Anda di halaman 1dari 8

KELOMPOK 3:

MUH TASLIM A 221 15 027


JUMALIA A 221 15 115
DEWI SARITA A 221 15 091
DIAN SRIKANDI PUTRI A 221 15 055
SITI NURJANNAH A 221 15 086
SITI SOFFAH A 221 15 103
POLA-POLA UMUM
EVOLUSI

RADIASI ADAPTIF KOEVOLUSI


Pada evolusi divergen ini, spesies yang berbeda
berasal dari perkembangan moyang yang sama. Contohnya
populasi yang mengalami evolusi ini adalah populasi tupai
antelop yang hidup di sekitar Grand Canyon Colorado.
Grand Canyon merupakan penghalang geografi yang
memisahkan populasi antelop menjadi dua kelompok. Pada
akhirnya, kedua kelompok mengalami isolasi produksi.
Setelah terpisah secara bertahap, masing-masing kelompok
berkembang secara bebas dan terbentuk dua spesies yang
berbeda. Satu spesies antelope menghuni daerah pinggiran
sebelah utara dan lainnya di sebelah selatan Grand Canyon.
Radiasi adaptif adalah spesiasi yang
berlangsung cepat ke banyak arah,
terjadi bila suatu populasi memasuki
suatu kawasan geografi baru atau
berkembang ke arah cara hidup baru.
Salah satu contoh radiasi adaptif adalah
keanekaragaman hewan marsupialia di
Australia.
Evolusi konvergen merupakan pola
evolusi spesies-spesies yang memiliki
hubungan kekerabatan jauh mengembangkan
sifat-sifat sifat-sifat yang sama. Pola tersebut
terjadi ketika anggota spesies yang memiliki
hubungan kekerabatan jauh menempati
habitat yang sama sehingga mereka dituntut
untuk beradaptasi pada lingkungan yang sama.
Dalam hal ini, seleksi alam akan mendukung
adaptasi yang sama dalam setiap populasi.
Contoh peristiwa evolusi konvergen adalah
mamalia marsupialia Australia dan mamalia
berplasenta yang hidup di benua lain.
Koevolusi merupakan pola evolusi pada
dua atau lebih spesies yang saling
memengaruhi antara satu dengan yang lainnya.
Pada pola tersebut terbentuk karena pada
umumnya spesies-spesies tersebut menjalin
hubungan tertentu secara alami. Misalnya
apabila di dalam interaksi itu ada sifat-sifat dari
spesies A yang muncul karena kehadiran
spesies B, dan sifat-sifat spesies B yang muncul
karena kehadiran spesies A maka terjadilah apa
yang disebut koevolasi.
Berdasarkan sifat hubungan
ekologis antara spesies-spesies
yang berinteraksi maka sifat
interaksi tersebut dapat
dibedakan atas: kompetisi,
eksploitasi dan mutualisme.