Anda di halaman 1dari 19

LEMBAGA WTO dan

ADB
KELOMPOK 6
Nama Anggota Kelompok
 Ni Putu Ari Pradnya Wulandari (08)
 Bergita Sindi Dwi Aryani (17)
 Ni Kadek Laksmi Naraswari Dewi (28)
 Viona Vithala Poornima Chagi (44)
 Widya Sualinda Putri (47)
WTO(World Trade Organization)
WTO (World Trade Organization) adalah satu-
satunya badan internasional yang secara khusus
mengatur masalah perdagangan antar negara.
Yang didirikan pada tanggal 1 januari 1995, di
Havana, Kuba. WTO mempunyai markas yang
terletak di Jenewa, Swiss. Jumlah anggota dari
WTO adalah 161 negara.
Makna Logo WTO

 Melambangkan semua aliansi anggota WTO


bersama-sama membuat keputusan yang
mensejahterakan anggota WTO. Dinamika dan
semangat WTO juga turut dalam memajukan
perdagangan manusia.
Gambar Kantor Pusat/Markas WTO
A. Latar Belakang Didirikannya WTO
World Trade Organization (WTO) atau Organisasi
Perdagangan Dunia merupakan satu-satunya badan
internasional yang secara khusus mengatur masalah
perdagangan antar negara. Sistem perdagangan
multilateral WTO diatur melalui suatu persetujuan yang
berisi aturan-aturan dasar perdagangan internasional
sebagai hasil perundingan yang telah ditandatangani
oleh negara-negara anggota.
Persetujuan tersebut merupakan kontrak antar negara-
anggota yang mengikat pemerintah untuk mematuhinya
dalam pelaksanaan kebijakan perdagangannya.
Walaupun ditandatangani oleh pemerintah, tujuan
utamanya  adalah untuk membantu para produsen
barang dan jasa, eksportir dan importir dalam kegiatan
perdagangan. Indonesia merupakan salah satu negara
pendiri WTO dan telah meratifikasi Persetujuan
Pembentukan WTO melalui UU NO. 7/1994.
B. Perjanjian Dalam WTO
Perjanjian dagang dalam WTO adalah hasil dari Putaran Uruguay yaitu teks
berbahasa hukum dagang yang terdiri dari 60 perjanjian, lampiran, dan
berbagai keputusan. Secara singkat, perjanjian-perjanjian terdiri atas enam
bagian, perjanjian payung ( kesepakatan mengenai pendirian WTO);
perjanjian untuk setiap tiga isu besar yaitu barang (goods), services, dan hak
atas kekayaan intelektual; penyelesaian sengketa; dan kajian ulang atas
kebijakan dagang Negara-negara anggota (Trade Policy Reviews).
Tiga isu besar yang berada di bawah WTO adalah:
1. Perjanjian Umum tentang Barang tariff dan barang (General agreement
on Tariifs and Trade/GATT) yang merupakan perjanjian umum mengenai
liberalisasi barang.
2. Perjanjian Umum Perdagangan Jasa-jasa (General Agreement on Trade
in Services/GATS).
3. Hak atas Kekayaan Intelektual yang Terkait dengan Perdagangan
(Trade-Related Aspects of Intellectual Property Rights/TRIPS).
C. Unsur Pokok Dalam WTO
1. Penurunan Tarif. Menghapus atau menurunkan tarif atas suatu
produk guna mengurangi biaya ekspor.
2. Most Favoured Nation (MFN). Mengharuskan pemerintah
memperlakukan semua negara, investasi dan perusahaan asing
secara sama dari segi hokum atau non diskriminasi.
3. National Treatment (NT). Mengharuskan semua negara
memperlakukan semua negara, investasi dan perusahaan sama
rata dengan investor dan perusahaan domestik.
4. Penghapusan restriksi kuantitatif. Melarang penggunaan
restriksi selain tarif dan bea.
D. Struktur dan Mekanisme WTO
 Ministerial Conference (Sidang tingkat Menteri), merupakan
badan tertinggi WTO yang bertemu paling sedikit satu kali
dalam setiap dua tahun; KTM I diadakan di Jenewa tahun
1996, KTM II di Singapura tahun 1997, KTM III di Seattle
Amerika Serikat tahun 1999 (gagal), KTM IV di Doha Qatar
tahun 2001, KTM V akan diadakan di Cancun Meksiko pada
bulan September 2003.
 General Council, (Dewan Umum) yang bertindak sebagai
badan pelaksana untuk mengawasi operasi dari perjanjian
WTO dan putusan-putusan yang diambil oleh Ministerial
Conference dengan mengadakan pertemuan-pertemuan secara
reguler, sekurang-kurangnya dua kali dalam setahun.
 General Council juga berfungsi dan bertindak sebagai Dispute
Settlement Body dan sebagai Trade Policy Review Body.
 General Council membentuk beberapa badan di bawahnya yang dianggap
perlu (Council for Trade in Goods, Council for Trade in services, Council
for TRIPs, Committee on market Access, Committee on Agriculture,
Committee on Sanitary and Phyto-sanitary, dan lain-lain yang diperlukan).
 Sejak KTM Doha, sekretariat WTO membentuk badan khusus untuk
merundingkan putaran Doha, yang disebut Komite Perundingan
Perdagangan (Trade Negotiations Committee/TNC) yang terdiri atas
Dewan yang bertugas mengadakan sidang khusus/special sessions (untuk
Jasa; TRIPs; Penyelesaian Sengketa; Pertanian; Perdagangan dan
Pembangunan; dan Perdagangan dan Lingkungan. Serta Kelompok
Perundingan (Negotiating Groups) untuk akses pasar; aturan-aturan dan
fasilitasi perdagangan.
E. Tujuan Didirikannya WTO

1. Mengatur Perjanjian Antar Negara Dalam


Perdagangan.
2. Mendorong arus perdangan antara Negara,
dengan mengurangi dan menghapus
berbgai hambatan yang dapat menggangu
kelancaran arus perdangan barang dan
jasa.
3. Memfasilitasi perundingan dengan
menyediakan forum negosisasi yang lebih
permanen.
F. Tugas dari WTO
a) Memantau pelaksanaan perjanjian dagang
b) Mengevaluasi kebijakan perdagangan
nasional negara anggota.
c) Sebagai forum negosiasi perdagangan dan
aktif menangani setiap konflik perdagangan
yang terjadi.
ADB(Asian Development
Bank)
 ADB(Asian Development Bank) merupakan lembaga
pengembangan keuangan internasional yang
melaksanakan penyaluran dana, menyokong investasi,
dan memberikan kerja sama teknis (technical
assistance) kepada negara-negara berkembang yang
menjadi anggotanya. ADB didirikan pada tanggal 19
Desember 1966 dengan 31 negara anggota dan kini
jumlah anggota ADB menjadi 63 negara. Kantor pusat/
marakas ADB berada di Kota Mandaluyong, Metro Manila,
Filipina.
Makna Logo ADB

 Menggambarkan ambisi Bank yang menjadi


roda pergerakan pertumbuhan ekonomi di
Asia.
Gambar Kantor Pusat/Markas ADB
A. Latar Belakang Didirikannya ADB
Pada pertengahan 1960-an, negara-negara di Asia
sangat membutuhkan bantuan ekonomi untuk
membiayai pertumbuhan dan pembangunannya. Dari
berbagai penjuru dunia datang bantuan untuk negara-
negara Asia, baik berupa dukungan politis maupun
bantuan ekonomi. Semula bantuan ini diharapkan dan
datang dari negara-negara Barat, namun dengan
adanya perkembangan rasa nasionalisme terutama
setelah selesainya Perang Dunia II mendorong rasa kerja
sama di antara negara-negara Asia, dengan berusaha
memperoleh bantuan politis maupun ekonomi dari
kalangan negara-negara Asia sendiri.
B. Tujuan Dibentuknya ADB
1. Menyokong investasi modal pemerintahan
maupun swasta di wilayah asia untuk tujuan
pembangunan.
2. Memanfaatkan sumber daya manusia yang
tersedia untuk membiayai pembangunan.
3. Memenuhi pemerintahan negara anggota
untuk membantu meraka dalam
mengkoordanasikan kebijakan.
C. Tugas Dari ADB
a) memberikan pinjaman berupa dana kepada
negara-negara yang sedang membangun
b) memberi bantuan teknik kepada negara-
negara yang sedang membangun
c) meningkatkan penanaman modal
SEKIAN PRESENTASI DARI KELOMPOK KAMI,
APABILA ADA KESALAHAN MOHON
DIMAAFKAN.

TERIMA KASIH