Anda di halaman 1dari 24

BAB 12

ASPEK EPIDEMIOLOGI
PENYAKIT MENULAR
Chaedyr Iqbal P1806214010
Arwinda Wulandari P1806214011
Agustina Pujilestari P1806214012
Qalbia M. Nur P1806214013
Marsella W. Olii P1806214014
Xeriny Lilian T. Hasan P1806214015
Lukman Bima P1806214016
Dewi Murni P1806214017
Jannatul Ma’wa P1806214018
Nur Pratiwi R.Saud P1806214019
HUBUNGAN HOST-PARASIT

• Kemampuan untuk memproduksi


Imunogenisitas kekebalan dalam host

• Kemampuan agen untuk


Patogenesis menyebabkan penyakit pada host
yang terinfeksi.

• kemampuan agen untuk


Virulensi menentukan tingkat fatal/
keparahan penyakit.
Skema Patogenesitas &
Virulensi
kasus penyakit bcd e
patogenisitas  
jumlah total yang ter inf eksi a  b  c  d  e

kasus penyakit yang parah dan fatal d e


virulensi  
semua kasus penyakit bcd e

Tanpa
Ringan _b sedang_c Berat_d Fatal_e
gejala_a

klasifikasi keparahan infeksi


RESERVOIR
Reservoir dapat didefinisikan sebagai tempat tinggal
dimana agen penular hidup dan berkembang baik
organisme atau benda seperti (tanah) .
Reservoir terdiri atas manusia, hewan dan sumber alam
lainnya. Konsep reservoir adalah pusat penyakit menular
karena reservoir adalah komponen esensial daur agen
penular bertahan dan hidup terus menerus.
Disamping pada penyakit yang diperoleh dari manusia
lain, manusia juga merupakan subjek beberapa penyakit
yang diperoleh dari spesis lain, seperti tuberkulosis
tulang (dari sapi), brusellosis (dari sapi, babai dan
kambing), antraks (dari domba)dan rabies (dari anjing,
kelelawar, serigala, dan hewan ganas lainnya).
RESERVOIR (LANJUTAN)

INFEKSI

Pada tingkat minimum,


agen mungkin terdapat Fenomena ini, yang
Infeksi
pada permukaan tubuh mengarah pada
dikatakan
dan tersebar dengan kolonisasi
terjadi jika
jumlah yang cukup, agen dicontohkan dengan
agen penular
mempertahankan kehadiran
telah masuk
jumlahnya tanpa Staphylococcus
dan tetap di
menunjukkan bukti adanya aures pada mukosa
dalam host.
reaksi pada host yg dpt pernapasan.
diidentifikasi.
RESERVOIR (LANJUTAN)

Hubungan organisme tidak hanya berkembang pada host,


tapi juga menyebabkan reaksi terukur yang tidak dapat
dideteksi secara klinik.
Ketika infeksi mengarah pada penyakit klinis dengan
gejala, penemuan fisik, penyakit menular dikatakan terjadi.

Kolonisasi

Infeksi Infeksi Tak Nampak


Meliputi: (subklinis)

Penyakit Infeksi
RESERVOIR (LANJUTAN)

Kolonisasi

Host Parasit Gambar. Ilustrasi Diagram Venn:


Covert Interaksi antara host dan parasit

Overt

Semua orang yang terinfeksi, termasuk yang hanya mengalami


kolonisasi, adalah sumber potensial infeksi terhadap yang lain.

Ketika keadaan carrier berlaku untuk waktu yang lama, orang


tersebut akan menjadi pembawa kronik.
RESERVOIR (LANJUTAN)

Carrier adalah orang yang terinfeksi yang tidak memiliki


penyakit klinis yang terlihat tapi berpotensi sebagai sumber infeksi
bagi yang lain.

TIPE CARRIER:

Inapparent of Incubatory Convalescent


Chronic Carrier
Carrier Carrier Carrier

•Virus polio, •Virus cacar air, •C. diptheriae,


•meningkokkus, •campak, dan •virus hepatitisb •S. typhosa,
•virus hepatitis •hepatitis B, dan •virus hepatitis B
•Salmonella
MEKANISME
PENULARAN INFEKSI

Transmisi
Tidak
vehicleborne terjadi tidak langsung
Langsung melalui kontak dengan benda mati,
Transmisi seperti selimut, mainan, atau bedah
Langsung dalam instrumen, serta makanan yang
terkontaminasi

terjadi pada jarak


yang pendek Vectorborne terjadi karena terjadi
(beberapa meter) transmisi yang disampaikan oleh
dari host yang arthropoda ke host yang rentan.
terinfeksi atau
reservoir ke sebuah
portal masukan Airborne, merupakan transmisi tidak
yang sesuai. lansung yang melibatkan partikel seperti
debu halus dan droplet
Jenis Epidemi

• Epidemi sumber umum berhubungan dg


Common terpaparnya sekolompok orang thdp sumber
Source berbahaya
• Contoh: keracunan,

• adalah hasil dari transmisi agen infeksi, baik


Propagated/ langsung maupun tidak langsung, dari satu host
Progressive ke host lainnya.
• Contoh: influensa, hepatitis
ASPEK PENYEBARAN
PENYAKIT DARI
ORANG KE ORANG

Herd
• Masa antara Immunity • Jumlah kasus suatu penyakit
masuknya penyakit yang berkembang selama
pada pejamu tertentu kurun waktu tertentu
sampai masa • ad/ daya tahan suatu diantara anggota kelompok
kemampuan kelompok terhadap yang mengalami kontak
maksimal pejamu invasi & penyebaran serta memiliki risiko/
tersebut untuk dapat suatu agen infeksius kerentanan terhadap
menularkan penyakit. berdasarkan penyakit tersebut
imunitas dari
proporsi tertinggi
Generation individu kelompok Secondary
Time tsb. Attack Rates
Pemeriksaan Wabah

Kemungkinan
Analisis Awal Penyelidikan Lebih Laporan Investigasi
Lanjut
•Berisi pembahasan faktor
•Mencari kasus tambahan
•Verifikasi diagnosis yg menyebabkan wabah,
yg belum dilaporkan
• verifikasi laporan awal evaluasi langkah yg
• Penyelidikan intensif
• verifikasi keberadaan digunakan untuk kontrol,
(berdasarkan gejala &
wabah dan rekomendasi untuk
kontak penderita)
• analisis didtribusi waktu, pencegahan episode
•Menganalisis data.
tempat & org serupa di masa depan yg
Merakit hasil. Menafsirkan
• pemetaan kasus wabah kemudian disampaikan
temuan-temuan.
• merumuskan hipotesis kepada instansi yg
berwewenang
KONSEP UTAMA YANG MENDASARI
KONTROL PENYAKIT MENULAR
DI AMERIKA SERIKAT

Di Amerika Serikat
Banyak penyakit penurunan tajam
menular yang pada penyakit Beberapa tindakan
merupakan masalah di menular kontrol khusus akan
negara lain, kurang mengharuskan dibahas dan
diperhatikan di Amerika evaluasi dan kemudian diberi
Serikat. restrukrisasi penjelasan secara
Perbedaan ini khususnya program kontrol. singkat pada
berhubungan dengan Aspek kontrol masalah surveilans
kondisi geografik , tapi tradisional telah dan pemberantasan
utamanya karena ditambahkan pada penyakit.
perbedaan tingkat program berbasis
hiegine lingkungan dan surveilans.
teknologi.
Tindakan Kontrol Khusus

• Saat ini di Amerika Serikat, bahkan untuk empat penyakit yang


dapat dikarantina sesuai dengan persetujuan internasional (kolera
Tindakan , pes , cacar air dan demam kuning), karantina telah digantikan
langsung
dengan surveilans individu yang aktif. Dengan surveilans seperti
terhadap
ini, pengawasan tertutup dipelihara terhadap kemungkinan
wadah
kontak dengan orang sakit untuk mendeteksi penyakit atau
penyakit dengan tepat

Tindakan • contoh pendekatan ini seperti dg perbaikan pola ventilasi,


dengan termasuk aliran udara yang tidak langsung (laminar) untuk
Interupsi
mengurangi penularan organisme di rumah sakit, masih
Perpindahan
Organisme dalam proses perkembangan dan evaluasi.

Tindakan untuk • Tindakan yang dilakukan pada pendekatan ini yaitu


Mengurangi
imunisasi baik aktif maupun pasif
Kerentanan Host
SURVEILANS PENYAKIT

“Penelitian seksama
Analisis yang terus menerus
data Penyebaran terhadap semua
Pengumpulan Pemeriksaan
yang laporan aspek kejadian dan
relevan penyebaran penyakit
yang berhubungan
dengan kontrol yang
efektif”
Surveilans Penyakit

Mortalitas & Morbiditas


STATUS MASALAH PENYAKIT
MENULAR TERTENTU SAAT INI
DI AMERIKA SERIKAT

Penyakit
INOS
Kelamin

Keracunan
Hepatitis
Makanan

Influenza Tuberculosis
1. Penyakit Kelamin

Penyakit Sifilis dan Gonorrhea

Tahun 1941 – 1945 : terjadi


peningkatan kasus
pengenalan dan
penggunaan meluas
Tahun 1948 - 1957: terjadi penicillin
penurunan kasus

• Kurangnya pendanaan dalam melakukan


program kontrol peny. Kelamin
Tahun 1960 : terjadi peningkatan • Perubahan sosial dalam bentuk nilai dan
perilaku seksual
tajam • Perkembangan kontrasepsi efektif :
hilangnya rasa takut hamil
• Penurunan pemakaian kondom
2. Virus Hepatitis

Penyebaran
hepatitis-A, adalah
Hepatitis adalah Hepatitis-A
penyakit yang biasanya
kondisi yang terutama melalui
memiliki serangan ringan
mencerminkan kejadian kontak atau dengan
akut dan masa inkubasi
faktor sosial dan menelan makanan
relatif singkat(15 sampai
perilaku. atau air yang
50 hari), dengan tingkat
terkontaminasi,
fatalitas hampir tidak
sedangkan,
Saat ini, virus hepatitis berarti. Hepatitis serum,
Hepatitis-B
merupakan salah satu atau hepatitis-B memiliki
terutama oleh
masalah utama di masa inkubasi lebih
darah atau jarum
bidang kesehatan. lama(60 sampai 180 hari
yang
atau lebih).
terkontaminasi.
3. Influenza

Influenza masih menjadi


masalah kesehatan
masyarakat yang serius
karena kemampuan jika Pengendalian flu
dalam jangka
virus influenza untuk didasarkan pada
pendek, tingkat
menjalani pergeseran surveilans kesakitan
aktivitas influenza,
periodik antigen. dan absensi, pada
morbiditas dan
upaya untuk
mortalitas dari
mengembangkan
Program pengawasan di influenza terus
vaksin yang akan
tingkat lokal, nasional belum teratasi.
mengikuti antigenik.
dan internasional
memantau aktivitas
virus influenza
4. Tuberkulosis

Namun demikian, TB masih Obat antimikroba


merupakan masalah penting sekarang merupakan
di Amerika Serikat. andalan
diperkirakan berjumlah sekitar penanggulangan TB.
Morbiditas dan 16 juta, merupakan sumber Kemungkinan
mortalitas potensial penyakit aktif dan alternatif untuk
akibat TB telah penyebaran infeksi kepada profilaksis obat adalah
menurun orang lain dengan paparan vaksinasi BCG, strain
sangat selama dekat atau berkepanjangan. bacilus tuberkulum
abad terakhir. Lebih dari 90% dari semua yang dilemahkan,
kasus baru rupanya yang diperoleh dari
merupakan aktivasi endogen sapi. (Dikembangkan
TB pada orang yang oleh Calmette dan
sebelumnya telah terinfeksi. Guerin )
5 . Keracunan Makanan

Keracunan makanan merupakan penyakit yang disebabkan oleh


kontaminasi organisme patogenik pada proses pencernaan.

laporan morbiditas dari keracunan makanan telah tetap pada


tingkat yang relatif tinggi dan konstan.

Organisme penyebab Wabah Keracunan Makanan di US 1.971


didistribusikan sebagai berikut : Staphylococcus 28,6%, C.
perfringens 15,9%, salmonella 9,4%, C. Botulinum 2,8%, lainnya
2, 4%, shigella 2,2%, beberapa etiologis 1,3%, kimia 9,4%, parasit
1,3%, viral 1,3% dan penyebab tidak diketahui 25,3%,
6 . Infeksi Nosokomial

Pasien
• Jamur
• Pasien dengan kondisi
• Virus limfoma, multiple • Infeksi
myeloma, ketoasidosis
• Bakteri diabetik, uremia, dan asites Nosokomial
atau luka bakar yang luas
(resisten kurang)
Organisme
Resiko infeksi
Oppurtunitik
6 . Infeksi Nosokomial Lanjutan

Kualitas sampel Handwashing


Personal
darah (hasil donor Hygiene (Perawat sebagai
darah) yang akan Carrier)
digunakan

Mekanisme Peralatan
Transfusi
Terinfeksi Medis

Alat yang tidak


steril, Pemasangan
Keadaan Ventilasi Kateter,
Udara
Pemasangan Infus,