Anda di halaman 1dari 30

ANALISA

STRUKTUR DAN KONSTRUKSI


BANGUNAN “GALERI CINDE”
Struktur dan Konstruksi
 Struktur bangunan adalah komponen penting dalam
arsitektur. Tidak ada bedanya apakah bangunan dengan
strukturnya hanya tempat untuk berlindung satu keluarga
yang bersifat sederhana, ataukah tempat berkumpul atau
bekerja bagi banyak orang, seperti perkantoran, gedung
ibadah, hotel, gedung bioskop, stasiun dan sebagainya.
 fungsi dari struktur ialah untuk melindungi suatu ruang
tertentu terhadap iklim, bahaya-bahaya yang ditimbulkan alam
dan menyalurkannya semua macam beban ke tanah. Beban-
beban yang dipikulnya, berat bahan dari elemen-elemen
beserta berat strukturnya sendiri disalurkan oleh struktur
atau kerangka bangunan kekulit bumi. Kecuali beban tersebut,
struktur harus dapt memikul beban lain akibat dari angin dan
gempa bumi.
 Struktur Bangunan Gedung adalah organisasi dari
elemen-elemen atau komponen-komponen yang mendukung
bangunan gedung dengan baik.
 Sistem Struktur adalah bentuk organisasi dari elemen-
elmen struktur yang ditunjukan untuk menyalurkan beban
secara karakteristik.
 Sistem Konstruksi adalah cara bagaimana struktur
bangunan gedung dilaksanakan (masalah kekuatan dan
sambungan yang di sambung secara detail).
 Pembebanan struktur bangunan adalah beraneka ragam
dan rumit (kompleks). Bangunan menampung orang-orang
yang hidup, barang-barang yang dapat dipindahkan, beban angin
yang berubah-ubah, berat struktur dan bahan-bahan bangunan
yang statis semuanya dipikul oleh struktur atau kerangka
bangunan dan sisalurkan ketanah melalui pondasi.
Menurut sistem penyaluran bebannya struktur bangunan
gedung dibagi sebagai berikut: ƒ

 Struktur Utama adalah organisasi dari elemen-elemen


ataupun komponen- komponen bangunan yang
menyalurkan beban ketanah. Tanpa adanya struktur ini
bangunan tidak dapat berfungsi dengan baik
 Struktur pendukung adalah susunan elemen-elemen
ataupun komponen bangunan yang mendukung struktur
utamanya supaya dapat melaksanakan fungsinya dengan baik
Beban dibedakan menjadi: ƒ
 Beban Mati adalah beratnya struktur sendiri. ƒ
 Beban hidup adalah berat beban yang dapat berpindah-
pindah atau berubah arah seperti mesin, orang, penyekat
fleksibel (partition), air hujan, salju, dsb. ƒBeban Angin.
Analisa Struktur dan Konstruksi
“ Galeri Cinde”
1. Struktur Kolom
 Kolom adalah batang tekan vertikal dari
rangka struktur yang memikul beban dari
balok.
 Kolom merupakan suatu elemen struktur
tekan yang memegang peranan penting dari
suatu bangunan, sehingga keruntuhan pada
suatu kolom merupakan lokasi kritis yang
dapat menyebabkan runtuhnya (collapse)
lantai yang bersangkutan dan juga
runtuh total (total collapse) seluruh struktur
(Sudarmoko, 1996).
 Struktur dalam kolom ini dibuat dari besi dan beton.
Keduanya merupakan gabungan antara material yang
tahan tarikan dan tekanan. Besi adalah material yang
tahan tarikan, sedangkan beton adalah material yang
tahan tekanan. Gabungan kedua material ini dalam
struktur beton memungkinkan kolom atau bagian
struktural lain seperti sloof dan balok bisa menahan
gaya tekan dan gaya tarik pada bangunan.
 Ukuran kolom pada bangunan Gallery Cinde :
Kolom Struktural : 25x35 cm
Kolom Praktis : 15x15 cm
Kolom yang Dilapisi pas. Bata (Teras) : 45x55 cm
Kolom yang dilapisi pas. Bata (teras) Hubungan Kolom dengan Balok

Kolom Struktural
2. Struktur Balok
 Balok adalah bagian dari Struktural sebuah
bangunan yang kaku dan dirancang untuk
menanggung dan mentransfer beban menuju
elemen-elemen kolom penopang. Selain itu
balok juga berfungsi sebagai pengikat kolom-
kolom agar apabila terjadi pergerakan
kolom-kolom tersebut tetap bersatu padu
mempertahankan bentuk dan posisinya
semula. balok dibuat dari bahan yang sama
dengan kolomnya sehingga ada hubungan
erat antara balok dengan kolom
 Jenis Balok pada bangunan Galeri Cinde :
1. Balok Struktural (Balok Beton Bertulang)
2. Ring Balok (Balok Beton Bertulang)
3. Balok Mezanine
a. Balok Induk (Balok Baja IWF
uk. WF 300)
b. Balok Anak ( Balok Kayu uk. 8/14)
Balok WF di Lapisi Papan Kayu Hubungan Balok Induk dan anak (Mezanine)
3. Struktur Atap
 Struktur atap adalah bagian bangunan yang
menahan/mengalirkan beban-beban dari atap. Struktur atap
terbagi menjadi rangka atap dan penopang rangka atap. Rangka
atap berfungsi untuk menahan beban dari penutup atap sehingga
umumnya berupa susunan balok-balok (dari kayu/bambu/baja)
secara vertikal dan horizontal kecuali pada atap dak beton. Posisi
inilah maka muncul istilah Gording, Kaso dan Reng. Susunan
rangka atap dapat menghasilkan lengkukan pada atap (Jurai) dan
menciptakan bentuk tertentu. Penopang rangka Atap adalah
Balok kayu yang disusun membentuk segitiga yang disebut
dengan kuda-kuda. Kuda-kuda berada di bawah rangka atap, yang
berfungsi untuk penyangga rangka atap. Sebagai pengaku, bagian
atas kuda-kuda disangkutkan pada balok bubungan, sementara
kedua kakinya dihubungkan dengan kolom struktur untuk
mengalirkan ke tanah.
 Struktur atap pada bangunan galeri cinde :
1. Penutup Atap :
Menggunakan Genteng Plentong ex.
Jatiwangi
2. Rangka Atap :
Gording Kayu 8/14, Kaso Kayu 5/7,
Reng Kayu 2/3
3. Penopang Rangka Atap :
Kuda-kuda Beton Bertulang
Jenis Atap Pelana Kuda-Kuda Beton
dengan Penutup atap Genteng Plentong yang Monolid dengan Balok dan Kolom
4. Struktur Lantai
 lantai adalah bagian dasar sebuah ruang, yang memiliki peran
penting untuk memperkuat eksistensi obyek yang berada di
dalam ruang. Fungsi lantai secara umum adalah: menunjang
aktivitas dalam ruang dan membentuk karakter ruang. Ketika
orang berjalan di atas lantai, maka karakter yang muncul
adalah: tahan lama, tidak licin dan berwarna netral (tidak
dominan). Lantai rumah digunakan untuk meletakkan barang-
barang seperti kursi, meja, almari, dan sebagainya serta
mendukung berbagai aktivitas seperti berjalan, anak-anak
berlari, duduk di lantai, dan lain-lain.
 Dilihat dari sisi struktur, beban yang diterima oleh lantai
kadang cukup besar, misalnya ketika kita memindahkan benda
berat seperti almari dengan cara menyeretnya. Dengan
demikian lantai memiliki peran penting mendukung beban-
beban langsung dari barang-barang dan aktivitas di atasnya.
Jenis Lantai pada bangunan galeri
cinde:
1. Penutup lantai keramik lantai
30x30 pada bagian lantai bawah
2. Penutup lantai Parquet pada
bagian lantai Mezanine
3. Penutup lantai Batu Alam/Templek
pada bagian lantai teras
Lantai Parquet di Mezanine Lantai Batu Templek/alam di Teras

Lantai Keramik dengan pola Diagonal


5. Struktur Dinding
Struktur Dinding adalah suatu struktur padat yang
membatasi dan kadang melindungi suatu area. Umumnya,
dinding membatasi suatu bangunan dan menyokong struktur
lainnya, membatasi ruang dalam bangunan menjadi ruangan-
ruangan, atau melindungi atau membatasi suatu ruang di
alam terbuka. Tiga jenis utama dinding struktural adalah
dinding bangunan, dinding pembatas (boundary), serta
dinding penahan (retaining).
Dinding bangunan memiliki dua fungsi utama, yaitu
menyokong atap dan langit-langit, membagi ruangan, serta
melindungi terhadap intrusi dan cuaca. Dinding pembatas
mencakup dinding privasi, dinding penanda batas,
serta dinding kota. Dinding jenis ini kadang sulit dibedakan
dengan pagar. Dinding penahan berfungsi sebagai
penghadang gerakan tanah, batuan, atau air dan dapat
berupa bagian eksternal ataupun internal suatu bangunan.
 Jenis dinding pada bangunan Galeri cinde :
1. Pasangan ½ Bata
2. Plesteran Kasar
Dinding Bata Plesteran Kasar
6. Struktur Kusen
Kusen merupakan rangka pintu atau jendela
yang berfungsi untuk menggantungkan (memasang)
daun pintu / jendela, maka konstruksi kusen harus
kokoh.
Daun pintu / jendela merupakan rangkaian dari
konstruksi kusen pintu yang selanjutnya dinamakan
daun pintu / jendela. Daun pintu / jendela ini
pemasangan digantungkan pada kusen dengan
perlengkapan alat penggantung yaitu engsel.
Fungsi Pintu dan jendela
 Pintu : Untuk jalan keluar masuknya orang atau barang dari
kamar yang satu ke kamar yang lain disebut sebagai pintu
dalam, dan keluar masuknya orang atau barang dari ruang
dalam ke ruang luar disebut sebagai pintu luar. Pintu luar juga
berfungsi membantu sirkulasi udara dan penerangan alam
kedalam ruang.
 Jendela : Untuk memasukkan cahaya matahari kedalam
ruangan dan membantu sirkulasi udara dalam ruang,
sehingga ruangan menjadi nyaman. Dari fungsi tersebut
jendela perlu ditempatkan pada dinding yang
berhubungan dengan ruang luar.Pada jendela dengan
kaca besar berfungsi untuk mewujudkan adanya
hubungan antara interior dan eksterior.
 Jenis Kusen pada bangunan galeri Cinde

Kusen Pintu : Kayu 6/15


Kusen Jendela : Kayu 6/15
Daun Pintu : Panel dan Kaca
Daun Jendela : Kaca
7. Struktur Tangga
Tangga adalah bagian dari bangunan yang berfungsi sebagai alat
penghubung dari tingkatan-tingkatan lantai bangunan. Sehingga penghubung
tingkatan lebih mudah dilalui manusia. Konstruksi tangga dapat dibuat dari
bahan-bahan kayu; pasangan batu (batu kali atau batu merah); beton
(bertulang atau tidak bertulang); besi atau baja.
1. Ibu tangga (string), termasuk konstruksi utama tangga yang "memegang"
anak tangga dan dapat merupakan bagian yang terpisah ataupun menyatu
dengan konstruksi bangunan.
2. Anak tangga ( optrade/vertikal, antrade/horisontal), merupakan bagian
tempat kaki berpijak.
3. Pegangan tangga (railing), sering disebut juga handrail, bagian ini
berfungsi sebagai tumpuan tangan sewaktu kita menggunakan tangga.
4. Pagar tangga (baluster), bagian yang menghubungkan ibu tangga dengan
railing dan juga berfungsi sebagai pagar pengaman.
5. Bordes, merupakan tempat beristirahat sewaktu menaiki tangga, biasanya
berupa plat datar.
- Tangga yang digunakan oleh bangunan
galeri Cinde adalah Tangga Kayu.
- Dengan lebar tangga 100 cm
- Tinggi Oprade 22 cm
- Lebar Antrade 30 cm
- Railing yang digunakan adalah Railing Kayu
- Pagar Tangga yang digunakan adalah
Pagar tangga Besi Pipa dengan tinggi 80 cm
Tangga Kayu
Railing Kayu

Pagar Besi Pipa


8. Struktur Plafond
Plafon atau sering disebut juga langit-langit merupakan
bidang atas bagian dalam dari ruangan bangunan ( rumah ).
Fungsi dari pada langit-langit atau plafon adalah :
a. Untuk mengurangi panas dari sinar matahari yang melalui bidang
atap.
b. Untuk menahan kotoran yang jatuh dari bidang atap.
c. Untuk menahan percikan air hujan, agar ruangan dan isinya selalu
terlindung.
d. Supaya ruangan di bawah atap selalu nampak bersih.
e. Menambah estetika ruangan, karena konstruksi plafon bisa dibuat
beraneka macam bentuk.
 Jenis Plafond yang digunakan di bangunan
Galeri Cinde adalah Plafond yang di
Expose sehingga ruangan estetikanya
berkesan indah, nyaman dan aman
- Gording atap terlihat begitu Indah
dengan di finishing Plitur.
- Penutup Plafond menggunakan Bahan
dari Gypsum board
Plafond di Expose
TERIMA KASIH