Anda di halaman 1dari 10

TOKSIKOLOGI

NARKOTIKA GOLONGAN 1

Kelompok 6 :
1. Agus Sholeh
2. Franciska Gledy Ambarita
3. Puji Nawangsari
4. Putri Agustin Arpa
5. Rida Meiliana

Dosen Pembimbing : Rosnita Sebayang, SKM, M.Kes

DIV ANALIS KESEHATAN


FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIKA MUSI CHARITAS PALEMBANG
Pengertian

Narkotika menurut UU ketentuan pasal 6


ayat (1) adalah zat atau obat yang berasal
dari tanaman atau bukan tanaman, baik
sintetis maupun semi sintetis yang dapat
menyebabkan penurunan atau perubahan
kesadaran, hilangnya rasa nyeri dan dapat
menimbulkan ketergantungan (Undang-
Undang No. 35 tahun 2009).
Golongan Narkotika

Dalam UU narkotika ketentuan pasal 6 ayat (1) terdapat 3


golongan, yaitu:
 Narkotika Golongan 1 adalah Narkotika yang hanya
dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu
pengetahuan dan tidak digunakan dalam terapi, serta
mempunyai potensi sangat tinggi mengakibatkan
ketergantungan. Antara lain: Tanaman koka, tanaman
ganja, opium, MDMA, Amfetamina.
 Narkotika Golongan 2
 Narkotika Golongan 3
Zat-Zat Narkotika Golongan 1

 Heroin
Heroin adalah jenis narkotika yang sangat keras dengan
zat adiktif yang cukup tinggi dan bentuk yang beragam,
seperti butiran, tepung, atau pun cair.
 Ganja
Ganja berasal dari tumbuhan yang bernama Marijuana.
Ganja mengandung zat kimia yang dapat mempengaruhi
perasaan, penglihatan dan pendengaran.
 Amphetamin
Amphetamin merupakan jenis obat-obatan yang mampu
mendorong dan memiliki dampak perangsang yang kuat
pada jaringan saraf.
Lanjutan

 Tanaman Koka
Koka adalah sebuah tanaman dalam famili Erythroxylaceae.
Daun koka berisi alkaloid kokain (dasar bagi obat kokain) yang
merupakan stimulan kuat.
 Opium
Merupakan bahan mentah untuk membuat narkoba seperti
morfin, heroin dan sabu-sabu.
 MDMA (Ekstasi)
Merupaka obat sintesis yang dapat mengubah suasana hati
dan persepsi (kesadaran objek dan kondisi sekitarnya).
Penyalahgunaan Narkotika

Penyalahgunaan Narkotika adalah penggunaan Narkotika


yang bersifat patologis.
 Ketergantungan fisik
Keadaan bila seseorang mengurangi atau menghentikan
penggunaan Narkotika tertentu yang biasa ia gunakan, ia
akan mengalami gejala putus zat.
 Ketergantungan psikologis
Suatu keadaan bila berhenti menggunakan Narkotika
tertentu, seseorang akan mengalami kerinduan yang
sangat kuat untuk menggunakan Narkotika tersebut
walaupun ia tidak mengalami gejala fisik.
Dampak Penyalahgunaan Narkotika

Terhadap kondisi fisik


1. Akibat zat itu sendiri Termasuk di sini
gangguan mental organik akibat zat.
2. Akibat bahan campuran atau pelarut : bahaya
yang mungkin timbul : infeksi, emboli.
3. Akibat cara pakai atau alat yang tidak steril
akan terjadi infeksi, berjangkitnya AIDS atau
hepatitis.
Lanjutan

Terhadap kehidupan mental : emosional,


Intoksikasi alkohol atau sedatif-hipnotik.
Terhadap kehidupan sosial : gangguan mental
emosional pada penyalahgunaan obat.
Terapi dan Rehabilitasi

Terapi
Terapi pengobatan bagi klien Narkotika misalnya
dengan detoksifikasi.
Rehabilitasi
Rehabilitasi adalah upaya memulihkan dan
mengembalikan kondisi para mantan
penyalahguna Narkotika kembali sehat dalam
arti sehat fisik, psikologik, sosial, dan spiritual.
TERIMAKASIH 