Anda di halaman 1dari 34

Oleh : Ria Anggara Hamba, S.

Kep, Ns
Pengertian Nutrisi
Nutrisi adalah zat kimia organik/anorganik yang
ada didalam makanan dan diperlukan untuk fungsi
tubuh.
Nurisi adalah apa yang dimakan seseorang dan
bagaimana tubuh menggunakannya.
Nutrisi berfungsi untuk membentuk dan
memelihara jaringan tubuh, mengatur proses-
proses dalam tubuh, sebagai sumber tenaga, serta
untuk melindungi tubuh dari serangan penyakit.
Dengan demikian, fungsi utama nutrisi (Suitor &
Hunter, 1980) adalah untuk memberikan energi
bagi aktifitas tubuh, membentuk struktur kerangka
dan jaringan tubuh, serta mengatur berbagai
proses kimia di dalam tubuh, memelihara dan
memperbaiki sel-sel yang rusak, dan
memproduksi sel-sel baru.
Nutrien adalah sejenis zat kimia organik atau
anorganik yang terdapat dalam makanan dan
dibutuhkan oleh tubuh untuk menjalankan
fungsinya.
Lanjutan ....
Setiap nutrien memiliki komposisi kimia
tertentu yang akan menampilkan sekurang-
kurangnya satu fungsi khusus pada saat
makanan dicerna dan diserap oleh tubuh.
Asupan makanan yang adekuat terdiri atas
enam zat nutrisi esensial(kelompok nutrien)
yang seimbang yaitu Air, Karbohidrat, Protein,
Lemak, Vitamin, dan Mineral.
Nutrien mempunyai tiga fungsi utama yaitu :
1. Menyediakan energi untuk proses dan
pergerakan tubuh
2. Menyediakan struktur material untuk jaringan
tubuh seperti tulang dan otot
3. Mengatur proses tubuh
 Bahan Makanan
Adalah apa yang kita beli, kita masak, dan kita susun menjadi
hidangan.
Pembagian bahan makanan menurut susunan hidangan :
1. Bahan makanan pokok
2. Bahan makanan lauk pauk
3. Bahan makanan sayuran
4. Bahan makanan buah-buahan
 STATUS NUTRISI
Pemecahan makanan, pencernaan, absorpsi, dan asupan
makanan merupakan faktor penting dalam menentukan
status nutrisi.
1. Keseimbangan Energi
Energi adalah kekuatan untuk bekerja. Manusia
membutuhkan energi untuk terus-menerus berhubungan
dengan lingkungannya.
Keseimbangan Energi = Pemasukan Energi - Pengeluaran
energi
Pemasukan energi
Pemasukan energi merupakan energi yang dihasilkan
selama oksidasi makanan. Makanan merupakan sumber
utama energi manusia. Dari makanan yang dimakan
kemudian dipecah secara kimiawi menjadi protein, lemak,
dan karbohidrat. Besarnya energi yang dihasilkan dengan
satuan kalori. Satu kalori juga disebut satu kalori besar (K)
1 K atau sama dengan 1.000 kalori. Ketika makanan tidak
tersedia maka akan terjadi pemecahan glikogen yang
merupakan cadangan karbohidrat yang disimpan dalam
hati dan jaringan otot.
 Pengeluaran Energi
Pengeluaran energi adalah energi yang digunakan oleh tubuh
untuk men-support jaringan dan fungsi-fungsi organ tubuh.
 Energi untuk aktivitas misalnya :
Istirahat = 30 kal/jam
duduk = 40 kal/jam
Berdiri = 60 kal/jam
Menjahit = 70 kal/jam
Mencuci piring = 130 s/d 176 kal/jam
Melukis = 400 kal/jam.
 Karakteristik Status Nutrisi
Karakteristik status nutrisi ditentukan dengan adanya Body
Mass Index (BMI) dan Ideal Body Weight (IBW).
a) Body Mass Index (BMI)
Merupakan ukuran dari gambaran berat badan seseorang
dengan tinggi badan. BMI dihubungkan dengan total lemak
dalam tubuh dan sebagai panduan untuk mengkaji kelebihan
berat badan (over weight) dan obesitas.
Rumus BMI diperhitungkan :
BB (kg)
TB (m)
b) Ideal Body Weight (IBW)
Merupakan perhitungan barat badan optimal dalam fungsi
tubuh yang sehat. Berat badan ideal adalah jumlah tinggi
dalam sentimeter dikurangi dengan 100 dan di kali 10% dari
jumlah itu.
Kegiatan yang membutuhkan energi, antara lain :
1. Vital kehidupan, pernafasan, sirkulasi darah, suhu tubuh
2. Kegiatan mekanik oleh otot
3. Aktivitas otot dan syaraf
4. Energi kimia untuk membangun jaringan, enzim, dan
hormone
Faktor-faktor yang mempengaruhi kebutuhan energi :
1. Aktivitas tubuh
2. Faktor usia
3. Suhu Lingkungan
4. Penyakit atau status kesehatan
 SISTEM PENCERNAAAN
Sistem pencernaan makanan merupakan saluran yang
menerima makanan dari luar dan mempersiapkannya untuk
diserap oleh tubuh dengan jalan proses pencernaan
(pengunyahan, penelanan, pencampuran) dengan enzim dan
zat cair yang terbentang mulai dari mulut sampai anus. Sistem
pencernaan makanan terdiri atas : Saluran Pencernaan dan
Organ-organ Asesoris (tambahan).
 NUTRIEN (ZAT-ZAT GIZI)
Elemen Nutrien / Zat Gizi
Karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, air.
Karbohidrat, lemak dan protein disebut energi nutrien karena
merupakan sumber energi dari makanan , sedangkan vitamin, mineral
dan air merupakan substansi penting untuk membangun,
mempertahankan dan mengatur metabolisme jaringan.
Fungsi zat gizi yaitu :
1. Sebagai penghasil energi bagi fungsi organ, gerakan dan kerja fisik
2. Sebagai bahan dasar untuk pembentukan dan perbaikan jaringan
3. Sebagai pelindung dan pengatur dalam tubuh
KARBOHIDRAT
Karbohidrat merupakan sumber energi utama.. Hampir 80% energi
dihasilkan dari karbohidrat. Setiap 1 gram karbohidrat menghasilkan 4
kkal. Karbohidrat yang disimpan dalam hati dan otot berbentuk
glikogen dengan jumlah yang sangat sedikit. Glikogen adalah sintesis
dari glukosa, pemecahan energi selama masa istirahat/puasa. Kelebihan
energi karbohidrat berbentuk asam lemak.
 Jenis Karbohidrat
Berdasarkan susunan kimianya karbohidrat digolongkan
menjadi 3 jenis yaitu : Monosakarida, disakarida, dan
polisakarida.
a. Monosakarida
Monosakarida merupakan jenis karbohidrat yang paling
sederhana dan merupakan molekul yang paling kecil. Dalam
bentuk ini molekul dapat langsung diserap oleh pembuluh
darah. Jenis dari Monosakarida adalah glukosa dektrosa yang
banyak terdapat pada buah-buahan dan sayuran, fruktosa
banyak terdapat pada buah, sayuran, madu.
b. Disakarida
Jenis disakarida adalah sukrora, maltosa, dan laktosa.
Sukrosa dan maltosa banyak pada makanan nabati
sedangkan laktosa merupakan jenis gula dalam air
susu baik susu ibu maupun susu hewan.
c. Polisakarida
Merupakan gabungan dari beberapa molekul
monosakarida. Jenis polisakarida adalah zat pati.
 Fungsi Karbohidrat
a. Sumber energi yang murah
b. Sumber energi utama bagi otak dan syaraf
c. Membuat cadangan tenaga tubuh
d. Pengaturan metabolisme tubuh
e. Memberikan rasa kenyang
Sumber Karbohidrat
Sumber karbohidrat umunya adalah makanan pokok,
umumnya berasal dari tumbuh-tumbuhan seperti beras,
jagung, kacang, sagu, singkong, dan lain-lain.
 Metabolisme Karbohidrat
Proses dari makanan sampai dapat digunakan oleh tubuh
melalui pencernaan, absorpsi, dan metabolisme.
pencernaan adalah memecahkan makanan menjadi bagian
yang lebih kecil dan dapat di absorpsi melalui cairan tubuh.
Metabolisme Karbohidrat berbentuk monosakarida dan
disakarida diserap melalui mukosa usus. Setelah proses
penyerapan (dalam pembuluh darah) semua berbentuk
monosakarida. Monosakarida (Fruktosa, Galaktosa, Glukosa)
yang masuk bersama-sama darah dibawa ke hati. Di dalam hati
Monosakarida diubah menjadi glukosa dan dialirkan melalui
pembuluh darah ke otot. Di dalam otot glukosa dibakar
membentuk glikogen melalui Proses Glikoneogenesis.
 PROTEIN
Setiap 1 gram protein menghasilkan 4 kkal.
 Fungsi Protein
1. Untuk keseimbangan cairan yaitu dengan meningkatkan
tekanan osmotic koloid, keseimbangan asam.
2. Pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan
3. Pengaturan metabolisme dalam bentuk enzim dan hormon
4. Sumber energi di samping karbohidrat dan lemak
5. Dalam bentuk kromosom, proein berperan sebagai tempat
menyimpan dan meneruskan sifat-sifat keturunan dalam
bentuk gen.
 Sumber protein
1. Protein hewani yaitu protein yang berasal dari
hewan seperti susu, daging, telur, hati, udang, ikan,
kerang, ayam dan sebagainya.
2. Protein nabati yaitu protein yang berasal dari
tumbuhan seperti jagung, kedelai, kacang hijau,
terigu, dan sebagainya.
 Metabolisme Protein
Jika makanan yang sudah berada dalam lambung, maka akan
dikeluarkan enzim protease yaitu pepsin. Pepsin mengubah
protein menjadi albuminosa dan pepton. Albuminosa dan
pepton di dalam usus halus diubah menjadi asam-asam amino
dengan bantuan enzim tripsin dari pancreas dan selanjutnya
diserap atau berdifusi ke aliran darah yang menuju ke
hati.Asam-asam amino disebar oleh hati ke jaringan tubuh
untuk menganti sel-sel yang rusak dan sebagian digunakan
untuk membuat protein darah. Karena protein dapat larut
dalam air sehingga umumnya dapat dicerna secara sempurna
dan hampir tidak tersisa protein makanan dalam feses.
LEMAK
Lemak atau lipid merupakan sumber energi paling besar.
Berdasarkan ikatan kimianya lemak dibedakan menjadi :
1. Lemak murni yaitu lemak yang terdiri atas asam lemak dan
gliserol
2. Zat-zat yang mengandung lemak misalnya fosfolipid, yaitu
ikatan lemak dengan garam fosfor, glikolipid yaitu ikatan lemak
dengan glikogen.
Fungsi Lemak
1. Memberikan kalori, dimana setiap 1 gram lemak dalam
peristiwa oksidasi akan memberikan kalori sebanyak 9 kkal.
2. Melarutkan vitamin sehingga dapat diserap oleh dinding
usus.

Sumber Lemak
Menurut sumbernya lemak berasal dari nabati dan hewani.
Lemak nabati mengandung lebih banyak asam lemak tak jenuh
seperti terdapat pada kacang-kacangan, kelapa dan lain-
lainnya. Sedangkan Lemak hewani banyak mengandung asam
lemak jenuh dengan rantai panjang seperti pada daging sapi,
kambing dan lainnya.
Metabolisme Lemak
percernaan lemak dimulai dari lambung dengan bantuan
enzim lipase yang berasal dari pankreas, di dalam duodenum
trigliserida dipecah menjadi digliserida, monoglysakarida, dan
asam lemak bebas dengan bantuan lipase, asam lemak bebas
rantai panjang tidak larut dalam air tetapi berikatan dengan
garam –garam empedu, lemak kemudian diserap ke darah
menuju hati, didalam hati sebagian digunakan untuk energi.
Sebagian di ubah menjadi zat keton dan sebagian lagi di
simpan dalam bentuk lemak badan, apabila tubuh kehabisan
glikogen maka lemak badan di ambil kembali, mula mula
lemak badan menjadi fospolifid, kemudian dalam hati dalam
bentuk lemak bebas,
jika dalam makanan terdapat kelebihan karbohidrat
atau lemak dari kebutuhan tubuh maka kelebihan
tersebut disimpan sebagai cadangan tenaga. Lemak
cadangan disimpan disekitar jantung, paru-paru,
ginjal, simpanan lemak dalam tubuh di gunakan
sebagai: cadangan energi, mempertahankan panas
tubuh, perlindungan tubuh terhadap trauma, zat-zat
berbahaya, membentuk postur tubuh.
 MINERAL
Mineral adalah elemen anorganik untuk tubuh karena
perannya sebagai katalis dalam reaksi biokimia. Mineral dapat
diklasifikasikan menjadi makromineral yaitu jika kebutuhan
tubuh 100 mg atau lebih dan mikromineral jika kebutuhan
tubuh kurang dari 100 mg. Termasuk dalam makromineral
adalah kalsium, magnesium fosfat sedangkan yang temasuk
dalam mikromineral adalah zat besi, fosfor dan iodin.
Secara umum fungsi dari mineral adalah :
1. Membangun jarigan tulang
2. Mengatur tekanan osmotik dalam tubuh
3. Memberikan elektrolit untuk keperluan otot-otot dan saraf
4. Membuat berbagai enzim
 VITAMIN
Vitamin adalah substansi organik, keberadaannya sangat
sedikit pada makanan dan tidak dapat dibuat di dalam tubuh.
Vitamin sangat berperan dalam proses metabolisme karena
fungsinya sebagai katalisator. Vitamin dapat diklasifikasikan
menjadi :
1. Vitamin yang larut dalam air : Vitamin B kompleks, B1, B2,
B3, B12, folic acid, serta vitamin c.
2. Vitamin yang larut dalam lemak : A , D , E , K
Fungsi utama vitamin adalah untuk pertumbuhan,
perkembangan, dan pemeliharaan kesehatan.
 AIR
Air merupakan zat makanan paling dasar yang dibutuhkan oleh
manusia. Tubuh manusia terdiri atas 50-70% air. Bayi memiliki
proporsi air yang lebih besar dibandingkan dengan orang
dewasa. Semakin tua umur seseorang, maka proporsi air
dalam tubuh akan semakin berkurang. Pada oang dewasa
asupan air antara 120-1500 cc per hari, namun dianjurkan
1900 cc untuk optimal. Selain itu, air yang masuk ke dalam
tubuh melalui makanan 500-900 cc per hari.
Kebutuhan air akan meningkat jika terjadi pengeluran air,
misalnya
- Melalui keringat berlebih
- Muntah
- Diare
- Gejala Dehidrasi
 MASALAH-MASALAH KEBUTUHAN NUTRISI
Secara umum, gangguan nutrisi terdiri dari :
1. Kekurangan Nutrisi
2. Kelebihan Nutrisi
3. Obesitas
4. Malnutrisi
 Asuhan keperawatan
Pengkajian
1. Riwayat keperawatan dan diet
a. Anggaran makan, Makan kesukaan,waktu makan?
b. Apakah ada diet yang dilakukan secara khusus?
c. Adakah penurunan dan peningkatan BB dan berapa periode waktunya?
d. Adakah status fisik pasien yang dapat meningkatkan diet seperti luka
bakar dan demam?
e. Ada toleransi makan/minum tertentu?
2. Faktor yang mempengaruhi diet
a. Status kesehatan
b. Kultur dan kepercayaan
Lanjutan ......
c. Status sosial ekonomi
d. Faktor psikologis
e. Informasi yang salah tentang makanan dan cara berdiet
3. Pemeriksaan fisik
a. Keadaan fisik: lemah, lesu
b. BB : obesitas, kurus (underwight)
c. Otot : lemah, tonus kurang, tidak mampu bekerja
d. Sistem saraf : reflek menurun
e. Fungsi gastrointestinal : anoreksia, konstipasi, diare
f. Kardiovaskuler: denyut nadi lebih dari 100 kali/menit, TD rendah/tinggi
g. Rambut : kusam, kering, tipis, patah-patah,
h. Kulit : kering, pucat, iritasi, petekhie
Lanjutan .....
i. Bibir : kering, pecah-pecah, bengkak, lesi, stomatitis, membran mukosa
pucat
j. Gusi : perdarahan, peradangan
K. Lidah : edema, pucat
L. Gigi : karies, nyeri, kotor
M. Mata : konjuntiva pucat, kering, tanda tanda infeksi
N. Kuku : mudah patah
O. Pengukuran antropometri :
BB ideal : (TB-100) x 10 %
lingkar pergelangan tangan
nilai normal wanita : 28,5 cm
pria : 28,3 cm
4. Laboratorium
a. Albumin : N : 4 – 5,5 mg/ml
b. Hb : 12 mg %
c. Kreatinin: N : laki-laki : 0,6-1,3 mg/ml
wanita : 0,5-1,0 mg/ml
Diagnosa keperawatan
1. Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
2. Perubahan nutrisi lebih dari kebutuhan tubuh