Anda di halaman 1dari 31

Penatalaksanaan Fisioterapi

pada Kasus Delay Development

YPAC Surakarta
Tumbuh Kembang
• Yaitu dua peristiwa yang sifatnya berbeda
tetapi saling berkaitan dan sulit untuk
dipisahkan

Pertumbuhan Perkembangan
dengan masalah perubahan ukuran, pertambahan kemampuan struktur
besar, jumlah atau dimensi pada dan fungsi tubuh yang lebih
tingkat sel, organ maupun individu kompleks
Gangguan perkembangan
(Delay development)

• Adalah bagian dari ketidakmampuan mencapai


perkembangan sesuai usia dan didefinisikan
sebagai keterlambatan dalam dua bidang atau
lebih.

Personal sosial Motorik Kasar Berbahasa Motorik halus


Etiologi
Faktor internal Faktor eksternal

• Faktor genetik •Masa pre natal


• Kondisi Anak •Masa natal
•Masa post natal
STATUS KLINIS
(SK)
ANAMNESIS UMUM
Anamnesis umum dilakukan tanggal memuat identitas
pasien, meliputi :

Nama : An. F
Usia : 2 tahun 3 Bulan
Alamat : Jl. Mangga No.5 RT : 01 RW : 20
Perum Wonorejo, Karanganyar
Jenis kelamin : Perempuan
Agama : Islam
Nomor CM : 10 238
PEMERIKSAAN UMUM

Suhu tubuh : Tidak dilakukan


Tekanan Darah : Tidak dilakukan
Denyut Nadi : 87x/menit
Pernafasan :-
Status Gizi : Baik
Lingkar Kepala :46 cm
BB/TB :10,5 Kg/79 cm
Pemeriksaan Fisioterapi
A. Anamnesa:
 Keluhan Utama: Pasien belum mampu merangkak
 Riwayat penyakit sekarang : Pasien datang ke YPAC
pada 10 januari 2018, diketahui sejak umur 1 tahun
pasien belum mampu merangkak.
Pemeriksaan Fisioterapi

 Riwayat kelahiran
•Pre Natal : Tidak ada masalah
•Natal : Pasien lahir secara normal dan
cukup bulan, BBL yaitu 2,5 kg, pada
saat lahir pasien tidak langsung
menangis
•Post Natal : Pada umur 1 tahun pasien baru
mampu duduk
Pemeriksaan Fisioterapi
 Riwayat penyakit dahulu : Pasien pernah demam
tinggi pada usia 6 bulan tetapi tidak kejang.
 Riwayat penyakit keluarga : Keluarga pasien tidak
ada yang mempunyai riwayat seperti yang dialami
pasien.
 Riwayat imunisasi : Imunisasi dilakukan secara
rutin dan lengkap
 Riwayat psikososial : Kemampuan intrapersonal
dan interpersonal buruk
 Riwayat tumbuh kembang : Pasien mengalami
keterlambatan tumbuh kembang.
Pemeriksaan Fisioterapis

Kesan awal pertama Bertemu Klien

• Atensi : Kurang • Problem solving : Kurang


• Emosi : Labil • Komunikasi : Kurang
• Motivasi : Kurang • Kognisi : Kurang
Pemeriksaan Fisioterapis

 Kemampuan sensorik : (terlampir)


 Kondisi keseimbangan :
Statis :Ssaat duduk pasien mampu mengatur
keseimbangannya
Dinamis : Pasien kesulitan merangkak karena belum
mampu mengatur keseimbangannya
 Kemampuan dan tidak kemampuan pasien :
(terlampir)
 Tonus postural : Terdapat adanya hipotonus postural
Pemeriksaan Fisioterapis

 Pola Postural
• Telentang : kepala pasien tidak simetris, proporsional punggung
atas dan bawah tidak merata
• Telungkup : trunk control baik, head control baik, kedua lengan
posisi fleksi elbow dan menopang tubuh
• Berguling : pasien mampu berguling ke kanan dengan menekuk
lutut kiri dan lengan kiri meraih ke arah kanan
• Ke duduk : pasien mampu dari posisi tengkurap ke arah duduk
dengan meluruskan lengannya
Pemeriksaan Fisioterapis

Pola Postural
• Duduk : pasien mampu duduk secara mandiri tanpa bantuan
dan tanpa bertopang pada lengan,
• Merangkak atau ngesot : pasien belum mampu merangkak
• Berdiri : pasien belum mampu berdiri
• Ke berdiri : pasien belum mampu ke berdiri
• Berjalan : pasien belum mampu berjalan
Pemeriksaan Fisioterapis

Pemeriksaan Khusus
• Pemeriksaan Reflek
Body righting acting in the body (+)
Optical righting (+)
Reaksi keseimbangan telentang (+)
Reaksi keseimbangan tengkurap (+)
Reaksi keseimbangan merangkak (-)
Reaksi keseimbangan duduk bersimpu (-)
Pemeriksaan Fisioterapis
Pemeriksaan Khusus
• Pemeriksaan sensoris
Nilai
Visual 2
Auditori 2
Touch 2
Taste 2
Smell 2
Vestibular 1
Propioseptif 1
Pemeriksaan Fisioterapis

Pemeriksaan Khusus
• Pemeriksaan Kekuatan Otot dengan XOTR

Shoulder : D S

Fleksi X X

Ekstensi X X

Abduksi X X

Adduksi X X
Pemeriksaan Fisioterapis
Pemeriksaan Kekuatan Otot
Elbow : D S

Fleksi X X

Ekstensi X X

Wrist : D S

Fleksi X X

Ekstensi X X
Pemeriksaan Fisioterapis
Pemeriksaan
Hip : Kekuatan Otot Ddengan XOTR S

Fleksi X X

Ekstensi X X

Abduksi X X

Adduksi X X

Knee : D S

Fleksi X X

Ekstensi
X X
Ankle :

X X
Fleksi

Ekstensi
X X
Pemeriksaan Fisioterapis

Pemeriksaan Khusus
• Pemeriksaan DDST
(terlampir)
DIAGNOSIS FISIOTERAPI

 Impairment
Adanya vestibular problem, proporsional punggung atas dan
bawah yang tidak merata, spasme otot ekstensor dan general
muscle weakness.
DIAGNOSIS FISIOTERAPI

 Fungsional Limitation
Pasien belum mampu melakukan aktivitas merangkak, berdiri
dan berjalan.
Participation Restriction
Pasien sudah mampu bermain dengan temannya tetapi
terbatas.
TUJUAN FISIOTERAPI

 Jangka Pendek : meningkatkan tonus, memperbaiki


proporsional punggung atas dan bawah, menurunkan spasme
otot ekstensor dan memperbaiki tonus postural
Jangka Panjang : pasien mampu melakukan aktivitas
fungsional sesuai anak normal seusianya
RENCANA INTERVENSI
FISIOTERAPI

 Posisioning dan Merangkak


 Endurance standing
 Visual vestibular stimulasi
 Neuro basic tendon guard
 Streghtening core dan Postural control
 Stimulasi merangkak
 Posisioning sujud
HOME PROGRAM

Orang tua diberikan edukasi dan beberapa contoh


latihan untuk mengulanginya di rumah
EVALUASI

Sesaat (setelah fisioterapi)


•Penurunan spasme otot ekstensor
•Belum ada peningkatan fungsi vestibular
EVALUASI
 Evaluasi berkala (mingguan /bulanan)
Pemeriksaan Sensorik
Pemeriksaan T1 T2 T3 T4
Visual 2 2 2 2
Auditori 2 2 2 2
Touch 2 2 2 2
Taste 2 2 2 2
Smell 2 2 2 2
Vestibular 1 1 2 2
Propioceptif 1 1 1 1
EVALUASI
•Evaluasi Kekuatan otot AGA dengan XOTR
Gerakan Kanan Kiri
T1 T2 T3 T4 T1 T2 T3 T4
Shoulder
Fleksi X X X X X X X X
Ekstensi X X X X X X X X
Abduksi X X X X X X X X
Adduksi X X X X X X X X
Elbow
Fleksi X X X X X X X X
Ekstensi X X X X X X X X
Wrist :
Fleksi X X X X X X X X
Ekstensi X X X X X X X X
EVALUASI
•Evaluasi Kekuatan otot AGB dengan XOTR
Gerakan Kanan Kiri
T1 T2 T3 T4 T1 T2 T3 T4
Hip
Fleksi X X X X X X X X
Ekstensi X X X X X X X X
Abduksi X X X X X X X X
Adduksi X X X X X X X X
Knee
Fleksi X X X X X X X X
Ekstensi X X X X X X X X
Ankle
Fleksi X X X X X X X X
Ekstensi X X X X X X X X
EVALUASI

Evaluasi Aktivitas fungsional dengan DDST


(terlampir)
TERIMA KASIH