Anda di halaman 1dari 44

Laporan kasus

Tinea Kapitis
By : Meilani Rose
Pembimbing : Dr. Fitra Hergyana, Sp.KK., M.Kes
Identitas pasien
• Nama : An. M
• Tanggal lahir : 17/03/17
• Usia : 1 tahun 11 bulan
• Jenis kelamin: perempuan
• Alamat : Rengas jaya, RT 051
Rw 011
• RM :718404

meilani-tinea kapitis
Keluhan Utama

• Gatal di kepala
sejak 2 minggu

meilani-tinea kapitis
Keluhan tambahan

Rambut
Rewel
rontok

Kepala botak

meilani-tinea kapitis
Riwayat penyakit sekarang
Rambut mulai
rontok, dan
mulai ada
botak dikepala,
(2mgg yll) diberi salep
Gatal di kepala cina, anak
ukuran d 1cm rewel

Berobat ke (20/02/18)
mantri dan di Di bawa ke poli
beri salep kulit RSUD
(tidak Karawang
membaik
semakin
melebar)

meilani-tinea kapitis
Riwayat Penyakit Dahulu dan
Keluarga
RPD RPK

• Tidak ada • Ayah dan ibu


keluhan ini pasien tidak
sebelumnya mengalami hal
yang serupa
• Riwayat alergi
(-) • Riwayat alergi (-
)
• Riwayat asma
• Riwayat asma (-)
(-)

meilani-tinea kapitis
Riwayat sosial dan kebiasaan
• Pasien senang bermain dengan kucing
dan burung yang dipelihara ayahnya
dirumah
• Pasien mandi dua kali sehari
• Pasien tinggal bersama orang tua dan
kedua kakaknya

meilani-tinea kapitis
Status dermatologis

Distribusi Ad Regio Efloresensi Lesi

hipopigmentasi
Bentuk anular

Skuama
pitiriasiformis
Lokalisata Kepala Alopesia lesi
Grey patch

Ukuran
Sentral healing numularis

meilani-tinea kapitis
Dokumentasi

Alopesia ,
bentuk anular,
ukuran numular
Central healing

Gray patch Hipopigmentasi

Skuama

meilani-tinea kapitis
meilani-tinea kapitis
meilani-tinea kapitis
 Pemeriksaan sediaan KOH

 Pemeriksaan Lampu Wood


– Differensial Diagnosis
Tinea Kapitis
Alopesia Areata
Dermatitis Seboroik

– Diagnosis Kerja
Tinea kapitis
meilani-tinea kapitis
Tata Laksana

Sistemik Topikal

meilani-tinea kapitis
Prognosis
• Ad • Ad
Bonam bonam

Ad
Ad Vitam
Sanationam

Ad Ad
Functionam Cosmeticum

• Ad • Dubia Ad
Bonam Bonam

meilani-tinea kapitis
Analisa kasus
 Diagnosa  anamnesis dan pemeriksaan
dermatologi

TEORI
KASUS
 Insiden sering terjadi Usia pasien 1
pada anak-anak, tahun
jarang pada dewasa
 Predileksi pada kulit Lokasinya di
dan rambut kepala parietal kepala
KASUS
TEORI
Pasien mengeluh
rambutnya
 Ditandai dengan lesi
rontok, terdapat
bersisik, kemerah-
skuama
merahan, alopesia,
pitiriasiformis,
dan kadang-kadang
plak
kerion.
hiperpigmentasi,
 Terdapat grey patch
grey patch
ringworm, kerion,
ringworm,
black dot ringworm
alopesia.
meilani-tinea kapitis
Bermain
dengan
Gejala kucing
klinis

Status
derm

Tinea kapitis
meilani-tinea kapitis
Tinjauan Pustaka

Penyakit pada jaringan yang mengandung


zat tanduk, yang disebabkan golongan
jamur dermatofita.

Golongan jamur yang menyebabkan


dermatofitosis, mempunyai sifat
mencernakan keratin. Dermatofita termasuk
kelas Fungi imperfecti, yang terbagi dalam 3
genus, yaitu Microsporum, Trichophyton,
dan Epidemophyton.

meilani-tinea kapitis
Tinea kapitis

Merupakan salah satu kelainan di sistem


dermatologi yang menyerang rambut.

Kelainan ditandai dengan lesi Disebabkan oleh infeksi jamur


bersisik, kemerah-merahan, superfisial pada kulit kepala,
alopesia bahkan kadang-kadang alis dan bulu mata dengan
ditandai gejala yang lebih kecenderungan menyerang
berat, yaitu kerion. batang rambut dan akar folikel

meilani-tinea kapitis
Epidemiologi
>> di daerah pedesaan
(tranmisi meningkat
>> anak- anak usia antara 3 dengan higienitas yang
sampai 14 tahun buruk, kepadatan
penduduk dan status sosial
ekonomi yang rendah)

Wanita > pria kulit hitam > kulit putih

meilani-tinea kapitis
Cara Penularan
Zoofilik
Antropofilik
(manusia ke (hewan ke
manusia) manusia)
Langsung :
penyebaran Kontak langsung
udara dari spora

Tidak langsung :
Tidak langsung : karpet, pakaian,
sisir, sikat, topi furnitur

Geofilik
(tanah ke
manusia) 
jarang

meilani-tinea kapitis
Etiologi

Microsp
orum

thryptopiton

meilani-tinea kapitis
Klasifikasi

meilani-tinea kapitis
meilani-tinea kapitis
Patofisiologi
Dermatofit masuk ke jaringan keratin rambut

Dermatofit berkompetisi dengan flora normal rambut

Infeksi Menyebar

Lapisan Keratin Kelenjar Sebasea

Hiperkeratik
meilani-tinea kapitis
Ektotrik Endotrik

Dermatofit di luar lapisan rambut Dermatofit masuk dalam komponen ramb

Infeksi masuk stratum corneum


perifolicular
Wood lamp : Wood lamp (n)
hijau Menyebar dengan pola lingkaran

Antigen masuk ke folikel rambut

Korteks rambut

Meninggalkan korteks tanpa kelainan

Hifa tumbuh di intrapylari

Hiperkeratotik bulat Menggantikan keratin intrapylari

Patah di luar scalp di dinding folikular

Rambut mudah patah


meilani-tinea kapitis
Folikel pus

Infeksi masuk stratum corneum perifolicular Lisis materi antigen

Menyebar dengan sporadik PMN & Makrofak

Antigen masuk ke folikel rambut ↑respon inflamasi lokal

Korteks rambut
IL-1 Limfadenopati
Meninggalkan korteks tanpa kelainan cervikal
Perubahan set point
Hifa tumbuh di intrapylari
Demam
Menggantikan keratin intrapylari
↑ materi untuk vasodilatasi
Patah di luar scalp di dinding folikular
prostaglandin histamin
Rambut mudah patah
nyeri pruritus
Scarring alopecia meilani-tinea kapitis
Manifestasi Klinis
 Tinea kapitis dapat hadir dengan beberapa gejala klinis,
tergantung :
◦ jenis organisme
◦ jenis invasi pada rambut
◦ tingkat resistensi
◦ respon inflamasi
 Manifestasi klinis tinea kapitis bervariasi :
 rambut kusam
 rambut patah dengan skala ringan sampai berat
 Nyeri karena inflamasi
 Kelainan pada tinea kapitis dapat ditandai :
 lesi bersisik, kemerah-merahan, alopesia
 kadang terjadi gambaran yang lebih berat yang disebut
kerion, limfadenopati servical dan oksipital.
meilani-tinea kapitis
Gray Patch
Black Dot
Kerion
Favus
Lampu wood
• Fluoresen (+) : hijau terang
• Positif :
– M. Ferrugineum
– M. Canis
– M. audouinii
Pemeriksaan Sediaan KOH
• Infeksi Ektotrik
– Artrokonidia pada sekitar batang rambut 
kutikula rusak
Pemeriksaan Sediaan KOH
• Infeksi endotrik
– Atrokonidia dalam batang rambut
– Kutikula tidak rusak
Kultur
• M. Gypseum (geofilik)
Kultur
• M. Ferrugineum (antropifilik)
Kultur
• T. Mentagrophytes tipe granular
(zoofilik)
Terapi
Terapi
Diagnosis Banding
Gambaran Klinis Diagnosa Banding

Grey patch Ringworm Psoriasis scalp Dermatitis Atopik


- Papul atau plak hipopigmentasi - Plak eritematosa - plak eritematosa

- Plak berskuama - Skuama tebal berwarna putih atau perak - Berskuama


- Bentuk kelainan oval
- Rambut berwarna abu-abu, dan mudah - Gatal - Linkenifikasi
patah serta lepas dari akarnya - Rambut dapat rontok

- Keluhan rasa gatal


Blackdots Alopecia areata Trichotilomania
- Bentuk kelainan oval - Bentuk kelainan oval - Bentuk kelainan oval
- Rambut patah - Gambaran kulit normal atau sedikit kemerehan - Rambut hilang
- Terdapat sisa ujung rambut yang patah - Tidak ada keluhan gatal - Kulit dasar normal

Favus Dermatitis Seboroik Psoriasis


- Papul eritematosa - Bayi: cradle cap, krusta tebal, pecah-pecah, - Plak eritematosa
- Plak berminyak - Skuama tebal, berwarna putih/perak.
- Sikatriks - Dewasa: Makula/plak, eritematosa/kekuningan, - Gatal
- Krusta berbentuk cawan (skutula) terdapat skuama dan krusta tipis-tebal yang - Rambut dapat rontok
- Rambut ada/rontok basah/berminyak

Kerion Karbunkel
- Radang luas - Nyeri
- Radang luas eritematosa
- abses berisi pus
- Fistul
Komplikasi

Alopesia sikatrik
Infeksi sekunder permanen

Kambuh

meilani-tinea kapitis
Terima Kasih

meilani-tinea kapitis