Anda di halaman 1dari 26

GANGGUAN METABOLISME LEMAK

(KOLESTEROL, TRIGLISERID)
Apa itu Kolesterol????
Lemak yang dihasilkan dari tubuh dan
sisanya dari luar tubuh (makanan) yang
beredar dalam pembuluh darah.

kolesterol jahat
LDL

kolesterol baik HDL


LDL

kolesterol jahat karena dapat menempel pada


dinding pembuluh darah, sehingga dapat
menyebabkan terbentuknya plak.

HDL

kolesterol baik karena dapat


melindungi pembuluh darah dari
terbentuknya plak.
Dari pemeriksaan darah Kadar kolesteronya
melebihi nilai normal.

Normal
 Kolesterol total < 200 mg/dl

 Kolesterol HDL 35 – 65 mg/dl

 Kolesterol LDL < 150 mg/dl


DISLIPIDEMIA
• DIS = “Salah” ; “Gangguan”
• LIPID = Lemak (Kolesterol, Trigliserid)

DISLIPIDEMIA : gangguan metabolisme lemak

• Metabolisme lemak :
– Kolesterol total = istilah awamnya “kolesterol”
– Trigliserid
– Kolesterol jahat
– Kolesterol baik
Nilai normal
Akurat harus puasa + 8-10 jam

Kolesterol Total : normal : < 200 mg/dL


optimal (lebih bagus) : <150 mg/dl
Trigliserid : normal : < 200 mg/dL
optimal : <150 mg/dl

LDL (kolesterol jahat): normal : < 150 mg/dL


optimal : < 130 mg/dl

HDL (kolesterol baik) : pria > 40 mg/dL


wanita > 50 mg/dL
Hati- hati!

• Hati- hati (waspada) jika:


– Kolesterol total tinggi > 200 (lebih dari 200)
– Trigliserid tinggi > 200 (lebih dari 200)
– Kolesterol LDL (kolesterol jahat) > 150 (lebih dari 150)
– Kolesterol HDL (kolesterol baik) < 40

APA BAHAYA NYA???


Apa Akibatnya jika kolesterol darah
yang tetap tinggi??????
• Penyumbatan pada pembuluh darah jantung
yang dapat menimbulkan serangan jantung.
• Penyumbatan pada pembuluh darah otak yang
dapat menimbulkan serangan stroke.
BAHAYANYA??
• Lemak (kolesterol+trigliserid) menumpuk di dinding
pembuluh darah  menyempit dan tersumbat

• Penyempitan dan Penyumbatan pembuluh darah


(Aterosklerosis) kematian jaringan (jantung , otak)

• Di Jantung  penyakit jantung koroner


• Di Otak  Stroke
 Dapat berakibat FATAL, bahkan kematian ..

Jarang:
• Mata  buta mendadak
Faktor risiko Dislipidemia
 Usia (>55thn) • Genetik
 jenis kelamin (pria > • Riwayat keluarga
wanita) (keturunan)
• Stress psikologis
 Perilaku merokok • Konsumsi alkohol
 Aktivitas fisik kurang • Konsumsi kopi
 Diabetes (kencing manis) • Pola makan kaya gula,
 Obesitas (kegemukan) lemak dan kalori
 HIpertensi
Gejala dislipidemia
 Kolesterol tinggi atau trigliserid tinggi
 gejala: tidak khas
 Pegal-pegal
 Leher cengeng
 Kesemutan, baal, tebal (jimpe)
 Tanpa gejala
Upaya pengendalian dislipidemia

1. Non – obat
 Diet (makan) yang benar
 Olahraga , latihan jasmani

2. Obat-obatan
Diet
Tips-Tips Diet untuk Dislipidemia (Penderita kolesterol dan trigliserid
tinggi):
1. Konsumsi rendah kolesterol

Kolesterol = produk khas hewani


jadi  kurangi produk hewani, seperti:
otak, jeroan, kuning telur, daging merah yang berlemak
(sapi,kambing,babi) , dan lemak hewani.
2. Tingkatkan konsumsi Ikan segar, sebagai antioksidan

 bantu cegah penyakit jantung koroner, cegah penyempitan


pembuluh darah. Anjuran konsumsi ikan 2-3 kali per minggu.
3. Kurangi konsumsi Karbohidrat murni
karbohidrat murni: seperti gula, madu,serta makanan manis seperti
kecap, abon, dendeng, coklat dll,dapat meningkatkan trigliserid
4..Tingkatkan Konsumsi serat. Khususnya serat yang larut air,
karena menghambat penyerapan kolesterol di usus
Contoh sayuran dan buah yang tinggi serat larut air seperti:
labu siam, terong, oyong,lobak, melon, semangka, belimbing
dan jambu.
Gunakan makanan tinggi serat larut air seperti: agar-agar,
rumput laut, kolang-kaling, cincau, sebagai camilan
menggantikan kue-kue tinggi karbohidrat
5. Konsumsi Susu Kedelai

Susu jenis ini dapat digunakan sebagai alternatif sumber kalsium


dan fosfor sebagai pengganti susu sapi
6. Pilih cara memasak yang sedikit menggunakan minyak/lemak

seperti: menumis, merebus,menanak, membakar dan memepes.


7. Olahraga secara teratur dan hindari stres fisik, psikologis

maupun emosional
Bahan Makanan Yang Dianjurkan:
1. Nasi dalam jumlah cukup, roti tinggi serat, ubi,

kentang, singkong, sereal.


2. Ikan segar, ayam tanpa kulit, putih telur, tempe, tahu,
kacang2an, susu kedelai, susu rendah lemak, yoghurt
dan keju rendah lemak.
3. Buah dan sayuran segar atau dalam bentuk juice

segar, sebagai sumber serat.


4. Minyak zaitun, Rice brand oil, Canola, minyak biji

bunga matahari, jagung, wijen, kedelai.


Bahan Makanan Yang Dihindarkan:
1. Produk makanan /kue berlemak dan minuman jadi,
seperti cake (kue), pie, dodol, cola, sirup, permen,
alkohol. Kurangi gula pasir.
2. Daging domba, kambing, babi berlemak, otak,
jerohan,kuning telur, sosis, whole milk (susu penuh), susu
kental manis, krim, yoghurt dan keju yang terbuat dari
susu penuh, es krim.
3. Sayuran yang dimasak dengan mentega, keju, kelapa,
santan. Buah yang diawet dengan gula seperti buah
kaleng, manisan buah.
4. Mentega, lemak babi, santan, kelapa, mayonaise
Latihan jasmani (olahraga)
Penelitian : Latihan jasmani atau olahraga 
 Menurunkan trigliserida
 Menurunkan kolesterol total
 Menurunkan kolesterol jahat (LDL)
 Menaikkan kolesterol baik (HDL)
 Menurunkan berat badan

Olahraga yang dianjurkan : aerobik


Misal: jalan, lari atau jogging, bersepeda, berenang,
senam
Tahap latihan jasmani:
1. Pemanasan 5-10 menit
2. Olahraga aerobik (jalan, jogging/lari, bersepeda,
berenang, senam) yaitu 70-85 dari denyut jantung
maksimal ( 220 – umur) selama 20-30 menit
3. Pendinginan perlahan2, selama 5-10 menit
4. Frekuensi latihan : 4-5 kali per minggu
Atau bisa 2-3x/minggu dengan lama tahap aerobik
45-60 menit
Kapan pasien dengan dislipidemia kontrol?

 1 bulan setelah pertama kali didiagnosis


dislipidemia
 Kemudian setiap 1-3 bulan, tergantung
kadarnya
 Tiap 3 bulan jika kadarnya stabil terkontrol

dengan diet dan/atau pengobatan

JIKA BELUM PERNAH PERIKSA  PERIKSALAH!