Anda di halaman 1dari 13

Asuhan Pada Bayi

Usia 2 – 6 Hari
Setelah mengikuti pokok bahasan ini
mahasiswa mampu :
• Membuat rencana asuhan bbl usia 2-6
hari dengan tepat.
 Saifuddin,Abdul Bari. 2001. Buku Acuan Nasional
Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Jakarta :
YBP-SP.
 PUSDIKNAKES-WHO-JHPIEGO. 2003. Panduan
Pengajaran Asuhan Kebidanan (Buku 5 Asuhan Bayi
Baru Lahir). Jakarta.
 JPN-KR. 2002. Buku Acuan APN. USAID. .Jakarta.
 Varney.1997.Varney’s Midwifery. New York.
 Depkes, R.I. 1999. Asuhan Bayi Baru Lahir Standar
Pelayanan Kebidana. Jakarta : Depkes, R.I.
 Minum.
 BAB.
 BAK.
 Tidur.
 Kebersihan kulit.
 Keamanan.
 Tanda – tanda bahaya.
 Penyuluhan sebelum bayi pulang.
ASI merupakan makanan yang terbaik bagi
bayi, yang mengandung zat gizi sesuai
untuk pertumbuhan dan perkembangan
bayi, baik kualitas dan kuantitas.
Berikan ASI sesering mungkin sesuai
keinginan ibu ( Jika payudara penuh ) atau
kebutuhan bayi setiap 2 – 3 jam ( paling
sedikit setiap 2 Jam ), bergantian antara
payudara kiri dan kanan.
 Tinja / kamih  tidak berkemih dalam
24 jam, tinja lembek, sering, hijau tua,
ada lender atau darah pada tinja.
 Aktivitas  menggigil atau tangis tidak
biasa, sangat mudah tersinggung,
lemas, terlalu mengantuk, lunglai,
kejang, kejang halus, tidak bias tenang,
menangis terus menerus.

Cari pertolongan medis SEGERA jika


timbul hal diatas.
Tanda-tanda bahaya yang harus diwaspadai
pada bayi baru lahir.

 Pernafasan  sulit atau lebih dari 60 kali permenit.


 Kehangatan terlalu panas  > 38° c atau terlalu dingin 
< 36ºc
 Warna kuning  terutama pada 24 jam pertama, biru atau
pucat, memar.
 Pemberian makan  hisapan lemah , mengantuk
berlebihan, banyak muntah.
 Tali pusat  merah, bengkak, keluar cairan (nanah), bau
busuk, berdarah.
 Infeksi  suhu meningkat, merah, bengkak, keluar cairan
atau nanah, bau busuk, pernafasan sulit.
 Beri ASI sesuai dengan kebutuhan setiap 2-3 jam (paling
sedikit setiap 4 jam) mulai dari hari pertama.
 Pertahankan agar bayi selalu dengan ibu.
 Jaga bayi dalam keadaan bersih, hangat dan kering dengan
mengambil popok dan selimut sesuai denagn keperluan.
Pastikan bayi tidak terlalu panas dan terlalu dingin ( dapat
menyebabkan dehidrasi, ingat bahwa kemampuan
pengaturan suhu bayi masih dalam perkembangan). Apa
saja yang dimasukkan kedalam mulut bayi harus bersih.
 Jaga tali pusat dalam keadaan bersih dan
kering.
 Peganglah, sayangi dan nikmati kehidupan
bersama bayi.
 Awasi masalah dan kesulitan pada bayi dan
minta bantuan jika perlu.
 Jaga keamanan bayi terhadap traumadan
penyakit atau infeksi.
 Ukur suhu tubuh bayi jika tampak sakit atau
menyusu kurang baik.
Penyuluhan sebelum bayi pulang

 Perawatan tali pusat


 Pemberian ASI
 Jaga Kehangatan Bayi
 Tanda – tanda bahaya
 Imunisasi
 Perawatan harian atau rutin
 Pencegahan infeksi dan kecelakaan
Apapun yg anda lkkn, ingatlah bhw bayi
anda menangis krn inilah satu2nya
cara komunikasi yg dpt dilakukannya.
Jadi, jgn membuat anda putus asa.
Bayi anda hanya ingin berbicara pada
anda melalui tangisannya.
(dr. Suririnah )
ALASAN MENGAPA BAYI
MENANGIS

1. Lapar
2. Minta ganti popok
3. Kedinginan
4. Minta digendong atau dipeluk
5. Kelelahan
6. Bosan
7. Tangisan krn sakit