Anda di halaman 1dari 13

MANAJEMEN

RISIKO KLINIS

BY : RENI ROHIMAH
Biasanya berhubungan dengan
tindakan hukum pasien terhadap
kesalahan yang ditimbulkan tenaga
medis atau rumah sakit sebagai akibat
dari pelayanan dan pengobatan
yang merugikan.

A. PENGERTIAN
1. Credentialling
2. Akreditasi
3. Registrasi (perizinan)
4. Akuntabilitas personal untuk mengelola
5. Kelelahan praktis medis
6. Masalah komunikasi
7. Lingkungan kerja
8. Instruksi dan supervisi

B. PERSYARATAN UNTUK PRAKTIK


1. Credentialling

adalah proses menilai & mendiskusikan


persetujuan atas kesesuaian seseorang
untuk memberikan layanan kepada
pasien berdasarkan lisensi, pendidikan,
pelatihan, pengalaman, dan
kompetensi.
2. Akreditasi

adalah proses formal untuk memastikan


pelayanan yang aman dan pelayanan
kesehatan berkualitas tinggi berdasarkan
standar dan proses yang dirancang dan
dikembangkan oleh tim kesehatan.

Pengakuan publik atas prestasi organisasi


pelayanan kesehatan sesuai persyaratan
standar kesehatan nasional
3. Registrasi (perizinan)
sebagian besar Negara mewajibkan
praktisi kesehatan untuk didaftarkan
pada otoritas pemerintah atau di bawah
instrument pemerintah.
Tujuan utama : melindungi kesehatan
dan keselamatan masyarakat.
4. Akuntabilitas personal untuk
mengelola

Sebelum selesainya pelatihan, banyak


yang akan diminta untuk menunjukkan
kompetensi dalam sejumlah tugas teknis
dasar.
Ex : menelepon dokter dalam kondisi
gawat.
5. Kelelahan praktis medis

ketika lelah, akan kurang waspada dan


tidak dapat melakukan seperti biasa
dalam berbagai tugas psikomotor.
6. Masalah komunikasi

tenaga medis (perawat, bidan, dokter,


apoteker, ahli radiologi, petugas
laboratorium) harus membuat komunikasi
mereka dalam sebuah catatan medis.
7. Lingkungan kerja dan organisasi

Fasilitas pelayanan kesehatan bisa


menjadi tempat yang sangat
menegangkan bagi pendatang baru.

Jam kerja yang panjang menyebabkan


kelelahan.

Pergeseran perubahan kerja


8. Instruksi dan Supervisi
Instruksi dan supervisi menentukan
keberhasilan dalam mengintegrasikan
dalam RS atau lingkungan layanan
kesehatan.
1. Tahu cara melaporkan risiko dan bahaya di
tempat kerja
2. Jaga akurasi dan kelengkapan catatan
medis
3.Terlibat dalam pertemuan yang mendiskusikan
manajemen risiko dan keselamatan pasien
4. tanggapi pasien dan anggota keluarganya
secara layak setelah terjadi keselahan medis
5. tanggapi keluhan dengan sesuai

C. MANAJEMEN RESIKO KLINIS