Anda di halaman 1dari 20

Kelompok 1:

1. ANITA KAROLINA (1722L0006)


2. DEWI CAHYA PRATAMA (1722L0085)
3. DYAH PURNAMANINGSIH (1722L0021)
4. DOROTHEA CANDRA KARUNIA (1722L0098)
5. FITRAYANI HUSEN (1722L0077)
6. HERLINA HARTINI (1722L0028)
7. HIMATUL MUFIDA (1722L0029)
8. NURISTA FITRIA WARDHANI (1722L0076)
9. SARAH RIZQI SISWANTO (1722L0055)
10. WA ODE IIN MARLIATI YASIN (1722L0078)
11. WA ODE LINGVANA APRILIA (1722L0079)
Pengantar Kesehatan Kerja

PMP NO. 7 TAHUN 1964 TENTANG SYARAT


KESEHATAN, KEBERSIHAN, SERTA
PENERANGAN DALAM TEMPAT KERJA
Meliputi :

 Syarat-syarat Setiap Bangunan Perusahaan


 Penanggulangan Sampah, Kebutuhan Locker
 Persyaratan Kakus (Wc)
 Persyaratan Kebersihan Dapur, Kamar Makan, Air
 Persyaratan Tempat Duduk
 Mendapatkan Suhu yang layak, Cahaya, Peredaran
Udara yang cukup dan Penerangan
Syarat-syarat Setiap Bangunan :

 Menghindarkan kemungkinan bahaya kebakaran


dan kecelakaan.
 Menghindarkan kemungkinan bahaya keracunan,
penularan penyakit atau timbulnya penyakit jabatan.
 Memajukan kebersihan dan ketertiban.
 Mendapat penerangan yang cukup dan memenuhi
syarat untuk melakukan pekerjaan, mendapat suhu
yang layak dan peredaran udara yang cukup
 Menghindarkan gangguan debu, gas, uap, dan bauan
yang tidak menyenangkan
Penanggulan sampah, kebutuhan locker :

 Sampah dan bahan terbuang harus terkumpul pada


suatu tempat yang rapi dan tertutup
 Pada waktunya sampah itu harus dibuang ketempat
pembuangan sampah atau dibakar pada tempat yang
aman
 Tempat pengumpulan sampah tidak boleh menjadi
sarang lalat atau binantang serangga yang lain
 Harus disediakan tempat-tempat menyimpan
pakaian (locker) untuk seorang buruh satu. Majikan
bertanggung jawab terhadap keamanannya
Persyaratan kakus/ WC :

 Terbuat dari bahan yang kuat harus disediakan untuk kaum


buruh
 Harus terpisah untuk laki laki dan perempuan, sehingga tidak
memungkinkan terjadinya gangguan kesusilaan
 Tidak boleh berhubungan langsung dengan tempat kerja dan
letaknya harus dinyatakan dengan jelas
 Harus selalu dibersihkan oleh pegawai pegawai tertentu
 Jumlah kakus adalah sebagai berikut :
1. Untuk 1 – 15 orang = 1 kakus
2. Untuk 16 – 30 orang = 2 kakus
3. Untuk 31 – 45 orang = 3 kakus
4. Untuk 46- 60 orang = 4 kakus
5. Untuk 61- 80 orang = 5 kakus
6. Untuk 81- 100 orang = 6 kakus
7. Dan selanjutnya untuk tiap seratus orang 6 kakus
Lanjutan

 Dinding kakus setinggi 1,5 meter dari lantai harus terbuat


dari bahan yang mudah dibersihkan
 Lantai dan dinding kakus harus selalu terlihat bersih
 Kakus yang bersih ialah kakus yang memenuhi syarat
sebagai berikut :
1. Tidak boleh berbau
2. Tidak boleh ada kotoran yang terlihat
3. Tidak boleh ada lalat, nyamuk atau serangga yang lain
4. Harus selalu tersedia air bersih yang cukup untuk
dipergunakan
5. Harus dapat dibersihkan dengan mudah
6. Paling sedikit harus dibersihkan 2- 3 kali sehari
7. Pintu kakus harus dapat ditutup dengan mudah
Persyaratan kebersihan dapur, kamar
makan, air :
 Dapur, kamar makan dan alat keperluan makan harus selalu bersih dan rapi
 Dapur dan kamar makan tidak boleh berhubungan langsung dengan tempat
kerja
 Dapur dan kamar makan harus mendapat penerangan yang baik dan peredaran
udara yang cukup
 Makanan yang disediakan untuk buruh harus menurut menu yang memenuhi
syarat kesehatan. Air yang dipergunaan untuk makan dan minum harus
memenuhi syarat sebagai berikut :
1. Air tidak boleh berbau dan harus segar
2. Air tidak boleh berwarna atau harus bening
3. Air tidak boleh berasa
4. ir tidak boleh mengandung garam garam yang berbahaya ( dinyatakan
dengan pemeriksaan lab)
5. Air tidak boleh mengandung binatang binatang atau bakteri yang
berbahaya
6. Pada waktu tertentu air yang dipakai harus diperiksa oleh laboratorium
kesehatan
Lanjutan

 Alat makan atau masak sesudah dipakai harus


dibersihkan dengan sabun dan air panas dan dikeringkan
 Alat tersebut harus dibuat dari bahan yang mudah
dibersihkan
 Semua pegawai yang mengerjakan dan yang melayani
makanan dan minuman harus bebas dari salah satu
penyakit menular dan selalu menjaga kebersihan
badannya
 Kewajiban harus menyediakan pakaian atau schort dan
tutup kepala yang bersih untuk dipergunakan waktu
melayani makanan
 Pegawai harus mendapat didikan dalam soal soal
kebersihan dan kesehatan
Lanjutan

 Pegawai sebelum bekerja harus diperiksa


badannya yang dinyatakan dengan surat
keterangan dokter
 Pemeriksaan badan tersebut harus disertai dengan
pemeriksaan paru- paru dengan sinar rontgen
 Pemeriksaan badan diulangi paling sedikit 1x
dalam setahun
 Pegawai tidak boleh melayani makanan selama
penderita sesuatu penyakit sampai dinyatakan
oleh dokter bahwa ia sudah sehat kembali
Persyaratan tempat duduk :

 Harus memenuhi ukuran ukuran yang sesuai dengan


tubuh orang indonesia umumnya cocok dengan
buruh yang memakainya
 Harus memberi kesenangan duduk dan
menghindarkan ketegangan otot otot
 Harus memudahkan gerak gerik untuk bekerja
 Harus ada sandaran untuk punggung
Mendapatkan suhu yang layak, cahaya peredaran
udara yang cukup dan penerangan:

 Jarak antara gedung-gedung atau bangunan-


bangunan lainnya harus sedemikian rupa sehingga
tidak mengganggu masuknya cahaya siang ke tempat
kerja
 Setiap tempat kerja harus mendapat penerangan
yang cukup untuk melakukan pekerjaan
 Jendela-jendela, lobang-lobang, atau dinding gelas
yang dimaksudkan untuk memasukkan cahaya harus
selalu bersih dan luas seluruhnya harus 1/6 daripada
luas lantai tempat kerja
Lanjutan

 Dalam hal yang memaksa luas yang dimaksud dapat


dikurangkan sampai paling sedikit 1/10x luas lantai
 Jendela-jendela, lobang-lobang atau dinding gelas harus
dibuat sedemikian rupa, sehingga memberikan penyebaran
cahaya yang merata
 Bila ada penyinaran matahari langsung menimpa para
pekerja, maka harus diadakan tindakan-tindakan untuk
menghalang-halanginya
 Apabila jendela hanya satu-satunya jalan cahaya matahari,
maka jarak antara jendela dari lantai tidak boleh melebihi 1,2
meter
 Jendela-jendela itu harus ditempatkan sedemikian rupa
sehingga memungkinkan cahaya siang mencapai dinding
tempat kerja yang terletak di seberang
Lanjutan

 Didalam hal cahaya matahari tidak mencukupi atau tidak


dapat dipergunakan harus diadakan penerangan dengan jalan
lain sebagai tambahan atau pengganti cahaya matahari
 Untuk pekerjaan yang dilakukan pada malam hari harus
diadakan penerangan buatan yang aman dan cukup
intensitasnya
 Penerangan dengan jalan lain itu tidak boleh menyebabkan
panas yang berlebihan atau merusak susunan udara
 Apabila penerangan buatan menyebabkan kenaikan suhu
dalam tempat kerja maka suhu itu tidak boleh naik melebihi
32 celcius. Hal itu harus dilakukan tindakan lain untuk
mengurangi pengaruh kenaikan suhu tersebut (peredaran
angin, dll)
Lanjutan

 Sumber penerangan yang menimbulkan asap atau


gas sisa sedapat mungkin dihindarkan dari semua
tempat kerja. Sumber penerangan semacam ini
hanya dipergunakan dalam keadaan darurat
 Sumber cahaya yang dipergunakan harus
menghasilkan kadar penerangan yang tetap dan
menyebar serata mugkin dan tidak boleh berkedip-
kedip
 Sumber cahaya yang dipergunakan tidak boleh
menyebabkan sinar ysng menyilaukan atau
bayangan atau contrast yang mengganggu pekerjaan
Lanjutan

 Apabila bahan dan alat dipergunakan menyebabkan


sinar yang mrnyilaukan atau berkedip-kedip, maka
harus diadakan tindakan untuk melenyapkan sinar
yang mengganggu tersebut atau mengurangkan
pengaruhnya terhadap mata
 Tiap-tiap tempat kerja yang dipergunakan waktu
malam hari harus selalu menyediakan alat-alat
penerangan darurat
 Alat-alat penerangan darurat itu harus mempunyai
sumber tenaga yang bebas dari instalasi umum
Lanjutan

 Alat-alat penerangan darurat tersebut harus


ditempatkan pada tempat-tempat yang tidak
mungkin menimbulkan bahaya
 Jalan-jalan keluar eperti pintu, gang-gang dll, harus
mempunyai alat-alat penerangan darurat, dan diberi
tanda pengenal dengan cat-luminous, bahan-bahan
reflectie, atau bahan bahan flourescentie
 Kadar penerangan diukur dengan alat-alat pengukur
cahaya yang baik setinggi tempat kerja yang
sebenarnya atau setinggi perut untuk penerangan
umum
Lanjutan

 Penerangan darurat harus mempunyai kekuatan


paling sedikit 5 lux
 Penerangan untuk halaman dan jalan-jalan dalam
lingkungan perusahaan harus paling sedikit
mempunyai kekuatan 20lux
 Penerangan yang cukup untuk pekerjaan-pekerjaan
yang hanya membedakan barang kasar
 Penerangan yang cukup untuk pekerjaan-pekerjaan
yang membedakan barang-barang kecil
Lanjutan

 Penerangan yang cukup untuk pekerjaan pembedaan


yang teliti daripada barang-barang kecil dan halus
 Penerang yang cukup untuk pekerjaan membedakan
barang-barang halus dengan contrast yang sedang
dan dalam waktuyang lama
 Penerangan yang cukup untuk pekerjaan
membedakan barang yang sangat halus dengan
contrast yang sangat kurang untuk waktu yang lam
Terimakasih