Anda di halaman 1dari 20

Pertemuan Ke 2

Infeksi Oportunistik (kolaborasi


TB, HIV dan AIDS)
Apa itu infeksi oportunistik?
 Ada banyak kuman di tubuh setiap
orang
Bakteri,Virus, Parasit, Jamur
Bakteri
 Kuman ini dikendalikan oleh sistem
kekebalan tubuh yang sehat
Virus
 Namun bila sistem itu rusak akibat
HIV, kuman tidak terkendali dan
menyebabkan penyakit
Parasit
 Infeksi yang mengambil manfaat dari
kelemahan kekebalan disebut
“oportunistik” (IO)
Jamur
Infeksi oportunistik umum
Kepala
Toksoplasmosis
Kriptokokkus spt terkena Meningitis
Mata
Sitomegalovirus (CMV)

Mulut & Tenggorokan


Kandidiasis

Paru
PCP
TB
Histoplasmosis
Perut/Usus
Sitomegalovirus (CMV)
Kriptosporidiosis
MAC
Kulit
Herpes Simpleks
Herpes Zoster
Kelamin
Herpes
HPV
Kandidiasis
TB
Penyebab
Bakteri (mikobakterium)
Muncul
Dapat dengan CD4 tinggi
Gejala
Batuk, kelenjar bengkak, keringat
basah waktu malam
Pengobatan
Kombinasi obat selama 6 bulan
Pencegahan Limfadenopati akibat TB

INH untuk 9 bulan


Masalah lain
Interaksi antara obat TB dengan
ARV
Kandidiasis
Penyebab
Jamur (kandida) yang sangat umum
Muncul
Waktu CD4 di bawah 300
Gejala
Gumpulan putih kecil seperti busa
di mulut dan vagina
Pengobatan
Lozenge; gentian violet; flukonazol;
terapi alam
Pencegahan
Mengurangi penggunaan gula
PCP
Penyebab
Jamur (Pneumocystis jiroveci) yang sangat
umum Pneumonia pneumocystis (PCP)
jarang dijumpai pada orang sehat ciri
Muncul
Waktu CD4 di bawah 200
Gejala
Sesak napas, batuk kering
Pengobatan
Kombinasi obat yang umum dan efektif
X-ray paru dengan PCP
Pencegahan
Kotrimoksazol
Toksoplasmosis
Penyebab
Parasit (Toksoplasma) yang sangat umum,
mis. di tinja kucing, daging
Muncul
Waktu CD4 di bawah 100
Gejala
Masalah jiwa – kekacauan, perubahan
kepribadian, sakit kepala, demam
Pengobatan
Kombinasi obat yang umum dan efektif
Pencegahan
Pengamatan MRI otak dengan
Kotrimoksazol infeksi tokso
IRIS...
= Immune Reconstitution Inflammatory Syndrome
(sindrom pemulihan kekebalan)

Sistem kekebalan yang sangat rusak tidak mampu


lagi menanggapi infeksi
Gejala akibat tanggapan kekebalan hilang

Namun bila sistem kekebalan mulai pulih akibat


ART/OAT, gejala muncul/memburuk lagi
beberapa minggu atau bulan setelah mulai ART atau OAT
Mengobati IRIS

 Teruskan ART
 Bila ringan atau sedang: Obati gejala
 Bila parah: Obati dengan steroid
 Untuk IO lain: Obati secara sesuai
 Bedakan dengan kegagalan ART
Profilaksis

Sebagian besar penyakit akibat infeksi


oportunistik dapat dicegah dengan
obat!
Pengobatan itu disebut sebagai
‘profilaksis’
Pencegahan umum
Hindari produk susu yang tidak di-’pasteurize’, dan
telur, daging dan ikan yang kurang matang

Hindari air dan es yang tidak terjamin


bersih. Rebus air bila tidak yakin

Cuci sayur dan buah


secara hati-hati

Menjauhi kucing
bila mungkin

Jangan bersihkan kandang


burung atau ayam
Penyakit lain terkait HIV
HIV dapat menyebabkan gejala lain,
termasuk:
 Pembengkakan kelenjar
 Kehilangan berat badan
 Diare
 Demam
 Kelelahan
Apa yang dapat kita
lakukan……?
Infeksi oportunistik dapat
dicegah!

Cara terbaik adalah


memakai ART sebelum IO
muncul.

Dorong teman agar tes


HIV sangat penting!
Strategi Kegiatan Pendukungnya
- Penyuluhan HIV/AIDS ;
Perempuan Usia Reproduktif Cegah Penularan HIV - Pelatihan Perubahan
Perilaku ;
- Penyebar luasa n Materi
Cetak tentang
HIV Positif HIV Negatif Pencegahan HIV ;
- La yanan VCT; dll.

Perempuan HIV Positif Cegah Kehamilan - Konseling;


- Sarana Kontrasepsi

Hamil Tidak Hamil


- Pemberian ARV;
- Konseling Kesehatan

Perempuan Hamil HIV (+) Cegah Penularan ke Bayi Ibu Hamil


- Konseling Pemberian
Makanan Bayi ;
- Pe rsalinan yang Aman

Bayi HIV Positif Bayi HIV Negatif


- Pengobatan ARV;
Perempuan Post Partum
- Dukungan Psikologis,
- Pengobatan Infeksi
Oportunistik;
HIV Positif Sosial & Perawatan - Bantuan Pemeriksaan
Kesehatan;
- Layanan Support Group
- Perawatan Anak,
Imunisasi;
- Bantuan Finansial; dll
Risiko penularan HIV dari ibu ke bayi

Periode transmisi Risiko


•Kehamilan 5 - 10 %
•Persalinan 10 - 20 %
•Menyusui Mazami Enterprise © 2009
10 - 15 %
Total 25 - 45 %

Perlu antisipasi dini


Pemeriksaan yang rutin pada ibu hamil
untuk melakukan test HIV Hal
am
Sumber: de Cock dkk, 2000 an
Modul 9, 16
Mazami Enterprise © 2009
Transmisi vertikal HIV

Kehamilan Persalinan Laktasi


Risiko 5-10% 10-20% 10-15%

ARV ARV
ARV
Seksio sesarea Kemoprofilaksis
Susu formula
Intervensi PMTCT
Hal
am
Sumber: de Cock dkk, 2000 an
Modul 5, 17
Mazami Enterprise © 2009
PENULARAN HIV melalui ASI
Penulara melalui ASI 5-20% WHO

Tingkat penularan meningkat seiring lamanya laktasi


Ghent, 2002

Umur (bulan) Kumulatif


1-6 4% 4%
7-12 5% 9%
13-24 7% 16%

Meta analisis: Transmisi kumulatif sebesar 9.3%


pada usia 18 bulan (dengan persentase menyusu
8,9% per tahun)
Late postnatal transmission of HIV-1 in breast-fed children: an individual patient data meta-analysis. Coutsoudis A,
Dabis F. J Infect Dis. 2004 Jun 15;189(12):2154-66.
Hal
am
an
Modul 5, 18
CHILDREN AND HIV
 Antibodi test tidak akurat untuk bayi baru lahir
 Perlu waktu 2-3 bulan utk hasil test yg akurat
 20% akan mengalami infeksi oportunistik di masa 1 tahun
kehidupannya
 Anak dgn HIV akan lebih lambat perkembangannya
 Sering menderita penyakit infeksi jika dibandingkan dgn
anak lain
 Menderita infeksi oportunistik seperti orang dewasa
 Anak sering menghadapi berbagai masalah, sep : keluarga,
bullying, kesalahan pengobatan, seksual dan penampilan
TERIMA KASIH