin.berguna
untuk memantulkan cahaya
ke meja objek
Bagian – bagian Mikroskop
8. Diafragma dan kondensor :
diafragma digunakan untuk
mengatur banyak sedikitnya
cahaya yang masuk. Kondensor
digunakan untuk
mengumpulkan cahaya yang
masuk, alat ini dapat putar dan
di naik turunkan
9. Lengan mikkroskop: sebagai
pegangang pada mikroskop
10. Kaki mikroskop: untuk
menopang mikroskop
11. Penjepit kaca: untuk menjepit
kaca yang melapisi objek agar
tidak mudah bergeser
Prosedur penggunaan • Letakkan mikroskop di atas meja dengan cara memegang
lengan mikroskop hingga mikroskop berada persis di
Mikroskop hadapan pemakai
• Putar revolver sehingga lensa obyektif dengan perbesaran
lemah berada pada posisi satu poros dengan lensa okuler
yang ditandai bunyi klik pada revolver.
• Mengatur cermin dan diafragma untuk melihat kekuatan
cahaya masuk, hingga dari lensa okuler tampak terang
berbentuk bulat (lapang pandang).
• Tempatkan preparat pada meja benda tepat pada lubang
preparat dan jepit dengan penjepit obyek/benda.
• Aturlah focus untuk memperjelas gambar obyek dengan cara
memutar pemutar kasar, sambil dilihat dari lensa okuler.
Untuk mempertajam putarlah pemutar halus.
• Apabila bayangan obyek sudah ditemukan, maka untuk
memperbesar gantilah lensa obyektif dengan ukuran dari 4x,
10x, 40x atau 100x, dengan cara memutar revolver hingga
bunyi klik.
• Apabila telah selesai menggunakan, bersihkan mikroskop
dan simpan pada tempat yang tidak lembab.
Peringatan!!!
• Peganglah erat-erat lengan mikroskop dengan tangan
kanan, sedang tangan kiri digunakan untuk
menyangga kaki mikroskop.
• Meja preparat tetap horisontal untuk mencegah agar
preparat tidak jatuh
• Bersihkan lensa dengan kertas lensa/tissue
• Pengamatan dengan menggunakan dua mata (kalau
mikroskop dengan dua lensa okuler)
• Gunakan perbesaran lemah dulu, kemudian setelah
obyek yang akan anda amati ditemukan, gunakan
perbesaran yang lebih besar
• Bersihkan semua kotoran yang ada pada mikroskop
dengan menggunakan kertas tissue.